admin

Plt. Bupati Herman Suherman Dibanggakan Teman SD-nya.

HALLO CIANJUR-Cianjur.

Dari  pengakuan teman temannya waktu sekolah di Sekolah Dasar (SD), Plt. Bupati Cianjur, H. Herman Suherman dibanggakan teman seangkatannya, seperti diakui  Dian Wahyuni, S.Pd,MM yang mewakili teman sekelasnya  kepada Hallo Cianjur.Com.

Menurut Dian Wahyuni, S.Pd,MM , bahwa   H. Herman Suherman teman sekelas di SD dari kelas 1 sampai  kelas 6.  Dan selama akrab dalam satu angkatan belajar, H. Herman cukup dikenali olah teman sekelas.

“Memang sejak dulu  H. Herman Suherman  pendiam, tekun, sopan, dan sangat menghargai orang lain.” Ujar Dian Wahyuni, S.Pd,MM .

Saking akrabnya dengan teman sekelas, Disebutkan Dian hampir semua mengenali pula ke keluarganya H. Herman Suherman, Apalagi pada  saat itu keluarganya pun baik sekali kepada seluruh teman temannya tersebut.

“Kalo Kami dan teman teman se kelas main ke rumah  H. Herman, kedua orang tuanya sangat baik pada kami semua,” Kenang Dian Wahyuni.

Saking seringnya teman sekelas main ke rumah H. Herman Suherman,  sehingga sampai saat ini masih hapal beliau anak pertama dari pasangan Bp H.Pupung Rustandi dan ibu Hj Nunung. Dan kedua orang tuanya tersebut sangat baik.

“Beliau melanjutkan ke ST  , kemudian ke STM Negeri dan kuliah di ATPU Bandung. Mungkin ini mengikuti jejak ayahnya yang bekerja di PU Cianjur yang pada waktu itu sangat dekat dengan Bapak Bupati Ahmad Endang.” Ujarnya.

Disebutkannya pula Dian Wahyuni, S.Pd,MM, saat ini  alhamdulillah H. Herman Suherman setelah diangkat di PU Sukabumi bisa kembali pulang ke Cianjur dan meneruskan jejak sang ayah di PU Cianjur.   Kariernya semakin meningkat sesusi dengan kebiasaan beliau menjalankan ibadah puasa Senin Kamis dan puasa Daud juga ibadahnya sangat kental hingga beliau menjadi PLT Bupati sekarang.    (WK-DR/ HALLO Cjr).

Warga Kp.Cisaat Swadaya Bangun Sekretariat Karangtaruna

HALLO CIANJUR-Cianjur.

Warga Kp. Cisaat, RW 09 Desa Sabandar, Kecamatan Karangrtengah  Kab. Cianjur, kini sedang membangun Sekretariat Karangtaruna tingkat Rukun Warga dengan biaya secara swadaya ditambah uang kas dari Karangtgaruna RW 09.

Menurut tokoh masyarakat kampung Cisaat  RW 09, H. Eman Sulaeman yang didampingi Yayan dan Aceng bahwa kegiatan pembangunan  skretariat tersebut, murni gagasan dan ide dari warga serta anggota karangtaruna setempat. Sehingg dalam pelakasanaannya  pun  dilaksanakan secara bergotongroyong.

“Pembangunan ini murni swadaya,  dan semoga bisa selesai pembangunannya saat wabah virus corona ini sudah aman. Karena saat ini pembangunannya dihentikan sementara  waktu,” ujar H. Eman Sulaeman.

Ditambahkan tokoh masyarakat lainnya, Yayan dan Aceng bahwa  warga kampung Cisaat  RW 09, memliki semangat bergotongroyong yang tinggi, sehingga  sebelumnya yang dibangun swadaya bukan saja sekretariat Karangtaruna saja, akan tetapi sudah selesai dibangun pula rumah warga yang tidak layak huni menjadi rumah permanen dan layak huni.

“Bersyukur di Cisaat ini  warga bersatu padu dan masih memiliki semangat bergotong royong yang tinggi  dalam pelaksanaan setiap perencanaan pembangunan, seperti membangun rumah tidak layak huni pun bisa selelsai walau pun menghabiskan biaya puluhan juta,” ujar Yayan.  (WK-HALLO Cjr)

Drs. Asep Budiawan M.Pd Terus Kawal Jurnal Apresiasi Guru Agar Bisa Terbit

HALLO CIANJUR-Cianjur.

Bercerita tentang Jurnal Apresiasi Guru, yang diterbitkan PGRI Kab. Cianjur memiliki ragam cerita dan pengalaman menarik bagi para pengelolanya. Terutama saat saat menjelang proses pra cetak sampai jadi sebuah Jurnal yang bisa dibaca oleh semua guru.

Drs. Asep  Budiawan M.Pd   salah seorang Tim  Editor yang  selam ini  berjibaku untuk mempertahankan Jurnal Apresiasi Guru tetap bisa terbit. Memiliki pengalaman menarik dan sampai saat ini terus  mempertahankan jurnal.

“Dulu saat  PGRI Kabupaten Cianjur ingin memiliki jurnal sendiri sangatlah susah, malah perjuangannya pun sangat berat,” ujar  Drs. Asep  Budiawan M.Pd, salah seorang Tim editor senior ketika di hubungi Hallocianjur.Com di rumahnya.

Menurut Drs. Asep  Budiawan M.Pd , soal Jurnal Apresiasi  Guru yang dikelolanya, ada sebuah amanat yang diterimanya dari salah seorang editor yang telah almarhum,  sehingga  berat untuk di lepas,  Namun tidak kalah beratnya juga disaat pengelolaan agar tetap bisa bertahan, dan supaya  bisa terbit. Apalagi dengan kesibukannya dalam pekerjaannya  saat ini.

“Ya Jurnal saat ini ibarat mati tidak hidup pun segan,” ujarnya.

Lanjut  Asep, padahal  dengan adanya jurnal tersebut sangat terasa manfaatnya,  dimana para guru yang  ada di Kabupaten Cianjur bisa gampang menulis dan menuangkan ide serta pemikirannya dalam jurnal yang telah di miliki oleh PGRI.

Disebutkannya juga  sekalipun jumlah guru saat ini di Kabupaten  Cianjur begitu banyak, namun minat menulis dikalangan guru untuk saat ini perlu disosialisasikan dan didukung, terutama  agar  minat menulis terus menerus bisa ditingkatkan. Dan jumlah guru yang sering menulis makin banyak.

“Kita harapkan, ayolah menulis. Dan semoga muncul penulis penulis untuk di jurnal ini, dan  ini peluang  yang harus dimanfaatkan,” kata Asep Budiawan.   (Wawan Kusmiran-HALLO Cjr).

 

Kepala Sekolah Dasar Babakan Caringin I Bangun Fasilitas Bagi Murid

HALLO CIANJUR- Karangtengah

Kepala Sekolah Dasar (SD) Babakan Caringin I-Karangtengah, Dian Wahyuni, S.Pd,MM  terus membangun, dan membenahi fasilitas bagi  keperluan murid di sekolah yang dipimpinnya.

Baik untuk kepentingan peningkatan keberhasilan kegiatan belajar mengajar, pelaksanakan ekstrakurikuler di sekolah dan penunjang kesehatan anak didik. Semua hal tersebut terus menjadi program programnya.

Paling kelihatan terbaru dilaksanakan di sekolah tersebut, beberapa hari lalu SDN Babakan Caringin I, Kecamatan Karangtengah telah memindahkan sejumlah wastafel cuci tangan ke depan kelas sehingga lebih memudahkan anak anak di sekolah tersebut  sebelum masuk kelas bisa mencuci tangan terlebih dahulu.

Menurut Kepala Sekolah Dasar (SD) Babakan Caringin I-Karangtengah, Dian Wahyuni, S.Pd,MM, untuk di SDN Babakan Caringin I, pembuatan wastafel cuci tangan bukan saja akibat adanya penyebaran covid 19.  Namun hal tertsebut sudah sejak lama disediakan di SDN Babakan Caringin I. Maka, apalagi saat ini hal tersebut makin di benahi.

“Penempatan wastafel cuci tangan tersebut  saat ini lebih kami benahi, semoga dengan hal yang dilakukan seperti itu oleh sekolah anak anak bisa menjaga kesehatannya dan bisa terbiasa hidup sehat dengan mencuci tangan,” ujar Dian Wahyuni, S.Pd,MM,

Disebutkan Dian, yang menjadi fokus perhatiannya bukan saja  masalah wastafel, namun juga telah diajukan pembuatan dan pembenahan kantor sekolah, pembuatan dan pembenahan WC sekolah dan penambahan ruangan  baru. Yang kebetulan saat ini lahan untuk membuatan ruang belajar baru masih tersedia.

“Sayang untuk pembangunan ruang belajar baru, dan pembuatan serta  pembenahan kantor belum terwujud, hal itu  baru sebatas janji janji pihak Dinas Pendidikan. Namun mudah mudahan tahun tahun ini bisa terlaksana,” ujarnya.    (Wawan Kusmiran-HALLO Cjr).

Kordik Kecamatan Karangtengah, H.Ali Mustofa, Santuni Puluhan Anak Yatim

HALLO CIANJUR- Karangtengah

Kordik Kecamatan Karangtengah, H. Ali  Mustofa, telah menyantuni puluhan anak Yatim, salah satunya dengan pemberian satu dus mie instan per anak, dengan maksud anak bisa tenang belajar di rumah dengan persediaan makanan yang cukup.

Dan itu dilaksanakan setelah  pihaknya  keliling  memantau kegiatan belajar bagi para peserta didik yang  belajar di rumah. Dan pihaknya memastikan kegiatan belajar di rumah  tersebut   tetap berlangsung dengan baik.

Pemberian mie instan bagi anak yatim dan piatu di dua Sekolah Dasar, sebagai bentuk dukungan dirinya pribadi sebagai kordik agar  belajar di rumah tersebut  mampu  menghindari tertular dan menularnya covid 19 di lingkungan sekolah.

Menurut- Kordik Kecamatan Karangtengah, H. Ali  Mustofa hanya saja memang harus dipastikan adanya sinergisitas antara orang tua siswa dengan pihak guru/ wali kelas supaya siswa memang belajar di rumah dengan bimbingan orang tua. Selain  itu  dengan adanya buku penghubung dan atau hubungan/koneksitas daring antara orang tua siswa dengan pihak sekolah.

“ Maka saya sebagai kordik di Kecamatan Karangtengah  dengan lilahitaala segera melaksanakan kegiatan pemberian mie bagi anak anak didik  yang yatim dan piatu di dua SD, semoga mereka bisa belajar di rumah lebih tenang,” ujar Kordik Kecamatan Karangtengah, H. Ali  Mustofa pada Hallo Cianjur. Com.

Ditandaskannya pula, dirinya  dalam pelaksanaan  pemberian sedekah  dilaksanakannya  di Sekolah Dasar Babakan Caringin I dan SD Sukamntri I.

Selain itu, di sebutkan H. Ali, bahwa dengan doa dari anak anak  yatim yang berdoa semoga bisa  memutus mata rantai penyebaran covid 19 di Kabupaten Cianjur  dan umumnya di seluruh wilayah. Sehingga anak anak bisa kembali belajar dengan tenang.

Dengan dilaksanakannya pemberian santunan bagi anak anak yang sedang belajar di rumah, seperti yang dilakukan H. Ali Musdtofa mendapat apresiasi dari Pemkab Cianjur. Apalagi hal tersebut tidak ada perintah atau himbauan langsung untuk seperti demikian.  (Die RR-HALLO Cjr)

BAZNAS Kab. Cianjur Galang Infak, Bantu Tenaga Medis Terkena Dampak Covid-19.

HALLO CIANJUR-Cianjur.

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Cianjur, menggalang infak, dari hasil penyelenggaraan penggalangan infak tersebut, akan disalurkan  khusus membantu  masyarakat dan tenaga medis yang terpapar atau terkena dampak virus corona.

“Melalui program Cianjur Peduli #Bersama Melawan Corona, insya Allah kami akan menyalurkan bantuan untuk masyarakat dan tenaga medis yang terkena dampak Covid-19,” kata Ketua Baznas Kabupaten Cianjur H. Yosep Umar, didampingi Wakil Ketua IV Kepala Bidang SDM, Administrasi, Umum dan Humas Baznas Cianjur, H. Hilman Saukani.

Untuk itu, Yosep mengajak warga Cianjur khususnya umat Islam yang berkemampuan lebih secara ekonomi untuk menyisihkan sebagian hartanya untuk infak. “Setelah terkumpul, kami akan langsung menyalurkannya kepada mereka yang terkena dampak Covid-19,” kata Yosep.

Infak tersebut, katanya lagi, selain bisa disampaikan langsung ke kantor Baznas Kabupaten Cianjur, juga bisa melalui rekening Baznas Cianjur di Bank BJB Syariah nomor rekening 5030102000262, atau di BNI Syariah nomor rekening 7201700005, atau di Bank Mandiri Syariah nomor rekening 7006720727.

Sementara itu, ditambahkan H. Hilman  Saukani, bahwa  bagi warga yang jauh dari kantor Baznas Cianjur, infak bisa diberikan ke kantor kantor UPZ terdekat, atau layanan Baznas Kabupaten Cianjur yang telah ditentukan.

“Mudah-mudahan infak dari masyarakat yang disampaikan melalui Baznas untuk membantu warga yang terkena dampak Covid-19 ini akan sangat bermanfaat bagi mereka, dan mudah-mudahan pula Allah akan membalas kebaikan ini dengan pahala berlipat di ahirat nanti,” kata H. Hilman Saukani.

(Wawan  Kusmiran-HALLO Cjr).

Realisasi Bantuan Hand Sanitizer Dari Baznas Diterima Para DKM

HALLO CIANJUR-Cianjur Kota.

Bantuan Hand Sanitizer dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas)  Kabupaten Cianjur, ke sejumlah  mesjid  sebagai bentuk kepedulian dalam mencegah penyebaran virus corona, ternyata sangat direspon dan  diterima langsung para DKM.

Seperti, ketika penyerahan bantuan Hand Soap  untuk mesjid Almunawwar,Warujajar Rt/Rw 001/011,Kelurahan Solokpandan,  Kecamatan Cianjur. Bantuan tersebut langsung diterima dan dipakai jamaah  DKM tersebut.

Pada kegiatan simulasi Hand Soap, bantuan BAZNAS Kab Cianjur,untuk Jamaah DKM Almunawwar,Warujajar Rt/Rw 001/011,Kelurahan Solokpandan Cianjur,Ahad, tanggal 29/03/2020,pukul 07.50 WlB,disaksikan oleh Ketua Rt 001/011,  Asep Kamaludin.

“Terimakasih BAZNAS. Syukran.  Semoga kepedulian dan kepekaan  pihak Baznas ini selalu dilancarkan.  Dan kegiatan kegiatan serupa ini terus berlanjut,” kata  Ketua Rt 001/011, Asep Kamaludin.

Ketua Baznas Kabupaten Cianjur, H. Yosef Umar  yang diwakili  Wakil Ketua IV, Hilman Saukani,  menyebutkan bahwa Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Cianjur, akan segera mendistribusikan hand sanitizer kepada sekitar 5. 000 masjid yang ada di wilayah Kabupaten Cianjur.

Kegiatan tersebut sebagai bentuk kepedulian dalam mencegah penyebaran virus corona,  sehingga Baznas  Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, memproduksi sendiri hand sanitizer  yang diproduksi 10 mustahik  dan telah didistribusikan  kepada  sejumlah masjid yang ada di wilayah Kabupaten Cianjur.

“Apa yang kami lakukan merupakan bentuk kepedulian Baznas dalam pencegahan penyebaran virus corona dan kita harapkan bermanfaat,” ungkap    Wakil Ketua IV, Hilman Saukani,    ketika dihubungi  Hallo Cianjur di ruang kerjanya.

Melalui gerakkan cuci tangan ini diharapkan umat Islam yang akan masuk masjid dalam keadaan bersih. Sehingga terbebas dari penularan wabah corona.

Disamping itu, Baznas mengajak kepada masyarakat untuk menjaga kesehatan diantarnya sering mencuci tangan. Juga mentaati  imbauan  MUI dan pemerintah daerah dalam pencegahan penyebaran virus ini.   (Wawan  Kusmiran/ HALLO Cjr).

 

 

Harapan Guru dan Orang Tua Murid Di Respon Dewan Pendidikan Kab. Cianjur

HALLO CIANJUR-Cianjur.

Beberapa usulan dan harapan dari guru, orang tua murid dan pihak terkait  tentang proses belajar mengajar (PBM), baru lalu telah disampaikan  langsung ke Dewan Pendidikan Kab. Cianjur.

Seperti disampaikan Ketua Dewan Pendidikan  Kabupaten Cianjur, U. Awaludin, S. Ag, MH,  maka pihaknya  telah  merespon beberapa usulan dan harapan dari guru, orang tua murid dan pihak terkait.

“Walaupun Kab. Cianjur dikategorikan zona hijau, tapi kami telah bersikap sesuai usulan dari guru, orang tua dan pihak terkait  terhadap upaya pencegahan penyebaran Covid 19, khusus terkait  peserta didik, guru dan tenaga kependidikan di wilayah Kab. Cianjur ,” ujar Ketua Dewan Pendidikan  Kabupaten Cianjur, U. Awaludin, S. Ag, MH.

Ditandaskannya, untuk upaya prepentif terhadap penyebaran Covid 19 maka perlu dipertimbangkan untuk  melaksanakan belajar di rumah untuk para pelajar PAUD/TK/RA/ SD/MI/SMP/MTs/SMA/MA/SMK/ SLB mulai tanggal 30 Maret -13  April 2020

Kemudian,  Kepala Sekolah/guru/Tenaga kependidikan lainnya melaksanakan proses mengajar dan pengolahan penilaian kelulusan peserta didik (melalui sistem akumulasi raport dari 5 semester terakhir dan atau sesuai juknis kemendikbud RI) dan kenaikan kelas dilaksanakan di rumah dengan menggunakan media online/daring atau media lainnya sesuai juknis kemendikbud RI.

“ Pola kegiatan belajar di rumah dan pengisian nilai kelulusan dan kenaikan kelas mengacu pada Surat Dinas Pendidikan Propinsi Jawa Barat Nomor : 143/3718-Set. Disdik tanggal 27 Maret 2020 tentang penyelenggaraan pendidikan dalam rangka pencegahan penyebaran Covid 19 di Propinsi Jawa Barat,” kata U.Awaludin.

Lebih lanjut dikatakan Ketua Dewan Pendidikan  Kabupaten Cianjur, U. Awaludin, S. Ag, MH , untuk persiapan keberjalanan belajar di rumah pasca tanggal 13 April 2020 harus dipastikan bahwa Sekolah sudah mensteerilisasi lingkungan sekolah dengan penyemprotan disinsfektan di seluruh lingkungan sekolah.  Sekolah berkerjasama dengan puskesmas terdekat utk melaksanakan tes kondisi kesehatan peserta didik dan civitas pendidikan di sekolah dan  diibudayakan gerakan PHBS (Pola Hidup Bersih dan Sehat) di lingkungan sekolah dengan salah satunya melalui penyuluhan kesehatan (khususnya pencegahan penyebaran Covid 19) dan atau penyediaan sabun cuci/hand sanitizer serta sarana pendukung lainnya.

“Jika kebijakan Pemerintah Kabupaten Cianjur menyatakan bahwa proses kegiatan belajar mengajar dilaksanakan di lingkungan sekolah  nanti,  maka harus dipastikan pihak sekolah bekerjasama dengan puskesmas setempat/pihak terkait untuk memastikan bahwa lingkungan sekolah dan warga sekolah steeril/ terbebas dari Covid 19.”ujarnya    (Wawan Kusmiran/Hallo CJR)

 

Pemkab Cianjur Serahkan Bantuan Sembako Pada Warga Bojong

HALLO Cianjur, Karangtengah.

Plt Bupati  Cianjur, H. Herman Suherman berikan bantuan sembako, dengan datang langsung ke rumah warga yang dinilai layak mendapatkan  bantuan.  Terutama bagi warga yang tidak berpenghasilan akibat dampak dari wabah virus corona.

Menurut tokoh masyarakat Desa Bojong, H. Arifin,  diberikan  bantuan sembako langsung kepada masyarakat yang pekerjaan berdagang, karena darurat corona mereka diam di rumah dan tidak bisa berdagang atau berjualan.

“Kami  mengucapkan terimakasih kepada bapak bupati yg sangat peduli dan perhatian kepada warga masyarakat kami kususnya di lingkungan  RW  09  Desa Bojong Kecamatan . Karangtengah.” Ujar H. Arifin.

Disebutkannya pula, bahwa bantuan berupa sembako sangat berarti bagi masyarakat  Bojong yang saat ini  sangat membutuhkan, terlebih  di saat situasi darurat corona, “ kami sangat bangga kepada pa Bupati yang sangat peduli kepada masyarakat disaat kondisi seperti sekarang ini.” Ujarnya.

Sementara itu, dalam kegiatan tersebut  Plt Bupati Cianjur, H. Herman Suherman menyebutkan dalam pembagian tersebut warga tidak dikumpukan, tidak berkerumun namun pihaknya yang datang langsung menemui warga.  Sehingga kegiatan tersebut berjalan tertib dan aman.

“Semua harus tetap menjaga kesehatan,  dan  pastikan untuk tetap sehat dengan mencuci tangan agar senantiasa bersih,” ujar H. Herman Suherman.    (Die RR/ HALLO Cjr).

Kordik Kecamatan Karangtengah, H.Ali Mustofa, Pastikan Belajar Tetap Berlangsung

HALLO CIANJUR- Karangtengah

Kordik Kecamatan Karangtengah, H. Ali  Mustofa, selalu terus memantau kegiatan belajar bagi para peserta didik untuk belajar di rumah. Dan pihaknya memastikan kegiatan belajar di rumah tetap berlangsung dengan baik.

Hal belajar di rumah tersebut  sebagai upaya  untuk menghindari tertular dan menularnya covid 19. Untuk saat ini adalah langkah yang benar. Dan untuk pihak  sekolah di Karangtengah kini terus mengawal kegiatan belajar di rumah berlangsung aktif.

Menurut- Kordik Kecamatan Karangtengah, H. Ali  Mustofa hanya saja memang harus dipastikan adanya sinergisitas antara orang tua siswa dengan pihak guru/ wali kelas supaya siswa memang belajar di rumah dengan bimbingan orang tua. Selain  itu  dengan adanya buku penghubung dan atau hubungan/koneksitas daring antara orang tua siswa dengan pihak sekolah.

“ Maka kami dan seluruh yang ada di Karangtengah ini, terus  mendeteksi terlaksananya  belajar siswa di rumah dengan baik dan benar sesuai harapan.”ujar Kordik Kecamatan Karangtengah, H. Ali  Mustofa pada Hallo Cianjur. Com.

Ditandaskannya pula, dirinya sebagai Koordik terus  melaksanakan pemantauan langsung  bersama sama dengan pengawas dan penilik.

Selain itu, H. Ali giat pula memantau  dengan mendatangi beberapa sekolah, di wilayah  Kecamatan Karangtengah atau juga mewawancarai anak didik atau orang tua siswa terkait keberjalanan program belajar di rumah tersebut.

Dan hal tersebut merupakan  bentuk dukungan dan tanggungjawab dirinya sebagai koordik  Karangtengah sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran covid 19 (virus corona)  di lingkungan pendidikan.  (Wan K-Hallo CJR).

 

Kadis DLH, Yudi Pratidi,ST,MM Ajak Kurangi Laju Pemanasan Gelobal

HALLO CIANJUR-Cianjur  Kota.

Menyambut peringatan  Earth Hour 2020,  Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Cianjur, Yudi  Pratidi, ST. MM  ketika dihubungi Hallo Cianjur mengajak warga Cianjur untuk  mengurangi  laju pemanasan global  dan dampak perubahan iklim.

“Dalam peringatan  Earth Hour 2020 ini, kami dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kab. Cianjur mengajak seluruh warga Cianjur  untuk  mengurangi  laju pemanasan global  dan dampak perubahan iklim. “Ujar Kadis  DLH Kab. Cianjur,  Yudi  Pratidi, ST. MM .

Ditandaskan Kepala Dinas Lingkungan Kabupaten Cianjur tersebut, bahwa hal demikian sesuai surat edaran dari Gubernur nomor 660.1/45/rek . Tentang  peringatan EARTH HOUR 2020.

Dijelaskan Yudi Pratidi bahwa Earth Hour adalah kampanye global yang mengajak pendududk dunia mulai dari individu, komunitas, korporasim hingga pemerintah untuk mengurangi laju pemanasan global dan dampak perubahan iklim, antara lain  dengan mematikan lampu dan peralatan elektronik yang sedang tidak dipergunakan selama 1 (satu) jam pada pukul 20.30 – 21.30, setiap hari Sabtu minggu ke-3 bulan Maret setiap tahunnya. Sebagai aksi nyata dalam mewujudkan masa depan bumi yang lebih baik.

“Peringatan Earth Hour 2020 jatuh pada hari Sabtu tanggal 28 Maret 2020. Melalui gerakan pemadaman listrik secara serentak selama 1  (satu)  jam pada pukul 20.30 – 21.30 WIB, yang dilaksanakan secara sederhana tanpa melibatkan massa.” Ujarnya.

Berkenaan dengan hal tersebut, dihimbau kepada warga  untuk melakukan pemadaman lampu dan mematikan peralatan elektronik yang tidak sedang di gunakan, baik perkantoran, perumahan/pemukiman dan fasilitas umum lainnya, sehingga ke tingkat kecamatan dan kelurahan/desa, dengan tetap memperhatikan aspek keamanan lingkungan sekitarnya.

(Dian R/Wan K-HALLO CJR).

Warga Gang Guntur Kompak Lakukan Penyemprotan Disinfektan

HALLO CIANJUR-Cianjur Kota

Warga  Gang Guntur, Kecamatan Cianjur Kota secara kompak  melakukan penyemprotan Disinfektan Cegah Covid-19. Kegiatan tersebut dipimpin langsung ketua RW di Gang Guntur, Asep Taryana bersama sama dengan warga setempat.

Menurut Ketua RW Gang Guntur, Asep Taryana , aksi pencegahan penyebaran virus Korona atau Covid-19 dilakukan warga Gang Guntur  tersebut  dengan menyemprotkan cairan disinfektan ke rumah rumah warga dan ke sejumlah fasilitas umum di wilayah tersebut.

“Penyemprotan disinfektan ini di Gang Guntur ini bentuk dari  keseriusan warga di sini dalam menyikapi pencegahan Copid-19 ,” kata Ketua  RW,  Asep Taryana

Asep Taryana mengatakan, pihaknya  juga  memprioritaskan penyemprotan ke  tempat ibadah, majelis taklim dan madrasah karena warga gang Guntur  masih sering melakukan kegiatan dan sangat  memerlukan penyemprotan.

Dari  pantauan Halllo Cianjur. Com  di Gang Guntur, Masyarakat terlihat   bahu membahu atas kesadaran sendiri dan dukungan pemerintah untuk pencegahan penyebaran virus corona dengan cara  bergotong royong penyemprotan desinfektan ke tiap rumah penduduk.    (Die / Hallo CJR)

Bengkel Politik Cianjur (BPC) : Mari Cegah Bersama Virus CORONA

HALLO CIANJUR- Cianjur

Penyebaran virus corona terus mengalami peningkatan setiap harinya, baik jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP), Pasien Dalam Pengawasan (PDP) serta Pasien Positif.

 

Mewabahnya Covid-19 harus dicegah semaksimal mungkin dengan berbagai upaya KEBIJAKAN PUBLIK dan kesehatan yang baik.

Ditandaskan Bengkel Politik Cianjur (BPC),  bahwa BPC  mengajukan pokok pokok pikiran terkait upaya mempercepat penanganan dan penanggulangan Covid-19 kepada Pemkab dan DPRD Cianjur sebagai berikut.

Seperti dijelaskan Ketua BPC  Iwan Padwi yang didampingi  Plt. Direktur BPC Unang Margana bahwa  Pemkab dan DPRD Cianjur segera membuat kemudian mengekspose Rencana strategis tentang pencegahan dan penanggulangan covid-19

Selain itu, dalam waktu 2-3 bulan, potong semua tunjangan jabatan/kinerja ASN dan DPRD. Dan  membekukan semua jenis anggaran pertemuan teknis, seminar, rapat kerja, rapat koordinasi, lokakarya, bimbingan teknis, sosialisasi dan meeting group hingga Desember 2020. Anggarannya pindahkan ke anggaran berkode: Corona 2020.

Hal lain nya,  lanjut BPC  DPRD segera bekerja, jangan hanya menonton pemerintah saja. Bikin rencana darurat, segera rapat (virtual/online juga boleh). Rombak postur anggaran secara radikal. Dan proyek-proyek fisik ditunda hingga tahun depan. Hanya yang terkait dengan kesehatan, pertanian dan pendidikan yang diprioritaskan. Sektor-sektor lain dipindahkan ke tahun anggaran 2021.

“Lima hal tersebut   yang kiranya bisa dilakukan, dan hal tersebut sangat penting untuk pencegahan penyebaran virus corona di Cianjur,” ujar Plt. Direktur BPC, Unang Margana.  (Dian R-WK/ Hallio CJR)

Abon Ayam “Sumber Rezeki” Enak Gurih Dijual Sampai Luar Negeri

HALLOCIANJUR- Cilaku.

Bicara soal abon, Pasti Abon abon merk Sumber Rezeki yang enak dan gurih, produk  industri rumahan milik Agus Ali Habib, warga  Cilaku-Kab.Cianjur.  Abon ini selain terjamin dirasa, juga daging yang dipakai merupakan daging segar.

“Kita utamakan  di rasa serta kualitas abonnya terjamin,  dengan resep khas abon Cianjur yang manisnya membuat ketagihan,” kata  Agus Ali Habib yang dikenal dengan panggilan Ali Habib, pemilik  Abon merk Sumber Rezeki ketika dihubungi HalloCianjur di rumahnya.

Disebuatkan  Ali Habib, yang  menjadi kebanggan tersendiri bagi dirinya, dimana  selama lima tahun mengelola abon, ternyata  abon miliknya sudah bisa  laku ke luar negeri. Disamping pemesanan dari beberapa kota besar yang ada di dalam negeri.

“Ini Abon dari kampung yang tidak kampungan, sebab enak rasanya terjangkau pula diharganya. Malah  sudah terjual sampai ke Malaysia, juga Arab Saudi,  maka tidak akan gagal untuk membeli abon dari kita” ujar Ali Habib.

Tapi disebutkan  Ali Habib dengan  adanya  wabah corona, pasarnya dari pelanggan yang sudah terbiasa membeli produknya kini tersendat. Sehingga, saat ini pihaknya akan terus mencari peluang pasar dari kota kota sekitar Cianjur.  “Ya saat ini kita harus kerja keras lagi memasarkan abon abon ini,” ujarnya.

Kepala Seksi Bina Perindustrian Logam, Mesin alat  Transportasi, Tektil; El;ektronika dan Telematika  (Ilmatel) Dinas  Koperasi, UKM, Perdagangan Dan Perindustrian Kab. Cianjur,  Teguh Budiono membenarkan bahwa  memang abon abon buatan keluarga Ali Habib sudah memenuhi  syarat makanan yang layak disukai pasar.

Selain  telah banyak ragam abon yang dibuat, mulai abon daging sapi  abon daging ayam, abon ikan tuna dan abon ikan tawar  juga  rasanya tidak kalah dengan abon abon merk lain yang sudah lama berproduksi di Kab. Cianjur.

“Yang jadi  keunggulan dalam prosesnya, perpaduan antara pembuatan secara manual juga dipadu dengan menggunakan mesin mesin.  Sehingga produk stoknya banyak. Apalagi Ali Habib saat ini memiliki kelompok binaan dengan 25 anggota,” ujar Teguh Budiono.  (Die RR-HALLO CJR).

 

Warga Sayang RW 10 Lakukan Penyemprotan Disinfektan Cegah Covid-19

HALLO CIANJUR-Cianjur Kota

Warga  Sayang Rukun Warga (RW) 10, Kecamatan Cianjur Kota secara bergotong royong melakukan penyemprotan Disinfektan Cegah Covid-19. Kegiatan tersebut dilakukan warga bersama sama dengan i pihak RW, karangtaruna serta pihak RT.

Menurut Ketua RW 10, Rahmat Solihin, aksi pencegahan penyebaran virus Korona atau Covid-19 dilakukan RW 10 tersebut  dengan menyemprotkan cairan disinfektan ke sejumlah fasilitas umum di wilayah tersebutm disamping melakukan penyemprotan ke rumah rumah warga.

“Penyemprotan disinfektan ini di RW 10 ini bentuk dari  keseriusan warga di sini dalam menyikapi pencegahan Copid-19 ,” kata Ketua  RW 10,  Rahmat Solihin.

Rahmat Solihin mengatakan, pihaknya  juga  memprioritaskan tempat ibadah, majelis taklim dan madrasah karena masyarakat di RW 10  masih sering melakukan kegiatan dan sangat  memerlukan penyemprotan.

Penyemprotan disinfektan tersebut, jelas RT gungun yang didampingi Ketua Karangtaruna Cecen diharapkan dilakukan tidak sekali saja, namun diharapkan  dilakukan sampai masa tanggap darurat Covid-19 di Cianjur berakhir yakni 29 Maret 2020.

Masyarakat  bahu membahu atas kesadaran sendiri dan dukungan pemerintah untuk pencegahan penyebaran virus corona dengan cara  bergotong royong penyemprotan desinfektan ke tiap rumah penduduk.

“Jika masa tanggap darurat diperpanjang, kita akan terus waspada  dan mengajak seluruh warga di RW 10 ini hati hati,” pungkas Gungun.  (Die Hallo Cjr).