Pemkab Cianjur Terus Lindungi Buruh

HALLO  CIANJUR- Cianjur.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur, melalui Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Cianjur, terus memberikan  perlindungan  terhadap para buruh.  Dengan beragam upaya yang salah satunya pemantauan langsung ke pabrik pabrik yang ada di Cianjur.

“Dari Pebruari kita sudah  bergerak, dan sekarangpun masih keliling monev perusahaan perusahaan untuk pemantauan penangana pencegahan covid di perusahaan perusahaan,” ujar Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Cianjur, Heri Suparjo.

Menurut Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Cianjur, Heri Suparjo  bahwa permohonan agar Bupati menerbitkan surat kepada dunia usaha untuk meliburkan  pekerja/buruh dengan langkah menghentikan seluruh kegiatan / aktivitas produksi dan  menutup fasilitas operasional (Penghentian Total) belum dapat dilakukan sepanjang wilayahnya  tidak ditetapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) oleh Menteri Kesehatan.

“Selain itu, upaya Disnaker dalam mencegah penyebaran Covid-19 di lingkungan pabrik yakni menginstruksikan perusahaan menjalankan SOP pencegahan yang benar. Di Pou Yuen dipersiapkan alat-alat IR Scan untuk mendeteksi tubuh disaat para karyawan akan masuk ke pabrik,” katanya.

Dijelaskannya pula,  permohonan agar Bupati menerbitkan surat kepada dunia usaha guna mengurangi kegiatan sampai batas minimal (jumlah karyawan/waktu kegiatan) pada dasarnya telah dipenuhi melalui Surat Edaran Bupati Cianjur Nomor 443.1/2291/Disnakertrans/2020 Tanggal 2  April 2020 Perihal Pelaksanaan Social Distancing Di Lingkungan Perusahaan, sebagai salah satu langkah responsive untuk mengatasi dampak ekonomi dan kelangsungan usaha ditinjau dari aspek kesehatan, keuangan perusahaan dan pekerja itu sendiri, dan pengimplementasian social distancing di perusahaan dilakukan berdasarkan hasil kesepakatan antara pekerja dan pihak  pengusahan.

Ditambahkan Kepala Dinas Tenaga Kerja Kab. Cianjur,  aturan mengenai pengupahan bagi pekerja yang terdampak Covid 19 telah diuraikan  dalam Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Nomor M/3/HK.04/III/2020  Tentang Perlindungan Pekerja/Buruh dan Kelangsungan Usaha dalam Rangka Pencegahan dan  Penanggulangan Covid-19.

“Beberapa pabrik besar lain yang ada di Cianjur pun melakukan hal yang sama, dengan melakukan penyemprotan desinfektan dan mengukur suhu tubuh karyawan.  Di Pabrik kan ada aturan sendiri jadi memang tidak libur, tapi tetap kita pantau, “ujar Heri  Suparjo.  (Di  R-  HALLO Cjr).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: