admin

Pelayanan Publik di Cianjur Dimata Dewan Kota

 

Hallo Cianjur- Cianjur.
Bentuk apresiasi atau penyampaian penilaian terhadap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kab. Cianjur saat pandemi covid 19 memerlukan cara cara yang sesuai dengan protokol kesehatan.


Menurut Ketua Dewan Kota (Dekot) Cianjur, Dian Rahadian, saat ini banyak Dinas , Kantor dan Lembaga dalam kinerjanya perlu dikritisi jika kinerjanya buruk dan perlu diberi apresiasi jika kinerjanya baik.
* OPD yang berkinerja buruk layak mendapatkan kartu merah dan juga bisa OPD yang hanya mendapatkan kartu kuning saja dari masyarakat sebagai peringatan atas pelayanannya terhadap masyarakat,* ujar Dian Rahadian pada Hallo Cianjur.
Maka lanjut Dian, Dekot akan memberikan kartu kuning atau kartu merah sebagai cindramata dari masyarakat sesuai banyaknya keluhan atau pun banyaknya rasa puas atas pelayanannya itu.
“Hampir semua OPD memiliki kotak saran, .nanti Dekot akan mencoba mengisinya dengan kartu berwarna. Bisa warna kuning atau bisa juga warna merah sebagai saran atau masukan untuk mereka,” ujarnya.
DIsebatkeun OPD yg predikat kartu.kuning dan kartu merah., Dalam penilaian Dekot, seperti ditandaskan Dian, PDAM, Dinsos Disnakertran, RSUD akan di kasih kartu merah pelayanan buruk dan Disdukcapil, Dishub, Dinas pajak, Dinas perijinan mendapatkan kartu kuning.
“Kartu masyrakat itu akan diberikan berdasaarkan reaksi masyarakat akan salah satu pelayanan dari OPD yang bersangkutan,” ujar Dian Rahadian.
(Isk)

Setelah Banjir Bandang Datang, Jembatan Gantung Baru Dibangun

Hallo Cianjur- Cianjur.
Setelah mengalami kerusakan cukup parah, akibat banjir bandang,  akhirnya 3 jembatan gantung di Kecamatan Lelels dibangun dan saat ini sudah bisa dipergunakan oleh warga yang melintas jembatan tersebut.


“Akibat Banjir Bandang di Kecamatan Leles belum lama ini 3 jembatan gantung rusak berat, dan saat ini kondisinya sudah  selesai direnovasi oleh CV,” ujar Mahmud tokoh masyarakat di Leles pada Hallo Cianjur saat ditemui di jembatan gantung tersebut.
Disebutkannya juga, Konstruksi Utama,telah selesai perbaikan kembali. Malah 3 jembatan gantung yang rusak akibat bencana alam itu sudah nyaman untuk dilalui.
Seperti halnya jembatan di Parung Cadas Desa Pusakasari  Kecamatan  Leles, Kemudian jembatan gantung Cilimus Desa Nagasari Kec,Leles dan di Bima Karya Desa Pusakasari.
Dengan dibangunnya ketiga jembatan gantung yang di kerjakan hanya 30 hari sudah selesai, seperti disebutkan tokoh desa lainnya  terima kasih kepada pemerintah sangat cepat dan tepat untuk keperluan masyarakat di tiga desa ini pembuatan jembatannya selesai dengan cepat.
Menurut Abah kumis sewaktu di konfirmasi ke 3 jembatan gantung ini sangat lah berguna siang malam bisa dilintasi tadinya sebelum ada jembatan warga harus mengeluarkan uang walau kecil kasihan kepada orang yang menjaga Rakit tersebut, tapi sekarang bebas tanpa hambatan hilir mudik warga normal. Disebutkan pula warga lainya, Abah Jumadi. yang kambingnya  terbawa arus bahwa setiap 5 tahun sekali harus ada banjir Bandang.
“Seperti ini mau tidak mau harus terjadi,  tapi baru kali ini yang paling besar sampai menelan korban dan ternak banyak yang terbawa arus,” kata Bah Jumadi ( 76).
(Iskandar).

IKWI Cianjur Peringati Maulid Nabi

Hallo Cianjur- Cianjur.
Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI)  PWI  Cianjur, telah menyelenggarakan kegiatan Maulid Nabi Muhamad SAW di sekretariat  IKWI  Cianjur. Jalan Siliwangi Cianjur, Sabtu (28/11) lalu.


Dalam kegiatan tersebut, selain berbarengan dengan acara silaturakhmi IKWI secara rutin juga dikhususkan menyelenggarakan maulid Nabi dengan dihadiri seluruh anggota IKWI dan undangan lainnya.
Menurut Ketua IKWI Kab. Cianjur,   Hj. Pipih bahwa selain  memperingati lahirnya kangjeng Nabi  sekaligus pula penyelenggaraan silaturakhmi  IKWI Cianjur yang dilaksanakan  setiap bulan secara rutin.
“Kami mengadakan pertemuan semua anggota IKWi kurang lebih 40 anggota selalu hadir adapun yang dibahas mengenai kemajuan IKWi dan belajar pidato belajar membaca berjanji.”ujar Hj. Pipih.
Disebutkannya pula kebersamaan  anggota IKWi Cianjur sangatlah berguna banyak dan manfaatnya bagi IWI.
Sementara itu. Disebutkan juga  oleh anggota IKWI, Omah bahwa dengan makin eratnya silaturakhmi diantara anggota IKWI memiliki ikatan bathin  yang makin dirasakan serasa keluarga sendiri.
Menyinggung  mubalignya dalam kegiatan tersebut, mubalig didatangkan  dari kp,Bayubud Aa,Misbah  dengan materi membawa judul isteri soleh.
(Iskandar).

Dian Rahadian Dekot:IPM Sorotan Bagi Paslon Bupati

 

Hallo Cianjur- Cianjur.
Berbicara calon Bupati Cianjur ke depan, walau memiliki penilaian beragam bagi warga Cianjur. Namun Cabup mendatang diharap bisa memperbaiki Cianjur dari kondisi seperti saat ini.


Menurut Ketua Dewan Kota (Dekot) Cianjur, Dian Rahadian bahwa yang sangat fundamental perbaikan Cianjur adalah peningkatan IPM Cianjur dari kondisi sekarang.
“Peningkatan IPM dulu yang utama, bukan pembangunan mercusuar yang diutamakan,”kata Dian Rahadian Dekot kepada Hallo Cianjur ketika dihubungi di rumahnya.
Dijelaskannya pula warga Cianjur bisa memilih tergadap pasangan calon yang memiliki komitmen pada pelayanan publik untuk terus ditingkatkan.
Selain itu, memiliki komitmen pula terhadap membuka lapangan kerja, reformasi birokrasi dan pembangunan Infrastruktur yang menyeluruh.
“Dan yang tidak kalah pentingnya, paslon yang dipilih siap memangkas biaya dan mempermudah perijinan,”ujarnya.
Disebutkannya pula kalau hal tersebut mampu, itu pertanda PEMIMPIN berhasil membawa Cianjur yang lebih baik. (Iskandar).

 

Mobil Pioe Terbakar, 6 Penumpang Diselamatkan Warga

 

Hallo Cianjur- Cianjur.
Mobil pioe dari arah Sukabumi menuju arah kota Cianjur terbakar. Beruntung dengan kesigapan warga sekitar lokasi kejadian seluruh penumpang bisa terselamatkan dengan cepat.


Menurut Ketua RW 01 Bayubud, Dudi Iskandar ketika dihubungi menyebutkan terbakarnya mobil tersebut terjadi kurang lebih pukul 23,00 . Dan beruntung masih banyak warga yang nongkrong.
“Saat terjadi kebakaran mobil pioe nomor pol, D 1767 RP di kp,Bayubud RT,01/01 desa Rancagoong kec,Cilaku warga masih pada nongkrong,” ujar Dudi Iskandar.
Disebutkan pula bahwa dalam mobil yang mengalami kejadian nahas tersebut berjumlah 6 orang penumpang. Dan dengan kesigapan warga setempat, akhirnya api dalam mobil itu padam.
“Mobik yang terbakar melaju dari arah Sukabumi tujuan pulang ke Bandung,” tambah Dudi Iskandar.
Dengan kebakaran tersebut, kurang lebih 10 mobil kebakaran datang dan polisi lalulintas pada datang membantu. Dan kini mobil tersebut masih ada d lokasi kejadian (Iskandar).

Catatan Demo Buruh di Cianjur Jilid II, Buruh Merasa Dihianati.

Hallo Cianjur-Cianjur.

Ketika buruh unjuk rasa tanggal 6,7 dan 8, buruh diterima oleh Bupati. Waktu itu serikat pekerja audensi dengan Bupati akhirnya Bupati mau mengakomodir aspirasi buruh se-Kabupaten Cianjur. Sehingga Bupati berjanji akan keluarkan rekomendasi sebesar delapan persen (8%).
Cuman karena di Cianjur ada dewan pengupahan, walaupun dewan pengupahannya gaib yang diketuai oleh Kepala Disnaker mereka mengeluarkan lagi direkomendasi kosong persen. Dan ditandatangani juga oleh Bupati dan direkomendasikan ke provinsi
Seperti disebutkan Asep Saepul Malik S.Sos Ketua FSPMI-KSPI CIANJUR bahwa ada dua rekomendasi dari aspirasi serikat pekerja dan dewan pengumpahan yang diketuai oleh Kadisnaker.


” Maka kami menuntut kembali untuk dicabut SK yang dikeluarkan oleh Dewan Pengupahan Kabupaten Cianjur. Karena menurut kami, Dewan Pengupahan di Kabupaten Cianjur, cacat formil. Mewakili pekerja di Kabupaten Cianjur, terkesan dewan pengupahan di Kabupaten Cianjur adalah rekayasa,” ujar Asep Saepul Malik.
Akhirnya Buruh audiensi kembali di pendopo dengan pak bupati. Dan pak bupati mencabut dua rekomendasi itu dan mengeluarkan rekomendasi baru SAR delapan persen
dengan dicabutnya dua rekomendasi yang baru yang dari aspirasi pekerja dan dari dewan pengupahan sehingga keluar rekomendasi baru yang terakhir pada tanggal 18 dengan merekomendasikan kenaikan upah delapan persen
” Tiba-tiba pada tanggal 20 kita dan semua buruh di Provinsi Jawa Barat kecolongan. Pak bupati mengeluarkan lagi rekomendasi klarifikasi mengakomodir kenaikan upah sebesar kosong persen.” Ujarnya.
DItegaskannya ini merupakan bentuk skenario yang hebat menurut serikat pekerja. Kenapa di tanggal 20 ada rekomendasi klarifikasi itu ulah siapa?
“Dan hebat menurut kami skenario ini, kita serikat pekerja di Kabupaten Cianjur khususnya juga di Provinsi Kecolongan dengan surat rekomendasi terakhir yang dikeluarkan oleh pak bupati. Ini bentuk pengkhianatan terhadap pekerja di Kabupaten Cianjur. Prinsipnya kita akan melawan terus dan bergerak terus,” tandasnya.
Kita akan rapat di Aliansi Buruh Jawa Barat karena Cianjur yang merasa dihiana nanti paling kencang seperti apa petunjuk dari Aliansi Buruh Jawa Barat prinsipnya kami punya pimpinan di Jawa Barat
Dan beberapa waktu lalu buruh bergerak kembali unjuk rasa sebagai bentuk perlawanan terhadap penindasan terhadap pekerja di Kabupaten Cianjur
“Padahal nyata-nyata saya dari dua ribu sebelas sebagai pertama penggerak buruh di Cianjur enggak pernah jelas itu dewan pengupahan” ujar Asep.
Di Cianjur terkesan bahwa dewan pengupahan hanya skenario para pengusaha dan dinas tenaga kerja. Dengan demo jilid 2 buruh menunggu keadilan yang benar benar berpihak kepada buruh.
(Dian Rahadian/Hallo Cianjur).

Disdukcapil Cianjur Menyapa Masyarakat

HALLOCIANJUR-Cianjur

Program Disdukcapil Kab. Cianjur, “Disdukcapil Menyapa Masyarakat” (DMM)  sudah dilaksanakan dua kali. Sebelumnya dengan topik pembahasan yang berbeda, dan ini DMM ke 3 dan akan terus berlanjut sesuai dengan topik yang lain lagi.

Menurut  Kepala Dinas  Disdukcapil Kab. Cianjur, Drs. Munajat.  MAP,  intinya dalam situasi covid 19, tidak harus menutup ruang komunikasi dengan publik. Publik tentu membutuhkan informasi tentang administrasi kependudukan, salah satu produknya adalah penerbitan Akte Kelahiran, tentang apa saja syarat syarat yang harus disertakan pada saat mengajukan permohonan, dsb. Sehingga tersampaikan informasi dimaksud.

“Program Disdukcapil Menyapa Masyarakat (DMM)  sudah dilaksanakan dua kali sebelumnya dengan topik pembahasan yang berbeda, dan ini DMM ke 3 dan akan terus berlanjut sesuai dengan topik yang lain lagi.”pungkas Kepala Dinas  Disdukcapil Kab. Cianjur, Drs. Munajat.  MAP.

(Dian Rahadian/HALLO Cjr).

 

Orang Tua Murid SD di Cianjur Ingin Segera Sekolah Tatap Muka Langsung

HALLO CIANJUR-Cianjur.

Para orang tua murid Sekolah Dasar (SD) di Kab. Cianjur, baru lalu menedesak agar pemerintah Kab. Cianjur segera memberlakukan belajar secara tatap muka langsung. Seperti disampaikan ke pihak Dewan Pendidikan Kab. Cianjur.

Ketika dihubungi  Kabid SD, Dinas Pendidikan Kab.Cianjur, H.Sukirman S.Pd. MM.Pd  menjelaskan   tidak bermaksud untuk melampaui batas pimpinannya. Karena kewenangannya  terkait dengan proses pembelajaran di Kabupaten Cianjur di masa pandemi ini. Dan yang berhak memberlakukan proses pembelajaran tatap muka atas petunjuk dari tim gugus covid 19.

Menurutnya,  yang menjadi dasar satu surat  edaran  nomor 4 Tahun 2020. Yang kedua franchise-nya nomor 15 Tahun 2020 . Yang ketiga keputusan bersama empat menteri Menteri Dalam Negeri, Menteri Kesehatan, Menteri Pendidikan, Kementerian Agama. Yang keempatnya surat dari Pak Bupati Cianjur nomor 38 dan 37.

“ Terkait pembelajaran tahun pelajaran baru 2020/2021  di masa pandemi covid 19. Di masa pandemi covid ini ada tiga Pembelajaran di Cianjur yang pertama mulai daring.  Yang kedua melalui luring. Yang ketiga melalui kombinasi daring dan luring. “ kata Kabid SD, Dinas Pendidikan Kab.Cianjur, H.Sukirman S.Pd. MM.Pd .

Lanjutnya,  semua sudah disampaikan dan sampai saat ini masih berlaku. Kemudian Sebagai upaya,  khususnya di sekolah dasar, mulai tanggal  1 Oktober, pembelajaran melalui radio Sturada, seratus tujuh koma tiga FM.  Cianjur.

Jadwalnya sudah ada, programnya sudah dilaksanakan, sekarang sedang berlangsu  dan dalam tahap berikutnya  sedang melakukan evaluasi efektif dan tidak efektif. Yang jelas itu solusi dalam masa pandemi. Untuk jadwal kelas satu hari Senin Dan kelas dua, hari Senin, hari Selasa kelas tiga kelas empat, hari Rabu kelas lima, hari Kamis kelas enam.

Untuk proses pembelajaran di radio tenaga pengajarnya  merekrut guru-guru yang dianggap mumpuni dalam menyampaikan proses belajar.  Kemudian yang terkait dengan daring karena keterbatasan Jaringan.

“ Itu tidak semuanya juga bisa melakukan melalui daring terkecuali sekolah-sekolah yang memang  sarananya memenuhi. Contoh SD  Islam Kreatif. Itu pun dengan kemampuan orang tua. Apabila anaknya tidak memiliki HP kalaupun anak tidak menyikapi barangkali solusinya dengan belajar luring, ” ujarnya.   (Dian Rahadian/HALLOCjr).

 

Sikapi Paslon Langggar Prokes, Kinerja Bawaslu Dipertanyakan.

HALLO CIANJUR-Cianjur.

Menyikapi pasangan calon (Paslon) dalam Pilkada di Kab.Cianjur saat sosialisasi yang melibatkan warga, banyak disoroti publik soal ketaatan terkait penerapan  protokol kesehatan (Prokes) sehingga kinerja Bawaslu Cianjur dipertanyakan.

Terkait pelanggaran protokol kesehatan  yang menyebut kinerja Bawaslu, langsung disikapi Bawaslu seperti disampaikan Komisioner Bawaslu, Hadi Dzikri Nur  bahwa  memang yang dijumpai oleh pengawas  di lapangan baru dua.  Dan  memang  terkait hal itu Bawaslu  tidak berniat mengekspos.

“Ketika ada yang bertanya, sudah ada pembubaran belum. Kalau pembubaran kayaknya enggak ada. Yang jelas peringatan tertulis sudah keluar dua, satu dicampaka, satu di Kadupandak,” ujar Komisioner Bawaslu, Hadi Dzikri Nur .

Disebutkannya pula, kalau misalkan masyarakat melihat banyak pelanggaran dalam penerapan prokes, selain itu melakukan pelanggaran karena Bawaslu  juga kewalahan.

“Kewalahan dalam artian kadang-kadang pertemuan itu kita tidak tahu. Nah. Ketika kita datang sudah Ada yang memang tahu dari awal, ketika misalkan berkerumun, disuruh jaga jarak pakai masker.  Nah, gitu. Itu yang pertama.  Terkait hasil sampai ini yang yang berkaitan dengan dugaan tindak pidana pemilihan. Tidak ada yang resmi melaporkan, yang ada hanya hasil pengawasan dan keluar. “sebutnya.

Dijelaskannya, yang masuk itu justru yang kades dulu. Kades Itu dua digabungin. Kemudian disusul Agra. Jadi  terkait dengan pidana pemilu Bawaslu  sudah menindaklanjuti ke dua perkara yang Terkait ASN  tersebut.

“Kalau boleh jujur tidak hanya untuk petahana, kita juga sudah  menemukan di Kecamatan Cikadu ke pihak yang lain. Itu sudah diproses, sedang diproses kalau enggak salah. Dan itu juga hasil temuan dari Panwaslu kecamatan di media sosial. “ tandas Hadi Dzikri Nur.   (Dian Rahadian/HALLOCjr)

Sekolah Rusak Masih Banyak, Cianjur Usulkan 90 Milyar untuk Rehab SD

Hallo Cianjur-Cianjur.

Mengenai masalah banyak sekolah  yang rusak atau hancur akibat roboh,  kini  sudah menjadi skala prioritas  yang tentu bukan saja jadi program tahun ini . Akan tetapi  Pemkab Cianjur telah mengusulkan ke pusat sampai 90 Milyar.

Menurut Kabid SD, Dinas Pendidikan Kab.Cianjur, H.Sukirman S.Pd. MM.Pd  pihaknya  telah melakukan  di tahun anggaran dua ribu dua puluh mengajukan untuk dianggaran Dua ribu dua puluh satu,  memohon kepada tim fasilitator dari PUPR.  Bergerak di tiap kecamatan Untuk menilai bangunan-bangunan di masing-masing kecamatan bahwa ini rusak berat, rusak ringan, rusak sedang, diinventarisir, dibuat set Ditentukan tingkat kerusakannya, kemudian  tampung, dirangkum, diusulkan ke kementerian.

Dijelaskannya, usulan sampai sembilan puluh miliar. Sembilan puluh miliar untuk Cianjur. Sekolah SD ya rehab, ringan, rehab berat, rehab sedang.  Dan rehab  RAB  nya, kita usulkan tiap-tiap kecamatan. Jadi kita bukan lagi diam, kita juga tidak mau disangkakan kurang baik oleh teman-teman di kecamatan.  Jadi menggunakan tim dari PUPR untuk menilai bangunan-bangunan yang  rusak-rusak. “Iya. Sehingga masuk kita kampung, kita rekap, kita usulkan. Jadi, totalnya hampir sembilan puluh miliar. Itu, sesuai dengan tingkat kerusakan di masing-masing kecamatan. “ ujar Kabid SD, Dinas Pendidikan Kab.Cianjur, H.Sukirman S.Pd. MM.Pd  ketika dihubungi di ruang kerjanya.

