U. Awaludin S.Ag,MH: Perpindahan Kantor Ber-Flat Merah Ke Gedung Milik Pemerintah Lumrah

HALLOCIANJUR- Cianjur.

Menyikapi banyak tanggapan sekitar perpindahan domisili kantor Dewan Pendidikan Kabupaten Cianjur (DPKC),  yang ber flat merah ke gedung milik pemerintah,  disebutkan U. Awaludin S.Ag,MH  adalah hal lumrah.

Menurutnya, perlu diketahui bahwa kantor Dewan Pendidikan Kabupaten Cianjur (DPKC) mulanya ada di jalan Aria Wiratanudatar Kp. Margaluyu No 9 RT 03 RW 15 Kelurahan Muka Kecamatan Cianjur (satu atap/sekantor dengan ARWT/Posyandu Cianjur).

“Kami rukun-rukun saja menempati 1 kantor untuk 3 organisasi. Namun seiring waktu berjalan, kebijakan Bupati Cianjur menjadikan kantor DPKC diperuntukan Kantor Pelayanan Kesehatan Puskesmas Muka Kabupaten Cianjur. Kami DPKC bersama 2 organisasi lainnya menghormati kebijakan tersebut. Selanjutnya kami koordinasi pada Bupati Cianjur untuk meminta penempatan kantor,  Saat itu Bupati menginstruksikan DPKC pindah ke GGM.”ujarnya.

Setelah menerima instruksi tersebut,  disebutkannya juga pihaknya segera koordinasi dengan Dinas pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) sebagai leading sector pengelola GGM. Namun menurut Disparpora bahwa GGM sudah penuh terisi berbagai organisasi (mungkin DPKC telat datangnya ke Disparpora).

“Setelah itu kami koordinasi lagi ke Bupati. Hasil koordinasi, kebijakan Bupati untuk Kantor DPKC adalah di Jalan Pramuka satu atap bersama Karang Taruna Kabupaten Cianjur.” Kata Ketua DPKC  U. Awaludin S.Ag,MH.

Berdasar hal tersebut kami berkoordinasi kepada pengurus untuk memasang plang DPKC, karena Plang DPKC yang di jalan Arwinda sudah diganti oleh Plang Puskesmas Muka. Pengurus yang kami koordinasikan adalah pengurus berdasarkan pada keputusan Bupati Cianjur Nomor: 240.05/Kep.112-DSTKT/2016 tentang Pengukuhan Pengurus Karangtaruna Kabupaten Cianjur Masa Bakti 2016-2021 bahwa Cece Saepuloh menjabat sebagai sekretaris Karangtaruna Kabupaten Cianjur, dan para wakil ketuanya. Namun cece beberapa kali ditelepon bahkan ditunggu beberapa kali di kantor Karangtaruna belum mau ketemu kami.

“ Kami berhusnudzon bahwa cece sebagai sekretaris Karangtaruna mungkin lagi sibuk. Terakhir per tanggal 8 Juli 2020 kami menunggu cece kembali di kantor jalan pramuka untuk ngobrol tentang kebijakan Bupati Cianjur bahwa Kantor DPKC bersatu dengan kantor KarangTaruna Kabupaten Cianjur sebagaimana kami pernah berkantor bersama dengan ARWT dan Posyandu Kabupaten Cianjur. Jadi kepindahan kami (DPKC) bersatu dengan kantor Karangtaruna adalah hal yang lumrah terjadi, karena DPKC organisasi flat merah, Karangtaruna juga organisai flat merah. Apalagi kantor di jalan Pramuka juga milik pemerintah yang kebijakan pemakaiannya ada di tangan Bupati.”kata Awal.

Ketika ada yang mempermasalahkannya mungkin, disebutkan Awal,  ia tidak tahu sejarah dan kurang memahami arti berorganisasi versi organisasi flat merah. Bahkan mungkin saja pihak yang menyebar kebencian dengan mengatakan adanya “penyerobotan” kantor  mungkin ingin memperkeruh suasana menjelang Pilkada 9 Desember 2020. Kami yakin cece dan kawan-kawan memahami alur berorganisasi flat merah, harus pada siapa fatsunnya. Kami dalam waktu dekat akan ngobrol dengan pengurus Karangtaruna soal kebersamaan di kantor tersebut supaya tidak dijadikan bahan “adu domba” oleh pihak-pihak yang memanfaatkan situasi. Terlepas dari itu semua, kami berharap bersatunya kantor karangtaruna dan DPKC bisa memperkuat peran organisasi untuk mendukung program pemerintah untuk kesejahteraan masyarakat.   (Iskandar/HALLOCjr).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: