Petani di Kecamatan Tanggeung Kesulitan Pupuk

HALLO CIANJUR-Tanggeung

Para petani di Kecamatan Tanggeung, Kab.Cianjur saat ini kesulitan untuk membeli pupuk bersubsidi. Hal tersebut terjadi karena yang memiliki  kartu tani di Tanggeung sangat sedikit. Padahal mereka petani yang benar benar membutuhkan pupuk.

Seperti halnya terjadi di Desa Sukajaya, Kecamatan  Tanggung kini petani mengeluh  akibat pembelian pupuk yang diperlukan  petani untuk waktu tanam sangat susah . Disamping harus punya kartu Tani  juga kuota pupuk di pedagang terbatas.

“Malah yang  punya kartu hanya 11 persen  dalam satu kecamatan Tanggung ini, sedangkan yg 89 persen yg sangat membutuhkan tidak mempunyai kartu Tani,” kata Haji Parhan, Tokoh masyarakat di Desa Sukajaya.

Disebutkan pula Tokoh Masyarakat tersebut bahwa  membenarkan kebanyakan masyarakat yang punya sawah, namun bisa membeli pupuk terbatas. Satu petak  sampai 5 petak  dulu bisa memebli mpupuk utuh sesuai keperluan. Tapi saat ini yang sangat parah petani tidak bisa apa apa dan  harus kemana warga petani meminta solusi.

“Yang  sudah sudah  pemerintah tidak memperhatikan kebutuhan petani kecil , dan khawatir tahun 2021 banyak petani /buruh tani bisa  penghasilan menurun akibat tumbuh tanaman  padi tidak maksimal.  “Penghasilan pun akan menurun 60 persen,”  ungkap Haji Parhan.

Lanjutnya pula,   tolong kepada pemerintah untuk memperhatikan kehidupan masyarakat pedesaan sangat ini menunggu pemerintah yang adil yang mau mendengar kebutuhan masyarakatnya.  (Iskandar/HALLOCjr).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: