Dewan Pendidikan Kabupaten Cianjur Menilai Sedekah Berkahkan Sekolah

Hallo  Cianjur.Com –  Cianjur.

Menanggapi program sedekah itu hebat yang digagas  Baznas Kabupaten Cianjur, saat ini  dinilai oleh Ketua Dewan Pendidikan Kab. Cianjur  bahwa kegiatan tersebut hebat, dan merupakan program yang dapat berkualitas dari sisi keberkahan di  sekolah  itu.

 

Disebutkan pula Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Cianjur, U. Awaludin S.Ag.MH bahwa  program tersebut bisa memunculkan jiwa peduli yang mampu mengikis egoisme  dan mampu memupuk jiwa yang bisa menerima dan memberi pada jaman kekinian.

“Dikhawatirkan generasi lupa terhadap ajaran ajaran agama, maka  salah satunya sedekah  itu perlu ada penajaman  pencerahan bagi anak didik sehingga  bisa peduli sejak dini,” ujar Ketua Dewan Pendidikan Kab. Cianjur, U. Awaludin S.Ag.,MH  pada Hallo Cianjur.

Disebutkan pula  U.Awaludin,  giat sedekah bukan saja merupakan  tugas dan kewajiban orang kaya saja, akan tetapi semua umat muslim bisa melakukan sedekah sesuai kemampuannya, malah dengan sedekah tidak akan menjadikan dirinya miskin.  Maka dalam gebyar program sedekah itu hebat bukan  untuk murid saja akan tetapi untuk semua di lingkungan pendidikan dengan tidak ada unsur paksaan.

“Sedekah itu tidak harus dengan materi saja, senyum pun bisa jadi ibadah,” ujarnya.

Selain hal tersebut, lanjut Ketua Dewan Pendidikan bahwa banyak manfaat dari rajin bersedekah dengan tulus dan ikhlas karena Allioh tersebut, salah satunya menambah  rizki serta menolak malapetaka.

Bahkan lebih dari itu, kata Hilman, para siswa akan menyadari bahwa harta yang dimilikinya bukan sepenuhnya milik mereka, akan tetapi ada harta hak orang lain yang harus disalurkan.

“Itulah kenapa kami memberi tema kegiatan di tiap-tiap sekolah ini adalah  ‘Sedekah itu Hebat’. Alasan objektifnya, sedekah merupakan amalan yang dicontohkan Rasulullah Saw, dan memiliki beberapa manfaat dan keutamaan atau fadhilah. Selain itu, kita juga ingin mengkaji tentang studi sedekah yang dilakukan para siswa dalam setiap minggunya tanpa paksaan,” kata Hilman.

(Wawan  Kusmiran).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: