Antisipasi Penyakit Hewan Menular, Pasipers Kodim 0728/Wonogiri Hadiri Sarasehan Bersama Bupati

BN NEWS. – Wonogiri.

Bertempat di ruang Giri Manik Setda Kabupaten Wonogiri, Paspers Kodim 0728/Wonogiri mewakili Dandim Letkol Inf Imron Masyhadi, SE., menghadiri sarasehan Bupati Wonogiri bersama jagal dan pedagang ternak dalam rangka ” Kewaspadaan Mengantisipasi Penyakit Hewan Menular ” , Rabu(29/1).

Tampak hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Wonogiri Joko Sutopo, Pasipers Kodim 0728/Wonogiri Letda Ctp May Indra, Polres Wonogiri Kasi Anggaran Polres Kompol Retno, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan dan Peternakan Ir. Sutardi, MMA., Asisten Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Bambang Haryadi, SH.,M.M.

Laporan yang disampaikan oleh Ir. Sutardi bahwa sarasehan ini dengan tujuan mensukseskan program Bupati utamanya di bidang peternakan. Meningkatkan peran serta masyarakat dan pelaku usaha peternakan dalam pembangunan peternakan dan kesehatan hewan di Kabupaten Wonogiri. Meningkatkan rasa disiplin dan tanggung jawab para pelaku usaha dalam mentaati aturan yang berlaku dalam menjalankan usahanya.

Dengan adanya isu penyakit antrak yang berada di Kabupaten Gunung Kidul perlu memberikan pemahaman tentang keewaspadaan mengantisipasi penyakit hewan menular, sehingga perlu kerja sama semua stakeholder dari tingkat Kabupaten sampai Desa untuk memberikan pemahaman bahanyanya penyakit antrak atau penyakit menular lainnya dengan harapan sehat wargane, sukses peternake.

Bupati Wonogiri pada kesempatan tersebut menyampaikan Pemerintah Kabupaten Wonogiri mempunyai tanggung jawab yang begitu berat karena tanggung jawab harus dimaknai sebagai suatu era keterbukaan informasi dengan hadirnya revolusi industry 4.0. artinya terjadi percepatan informasi salah satunya informasi yang berkaitan dengan satu kejadian luar biasa yakni di daerah Gunung Kidul ada endemic penyakit antrak, yang mana wilayah Gunung Kidul berbatasan langsung dengan Kabupaten Wonogiri. Untuk itu pemerintah diwajibkan untuk melakukan antisipasi agar bisa memberikan perlindungan, jaminan, kepastian berada dalam posisi yang aman dan halal.

Kegiatan pada pagi hari ini menjadi komitmen bersama bahwa pelaku usaha, ekonomi punya kesadaran untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat Wonogiri dengan menjaga kualitas-kualitas daging dan kualitas aktifitas ekonomi. Bupati berharap kalau ada kejadian luar biasa, kita mempunyai kedisiplinan dan kesadaran Rumah Potong Hewan jangan menerima kondisi ternak yang terjangkit penyakit, (Pendim 0728/Wng).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: