Keluarga Adi Butuh Bantuan Rutilahu, Kini Terpaksa Tinggal Disaung Tempat Dagang Bensin

HALLO CIANJUR- Bojongpicung

Keluarga Adi  Zakariya  terpaksa tinggal  menempati saung pom mini, yang hanya berukuran 2 x 2 meter, dimana tempat tersebut sekaligus  tempat keluarga Adi berdagang bensin, di dr. Mangku-, Desa Neglasari- Kecamatan Bojongpicung.

Memang Adi Zakariya saat ini  memiliki  rumah pemberian, namun kondisinya sudah tidak layak huni.  Sehingga tidak pantas ditempati. Maka demi keselamatan  terpaksa Adi beserta  6 orang keluarganya tinggal di saung Pom Mini yang berlokasi di dokter Mangku.  Sambil menunggu bantuan Rutilahu  diterimananya.

Tapi disesalkan keluarga tersebut,  untuk yang dapat rutilahu di Desa  Neglasari, namanya tidak terdaftar sebagai penerima rutilahu. Padahal sangat  dibutuhkan. “Memang sampai saat ini belum ada panggilan atau  pemberitahuan bahwa Adi menrima bantuan,” ujar Ajengan Irfan  teman dekat Adi pada Hallo Cianjur.Com.

Sekalipun tidak menerima  rutilahu, keluarga Adi  tetap berharap  ada kepedulian pemerintah  supaya rumahnya bisa segera dibangun. Apakagi, ke empat anaknya sudah besar. Sementara kondisi tempat tinggal sangat memprihatinkan.

Ketika dihubungi  Kepala Desa Neglasari, Enci membenarkan bahwa Adi Zakariya belum mendapatkan bantuan rutilahu,  sebab  sewaktu pengajuan keluarga Adi belum memiliki rumah. Sementara syarat pengajuan rutilahu salah satunya memiliki sudah memiliki  rumah dengan dibuktikan memiliki SPPT.

“Dari 30 rumah yang diajukan hanya 20 rumah yang mendapatkan bantuan Rutilahu, sementara sewaktu pengajuan dulu Adi belum memiliki rumah. Dan untuk saat ini pun jika diajukan bingung sebab Adi memiliki tempat tinggal di tanah pengairan,” ujar Kepala Desa Neglasari, Enci.   (HaLLOCjr).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: