Launching Indonesia Terang PJU TS di Kabupaten Cianjur Dilangsungkan Di Bojongpicung.

HALLO CIANJUR- Bojongpicung.

Pelaksanaan Launching Indonesia Terang PJU TS di Kabupaten Cianjur – Jawa Barat, langsung dilaksanakan di Desa Bojongpicung, Kecamatan  Bojongpicung  dengan dihadiri oleh Tim Indonesia Terang yang di wakili Sekertaris utama Bapak Jerry Julius Lumondung bersama rombongan. Dan acara berjalan lancar.

Rombongan PT Imza Rizki Jaya, mendatangi lokasi Launching Program Indonesia terang di kabupaten Cianjur yang di pusatkan di Desa Bojongpicung, tepatnya di Komplek  SMK Mitra Pasundan. Program ini jadi solusi minimnya lampu penerangan jalan umum yang menjadi keluhan setiap warga khususnya di wilayah kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

“Alhamdulillah  kegiatan telah berlangsung dengan lancar, semoga semua desa yang menerima manfaat dari program ini bisa terus mendukung pada pengerjaan nanti di lapangan,” kata H. Hidayat saat  dihubungi Hallo Ciajnjur  di lokasi launching.

Dijelaskannya pula, rombongan PT Imza Rizki Jaya yang di wakili Oleh Sekertaris utama Bapak Jerry Julius Lumondung di sambut oleh tim pelaksana Cianjur antara lain Cv Abinaya mavendra yang diwakili oleh H Rudy Syahdiar, Dan para tamu undangan yang terdiri dari Muspika Kecamatan dan Pemdes Penerima Mamfaat.

Dalam sambutannya Bapak Jerry Julius Lumondung memaparkan Program Indonesia Terang yang sudah berjalan di beberapa pelosok Indonesia, mengingat pentingnya penerangan terutama untuk jalan umum Jerry meminta kepada pemerintah desa penerima mamfaat untuk sama-sama menjaga dan merawat PJUTS tersebut.

Seperti kita ketahui beberapa desa di kecamatan bojongpicung menjadi desa penerima mamfaat program Indonesia terang diantaranya desa bojong picung, desa jatisari, desa cibarengkok, dan sukajaya, di kabupaten Cianjur ada 1800 titik yang akan di pasang PJUTS yang tersebat di 26 Kecamatan.

Tim Indonesia Terang  tertarik untuk menerangkan wilayah Cianjur, sebab di Cianjur masih banyak wilayah yang harus dibenahi satu di antaranya terkait penerangan jalan raya yang masih gelap.

Program ini memanfaatkan kekayaan alam indonesia yakni tenaga surya yang selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal, program tersebut terus merambah ke peloksok desa di berbagai kabupaten dengan tujuan untuk menerangi semua desa yang saat ini masih rawan kecelakaan, rawan kejahatan dan kurang meningkatnya ekonomi akibat tidak adanya penerangan listrik.

“Atas izin Allah program ini bisa terlaksana dan manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat Indonesia dipedesaan,” seperti yang di ungkapkan  H Rudy Syahdiar.  (WK HALLO Cjr).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: