Sikapi Paslon Langggar Prokes, Kinerja Bawaslu Dipertanyakan.

HALLO CIANJUR-Cianjur.

Menyikapi pasangan calon (Paslon) dalam Pilkada di Kab.Cianjur saat sosialisasi yang melibatkan warga, banyak disoroti publik soal ketaatan terkait penerapan  protokol kesehatan (Prokes) sehingga kinerja Bawaslu Cianjur dipertanyakan.

Terkait pelanggaran protokol kesehatan  yang menyebut kinerja Bawaslu, langsung disikapi Bawaslu seperti disampaikan Komisioner Bawaslu, Hadi Dzikri Nur  bahwa  memang yang dijumpai oleh pengawas  di lapangan baru dua.  Dan  memang  terkait hal itu Bawaslu  tidak berniat mengekspos.

“Ketika ada yang bertanya, sudah ada pembubaran belum. Kalau pembubaran kayaknya enggak ada. Yang jelas peringatan tertulis sudah keluar dua, satu dicampaka, satu di Kadupandak,” ujar Komisioner Bawaslu, Hadi Dzikri Nur .

Disebutkannya pula, kalau misalkan masyarakat melihat banyak pelanggaran dalam penerapan prokes, selain itu melakukan pelanggaran karena Bawaslu  juga kewalahan.

“Kewalahan dalam artian kadang-kadang pertemuan itu kita tidak tahu. Nah. Ketika kita datang sudah Ada yang memang tahu dari awal, ketika misalkan berkerumun, disuruh jaga jarak pakai masker.  Nah, gitu. Itu yang pertama.  Terkait hasil sampai ini yang yang berkaitan dengan dugaan tindak pidana pemilihan. Tidak ada yang resmi melaporkan, yang ada hanya hasil pengawasan dan keluar. “sebutnya.

Dijelaskannya, yang masuk itu justru yang kades dulu. Kades Itu dua digabungin. Kemudian disusul Agra. Jadi  terkait dengan pidana pemilu Bawaslu  sudah menindaklanjuti ke dua perkara yang Terkait ASN  tersebut.

“Kalau boleh jujur tidak hanya untuk petahana, kita juga sudah  menemukan di Kecamatan Cikadu ke pihak yang lain. Itu sudah diproses, sedang diproses kalau enggak salah. Dan itu juga hasil temuan dari Panwaslu kecamatan di media sosial. “ tandas Hadi Dzikri Nur.   (Dian Rahadian/HALLOCjr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: