Kebakaran Pasar Ciranjang Diduga Akibat Arus Pendek Listrik

KEBAKARAN  yang melalap sebagian besar kios Pasar Ciranjang telah menyisakan duka mendalam bagi para pedagang, tentu saja bukan hanya kerugian materil yang diderita oleh para pedagang, kerugian Imateril juga sangat dirasakan oleh para pedagang dikarenakan mereka dipastikan tidak dapat secepatnya kembali beraktifitas berjualan seperti biasanya.

Bupati Cianjur, H.Herman Suherman menegaskan kejadian ini ialah murni musibah dan tidak ada unsur kesengajaan dari pihak manapun hal ini ditegaskan Bupati Cianjur dalam kunjungannya meninjau lokasi kebakaran sekitar pukul 14.30 WIB Senin 10 Agustus kemarin.

Hubungan listrik arus pendek kembali diduga menjadi penyebab kebakaran kali ini. Sering sekali dimana kejadian kebakaran yang menimpa baik itu rumah pribadi, gedung perkantoran, pasar atau sarana bangunan lainnya apabila mengalami kebakaran, hal yang paling mudah dijadikan penyebab kejadian kebakaran tersebut ialah hubungan listrik arus pendek atau biasa disebut korsleting.

Bagaimana kejadian hubungan arus pendek ini bisa terjadi, yaitu ketika instalasi kelistrikan suatu bangunan mengalami kegagalan fungsi sebagai penghantar arus tegangan. Ada beberapa penyebab kegagalan instalasi listrik dalam menjalankan fungsinya diantaranya ialah : pemasangan instalasi listrik dilakukan oleh orang yang tidak mempunyai keahlian atau kompetensi dibidang kelistrikan, pemasangan tidak dilakukan sesuai dengan teknik aturan yang benar, material alat-alat kelistrikan tidak berstandar nasional Indonesia (SNI).

Menurut UU No.30 Tahun 2009 tentang Ketenagalistrikan menyatakan bahwa, pekerjaan ketenagalistrikan harus dilakukan oleh orang atau perusahaan yang berbadan hukum, mempunyai bukti kompetensi di bidang kelistrikan dan harus mempunyai Sertifikat Laik Operasi (SLO) Sebagai bukti instalasi listrik bangunan tersebut layak untuk dioperasikan.

Maka maraknya kebakaran yang terjadi akibat  hubungan arus pendek, dapat dicegah secara dini dengan mengindahkan serta menerapkan aturan perundangan yang berlaku, agar kejadian seperti ini tidak kembali terulang dimasa yang akan datang.

 

Cianjur, Selasa 11 Agustus 2020

Ditulis Oleh : Heri firmansyah

MAKSI  (Masyarakat Kelistrikan Indonesia}

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: