Dewan Pendidikan Kabupaten Cianjur Siap Dukung Tingkatkan Kualitas Pendidikan

Hallo Cianjur- Cianjur Kota.

Menanggapi dibatalkannya Ujian Nasional (UN) Berbasis Komputer (UNBK) bagi siswa/i SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA/SMK oleh pemerintah (yang disampaikan langsung presiden RI joko widodo melalui teleconference (24/3/2020) Dewan Pendidikan Kabupaten Cianjur menyatakan setuju dan memberi dukungan atas keputusan tersebut.

Menurut-Ketua Dewan Pendidikan Kab. Cianjur,  U. Awaludin, S.Ag, MH,  Sebagai pengganti Ujian Nasional tersebut (yang rencananya akan dilaksanakan tanggal 30 Maret – 1 April 2020 untuk SMA/Sederajat, 20-23 April 2020 untuk SMP/MTs, 29-30 April 2020 untuk SD/MI) ada 2 opsi, yaitu pertama kumulatif nilai raport selama 3 tahun (untuk SMA/MA/SMK) dan 6 tahun (untuk SD/MI) dan UN daring/online berbasis rumah.

“Namun untuk opsi 2 ini sulit dilaksanakan karena keterbatasan server yang  ada di sekolah.” Kata  Ketua Dewan Pendidikan Kab. Cianjur,  U. Awaludin, S.Ag, MH, pada Hallo Cianjur.

Disebutkannya juga, adapun bagi siswa/i SMK yang telah melaksanakan UNBK per tanggal 16-19 Maret 2020 di beberapa sekolah di luar Jawa Barat  tetap nilai UNBKnya menjadi salah satu rujukan kelulusan. Kaitan teknis pengisian nilai kumulatif raport dan atau UNBK berbasis rumah tentunya mengacu pada pedoman teknis dari Kemendikbud RI yang mungkin akan segera disampaikan ke sekolah dalam waktu dekat melalui dinas pendidikan setempat.

Catatan berikutnya, ditandaskan Ketua Dewan Pendidikan Kab. Cianjur,  mengenai perlu adanya rumusan bersama (pemerintah dan masyarakat) terkait pembuatan konsep dan petunjuk teknis pengelolaan nilai akumulasi raport.

“Tentunya harus disiapkan sekomprehensif mungkin untuk menghindari kendala-kendala teknis di lapangan jangan sampai terlalu sering bongkar pasang aturan kemendikbud karena ada celah kekurangan dlm rumusan konsep dan teknis pengisian kumulatif raport tersebut dan atau kaitan dengan bahan mentah yang dijadikan bahan untuk pengisian raport (baik berupa format ujian semester,tengah semester dan ujian prakterk serta nilai-nilai ekstrakurikuler dan tugas lainnya).” Ujarnya.

Untuk perumusan hal tersebut diharapkan adanya pelibatan pihak masyarakat yang dalam hal ini di dunia pendidikan diwakili oleh Dewan Pendidikan Tingkat Pusat, Propinsi dan Kabupaten/kota agar hasil rumusannya komprehensif dan holistik di setiap perumusan yang dilaksanakan baik di tingkat pusat, propinsi dan daerah/kabupaten/kota.

“ Dewan Pendidikan Kabupaten Cianjur akan sangat siap untuk memberikan konsep-konsep yang aplikatif kaitan itu agar kualitas pendidikan di cianjur semakin baik. ” Tambahnya.

(Wawan Kusmiran).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: