Suhendar Petani Milineal Asal Campakamulya Sukses Dalam Bertani

BN News-Cianjur.

Suhendar  petani asal  warga Kp. Pisitan  Desa Campaka Mulya, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat  merupakan petani muda yang sukses dalam mejalani usahanya di  bidang pertanian hortikultura. Sehingga  namanya  cukup dikenali bukan saja oleh petani yang ada di  Kecamatan  Campakamulya saja, namun bagi petani di beberapa wilayah Kab. Cianjur sudah tahu keberhasilan Suhendar selama ini.

Suhendar yang akrab dipanggil Aa Hendar,  bukan saja sukses dengan hasil panen yang selalu diraih selama ini,  namun juga berhasil dalam inovasi inovasi teknis bertanam yang dilakukannya. Sehingga, tidak heran jika saat ini banyak petani belajar cara bertanam tomat, bertanam cabe dan lainnya dengan cara tanam dan pola perawatan tanaman  yang Aa Hendar lakukan.

“Sebenarnya saya melakukan hal biasa, umumnya petani lainnya, yang  hanya berpikir tentang bagaimana  pertanian  bisa membawa kesejahteraan,” ujar Aa Hendar merendah.

Padahal, dengan  kerja kerasnya selama ini, Hendar  yang lahir  8 Agustus 1980 ini, telah berhasil meyakinkan kepada  kalangan muda  bahwa  bertani bisa membawa keberhasilan dan penambahan ilmu serta wawasan.

“Kenapa kita harus malu bertani, semua saat ini menjanjikan  tinggal kita berani  untuk jadi petani yang serius,” kata  Hendar.

Terbukti,  ayah dari 5 anak ini,  bisa terkenal juga sampai di Kementrian Pertanian RI, dengan dibuktikan datangnya sejumlah pejabat kementrian pertanian ke kebun miliknya. Selain itu, sering juga datang pejabat pertanian tingkat Kabupaten Cianjur atau pun dari Provinsi Jawa Barat.  Malah penghargaan  dari kementrian  pertanian  champions  cabe Indonesia  pernah di raihnya.

Gerakan untuk mencintai pertanian yang Aa Hendar galakan, ternyata membawa efek cukup besar, pemuda pemuda Campakamulya kini tidak malu untuk bertani. Apalagi yang tidak sekolah atau kuliah, semua  melakukan usaha pertanian. Atau jadi pekerja dibidang  pertanian.

“ Alhamdulilah saat ini saya mengelola   10 hektar, diantaranya  kopi  3 hektar,  jeruk limo   4 hektaran  dan hektaran lainnya dijadikan  aneka cabe,” sebut Hendar.

Lanjutnya, kaum milineal yang ada di Kabupaten Cianjur  saatnya bisa  kembali dan memajukan pertanian, caranya  memulai dari hal  terkecil, sekalipun harus bertani di pekarangan rumah. Malah dicita citakannya, ingin desanya  menjadi desa maju yang terdepan dan menjadikan kawasan desa ekonomi nomor 1 di Kecamatan Campakamulya.

Hal lain untuk menambah ilmu wawasan dan berbagi pengalaman,  Hendar  cukup terkenal ke seluruh peloksok Indonesia dengan aktif  di grup Fb yang beranggotakan sekitar 400.000 petani  yang bergabung di komunitas petani cabe Indonesia (KPCI).  ” Aku ingin berguna bagi orang karena sebaik baik Nya  manusia itu berguna bagi orang lain,” ujarnya.          (Dar/Wawan Kusmiran).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: