Masalah Sampah B3 Di Pacet Langsung Ditindak Lanjuti

HALLO  CIANJUR- Pacet.

Ditemukannya sampah B3  medis yang dibuang sembarangan  ke tempat pembuangan sampah liar dekat wisma kompas-Kecamatan Pacet, kini sudah mendapat respon dari pihak pihak terkait, malah sudah ditindaklanjuti.

“Menindaklanjuti hasil temuan limbah medis di Pacet tempo hari , dinas lingkungan hidup mengundang dinas kesehatan, RSUD Cianjur, RSUD Cimacan, RSUD pagelaran,  RSDH dan pihak kepolisian,” kata  Kabid PSL Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kab. Cianjur, N Neneng Rostiantie SH MH.

Disebutkan juga N. Neneng Rostiantie, juga  Bareskrim mewakili pihak kepolisian hadir untuk membahas bersama pihak pihak terkait tentang  regulasi, antisipasi dan solusi supaya terbentuk tim dalam pengawasan pembuangan dan tempat penyimpanan sementara yang nantinya akan dipihak ketigakan untuk pengangkutan dan pemusnahannya.

Sementara itu beberapa waktu lalu warga geger dengan ditemukannya sampah B3  medis yang dibuang sembarangan  ke tempat pembuangan sampah liar dekat wisma kompas. Dengan kejadian tersebut,  banyak pihak meminta agar polisi segera mengusut tuntas pembuang sampah  medis itu.

“Kalau melihat banyaknya sampah medis  yang ditemukan ini bukan sampah dari peroarangan, mungkin ini sampah medis dari salah satu lembaga. Makanya harus diusut tuntas karena membahayakan,” ujar Dasep, warga  setempat.

Sementara itu, dari keterangan yang berhasil  dihimpun, menyebutkan ditemukannya limbah medis yang dibuang sembarangan tersebut,  pada hari Sabtu tanggal 3 Oktober 2020 oleh petugas kebersihan Cipanas  yang saat itu akan mengangkut sampah  liar dekat  Wisma Kompas- Pacet.

Sedangkan sampah medis tersebut, langsung ditemukan petugas kebersihan, Dede ikhsan yang saat itu selagi mau mengangkut sampah liar tepatnya di dekat wisma kompas pacet. Dan begitu kaget ketika  menemukan botol botol  bekas obat dan lain lain  yang masuk katagori limbah B3 medis , pada saat itu juga Dede Ikhsan langsung melaporkan ke kasi penarikan sampah dan langsung  mengindformasikan  ke pihak kepolisian polres Cianjur,  untuk segera ditindak lanjuti karena limbah medis sangat membahayakan yang akan menyebarkan penyakit, sesuai dgn UU nomor 32 tahun 2009.  Dan akhirnya kini  disepakati  akan dilakukan upaya tindakan bersama sama didalam penanganannya.

(Die RR/HALLOCjr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: