Kunker Plt. Bupati Cianjur: Bertemu E-Warung dan Serahkan Bantuan Kaum Dhuafa

HALLOCIANJUR- Leles.

Kunjungan kerja (kurker) Plt. Bupati Cianjur H Herman Suherman kali ini giliran wilayah Cianjur selatan pada Senin (22/6/2020). Pada kesempatan tersebut, Bupati  bertemu dengan para pengelola e-Warung alias penyalur program pemberdayaan rakyat Kementerian Sosial (Kemensos) seperti BPNT dan Rastra.

Dari Laporan Wartawan HALLOCIANJUR.COM. Sartanu dari Kecamatan Leles, menyebutkan  Plt. Bupati Cianjur menyerahkan bantuan sembako untuk sejumlah jompo/lansia, fakir miskin, anak yatim atau kaum dhuafa di tiga kecamatan, yakni Sindangbarang, Agrabinta dan Kecamatan Leles.

Sebelumnya,  Senin siang, 22 Juni merupakan hari super sibuk bagi aparatur Kecamatan Leles dan Agrabinta. Pasalnya, kegiatan Plt. Bupati Cianjur tersebut harus sukses.

Satu hari sebelum kedatangan Plt. Bupati, suasana di gedung serba guna yang menjadi pusat acara sudah dipersiapkan oleh Camat Leles dan jajaran, agar kegiatan monitoring dan Evaluasi Agen E-Warung tetap berjalan sesuai rencana.

Pukul 13.00 WIB rombongan dari Pendopo Pemkab Cianjur itu belum kunjung tiba. Menurut salah salah seorang anggota Satpol PP Kecamatan Leles, Darman yang siaga di area gor serba guna menyebutkan bahwa rombongan Plt. Bupati Cianjur masih berada di Kecamatan Sindangbarang, dalam rangka pertemuan bersama pengurus E-Warung seperti yang akan dilaksanakan di sini. “Mulai acara di sini mungkin jam tiga sore, soalnya beliau masih di Sindangbarang,” ucap Darman, Senin (22/6/2020) siang.

Sekitar pukul 15.00 WIB, rombongan H. Herman sudah memasuki jalan Patokbeusi-Cikananga menuju lokasi kegiatan.  Iring-iringan kendaraan tampak melintasi jembatan Cisokan, dekat lapang Budi Setra Parigi.  Mobil dinas Plt. Bupati Cianjur diapit mobil patwal (patroli pengawal), para kepala dinas dan kepala bagian (kabag), serta kendaraan lain yang ikut dalam rombongan tersebut.

Cuaca siang di Kota Leles memang kurang bersahabat. Hujan  mulai turun. Plt. Bupati Cianjur tiba di lokasi, langsung disambut hangat oleh Camat Leles-Agrabinta Rustandi dan seluruh jajaran stap kecamata, sejumlah tokoh masyarakat, MUI Kecamatan Leles, Kades Sindangsari, Kades Pusakasari, para agen warong dan masyarakat.

Warga yang layak mendapatkan bantuan sembako pun hadir di sana. Beberapa orang tua jompo, anak yatim dan fakir miskin sudah lebih dulu menanti kedatangan Kang Herman di gor serba guna ini.

Semua yang hadir dianjurkan mengikuti protokol kesehatan. Namun, segelintir warga ada yang tidak menggunakan masker karena mungkin lupa ketinggalan di rumah.

Sebagian besar tamu memasuki gor serba guna untuk menyimak acara. Plt. Bupati Cianjur didampingi pengawal dan ajudan, didampingi pula Kadiskominfo Tedy Artiawan, Kabag Humas, Kabag Umum, konsultan bansos untuk sama-sama memulai acara.

Fungsi E-Warung dan penerima manfaat:

Pada kesempatan itu, Herman Suherman menjelaskan E-Warung merupakan agen bank, pedagang dan/atau pihak lain yang telah bekerja sama dengan bank penyalur dan ditentukan sebagai tempat penarikan pembelian bantuan sosial oleh KPM.

Pesan Plt. Bupati Cianjur kepada pemilik E-Warung agar menyiapkan aneka bahan pangan harian terutama kebutuhan pokok bagi warga. Ada beras, telur, ikan, sayur mayur, gula dan lainnya.

E-Warung juga, tegas Herman, agar memperhatikan kebutuhan warga sesuai ketentuan dari Kemensos. Bila penerima bantuan merasa kurang puas atas jenis bansos yang diterima, jangan lekas bicara ke sana kemari. Umpamanya, kata Herman, ada bantuan daging ayam yang tidak berkualitas, jangan langsung laporan ke luar, apalagi muncul di media massa, tapi hal itu komunikasikan dengan pemilik e-warung.

“Anu kanging rastra, BPNT sareng sembako kedah bersyukur. Dimana aya keluhan perkawis bantosan sosial, misal na aya daging ayam nu awon, engal koordinasi, ulah dugika sepertos kajadian di kecamaten sanes muncul di media massa,” ucap Herman.

Seperti diketahui, Program ini dapat mengentaskan ekonomi warga menjadi sejahtera dan merasakan manfaatnya.

Sambutan Camat Leles:

Camat Leles Rustandi mengaku telah mengecek beberapa penggunaan KPM serta bantuan sosial yang langsung dimanfaatkan oleh warga Leles dan Agrabinta.  Rustandi menyebut jenis-jenis komuditas bansos yang dinikmati penerima antara lain beras, bahan protein hewani, nabati kacang hijau, vitamin, buah apel, jeruk dan buah-buahan lain.

“Pelaksanaan e-warung di dua kecamatan ini alhamdulillah berjalan baik,” kata Rustandi.

Semula, tutur Rustandi, KPM hanya dapat membeli beras dan telur. Namun pada program sembako tahun ini, KPM dapat membeli jenis sembako sumber karbohidrat.

Pemilik E-Warung dan KPM di Kecamatan Leles dan Agrabinta:

Kecamatan Leles memiliki 12 desa, 12 agen E-Warung dengan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) 2.570 orang.  Adapun Kecamatan Agrabinta memiliki 11 desa, 14 E-Warung dengan KPM 3.339 orang. Total 23 desa dua kecamatan ini. Total agen E-Warung bansos dua kecamatan 26 agen dan jumlah KPM sekitar 17.656 orang.

Proses pencairan uang bansos:

Ketika KPM ingin menerima bantuan harus datang ke kios (E-Warung) dengan  membawa ATM untuk digesekan atau sebagai kartu transaksinya. Berupa alat pembayaran yang digunakan adalah Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) sebagai uang elektronik, mirip kartu ATM salah satu bank yang ditunjuk sebagai penyalur bantuan sosial pada KPM Kemensos.

Plt. Bupati Cianjur menyerahkan bantuan kepada anak yatim, jompo dan fakir miskin. Herman menghampiri mereka yang duduk di kursi sambil menyerahkan bantuan sembako yang sudah dikemas dalam kantong plastik.

Kaum dhuafa usai menerima bantuan dipersilahkan meninggalkan gor alias boleh pulang, mengingat acara selanjutnya pertemuan dengan para agen e-warung.

Bubar acara masih hujan deras:

Saat acara berlangsung pun hujan masih deras. Lewat jam lima sore, hujan sempat reda namun selang beberapa menit hujan kembali deras.

Jika hujan telah reda, rombongan tamu sudah beranjak ke rumah pribadi Camat Rustandi, sekitar 500 meter ke arah selatan dari tempat acara.

Akhirnya, rombongan tamu tertahan di gor karena hujan deras. Waktu menjelang magrib, sejumlah kendaraan pejabat terpaksa menembus jalan lumpur dan genangan air setengah lutut orang dewasa.

Iring-iringan kendaraan tamu sontak menjadi tontonan warga kampung Parigi, sebab, sejumlah kendaraan itu coba menerobos hujan deras dan jalan penuh genangan air, luapan air sawah.

Warga kampung Parigi berharap, ruas jalan ini segera diperbaiki. Pasalnya, acap kali hujan lebat, digenangi air, lumpur sawah dan batu-batu memenuhi badan jalan, ini akibat rusaknya drainase atau saluran air serta akibat tumpleknya air sawah dari Parigi Tonggoh.

Buruknya kondisi jalan saat hujan lebat, tetap dilewati rombongan Plt. Bupati Cianjur. Jelas telah diketahuinya jalan rusak, diharapkan warga dapat menjadi perhatian Pemkab Cianjur. “Jalan ini memang harus diperbaiki oleh pemerintah, sebab upaya warga sudah sering sekali dilakukan, tapi hasilnya begitu lagi-begitu lagi terutama saat hujan lebat, parah,” tutur Dedep, tokoh pemuda Parigi. (Sar  HALLOCjr).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: