Pengadaan Barang Di Bawaslu Dipertanyakan

HALLO CIANJUR- Cianjur.

Pengadaan barang  senilai 900 juta di Bawaslu yang diperuntukan menyewa mebeler dan barang elektronik yang diperuntukan bagi Panwas di tingkat Kecamatan se Kab. Cianjur dipertanyakan sejumlah pihak.

Selain dalam proses pengadaannya diduga melanggar Kepres  16 thn 2018 karena tidak dilakukan lelang terbuka, juga dari pernyataan Sekretaris Bawaslu Kabupaten Cianjur Agung Syarif Rahmatulloh ,S.Stp yang memaparkan rincian pengunaan anggaran dengan jumlah anggaran yang disediakan memiliki selisih Rp. 20 juta.

Seperti ditulis HALLO CIANJUR sebelumnya, Disebutkan Sekretaris Bawaslu Kabupaten Cianjur Agung Syarif Rahmatulloh ,S.Stp  menyebutkan dari total  anggaran, untuk anggaran mebeler  sekitar 900 juta  dengan rincian untuk sewa barang mebeler dan barang elektronik.

“ Tetapi begini jelasnya,  total anggaran sewa 2.500.000 perbulan, untuk mebeler Rp 1 juta, dan barang elektronik Rp.1.500.000,-  dikali 11 bulan dan di kali 32 kecamatan,” ujarnya.

Disebutkan  Ketua Dewan Kota, Dian Rahadian bahwa  dari 900 juta yang dianggarkan, jika dibandingkan dengan pernyataan  Sekretaris Bawaslu Kabupaten Cianjur Agung Syarif Rahmatulloh ,S.Stp  hanya terpakai 880 juta, jadi ada selisih 20 juta.

“Jadi yang kita pertanyakan bukan saja menyangkut aturan lelang dalam pengadaan barang yang memiliki nilai 900 juta, tetapi kita pertanyakan pula selisihnya yang 20 juta. Dikemanakan itu selisihnya, belum dijelaskan secara rinci.” Ujar Dian Rahadian.

Dijelaskan Dian, muncul angka 880 juta tersebut  merupakan hasil dari jumlah total anggaran sewa 2.500.000 perbulan, untuk mebeler Rp 1 juta, dan barang elektronik Rp.1.500.000,-  dikali 11 bulan dan di kali 32 kecamatan.

Ditandaskannya pula, persoalan kisruh pengadaan yg tdk nomarif / melanggar kepres 16 thn 2018. Maka Dewan Kota (Dekot) akan mengadukan ke  kejaksaan Cianjur mengingat adanya indikasi dugaan koruptif.

Sementara sumber lain dari Panwascam yang tidak mau disebut namanya, menyebutkan bahwa barang yang diterima dari penyedia barang banyak diantaranya yang mengalami kerusakan, sehingga hal tersebut dikeluhkan.

Dan keluhan adanya kerusakan kerusakan barang di tingkat Panwascam, diakui pula oleh   Sekretaris Bawaslu Kabupaten Cianjur Agung Syarif Rahmatulloh ,S.Stp dimana pihaknya menerima keluhan tersebut.   (Die RR/HALLOCjr).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: