admin

HALLOCIANJUR- Cianjur.

 

IKATAN PENCAKSILAT INDONESIA KABUPATEN CIANJUR

KETUA UMUM H. YUDI PRATIDI,  ST,  MM

Mengucapkan selamat hari jadi cianjur ke 343. Semoga Cianjur rakyat dan pemimpinnya dalam lindungan Allah Swt,  Baldatun toyibbatun warobun ghafur.  Damai sejahtera tentram raharja,  dan selalu akan mencintai karuhun,  seni budaya Sunda umumnya,  seni budaya Cianjur  khususnya.

Kadis LHK Kab. Cianjur: Selamat hari jadi Cianjur ke 343

HALLOCIANJUR- Cianjur.

Menyambut Hari jadi Kabupaten Cianjur yang ke 343 pada tahun 2020 ini, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Cianjur, Yudi Pratidi, ST,MM  ketika dihubungi  media on line HALLO CIANJUR.Com di ruang kerjanya selain menyampaikan ucapan selamat juga menyampaikan harapannya agar Cianjur ke depan lebih maju.

“Selamat hari jadi Cianjur ke 343, walau  ditengah pandemi corona yang  belum selesai  kita berdoa agar Alloh SWWT memberkahi  masyarakat dan  pemerintah Kabupaten Cianjur,” kata Kadis LHK Kab. Cianjur Yudi Pratidi, ST.MM.

Disebutkanya pula bahwa dalam menjalani kehidupannya,  terkait hari jadi Cianjur  ke 343 tersebut, disampiakan pula Kadis LHK   “Selamat bahagia lahir bathin,  terimakasih juga dukungan Forkompimda yang selama ini tidak henti hentinya mendukung  mudah mudahan kedepan Cianjur semakin baik.” Ujar Yudi Pratidi.

Selain itu ditambahkan  Kadis LHK Kab. Cianjur  bahwa diharapkan   Iklim investasi terus berkembang  semakin baik. Degredasi lingkungan semakin berkurang,  kegiatan helatan politik yang sebentar lagi akan dilalui pun semoga dalam keadaan aman terkendali.   “Selamat Hari Jadi Cianjur ke 343, “ungkap  Kadis LHK, Yudi Pratidi,ST.MM.     (WK-Die RR   HALLOCjr).

 

Plt. Bupati Cianjur Peduli Koperasi Dan Pelaku UMKM Di Kab. Cianjur

HALLOCIANJUR- Cianjur.

Plt. Bupati Cianjur, H Herman Suherman  begitu respon  terhadap keberadaan koperasi serta para pelaku Usaha Menengah  Kecil dan Mikro (UMKM)  di masa new normal  saat ini. Dengan bentuk kepedulian  berupa secara langsung memberikan  dukungan moral serta  bantuan  tambahan modal bagi koperasi dan pelaku UMKM.

Menurut Bupati,  koperasi  maupun pelaku UMKM di Kabupaten Cianjur saat ini mengalami  dampak dari pandemi Covid 19, sehingga disebutkan Bupati  H. Herman Suherman pihaknya akan terus memberikan support dan perhatian, sebab dengan gerakan  koperasi diharapkan mampu mensejahterakan masyarakat.

“Saat ini saya himbau agar  masyarakat  tinggalkan Bank emok, segera kembali ke cara berkoperasi yang sesuai aturan serta  beli  produk produk yang dibuat tetangga,” ujar Bupati.

Selain  itu, Bupati pun memberikan bantuan tambahan modal  untuk koperasi serta para pelaku UMKM serta pada kelompok usaha   yang masih  menjalankan usahanya.

Kepala Dinas Koperasi , UKM Industri dan Perdagangan Kabupaten Cianjur, Tohari Sastra  ketika dihubungi saat menghadiri  rangkaian acara peringatan hari koperasi  yang ke 73  dan hari UMKM yang  ke 5 di Kampung Babakanlaban, Desa Bojongpicung Kab. Cianjur membenarkan bahwa Bupati telah memberikan bantuan terhadap koperasi, kelompok usaha dan pelaku UMKM di Kab.Cianjur.

“Alhamdulillah Pak Bupati telah merespon usulan para pengurus koperasi  yang mengusulkan bantuan tambahan permodalan akibat terkena dampak Covid 19,” ujar Kepala   Dinas Koperasi , UKM Industri dan Perdagangan Kabupaten Cianjur, Tohari Sastra,  malah ditambahkan, pihaknya akan terus mengusulkan ke tingkat provinsi atau pun Pusat.

Ditambahkan pula salah seorang panitia pelaksana kegiatan, yang juga Ketua Forum Petugas Penyuluh Koperasi Lapangan (PPKL) Seluruh Indonesia, Tintin Rustiani bahwa selain adanya bantuan dari Bupati, juga dilakukan penyerahan bantuan dari Koperasi Mutiara Jaya Sejahtera kepada Koperasi Wana Dewi Sri sebagai bentuk  sinergi antar koperasi  untuk makin memperkokoh gerakan koperasi di Kabupaten Cianjur.   (WK/HALLOCjr).

DPKC Monev Kesiapan Sarana Protokol Kesehatan.

HALLOCIANJUR- Cianjur.

Dewan Pendidikan Kabupaten Cianjur (DPKC)  melakukan monitoring dan evaluasi kesiapan sarana Protokol Kesehatan (berupa sarana cuci tangan) menjelang masuk sekolah pada tahun  ajaran baru 2020/2021 di salah satu sekolah di Kecamatan Cianjur.

Menurut Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Cianjur (DPKC),  U. Awaludin S.Ag,MH  kegiatan Monev persiapan masuk sekolah di masa new normal dilakukan di tingkat SMP/SMA/SMK bertujuan untuk  melihat kondisi real kesiapan sekolah menjelang masuk sekolah di tahun ajaran baru 2020/2021. Dan dari hasil monev ini ada sekolah yang sudah siap menjalankan protokol kesehatan ada juga yang masih melengkapi sarana prasarananya dan ada juga yang belum.

“Bagi yang belum dan atau sedang proses persiapan  diharapkan bisa menuntaskan pemenuhan sarana protokol kesehatan sebelum siswa/i masuk sekolah. Bagi yang sudah siap, diharapkan bisa melengkapi prosedur lainnya, diantaranya menyiapkan format persetujuan orang tua , menyiapkan SOP untuk  siswa, guru dan orang tua  agar pada saat pembelajaran dimulai terhindar dari sesuatu yang tidak diharapkan.

“Untuk monev ke tingkat SD akan dilaksanakan di awal agustus 2020. Sedangkan di tingkat TK/RA/TQA/PAUD monev akan dilaksanakan di awal bulan september 2020,” ujarnya.

Disebutkannya pula, hal tersebut  merujuk kepada rencana masuk sekolah yang  dibagi menjadi 3 tahap pada masa transisi menuju new normal, yiatu bahwa pemerintah telah memberi kebijakan bagi daerah yang sudah zona hijau bahwa untuk tingkat SMP/MTs/ SMA/SMK/MA rencana masuk sekolah di mulai tgl 13 Juli 2020, tingkat SD/MI di bulan september 2020 dan di tingkat PAUD/TK/RA/TQA dilaksanakan di bulan november 2020.   (Iskandar HALLO Cjr).

 

U. Awaludin S.Ag,MH: Perpindahan Kantor Ber-Flat Merah Ke Gedung Milik Pemerintah Lumrah

HALLOCIANJUR- Cianjur.

Menyikapi banyak tanggapan sekitar perpindahan domisili kantor Dewan Pendidikan Kabupaten Cianjur (DPKC),  yang ber flat merah ke gedung milik pemerintah,  disebutkan U. Awaludin S.Ag,MH  adalah hal lumrah.

Menurutnya, perlu diketahui bahwa kantor Dewan Pendidikan Kabupaten Cianjur (DPKC) mulanya ada di jalan Aria Wiratanudatar Kp. Margaluyu No 9 RT 03 RW 15 Kelurahan Muka Kecamatan Cianjur (satu atap/sekantor dengan ARWT/Posyandu Cianjur).

“Kami rukun-rukun saja menempati 1 kantor untuk 3 organisasi. Namun seiring waktu berjalan, kebijakan Bupati Cianjur menjadikan kantor DPKC diperuntukan Kantor Pelayanan Kesehatan Puskesmas Muka Kabupaten Cianjur. Kami DPKC bersama 2 organisasi lainnya menghormati kebijakan tersebut. Selanjutnya kami koordinasi pada Bupati Cianjur untuk meminta penempatan kantor,  Saat itu Bupati menginstruksikan DPKC pindah ke GGM.”ujarnya.

Setelah menerima instruksi tersebut,  disebutkannya juga pihaknya segera koordinasi dengan Dinas pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) sebagai leading sector pengelola GGM. Namun menurut Disparpora bahwa GGM sudah penuh terisi berbagai organisasi (mungkin DPKC telat datangnya ke Disparpora).

“Setelah itu kami koordinasi lagi ke Bupati. Hasil koordinasi, kebijakan Bupati untuk Kantor DPKC adalah di Jalan Pramuka satu atap bersama Karang Taruna Kabupaten Cianjur.” Kata Ketua DPKC  U. Awaludin S.Ag,MH.

Berdasar hal tersebut kami berkoordinasi kepada pengurus untuk memasang plang DPKC, karena Plang DPKC yang di jalan Arwinda sudah diganti oleh Plang Puskesmas Muka. Pengurus yang kami koordinasikan adalah pengurus berdasarkan pada keputusan Bupati Cianjur Nomor: 240.05/Kep.112-DSTKT/2016 tentang Pengukuhan Pengurus Karangtaruna Kabupaten Cianjur Masa Bakti 2016-2021 bahwa Cece Saepuloh menjabat sebagai sekretaris Karangtaruna Kabupaten Cianjur, dan para wakil ketuanya. Namun cece beberapa kali ditelepon bahkan ditunggu beberapa kali di kantor Karangtaruna belum mau ketemu kami.

“ Kami berhusnudzon bahwa cece sebagai sekretaris Karangtaruna mungkin lagi sibuk. Terakhir per tanggal 8 Juli 2020 kami menunggu cece kembali di kantor jalan pramuka untuk ngobrol tentang kebijakan Bupati Cianjur bahwa Kantor DPKC bersatu dengan kantor KarangTaruna Kabupaten Cianjur sebagaimana kami pernah berkantor bersama dengan ARWT dan Posyandu Kabupaten Cianjur. Jadi kepindahan kami (DPKC) bersatu dengan kantor Karangtaruna adalah hal yang lumrah terjadi, karena DPKC organisasi flat merah, Karangtaruna juga organisai flat merah. Apalagi kantor di jalan Pramuka juga milik pemerintah yang kebijakan pemakaiannya ada di tangan Bupati.”kata Awal.

Ketika ada yang mempermasalahkannya mungkin, disebutkan Awal,  ia tidak tahu sejarah dan kurang memahami arti berorganisasi versi organisasi flat merah. Bahkan mungkin saja pihak yang menyebar kebencian dengan mengatakan adanya “penyerobotan” kantor  mungkin ingin memperkeruh suasana menjelang Pilkada 9 Desember 2020. Kami yakin cece dan kawan-kawan memahami alur berorganisasi flat merah, harus pada siapa fatsunnya. Kami dalam waktu dekat akan ngobrol dengan pengurus Karangtaruna soal kebersamaan di kantor tersebut supaya tidak dijadikan bahan “adu domba” oleh pihak-pihak yang memanfaatkan situasi. Terlepas dari itu semua, kami berharap bersatunya kantor karangtaruna dan DPKC bisa memperkuat peran organisasi untuk mendukung program pemerintah untuk kesejahteraan masyarakat.   (Iskandar/HALLOCjr).

 

RT dan RW Di Desa Rancagoong Ikuti Pembinaan Dari Kecamatan Cilaku

HALLOCIANJUR- Cilaku.

Sebanyak  38 orang Ketua Rukun Tetangga (RT) dan 10 orang Ketua Rukun Warga (RW) di Desa Rancagoong  telah ikut serta pada kegiatan pembinaan dari Kecamatan  Cilaku yang dihadiri langsung Camat Cilaku,  Dadi Rustandi  SH. MH beserta Sekmat Cilaku, R. Supriatno, SH.MSI  dan sejumlah undangan lainnya.

Sementara itu Camat Cilaku,  Dadi Rustandi  SH. MH meminta seluuruh RT maupun RW yang ada di Desa Rancagoong terus berperan aktif serta mampu berkoordinasi dengan pihak desa dengan cepat. Sehingga pelayanan akan berlangsung baik demi terwujudnya  pelayanan di Cianjur yang baik serta cepat.

“Pelayanan terhadap masyarakat  harus diutamakan sehingga mampu  memberikan pelayanan yang cepat demi masyarakat,” ujar Camat Cilaku, Dadi Rustandi  SH. MH.

Sementara itu,  Kepala Desa Rancagoong  Kecamatan Cilaku Kabupaten Cianjur, Dede Farhan  S.Pd.I  yang dilantik pada  Mei  2020 lalu, menyebutkan bahwa pembinaan tersebut penting bagi  mempererat dan menyatukan  gerak langkah dalam peningkatan pelayanan di Desa Rancaggoong guna mewujudkan visi dan misinya.

“ Pembinaan  tersebut hasilnya semoga dibuktikan dengan langkah kerjanya yang nyata. Demi peningkatan pelayanan dan peningkatan kesejahteraan bagi mastarakat di Desa Rancagoong,” kata Kepala Desa Rancagoong, Dede Farhan  S.Pd.I .

Disebutkan Kades Rancagoong, bahwa di dalam memimpin pemerintahan desa hal itu perlu dilakukan,  agar dalam menjalankan tugasnya  terjalin komunikatif yang selaras dengan pihak lain , terutama dengan pihak dinas intansi terkait.

“Kami selalu melakukan koordinasi  agar dalam langkah pelaksanaan program benar benar selaras dengan aturan serta arahan Dinas Intansi  terkait, juga dengan RT maupun RW,” ujar Kades Rancagoong.

Sedangkan  salah seorang RW di Desa Rancagoong, Dudi Iskandar menyebutkan bahwa pembinaan dari kecamatan tersebut sangat bermanfaat.  (Wa Is/HalloCjr).

Ketua DPC Pospera Sesalkan Adanya Calo APBD

HALLOCIANJUR -Cianjur.

Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Pospera, Adi  Supriadi, SH  menyayangkan adanya calo Anggaran Pembangunan Belanja Daerah (APBD) yang berlaku cenderung membuat kisruh dan terlambatnya sejumlah pekerjaan.

Terkait adanya calo APBD yang bermain paket di beberapa dinas intansi tersebut, Ketua Pospera sangat menyesalkan, apalagi  hal ini di dasari atas kisruh nya beberapa pekerjaan yang  mengakibatkan terlambatnya pekerjaan . Sehingga adanya  perlakuan seperti demikian  sangat mencoreng keberlangsungan  pembangunan di Kabupaten Cianjur.

“Ini kan uang negara kok  masih ada saja calo uang negara , salah satu contohnya di Kimrum dan PUPR, untuk hal tersebut kami akan melaporkan ke inspektorat daerah agar  memanggil para terkait, Calo yang berinisial MH , bahkan kami akan melaporkan kepada pihak berwajib karena di duga ada unsur pidana nya ,” ujar Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Pospera, Adi  Supriadi, SH  kepada HalloCianjur.Com ketika dihubungi di ruang kerjanya.

Disebut Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Pospera, Adi  Supriadi, SH , dengan kondisi  saat ini  dimana masyarakat menuntut  untuk  transaparansi  terhadap pelaksanaan pembangunan dari awal proses lelang hingga sampai akhir pelaksanaan. Namun bukan saja hasil pelaksanaan. Di awal awal penentuan pun  APBD sudah disinyalir ada  calo yang ikut bermain.

“Calo berinitial MH  disinyalir ikut bermain dalam APBD dan jadi calo, semestinya jangan seperti demikian  namun mestinya lurus demi kepentingan Cianjur,” ujar , Adi  Supriadi, SH .

Diharapkan oleh Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Pospera, pihak pihak terkait segera mengusut tuntas permasalahan tersebut. Agar semua pelaksanaan dalam APBD sesuai dengan yang telah ditetapkan, dan bukan dijadikan lahan untuk kepentingan pribadi atau golongan.

(RR /HALLOCjr).

Ketua DPC Pospera Sesalkan Ada Baligo Pribadi Mirip Pakai Lambang Garuda

HALLOCIANJUR-Cianjur.

Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Pospera, Adi  Supriadi, SH  menyayangkan adanya baligo salah satu bakal calon bupati yang dalam baligonya ada gambar terlihat mirip seperti lambang negara burung garuda.

Namun , berdeda karena terlihat seperti patah patah dalam gambar tersebut “ Burung garuda sebagi lambang negara tak patut untuk di buat seperti itu, karena ada ketentuan hukum di dalam nya,” Sesal Adi Supriadim, SH ketika mengomentari adanya baligo yang dipasang salah satu  bakal calon bupati yang mirip memakai lambang negara.

“ Saya agak kurang paham dengan tersebar nya baligo tersebut  dengan gambar burung garuda yang berbeda , apakah ini sengaja di buat atau apa saya tidak tau , yang pasti ini sangat menyakitkan buat rakyat tidak hanya rakyat cianjur tapi rakyat indonesia,” ujar Adi Supriadi.

Disebutkannya pula bahwa  permasalahanya yang salah si pembikin baligo tersebut atau orang yang menyuruh membuat atau bakal calon itu sendiri, apalagi bakal calon tersebut harusnya dia lebih mengerti tentang hal ini, Pasal 69 UU No. 24/2009 :

Dipidana dengan pidana penjara paling lama 1 (satu) tahun   atau denda paling banyak Rp100.000.000,00 (seratus juta   rupiah), setiap orang yang:   a. dengan sengaja menggunakan Lambang Negara yang    rusak dan tidak sesuai dengan bentuk, warna, dan   perbandingan ukuran;

  1. membuat lambang untuk perseorangan, partai politik, perkumpulan, organisasi dan/atau perusahaan yang   sama atau menyerupai Lambang Negara; atau   c. dengan sengaja menggunakan Lambang Negara untuk   keperluan selain yang diatur dalam Undang-Undang ini.

“Sudah jelas ada peraturanya dan kalaupun ini masuk ke dalan tindakan yang dengan sengaja saya meminta pihak berwajib mengusutnya,karena di negara manapun rakyat nya akan marah ketika lambang negara nya di rubah tidak sesuai aslinya, dan saya juga memohon kepada tim dan bakal calon agar segera mencabut baligo tersebut,” tandas : Adi Supriyadi, SH yang juga  ketua POSPERA KAB. CIANJUR.   (Di R/HALLOCjr)

BNN: Incar Peredaran Narkoba Lewat Perairan

HALLOCIANJUR- Cianjur.

Selain genderang perang melawan virus Corona, juga perang melawan narkoba. Itulah disuarakan tim asesmen terpadu yang teridri dari penegak hukum, medis dan berbagai elemen masyarakat Cianjur.

Pun dalam penanganan kasus narkoba, seperti menentukan proses rehabilitasi bagi korban kecanduan narkoba.

Apalagi peredaran narkoba yang masuk wilayah Cianjur tak hanya lewat jalur puncak, jongol dan Sukabumi, namun jalur laut pun menjadi incaran BNN dan penegak hukum.

Dalam hal ini, BNN mencurigai peredaran barang haram itu lewat jalur laut selatan. Karena data yang dipegang BNN menunjukkan bahwa jalur air menjadi tren baru peredaran narkoba.

Kepala BNN Kabupaten Cianjurl, Basuki, mengungkapkan indikasi peredaran tersebut merupakan strategi Polri dan BNN.

Basuki menyebut ada tiga hal yang akan dilakukan pihaknya (bersama polri). “Satu diantaranya dengan membentuk tim asemen terpadu, anggotanya adalah tim medis dan penegak hukum,” terang Basuki, saat menggelar Hari Anti Narkotika Internasional di Bale Praja, Pemkab Cianjur pada Jumat (26/6/2020).

Dari tim medis, lanjut Basuki, ada dokter yang tersertifikasi. Dokter akan mengetahui orang yang memakai narkoba, indikasi penegdar, bahkan gestur tubuh pemakai narkoba.  “Tim asesmen terpadu ini berkomitmen tak ada damai untuk narkoba,” tegasnya.

Rehabilitasi pecandu narkoba:

Menurut Basuki, ada dua jenis rehabilitasi jika telah melewati tim asesmen, yakni rehabilitasi rawat jalan dan rawat inap.  Seiring masa pandemi saat ini, menurut Basuki, pihaknya bergerak mematuhi protokol kesehatan dan akan memangkas permintaan narkoba di wilayah Cianjur.

“Kami menemukan fakta ada 90 persen peredaran lewat laut,” kata Basuki. (sar-HALLOCjr)

 

Cianjur Dapat WTP BPK , Cianjur Makin Tunjukan Keberhasilannya

HALLOCIANJUR- Cianjur.

Jika Kabupaten Cianjur yang dipimpin H Herman Suherman ada kemajuan, maka tentu manfaat itu akan dirasakan masyarakatnya.  Cianjur sudah semestinya melesat alias ada peningkatan di berbagai bidang, usai berkaca pada peristiwa masa-masa lalu.  Demikian Laporan  Sartanu  Wartawan HALLOCIANUUR.Com.

Saat ini Cianjur  mendapat opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP) 2018, tapi tahun ini berhasil meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Predikat itu diberikan BPK dalam hal Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun anggaran 2019.

Meski, pada tahun anggaran 2018 Cianjur sempat mendapat opini WDP. “Ini sebuah pencapaian dari semua jajaran pemerintah yang didukung masyuarakat,” kata Kepala Perwakilan BPK Jawa Barat Arman Syifa dalam keterangan persnya Jumat kemarin.

Pembacaan opini untuk Cianjur dari BPK ini dijalankan bersamaan dengan pembacaan opini untuk Kota Bogor, Kabupaten Cirebon, dan Kabupaten Pangandaran. Ketiga daerah itu mendapatkan WTP untuk anggaran tahun 2019.

Sementara itu, Plt. Bupati Cianjur, H Herman Suherman menghaturkan terima kasih kepada Kepala Perwakilan BPK Provinsi Jawa Barat yang sudah menilai dan audit laporan pemeritah daerah tahun 2019.

“Saya mewakili Kepala Daerah lain, mengucapkan terimakasih kepada BPK Provinsi Jawa Barat yang telah memberikan opini WTP atas audit laporan pemerintah daerah tahun ini dan atas kerja sama, masukan serta korekasinya selama proses audit,” ucap Herman Suherman.

Herman yakin bahwa keberhasilan ini atas kerja  yang baik dari semua pihak, baik penggunaan anggaran maupun DPRD Cianjur dan secara administrasi bagus.

Menoreh keberhasilan seiring akan mengarungi Hari Ulang Tahun Cianjur pada 12 Juli mendatang.

Herman pun bersyukur atas peningkatan kinerjanya, ini berkat dukungan jajaran Pemkab, DPRD Cianjur serta masyarakat Cianjur.

“Alhamdulillah kita mengalami peningkatan, ini atas kerja keras semua,” kata Herman, tersenyum.

Herman mendapat kegembiraan karena mendapay dukungan Pemkab Cianjur dan mitra kerja yaitu anggota DPRD yang sama-sama bekerja keras untuk membangun demi kemajuan Cianjur; semua menjaga ketertiban terutama dalam mengelola anggaran selama setahun lalu.

“Sekali lagi saya ucapkan terimakasih kepada DPRD Cianjur, jajaran pemkab dan masyarakat Cianjur,” ucapnya. (sar-HALLOCjr)

 

Kepala Desa Rancagoong Bangun Kantor Poling Desa Dan Kantor Bumdes

HALLOCIANJUR- Cilaku.

Kepala Desa Rancagoong  Kecamatan Cilaku Kabupaten Cianjur, Dede Farhan  S.Pd.I  yang dilantik pada  Mei  2020 lalu nampaknya  siap mengembangkan  amanah yang dipercayakan  pada dirinyam. Hal tersebut dibuktikan dengan langkah kerjanya yang nyata.

Seperti kini baru selesai membangun Poling Des dan Bumdes dengan ukuran 4 x 8 meter yang anggarannya dari anggaran tahun  2019 dengan biaya Rp 85.876.000. “Alhamdulillah visi dan misi kami mulai bertahap kita laksanakan,” ujar Kades Rancagoong, Dede Farhan pada Hallo Cianjur.Com ketika dihubungi di ruang kerjanya.

Disebutkan Kades Rancagoong, bahwa di dalam memimpin pemerintahan desa hal itu perlu dilakukan,  agar dalam menjalankan tugasnya  terjalin komunikatif yang selaras dengan pihak lain , terutama dengan pihak dinas intansi terkait.

“Kami selalu melakukan koordinasim agar dalam langkah pelaksanaan program benar benar selaras dengan aturan serta arahan Dinas Intansi  terkait,” ujar Kades Rancagoong.

Dijelaskannya pula, untuk kenyamanan dan kemanan dalam menjalankan  tugasnya  Dede farhan membenahi kantor desa, jika  memang sebelumnya sekilas  kantor desa berkesan kumuh, tetapi  kini haL ini  tidak nampak lagi. Lingkungan kerja Pemerintah desa Rancagoong nampak nyaman. Kades Rancagoong, Dede farhan seakan telah menyulap  menjadi lingkungan kerja yang berubah jadi nyaman dan asri.  (Iskandar HALLOCjr)

 

Kebakaran Pontren Nurul Huda Kadupandak Santri Prihatin Kehilangan Tempat Belajar

HALLOCIANJUR-Kadupandak.

Kebakaran terjadi di komplek pesantren Nurul Huda di Desa Bojongkasih Kecamatan Kadupandak, Rabu (24/6/2020). Akibatnya, dua bangunan tua itu yang merupakan tempat belajar para santri ludes terbakar.

Semua yang melihat kaget karena kepulan asap muncul di asrama santri. Api memesar hingga menghanguskan asrama santri ukuran 20×10 meter itu. Warga pun berdatangan untuk membantu, namun sulitnya alat pmadam api sehingga api cepat membesar dan menghabiskan dua bangunan tua tersebut.

Kini, para santri harus mengungsi di rumah-rumah warga dan belajar di madrasah terdekat. Dan kasus kebakaran ini sudah diketahui pemerintah setempat dan Kapolsek Kadupandak.

Camat Kadupandak Fatah Rizal mengatakan kejadian pada Rabu sekitar pukul 17.30 WIB. Saat kejadian, dirinya camat mendapat informasi dari warga dan kepala desa bahwa bangunan di komplek pesantren itu terbakar.

“Api keburu membesar, akibatnya dua bangunan tempat belajar santri habis terbakar,” kata Camat Kadupandak saat dihubungi, Rabu malam.

Saat kejadian, masyarakat di sana berusaha memadamkan api, namun sayang api keburu membeasar, sedangkan alat pemadam atau sumber air dan alat penyedot air sulit.

“Kobaran api begitu cepat, sehingga dua bangunan habis terbakar berikut barang-barang milik para santri,” terangnya.

Api baru bisa dipadamkan sekitar waktu maghrib. Tidak ada korban jiwa. Keluarga ponpes ini kehilangan tempat belajar santri. Karena itu, kata camat, solusi sementara belajar santri akan memanfaatkan madrasah terdekat. Santri yang berasal dari luar kadupandak mengungsi di rumah warga.

“Solusi ini untuk sementara, saat darurat, karena sudah musyawarah antara pihak ponpes, warga, tokoh masyarakat, pemerintah desa dan juga muspika,” ujarnya.

Kapolsek Kadupandak AKP Deden saat dihubungi membenarkan kejadian kebakaran yang menimpa dua bangunan di komplek ponpes Nurul Huda. Menurut Deden, pihaknya sedang mendalami penyebab kebakaran ini. Namun dugaan sementara ialah dari korsleting listrik atau tungku (tempat) memasak santri.

“Dugaan sementara seperti itu, dari korsleting listri dan tungku yang masih menyala hingga menjalar ke bangunan,” terang Deden.

Kerugikan, kata Deden, diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah, karena bangunan madrasah saja sekitar Rp 60 juta dan asrama santri sekitar Rp 75 juta.

Dari kejadian ini menurut kapolsek dapat mengingatkan masyarakat agar waspada musibah kebakaran. Ia pun menghimbau warga di wilayah hukumnya, agar berhati-hati saat keluar rumah, barangkali ada aliran listrik yang bermasalah, maupun tungku yang masih ada sumber api.

Walaupun kejadian ini belum pasti dari korsleting listrik atau tungku, namun dua hal itu harus diwaspadai.

“Setelah peristiwa di Desa Bojongkasih ini mudah-mudahan tidak ada lagi kejadian serupa,” ucap Deden. (sar)

Serangan Fitnah dan Ujaran Kebencian Mulai Marak Menyerang H. Herman Suherman di Medsos

HALLO Cianjur-Cianjur.

Helatan Pilkada Kabupaten Cianjur yang akan digelar tahun ini telah memunculkan bebeberapa kandidat yang siap maju baik yg diusung partai politik maupun perseorangan.

Dari sekian banyak calon Bupati H. Herman Suherman yang tidak lain merupakan petahana yang sudah pasti maju dan telah mendapat dukungan 5 partai politik. Sedangkan calon lain masiih samar- samar dan belum tentu mendapatkan tiket untuk maju dan bertarung di Pilkada Kab. Ciankur 2020.

Popularitas dan ektabilitas H. Hermah Suherman sudah tidak di ragukan lagi. Bahkan menurut beberapa hasil survei dari berbagai lembaga survei H. Herman Suherman dapat mengungguli jauh calon lain.

Namun semakin tinggi tingkat popularitas dan extabilitas Herman Suherman, kini semakin tinggi dan kencang pula serangan fitnah dan ujaran kebencian serta hoax terhadap Herman Suherman yang dihembus lawan politiknya maupun warga masyakat.

Untuk itu Jimmy Perkasa Ketua Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang mengusung H. Herman Suherman, telah mewanti-wanti masyarakat dan simpatisan diminta berhati-hati dan aktif melawan kampanye hitam dengan motif politik menyebarkan fitnah dan ujaran kebencian kepada H. Herman Suherman yang mulai bertebaran di mediasosial.

“Serangan fitnah, ujaran kebencian dan hoax kini mulai diarahkan ke H. Herman Suherman. Serangan pihak lawan, tidak lagi hanya menyerang kebijkan tapi sudah mengarah keranah pribadi, personal H. Herman Suherman, ” ujar Jimmy Perkasa kepada PenaAspirasi, saat ditemui dikantornya, Kamis (25/6/2020).

Kabar bohong, fitnah ini mulai tumbuh subur di medsos untuk menjatuhkan H. Herman Suherman. Bahkan beberapa fitnah sudah di luar nalar dan terdengar lucu bagi orang yang mengenal H. Herman secara langsung.

“Masa H. Herman Suherman dibilang komunis dan anti islam. Ini kan terdengar menggelikan. Haji Herman dikenal sebagai sosok yang soleh, agamis, dan dekat dengan ulama. Latar belakangnya pun sudah jelas, H. Herman anak seorang PNS yang bekerja di dinas PU, hampir mustahil di zaman orde baru seorang berhaluan komunis bisa menjadi PNS dan anaknya juga bisa masuk PNS.” tegas Jimmy.

Menurut Jimmy, lawan politik akan gencar melakukan serangan ke Herman Suherman secara personal karena melalui kinerja akan sangat sulit bahkan tidak ada celah karena sudah teruji dan sangat bagus, sehingga nenyerang personal. Secara logika dan survey sudah jelas bahwa beliau adalah putera terbaik yang dimiliki Cianjur. Masyarakat pun puas dengan kinerja beliau sebagai Plt Bupati.

Untuk itu Jimmy menghimbau kepada masyarakat harus lebih kritis dan selektif dalam menerima informasi. Jangan ditelan mentah-mentah informasi yang beredar.

.Tim Sukses BHSM-Manjur akan menjaga H.Herman dari serangan-serangan isu negatif dan fitnah yang sudah mulai bermunculan di permukaan.

“Kita juga akan menjaga beliau. Menjaga dari isu-isu miring sekaligus menyampaikan program-program beliau yang sangat bagus dan bermanfaat untuk masyarakat Cianjur,” pungkas Jimmy.

(DJP HALLOCjr).

Kunker Plt. Bupati Cianjur: Bertemu E-Warung dan Serahkan Bantuan Kaum Dhuafa

HALLOCIANJUR- Leles.

Kunjungan kerja (kurker) Plt. Bupati Cianjur H Herman Suherman kali ini giliran wilayah Cianjur selatan pada Senin (22/6/2020). Pada kesempatan tersebut, Bupati  bertemu dengan para pengelola e-Warung alias penyalur program pemberdayaan rakyat Kementerian Sosial (Kemensos) seperti BPNT dan Rastra.

Dari Laporan Wartawan HALLOCIANJUR.COM. Sartanu dari Kecamatan Leles, menyebutkan  Plt. Bupati Cianjur menyerahkan bantuan sembako untuk sejumlah jompo/lansia, fakir miskin, anak yatim atau kaum dhuafa di tiga kecamatan, yakni Sindangbarang, Agrabinta dan Kecamatan Leles.

Sebelumnya,  Senin siang, 22 Juni merupakan hari super sibuk bagi aparatur Kecamatan Leles dan Agrabinta. Pasalnya, kegiatan Plt. Bupati Cianjur tersebut harus sukses.

Satu hari sebelum kedatangan Plt. Bupati, suasana di gedung serba guna yang menjadi pusat acara sudah dipersiapkan oleh Camat Leles dan jajaran, agar kegiatan monitoring dan Evaluasi Agen E-Warung tetap berjalan sesuai rencana.

Pukul 13.00 WIB rombongan dari Pendopo Pemkab Cianjur itu belum kunjung tiba. Menurut salah salah seorang anggota Satpol PP Kecamatan Leles, Darman yang siaga di area gor serba guna menyebutkan bahwa rombongan Plt. Bupati Cianjur masih berada di Kecamatan Sindangbarang, dalam rangka pertemuan bersama pengurus E-Warung seperti yang akan dilaksanakan di sini. “Mulai acara di sini mungkin jam tiga sore, soalnya beliau masih di Sindangbarang,” ucap Darman, Senin (22/6/2020) siang.

Sekitar pukul 15.00 WIB, rombongan H. Herman sudah memasuki jalan Patokbeusi-Cikananga menuju lokasi kegiatan.  Iring-iringan kendaraan tampak melintasi jembatan Cisokan, dekat lapang Budi Setra Parigi.  Mobil dinas Plt. Bupati Cianjur diapit mobil patwal (patroli pengawal), para kepala dinas dan kepala bagian (kabag), serta kendaraan lain yang ikut dalam rombongan tersebut.

Cuaca siang di Kota Leles memang kurang bersahabat. Hujan  mulai turun. Plt. Bupati Cianjur tiba di lokasi, langsung disambut hangat oleh Camat Leles-Agrabinta Rustandi dan seluruh jajaran stap kecamata, sejumlah tokoh masyarakat, MUI Kecamatan Leles, Kades Sindangsari, Kades Pusakasari, para agen warong dan masyarakat.

Warga yang layak mendapatkan bantuan sembako pun hadir di sana. Beberapa orang tua jompo, anak yatim dan fakir miskin sudah lebih dulu menanti kedatangan Kang Herman di gor serba guna ini.

Semua yang hadir dianjurkan mengikuti protokol kesehatan. Namun, segelintir warga ada yang tidak menggunakan masker karena mungkin lupa ketinggalan di rumah.

Sebagian besar tamu memasuki gor serba guna untuk menyimak acara. Plt. Bupati Cianjur didampingi pengawal dan ajudan, didampingi pula Kadiskominfo Tedy Artiawan, Kabag Humas, Kabag Umum, konsultan bansos untuk sama-sama memulai acara.

Fungsi E-Warung dan penerima manfaat:

Pada kesempatan itu, Herman Suherman menjelaskan E-Warung merupakan agen bank, pedagang dan/atau pihak lain yang telah bekerja sama dengan bank penyalur dan ditentukan sebagai tempat penarikan pembelian bantuan sosial oleh KPM.

Pesan Plt. Bupati Cianjur kepada pemilik E-Warung agar menyiapkan aneka bahan pangan harian terutama kebutuhan pokok bagi warga. Ada beras, telur, ikan, sayur mayur, gula dan lainnya.

E-Warung juga, tegas Herman, agar memperhatikan kebutuhan warga sesuai ketentuan dari Kemensos. Bila penerima bantuan merasa kurang puas atas jenis bansos yang diterima, jangan lekas bicara ke sana kemari. Umpamanya, kata Herman, ada bantuan daging ayam yang tidak berkualitas, jangan langsung laporan ke luar, apalagi muncul di media massa, tapi hal itu komunikasikan dengan pemilik e-warung.

“Anu kanging rastra, BPNT sareng sembako kedah bersyukur. Dimana aya keluhan perkawis bantosan sosial, misal na aya daging ayam nu awon, engal koordinasi, ulah dugika sepertos kajadian di kecamaten sanes muncul di media massa,” ucap Herman.

Seperti diketahui, Program ini dapat mengentaskan ekonomi warga menjadi sejahtera dan merasakan manfaatnya.

Sambutan Camat Leles:

Camat Leles Rustandi mengaku telah mengecek beberapa penggunaan KPM serta bantuan sosial yang langsung dimanfaatkan oleh warga Leles dan Agrabinta.  Rustandi menyebut jenis-jenis komuditas bansos yang dinikmati penerima antara lain beras, bahan protein hewani, nabati kacang hijau, vitamin, buah apel, jeruk dan buah-buahan lain.

“Pelaksanaan e-warung di dua kecamatan ini alhamdulillah berjalan baik,” kata Rustandi.

Semula, tutur Rustandi, KPM hanya dapat membeli beras dan telur. Namun pada program sembako tahun ini, KPM dapat membeli jenis sembako sumber karbohidrat.

Pemilik E-Warung dan KPM di Kecamatan Leles dan Agrabinta:

Kecamatan Leles memiliki 12 desa, 12 agen E-Warung dengan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) 2.570 orang.  Adapun Kecamatan Agrabinta memiliki 11 desa, 14 E-Warung dengan KPM 3.339 orang. Total 23 desa dua kecamatan ini. Total agen E-Warung bansos dua kecamatan 26 agen dan jumlah KPM sekitar 17.656 orang.

Proses pencairan uang bansos:

Ketika KPM ingin menerima bantuan harus datang ke kios (E-Warung) dengan  membawa ATM untuk digesekan atau sebagai kartu transaksinya. Berupa alat pembayaran yang digunakan adalah Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) sebagai uang elektronik, mirip kartu ATM salah satu bank yang ditunjuk sebagai penyalur bantuan sosial pada KPM Kemensos.

Plt. Bupati Cianjur menyerahkan bantuan kepada anak yatim, jompo dan fakir miskin. Herman menghampiri mereka yang duduk di kursi sambil menyerahkan bantuan sembako yang sudah dikemas dalam kantong plastik.

Kaum dhuafa usai menerima bantuan dipersilahkan meninggalkan gor alias boleh pulang, mengingat acara selanjutnya pertemuan dengan para agen e-warung.

Bubar acara masih hujan deras:

Saat acara berlangsung pun hujan masih deras. Lewat jam lima sore, hujan sempat reda namun selang beberapa menit hujan kembali deras.

Jika hujan telah reda, rombongan tamu sudah beranjak ke rumah pribadi Camat Rustandi, sekitar 500 meter ke arah selatan dari tempat acara.

Akhirnya, rombongan tamu tertahan di gor karena hujan deras. Waktu menjelang magrib, sejumlah kendaraan pejabat terpaksa menembus jalan lumpur dan genangan air setengah lutut orang dewasa.

Iring-iringan kendaraan tamu sontak menjadi tontonan warga kampung Parigi, sebab, sejumlah kendaraan itu coba menerobos hujan deras dan jalan penuh genangan air, luapan air sawah.

Warga kampung Parigi berharap, ruas jalan ini segera diperbaiki. Pasalnya, acap kali hujan lebat, digenangi air, lumpur sawah dan batu-batu memenuhi badan jalan, ini akibat rusaknya drainase atau saluran air serta akibat tumpleknya air sawah dari Parigi Tonggoh.

Buruknya kondisi jalan saat hujan lebat, tetap dilewati rombongan Plt. Bupati Cianjur. Jelas telah diketahuinya jalan rusak, diharapkan warga dapat menjadi perhatian Pemkab Cianjur. “Jalan ini memang harus diperbaiki oleh pemerintah, sebab upaya warga sudah sering sekali dilakukan, tapi hasilnya begitu lagi-begitu lagi terutama saat hujan lebat, parah,” tutur Dedep, tokoh pemuda Parigi. (Sar  HALLOCjr).

Wisuda TKQ dan TPQ di Madrasah Riadhuhl Huda Dihadiri RT dan RW Bayubud

HALLOCIANJUR- Cilaku.

Pelaksanaan wisuda seluruh murid Taman Kanak Kanak Al-Qur’an (TKQ) dan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) di Madrasah Riadhuhl Huda  belum lama ini, langsung dihadiri RT 01 Kampung Bayubud, Wan Nurjaman dan Ketua RW 01, Dudi Iskandar serta para orang tua murid dan  tamu undangan yang lainnya.

“Bersyukur kegiatan berjalan lancar, dan kegiatan wisuda ini cukup meriah dan jadi ajang silaturakhmi semua pihak dengan pihak TKQ dan TPQ ini,”Kata Dudi  Isakandar.

Dijelaskannya pula, sebagai wujud kepedulian terhadap dunia pendidikan maka Ketua  RT 01  Wan Nurjaman dan Ketua RW  01 Kp. Bayubud Dudi Iskandar  Desa Rancagoong Kecamatan Cilaku. Cianjur sangat respon dan mendukung pada perkembangan pendidikan seperti itu. Maka ketika ada wisuda bagi 30 murid  TKQ  dan TPQ pihaknya langsung hadir.

“Semoga saja pemerintah segera membantu sarana dan prasarana  bagi TKQ dan TPQ untuk meningkatkan keberhasilan di madrasah ini,” jelas Dudi Iskandar.

Sementara itu, Kepala Sekolah Ustadz H.Dodo Jakaria menyebutkan baru pertama kali selama berdirinya TK yang berdiri pada   tahun 1999 ini, dan baru menghatamkan  murid. Padahal kegiatan terus terusan  mengalami peningkatan  baik jumlah murid atau pun kualitas pembelajaran.

“ Di tahun 2012 kita ganti nama jadi TKQ dan TPQ sampai sekarang, semoga kita makin baik untuk waktu waktu yang akan datang,” kata Ustadz H. Dodo Jakaria.

Disebutkannya juga, adapun guru gurunya keluaran pesantren  Manonjaya- Tasikmalaya. Seperti juga diantaranya Ustad Koko Jakaria keluaran SMAN Cianjur, IbU Epah lulusan SMAN Cianjur, IBu Latifah MAN Tasik dan  Bu Unih MAN Pacet Cianjur.   (Iskandar  HALLOCjr).