Di masing-masing kecamatan yang tingkat  kerusakan resmi sudah masuk hanya direalisasi tidak semua pengajuan. Contoh, sekarang di akad dua ribu dua puluh Itu hanya tiga belas miliar. Sekolah ada seribu dua ratus sembilan. Untuk tahun sekarang alasannya covid atau gimana? Itu kuota penentuan dari pusat.

“ Ke pusat Kita juga mengusulkan sembilan puluh miliar enggak tahu usulan dari pusatnya dikasih berapa. Tergantung kemampuan keuangan negara. Yang jelas upaya kami di Dinas Pendidikan supaya tidak ada Tanggapan sorotan tuh itu lagi yang dapat. Ini lagi yang dapat, ada apa nih, makanya kita menggandeng PU.”jelasnya.   (Dian R/HALLOCjr).

Survive Belajar Siswa di Era Pandemi covid-19

HALLOCIANJUR-Cianjur.

Dalam lawatannya ke berbagai sekolah, Dewan Pendidikan Kabupaten Cianjur (DPKC) menemukan beberapa pernak pernik model pembelajaran, dari mulai Dalam Jaringan (Daring), Luar Jaringan (Luring) dan kombinasi Daring Luring.

 

Sungguh luar biasa pengorbanan para pihak untuk keberlangsungan pembelajaran di era pandemi covid-19, dari mulai siswa, guru, kepala sekolah, pengawas, orang tua, dewan pendidikan, komite sekolah dan stakeholder lainnya berjibaku untuk melakukan proses Kegiatan Belajar Mengajar tetap berjalan.

“Di semua model (Daring, Luring, kombinasi) banyak kekurangan dan kelebihannya. Dalam pembelajaran model Daring, kelebihannya serba simple, akan  tetapi kekurangannya juga ada seperti ketersediaan HP Android, Quota, Sinyal, konten pembelajaran yang terkadang membosankan siswa dan guru dan kering keterpaduan hati antara guru dengan siswa karena tidak dilaksanakan secara tatap muka langsung.” Ujar ketua  Dewan Pendidikan Kabupaten Cianjur (DPKC) U.Awaludin. S.Ag.MH  ketika dihubungi  Minggu  (1/11).

Disebutkan Ketua DPKC, adapun kelebihan luring dapat mengetahui kondisi sosio ekonomi dan psikologis siswa dan orang tua siswa. Adapun kekurangannya seperti soal jarak tempuh dari sekolah ke lokasi alamat anak didik, waktu yang banyak terbuang karena jarak tempuh yang lama, ketika di lokasi siswa belum kumpul, kendala geografis, kendala cuaca dan lainnya. Dewan Pendidikan Kabupaten Cianjur sangat mengagumi model “survive belajar di masa pandemi covid-19 ini masih bisa berlangsung” ditengah-tengah keterbatasan.

“ Saya atas nama ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Cianjur merekomendasikan kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Cianjur agar segera dibuka pembelajaran tatap muka bagi sekolah yang sudah siap berbagai halnya  diantaranya soal protokol kesehatan dan izin orangtua dan gugus tugas covid-19,  dan berada di zona hijau atau kuning yang diperbolehkan belajar tatap muka sesuai arahan menteri pendidikan.” Ujarnya.

Selanjutnya diharapkan Awaludin  bahwa  gugus tugas covid-19 kabupaten Cianjur bisa memberikan rekomendasi pembelajaran tatap muka bagi sekolah yang sudah siap segala sesuatunya, walaupun hari ini dalam pantauan DPKC sudah ada sekolah yang melaksanakan pembelajaran tatap muka dengan beberapa pendekatan dan beberapa model.   (Wawan Kusmiran).

Rute Angkot Dalam Pro dan Kontra, Warga Tetap Diuntungkan

HALLO CIANJUR-Cianjur.

Meskipun tidak ada yang sempurna malah menuai pro dan kontra, namun sedikitnya rute atau jalur angkot yang diterapkan saat ini telah mendapatkan penilaian positif. Dari jalur jalur semua jurusan yang ada  telah  bisa  memenuhi  kebutuhan  warga akan kebutuhan angkutan umum perkotaan (Angkot).

“Alhamdulillah  adanya rute saat  ini baik, seperti  kami yang tinggal  di Rawa Bango jika mau ke jalan baru pramuka arah Sindanglaka sekarang  sudah ada angkutan yang ke sana” ujar Agus (38) ketika dihubungi Hallo Cianjur, Jum’at  (30/10).

Hal lain disebutkan Yanyan salah seorang sopir angkutan 06, Disyukurinya  bahwa  kondisi saat ini  pendapatannya cukup stabil. Walaupun kondisi Covid namun di rute 06  masih tetap bisa memberikan keuntungan bagi para sopir  pengemudi 06.

“Kami setor delapan puluh ribu, dan biasa juga mendapatkan keuntungan rata rata delapan puluh ribu. Sekalipun  tidak menentu tapi tetap untung,” ujarnya.

Disebutkannya pula rute 06 saat ini melintasi   jalan arah Maleber , jalan Raya Bandung, Warujajar, Bale Rancage, ke PU , Cikidang bawah dan mesuk lagi ke jalur Maleber dengan sekali putar bisa ditempuh satu jam dan jika macet 1,5 jam.

“Harapan ke depannya  bisa ada pembenahan, terutama saat ini  terlalu banyak yang tidak  punya trayek masuk ,”ujar Yanyan.

Sementara itu  Ruhiyat salah seorang pedagang warungan  tradisional  di Bojong, mengungkapkan juga bahwa sekalipun kondisi berdagangnya cukup mengalami penurunan, namun beruntung untuk ongkos berbelanja cukup sekali naik angkot. “ Bersyukur saat ini belanja cukup sekali naik angkotnya,” ujar Ruhiyat.    (Die RR/HALLOCjr).

 

Baznas Kabupaten Cianjur Berikan Bantuan Kepada 47 Penerima Manfaat

HALLO CIANJUR-Cianjur.

Baznas Kabupaten Cianjur pada tanggal 26 Oktober 2002 melaksanakan Penyerahan Bantuan  kepada  47 penerima manfaat,  dan kegiatan tersebut diberikan langsung di Pendopo yang dihadiri langsung oleh PJS Bupati Cianjur H. Dudi Sudradjat Abdurachim.

Menurut Ketua Baznas Kab. Cianjur, H. Yosep Umar  yang didampingi Bidang Humas Baznas  Kab. Cianjurm H, Hilman  Saukani  bahwa dalam kegiatan tersebut, diserahkan berupa  Program Cianjur Cerdas sebanyak 42 penerima manfaat, Cianjur Makmur Modal Usaha (CMMU)  1 penerima manfaat, Cianjur Sehat 2 fasilitas kesehatan (kursi roda), santunan Asatidz 2 penerima  manfaat.

“Alhamdulillah semua bantuan diserahkan langsung oleh PJS Bupati Cianjur Bapak Dudi Sudradjat Abdurachim.” Ujar H.Hilman Saukani.

Ditandaskannya pula, dalam kegiatan penyaluran semua program tersebut berjumlah total sebesar Rp. 26.900.000.

“Terima Kasih kepada Para Aghniya dan Muzaki yang telah menyalurkan Zakat, infaq dan sedekah melalui BAZNAS Kabupaten Cianjur.  Semoga Allah SWT membalas atas harta yang telah dikeluarkan, aamiin. “ ujarnya.

Selain itu, pihak Baznas mengajak pula warga Cianjur untuk  bersama BAZNAS Kabupaten Cianjur agar  membantu mereka yang membutuhkan untuk kebaikan yang lebih luas melalui Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Cianjur.

Juga disampaikan H. Hilman,  pada saat itu juga diberikan secara simbolis penanaman 10.000 bibit pohon sereh wangi untuk ditanam di atas lahan tanah 1 HA  di Kp. Cadasmalang Desa Campakawarna Kecamatan Campakamulya untuk mendukung pabrik minyak sereh wangi dalam  program Zakat Community Development yang telah dicanangkan Baznas Kab.Cianjur sebelumnya.

(Kusmiran).

The Power of Emak-Emak Ajak H. Herman Suherman Selfie

HALLO CIANJUR, Cianjur

Calon Bupati Cianjur, Herman Suherman, melakukan kampanye keliling mengunjungi beberapa kampung di kecamatan Haurwangi , Rabu (21/9/2020).

Kehadiranya di kecamatan Haurwangi mendapat sambutan positif dari masyarakat Haurwangi terutama pendukung pasangan Herman Suherman – TB. Mulyana Syahrudin.

Agenda pertama yang dihadiri oleh Herman Suherman adalah silaturahmi dengan tokoh desa Kertamukti pengusaha kerupuk kulit. Kedatangan Herman Suherman itu disambut meriah oleh para pendukungnya tak terkecuali adalah emak-emak.

Bahkan nyaris sepanjang kegiatan, Herman Suherman selalu diajak berselfie ria oleh emak-emak yang memang sengaja datang memberikan dukungan kapada pasangan BHS-M Nomor 3 itu. Tak lupa mereka juga meneriakkan yel-yel dukungan untuk Herman Suherman.

“BHS-M Manjur, BHS-M Manjur, BHS-M Nomor 3 menang,” teriak para pendukungnya.

Pada kesempatan yang sama, Herman Suherman juga menambahkan bahwa dirinya mengajak kepada seluruh masyarakat Cianjur untuk bisa melakukan kampanye dengan sejuk dan damai Ia juga meminta kepada semua pendukungnya untuk tidak mudah terpecah belah dengan isu dan hoax yang belum tentu benar.

Selain agenda tersebut, masih di Kecamatan Haurwangi Herman Suherman juga menghadiri beberapa agenda lain yakni silitaruhmi dengan tokoh masyarakat desa Kertasari, lalu dilanjutkan dengan tokoh desa Mekarwangi pengrajin textil dan fiber dan dilanjutkan dengan menghadiri acara di desa Ramasari dengan para seniman Kuda Lumping.

Hampir disetiap tempat dan acara, calon Bupati Herman Suherman atau akrab disapa BHS-M selallu diserbu the power of emak-emak yang minta foto selfie. Pak Herman  dengan karakter atau perilaku yang ramah dan karismatik ini nampak selalu tersenyum dan tanpa canggung mempersilahkan saat diminta foto selfie bareng emak-emak.

Walaupun demikian pak Herman tak lupa sampaikan pesan dan berharap emak-emak tetap semangat bekerja keras untuk menuju kemenangan.   “Kita harus bekerja dan bersungguh sungguh untuk menuju kemenangan,” ujarnya saat berikan sambutan di salah satu rumah tokoh masyarakat pengrajin textil di desa Mekarwangi.   (*)

Petani di Kecamatan Tanggeung Kesulitan Pupuk

HALLO CIANJUR-Tanggeung

Para petani di Kecamatan Tanggeung, Kab.Cianjur saat ini kesulitan untuk membeli pupuk bersubsidi. Hal tersebut terjadi karena yang memiliki  kartu tani di Tanggeung sangat sedikit. Padahal mereka petani yang benar benar membutuhkan pupuk.

Seperti halnya terjadi di Desa Sukajaya, Kecamatan  Tanggung kini petani mengeluh  akibat pembelian pupuk yang diperlukan  petani untuk waktu tanam sangat susah . Disamping harus punya kartu Tani  juga kuota pupuk di pedagang terbatas.

“Malah yang  punya kartu hanya 11 persen  dalam satu kecamatan Tanggung ini, sedangkan yg 89 persen yg sangat membutuhkan tidak mempunyai kartu Tani,” kata Haji Parhan, Tokoh masyarakat di Desa Sukajaya.

Disebutkan pula Tokoh Masyarakat tersebut bahwa  membenarkan kebanyakan masyarakat yang punya sawah, namun bisa membeli pupuk terbatas. Satu petak  sampai 5 petak  dulu bisa memebli mpupuk utuh sesuai keperluan. Tapi saat ini yang sangat parah petani tidak bisa apa apa dan  harus kemana warga petani meminta solusi.

“Yang  sudah sudah  pemerintah tidak memperhatikan kebutuhan petani kecil , dan khawatir tahun 2021 banyak petani /buruh tani bisa  penghasilan menurun akibat tumbuh tanaman  padi tidak maksimal.  “Penghasilan pun akan menurun 60 persen,”  ungkap Haji Parhan.

Lanjutnya pula,   tolong kepada pemerintah untuk memperhatikan kehidupan masyarakat pedesaan sangat ini menunggu pemerintah yang adil yang mau mendengar kebutuhan masyarakatnya.  (Iskandar/HALLOCjr).