admin

Plt Bupati Cianjur H. Herman Suherman Jelaskan Soal Lahan Pemakaman.

HALLO CIANJUR- Cianjur.

Dianggap belum adanya kejelasan soal penyediaan lahan  pemakaman bagi yang meninggal akibat Covid 19, sehingga menimbulkan beragam tanggapan di medsos, beberapa waktu lalu  langsung direspon Plt  Bupati Cianjur H. Herman Suherman .

“Di sini saya ingin menyampaikan bahwa sangat penting untuk memahami sesuatu terlebih dahulu sebelum kita berkomentar maupun menyebar suatu pemberitaan terlebih di media sosial.” Ujar Plt  Bupati Cianjur H. Herman Suherman .

Menurut Bupati,  dalam hal ini adalah mengenai berita Pemkab Cianjur menyiapkan ‘lahan pemakaman khusus’ untuk korban Covid-19, yang mendapat beragam respon dari masyarakat. Harap dipahami, Pemkab menyiapkan lahan pemakaman, bukan berarti kami ingin jatuhnya korban. Sama halnya kita menyiapkan P3K, tentu bukan berarti kita berharap terluka, dan bila tiap bangunan menyiapkan Apar juga bukan berarti mereka mengharapkan gedungnya terbakar, dan andaikata di antara kita ada yang menyiapkan asuransi jiwa, tentu bukan berarti kita berharap cepat meninggal.

Hal ini adalah langkah antisipatif pada kemungkinan terjadinya hal yang paling buruk, tentu beberapa dari kita sudah mendengar berita di suatu wilayah ada jasad korban positif Covid-19 yang ditolak warga untuk dimakamkan di daerah mereka, bahkan petugas yang mengantar sampai diusir dengan dilempari batu, hal seperti ini tentunya tidak saya inginkan. Maka menyiapkan segala sesuatunya hingga kemungkinan terburuk sekalipun sangat penting dilakukan.

“Dengan dasar pemikiran yang sama, Pemkab juga tengah mencari tempat yang bisa menjadi tempat perawatan dan isolasi, apabila rumah sakit kita tak mampu lagi untuk menampung pasien.” Ujarnya.

Disebutkannya pula, harapan kita semua tentu saja, semoga semua hal buruk tidak terjadi, dan apa yang dipersiapkan untuk kemungkinan terburuk ini semoga tidak perlu digunakan.

Sosialisasi dan edukasi pada masyarakat sangat penting, agar tidak terjadi stigma pada pasien maupun jenazah. Menyiapkan area pemakaman khusus juga merupakan bentuk antisipasi lain agar jika efek stigma berupa penolakan terjadi, kita masih punya solusi.

Selain itu saya meminta agar rekan-rekan media juga ikut membantu mengedukasi masyarakat. Media yang baik adalah media yang bisa mengedukasi masyarakat, bukan media yang menebar keresahan pada masyarakatnya. Tingkat literasi masyarakat kita masih kurang, banyak yang hanya membaca judul di sosial media, tanpa membaca isi beritanya secara utuh.

Akibatnya banyak komentar yang tidak tepat sasaran, seperti ‘bukannya menyiapkan bantuan untuk yang hidup malah menyiapkan lahan kuburan’. Padahal dari anggaran 100 milyar yang Pemkab siapkan, di dalamnya ada peruntukan bagi bantuan sembako untuk masyarakat yang terdampak.

Cukup sekian hal yang ingin saya sampaikan, saya mencintai Cianjur serta seluruh masyarakatnya, dengan sepenuh hati saya, dengan segenap jiwa raga saya, Cianjur adalah tanah dimana saya lahir, tempat saya belajar dan tumbuh, dan saya tak pernah ingin Cianjur berduka karena wabah ini, saya akan berusaha sekuat tenaga untuk melindungi tanah Cianjur yang kita cintai, tentunya tak luput dengan bantuan warga Cianjur yang juga sangat luar biasa. Semoga Allah senantiasa melindungi kita semua.    (Dian Rahadian-HALLO Cjr).

 

Tangisan Nenek Aisah Panggilan Untuk Para Dermawan Di Cianjur

HALLO CIANJUR-Cianjur

Kata kata  yang ditulis  Acay Yani di medsos, sederhana namun memiliki kepekaan sosial cukup tinggi. Bercerita tentang Nenek Aisah jompo buta yang hidup hanya ditemani kedua anak yang belum dewasa, di sebuah gubuk diatas tanah milik pemerintah di Kampung  Cibinong RT 04/001 Desa Rancagooong,  Kecamatan Cilaku,  .

Nenek  Aisah seorang jompo dan tidak melihat tersebut, hidup dengan dua cucunya. Saat ini kedua cucu terpaksa putus sekolah. Ironisnya sekalipun dalam keseharian ada pada  kesusahan, namun belum juga tersentuh dengan bantuan pemerintah.  Baik PKH, Bantuan sembako dan bantuan bantuan lainnya termasuk dari 5 program andalan Baznas Kabupaten  Cianjur.

Ditanya  soal bantuan, nenek  Aisah hanya menggelengkan kepalanya pelan pelan, wajahnya sekilas berubah nampak sedih. Malah,  untuk meyakinkan, tangannya meraba raba tangan kedua cucunya seolah ingin meyakinkan walau sepahit apa pun kedidupannya. Kedua cucunya  berada di sisinya  walau bersama dalam kesedihan.

“Ninis  Sumarni  hanya sampai kelas 8,  Muhamad  Rijal hanya sampai kel;as 6, karena kami tak punya biaya akhirnya sekolah berhenti, “ ujarnya lirih.

Semula  Nenek Aisyah   tinggal di gubuk tanah negara  berempat, dengan ibunya Ninis dan Rijal, tetapi setelah penderitaan makin mendera akhinya Ibu  meraka nekad pergi ke Sauidi  untuk merubah nasib. Dan kepergiannya  tersebut  4 bulan lalu.

“Kami  tidak memiliki apa apa, tetapi  kami pun tidak terlalu berharap,  namun semoga saja Alloh segera mengetuk hati para dermawan untuk membantu sampai anakku bisa mengirim uang,” ujarnya pelan.  Terlihat dari sudut matanya yang tidak melihat berlinang air mata.

(WK-DR  HALLO Cjr).

 

SPKP Giri Mukti Lestarikan Aren Desa Kemang -Bojongpicung

HALLO CIANJUR-   Bojongpicung.

Aren dari Desa Kemang, Kecamatan Bojongpicung  merupakan salah satu aren terbaik yang ada di  Provinsi Jawa Barat. Dan hal tersebut, terbukti dengan produksi gula aren dari desa  itu  cukup berkualitas dan masih bisa bertahan sampai saat ini.

Kelestarian aren kemang, tidak terlepas dari upaya  yang dilaksanakan oleh  Sentra Penyuluh Kehutanan Pedesaan (SPKP) Giri Mukti yang membawahi empat kelompok seperti kelompok Giri Mukti, Mekarwangi, Tunas Mekar dan kelompok Pasir Tanjung. Maka dengan keberhasilan tersebut SPKP Giri Mukti  menjadi salah satu  komunitas teknologi dan komunikasi terbaik di Jawa Barat mewakili Kabupaten Cianjur.

Menurut  Ketua SPKP  Giri Mukti  dari Desa Kemang, Saepuloh, S.Pd.SD  menyebutkan alasan  SPKP  Giri Mukti  Lestarikan Aren  Desa Kemang  karena salah satunya Aren bagi Desa Kemang Kecamatan Bojongpicung sudah menjadi komoditi unggulan yang sudah membawa harum desa kemang dari dulu sampai saat ini.

Selain itu, disebutkan  Ketua SPKP  Giri Mukti  dari Desa Kemang, Saepuloh, S.Pd.SD  dengan mengolah nira aren menjadi gula aren di Desa Kemang sudah menjadi mata pencaharian utama yang tidak berhenti dari dulu  sampai saat ini.  Malah dengan membuat gula aren banyak diantara warga Desa Kemang yang bisa  menyekolahkan anaknya hingga sukses.

“Maka  kami dari SPKP  Giri Mukti  akan terus menjaga dan melestarikan pohon aren di Desa Kemang ini, malah saya sangat  bangga kepada Pemerintah Desa (Pemdes)  Kemang sudah memiliki Perdes yang mengatur soal pohon aren,” kata Saepuloh.

Bahkan disebutkannya pula, bahwa  pihaknya akan selalu  mendukung program pemerintah provinsi  maupun daerah, yang   saat ini terus memperhatikan kesinambungan alam bagi kelestarian beragam komoditi sebagai sumber kehidupan warga di pedesaan.

Sementara itu, PJS Desa Kemang Wawan Suhendar membenarkan bahwa potensi aren di Desa Kemang sangat berpotensi dan  menjadi andalan.  (Die R-HALLO Cjr).

 

Retana Kecamatan Bojongpicung Siaga Hadapi Wabah Covid 19

HALLO CIANJUR-   Bojongpicung.

Relawan Tangguh Bencana (Retana) Kecamatan Bojongpicung kini terus melaksanakan beragam upaya bersama  pihak pihak terkait di Kecamatan Bojongpicung, dan kegiatan difokuskan  dalam  menghadapi bencana wabah virus Corona.

Menurut  Ketua Retana Kecamatan Bojongpicung Ido Sutarman S.Pd   bahwa  kebersamaan Retana dengan pihak Polsek Bojongpicung, Koramil Bojongpicung serta pihak kecamatan dan pihak desa beserta pihak pihak terkait, sampai saat ini terus berjibaku  bersama dalam menghadapi wabah Covid 19 tersebut.

Selain itu, dukungan dari para tokoh masyarakat serta dari pemerintahan desa yang ada di  Kecamatan Bojongpicung, dalam penanganan dan ke siap  siagaan  dalam menghadapi wabah covid 19 dinilai Ido Sutarman, semua pihak cukup solid dan bekerja langsung secara bersama sama. Sehingga  semua kejadian atau data terkait Covid 19 dengan cepat tertanggulangi.

“Saya sebagai Korcam retana (relawan tangguh bencana) Kecamatan Bojongpicung, siap siaga dalam menghadapi wabah covid 19, bahkan akan selalu membantu warga masarakat khusus nya yg berada di Kecamatan Bojongpicung   untuk mencegah pandemik covid 19,” ujar Ketua Retana Kecamatan Bojongpicung Ido Sutarman S.Pd.

Selain itu disebutkannya pula, bahwa  pihaknya akan selalu  mendukung program pemerintah pusat maupun daerah, saya mengucapkan terimksih kepada BHS dan Camat Bojongpicung yang  telah memberikan kepercayaan kepada Retana menjadi i satgas covid 19 bersama pemerintah desa.

“Sekalipun Bojongpicung aman, namun kami semua yang ada di Bojongpicung terus waspada dan terus menjalankan  langkah langkah seperti yang diterapkan pemerintah saat ini,” ujar Ido Sutarman pada Hallo Cianjur.   (Die R-HALLO Cjr).

Warga Berharap Jalan Menuju Kampung Tubuy Segera Normal Kembali.

HALLO CIANJUR-   Cibeber.

Jalan desa menuju kampung Tubuy yang tertimpa longsor, diharapkan warga dari 3 Rukun Tetangga (RT) yang ada di Kampung Tubuy jalan  tersebut segera normal kembali. Maka untuk mengangkat tanah longsoran  tersebut warga bergotongroyong.

Menurut Elon ketika dihubungi di lokasi longsor menyebutkan, sekalipun dinas terkait sudah menurunkan alat berat untuk membersihkan tanah yang menimpa jalan, namun warga dengan sigap membantu secara sukarela dengan bergotongroyong.

Selain itu, dukungan dari para tokoh masyarakat serta dari pemerintahan Desa Karangnunggal, Kecamatan Cibeber, dalam penanganan normalisasi jalan akibat bencana tanah longsor, khusunya yang menuju arah kampung Tubuy  terus tanpa henti dilakukan, walaupun saat ini ada dalam  situasi dan kondisi perkembangan penyebaran Covid-19.

“Sekalipun alat berat cukup terlambat datang ke lokasi ini, namun setelah kami melakukan musyawarah akhirnya alat bisa juga membantu di sini,” ujaar Elon.

Sementara itu warga yang lainnya, Misbah  berharap jalan bisa segera normal lagi  sebab banyak hasil  pertanian, atau pun warga yang akan ke sawah atau pun ke kebun dipastikan melewati jalan yang terkena longsot tersebut.

(Wawan Kusmiran-HALLO Cjr).

Ketua IKADIN Kab. Cianjur, Ubun Burhanudin : Bantuan Harus Tepat Sasaran

HALLO CIANJUR-Cianjur.

Ketua Ikatan Advokat Indonesia (Ikadin) Kabupaten Cianjur, Ubun  Burhanudin,  menilai dengan adanya surat keputusan Bupati Cianjur  terkait perpanjangan status keadaan darurat penanganan bencana wabah penyakit virus corona  harus segera diimbangi dengan adanya bantuan  bagi masyarakat yang tepat sasaran.

Menurut Ketua Ikadin tersebut, perpanjangan masa darurat  penanganan bencana wabah penyakit virus  covid-19 oleh Pemerintah Kabupaten Cianjur harus  diimbangi dengan adanya  bantuan sembako yang menyeluruh  karena  pemerintah  harus  bertanggungjawab  pada  kelangsungan hidup warganya.

“Saat ini yang  terdampak bukan saja dikalangan bawah tetapi sudah meluas sampai kelas menengah,” ujar Ubun Burhanudin.

Ditandaskanya pula bahwa   anjuran diam di rumah dalam  rangka antisipasi menyebar covid 19 sangat  disambut baik oleh warga masyarakat,  asal pemerintah sendiri berkewajiban untuk melindungi kesehatan masyarakat  dan dibarengi kebutuhan warga tercukupi.

Dampak dari masa darurat sudah  terjadi di masyarakat yang ada di  perkotaan apalagi bagi yang ada di pedesaan, maka  bantuan dari pemerintah pusat,provinsi dan kabupaten harus cepat dan  tepat sasaran sehingga jangan  sampai para  penerima BPNT dapat juga  kebagian.

“ Dan data RT harus  akurat jangan  disalahgunakan bantuan sembako tersebut, sehingga  mana yang  layak atau tidak nya harus benar benar bisa dipertanggungjawabkan,” ujarnya.

Belajar dari pengalaman dari BPNT  dan PKH banyak masyarakat  mampu mendapatkan bantuan. Dan hal tersebut harus dijaduikan acuan untuk penyaluran yang lebih baik lagi.

“Kalau  terjadi penyelewengan Ikadin Cianjur akan melalaporkan pihak pihak yang  terindikasi menyalahi aturan dari bantuan  untuk masyarakat yang  terkena dampak covid-19 tersebut, juga  ikadin siap untuk melakukan gugatan   class action apabila pemerintah lalai dan bersikap masa bodoh atas derita masyarakat  terkena dampak covid 19,” tandas Ketua Ikatan Advokat Indonesia (Ikadin) Kabupaten Cianjur, Ubun  Burhanudin.    (Die R-HALLO Cjr).

Pelantikan Kepala Desa Di Cianjur Masih Dikaji

HALLO CIANJUR-   Cianjur.

Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Cianjur masih mengkaji rencana pelantikan 247 kepala desa hasil Pilkades serentak yang dilaksanakan  beberapa waktu lalu. Hal tersebut terkait  situasi dan kondisi perkembangan penyebaran Covid-19.

Perkemvbangan  saat ini sudah beredar kabar bahwa pelantikan akan per kecamatan, dengan diawali dari desa desa yang ada di Cianjur Selatan.  Meskipun dalam agenda awal  pelantikan diagendakan pada 8 April nanti.

“Lagi di Kaji,” ujar  Kepala  DPMD Kabupaten Cianjur, Ahmad Danial  singkat ketika dikonfirmasi Hallo Cianjur.

Dari keterangan sejumlah Kades terpilih, semula agenda pelantikan akan dilaksanakan pada 8 April. Tapi adanya situasi dan kondisi perkembangan penyebaran Covid-19, kegiatan pelantikan ditunda.  Kemudian ada yang  mengatakan, pelantikan kepala desa terpilih akan dimajukan pada akhir Maret 2020.  Tapi  terpaksa ditunda lagi.

Disebutkannya para kepala desa terpilih mengaku akan  ikut  terhadap apapun yang jadi keputusan pemerintah Kabupaten Cianjur, terutama menyangkut rencana pelantikan kepala desa hasil Pilkades serentak. Apalagi kondisinya cukup tidak memungkinkan karena terjadi pandemik Covid-19. Dan  pula adanya maklumat Kapolri.

“Ya  demi keselamatan semua ,  kami mengikuti keputusan pemerintah. Kalau memang kondisinya seperti ini,  dan memang kita mesti waspada,” Kata Kepala Desa terpilih, Asep Jalaludin Saleh.  (Wawan Kusmiran-HALLO Cjr).

Plt. Bupati Herman Suherman Dibanggakan Teman SD-nya.

HALLO CIANJUR-Cianjur.

Dari  pengakuan teman temannya waktu sekolah di Sekolah Dasar (SD), Plt. Bupati Cianjur, H. Herman Suherman dibanggakan teman seangkatannya, seperti diakui  Dian Wahyuni, S.Pd,MM yang mewakili teman sekelasnya  kepada Hallo Cianjur.Com.

Menurut Dian Wahyuni, S.Pd,MM , bahwa   H. Herman Suherman teman sekelas di SD dari kelas 1 sampai  kelas 6.  Dan selama akrab dalam satu angkatan belajar, H. Herman cukup dikenali olah teman sekelas.

“Memang sejak dulu  H. Herman Suherman  pendiam, tekun, sopan, dan sangat menghargai orang lain.” Ujar Dian Wahyuni, S.Pd,MM .

Saking akrabnya dengan teman sekelas, Disebutkan Dian hampir semua mengenali pula ke keluarganya H. Herman Suherman, Apalagi pada  saat itu keluarganya pun baik sekali kepada seluruh teman temannya tersebut.

“Kalo Kami dan teman teman se kelas main ke rumah  H. Herman, kedua orang tuanya sangat baik pada kami semua,” Kenang Dian Wahyuni.

Saking seringnya teman sekelas main ke rumah H. Herman Suherman,  sehingga sampai saat ini masih hapal beliau anak pertama dari pasangan Bp H.Pupung Rustandi dan ibu Hj Nunung. Dan kedua orang tuanya tersebut sangat baik.

“Beliau melanjutkan ke ST  , kemudian ke STM Negeri dan kuliah di ATPU Bandung. Mungkin ini mengikuti jejak ayahnya yang bekerja di PU Cianjur yang pada waktu itu sangat dekat dengan Bapak Bupati Ahmad Endang.” Ujarnya.

Disebutkannya pula Dian Wahyuni, S.Pd,MM, saat ini  alhamdulillah H. Herman Suherman setelah diangkat di PU Sukabumi bisa kembali pulang ke Cianjur dan meneruskan jejak sang ayah di PU Cianjur.   Kariernya semakin meningkat sesusi dengan kebiasaan beliau menjalankan ibadah puasa Senin Kamis dan puasa Daud juga ibadahnya sangat kental hingga beliau menjadi PLT Bupati sekarang.    (WK-DR/ HALLO Cjr).

Warga Kp.Cisaat Swadaya Bangun Sekretariat Karangtaruna

HALLO CIANJUR-Cianjur.

Warga Kp. Cisaat, RW 09 Desa Sabandar, Kecamatan Karangrtengah  Kab. Cianjur, kini sedang membangun Sekretariat Karangtaruna tingkat Rukun Warga dengan biaya secara swadaya ditambah uang kas dari Karangtgaruna RW 09.

Menurut tokoh masyarakat kampung Cisaat  RW 09, H. Eman Sulaeman yang didampingi Yayan dan Aceng bahwa kegiatan pembangunan  skretariat tersebut, murni gagasan dan ide dari warga serta anggota karangtaruna setempat. Sehingg dalam pelakasanaannya  pun  dilaksanakan secara bergotongroyong.

“Pembangunan ini murni swadaya,  dan semoga bisa selesai pembangunannya saat wabah virus corona ini sudah aman. Karena saat ini pembangunannya dihentikan sementara  waktu,” ujar H. Eman Sulaeman.

Ditambahkan tokoh masyarakat lainnya, Yayan dan Aceng bahwa  warga kampung Cisaat  RW 09, memliki semangat bergotongroyong yang tinggi, sehingga  sebelumnya yang dibangun swadaya bukan saja sekretariat Karangtaruna saja, akan tetapi sudah selesai dibangun pula rumah warga yang tidak layak huni menjadi rumah permanen dan layak huni.

“Bersyukur di Cisaat ini  warga bersatu padu dan masih memiliki semangat bergotong royong yang tinggi  dalam pelaksanaan setiap perencanaan pembangunan, seperti membangun rumah tidak layak huni pun bisa selelsai walau pun menghabiskan biaya puluhan juta,” ujar Yayan.  (WK-HALLO Cjr)

Drs. Asep Budiawan M.Pd Terus Kawal Jurnal Apresiasi Guru Agar Bisa Terbit

HALLO CIANJUR-Cianjur.

Bercerita tentang Jurnal Apresiasi Guru, yang diterbitkan PGRI Kab. Cianjur memiliki ragam cerita dan pengalaman menarik bagi para pengelolanya. Terutama saat saat menjelang proses pra cetak sampai jadi sebuah Jurnal yang bisa dibaca oleh semua guru.

Drs. Asep  Budiawan M.Pd   salah seorang Tim  Editor yang  selam ini  berjibaku untuk mempertahankan Jurnal Apresiasi Guru tetap bisa terbit. Memiliki pengalaman menarik dan sampai saat ini terus  mempertahankan jurnal.

“Dulu saat  PGRI Kabupaten Cianjur ingin memiliki jurnal sendiri sangatlah susah, malah perjuangannya pun sangat berat,” ujar  Drs. Asep  Budiawan M.Pd, salah seorang Tim editor senior ketika di hubungi Hallocianjur.Com di rumahnya.

Menurut Drs. Asep  Budiawan M.Pd , soal Jurnal Apresiasi  Guru yang dikelolanya, ada sebuah amanat yang diterimanya dari salah seorang editor yang telah almarhum,  sehingga  berat untuk di lepas,  Namun tidak kalah beratnya juga disaat pengelolaan agar tetap bisa bertahan, dan supaya  bisa terbit. Apalagi dengan kesibukannya dalam pekerjaannya  saat ini.

“Ya Jurnal saat ini ibarat mati tidak hidup pun segan,” ujarnya.

Lanjut  Asep, padahal  dengan adanya jurnal tersebut sangat terasa manfaatnya,  dimana para guru yang  ada di Kabupaten Cianjur bisa gampang menulis dan menuangkan ide serta pemikirannya dalam jurnal yang telah di miliki oleh PGRI.

Disebutkannya juga  sekalipun jumlah guru saat ini di Kabupaten  Cianjur begitu banyak, namun minat menulis dikalangan guru untuk saat ini perlu disosialisasikan dan didukung, terutama  agar  minat menulis terus menerus bisa ditingkatkan. Dan jumlah guru yang sering menulis makin banyak.

“Kita harapkan, ayolah menulis. Dan semoga muncul penulis penulis untuk di jurnal ini, dan  ini peluang  yang harus dimanfaatkan,” kata Asep Budiawan.   (Wawan Kusmiran-HALLO Cjr).

 

Kepala Sekolah Dasar Babakan Caringin I Bangun Fasilitas Bagi Murid

HALLO CIANJUR- Karangtengah

Kepala Sekolah Dasar (SD) Babakan Caringin I-Karangtengah, Dian Wahyuni, S.Pd,MM  terus membangun, dan membenahi fasilitas bagi  keperluan murid di sekolah yang dipimpinnya.

Baik untuk kepentingan peningkatan keberhasilan kegiatan belajar mengajar, pelaksanakan ekstrakurikuler di sekolah dan penunjang kesehatan anak didik. Semua hal tersebut terus menjadi program programnya.

Paling kelihatan terbaru dilaksanakan di sekolah tersebut, beberapa hari lalu SDN Babakan Caringin I, Kecamatan Karangtengah telah memindahkan sejumlah wastafel cuci tangan ke depan kelas sehingga lebih memudahkan anak anak di sekolah tersebut  sebelum masuk kelas bisa mencuci tangan terlebih dahulu.

Menurut Kepala Sekolah Dasar (SD) Babakan Caringin I-Karangtengah, Dian Wahyuni, S.Pd,MM, untuk di SDN Babakan Caringin I, pembuatan wastafel cuci tangan bukan saja akibat adanya penyebaran covid 19.  Namun hal tertsebut sudah sejak lama disediakan di SDN Babakan Caringin I. Maka, apalagi saat ini hal tersebut makin di benahi.

“Penempatan wastafel cuci tangan tersebut  saat ini lebih kami benahi, semoga dengan hal yang dilakukan seperti itu oleh sekolah anak anak bisa menjaga kesehatannya dan bisa terbiasa hidup sehat dengan mencuci tangan,” ujar Dian Wahyuni, S.Pd,MM,

Disebutkan Dian, yang menjadi fokus perhatiannya bukan saja  masalah wastafel, namun juga telah diajukan pembuatan dan pembenahan kantor sekolah, pembuatan dan pembenahan WC sekolah dan penambahan ruangan  baru. Yang kebetulan saat ini lahan untuk membuatan ruang belajar baru masih tersedia.

“Sayang untuk pembangunan ruang belajar baru, dan pembuatan serta  pembenahan kantor belum terwujud, hal itu  baru sebatas janji janji pihak Dinas Pendidikan. Namun mudah mudahan tahun tahun ini bisa terlaksana,” ujarnya.    (Wawan Kusmiran-HALLO Cjr).

Kordik Kecamatan Karangtengah, H.Ali Mustofa, Santuni Puluhan Anak Yatim

HALLO CIANJUR- Karangtengah

Kordik Kecamatan Karangtengah, H. Ali  Mustofa, telah menyantuni puluhan anak Yatim, salah satunya dengan pemberian satu dus mie instan per anak, dengan maksud anak bisa tenang belajar di rumah dengan persediaan makanan yang cukup.

Dan itu dilaksanakan setelah  pihaknya  keliling  memantau kegiatan belajar bagi para peserta didik yang  belajar di rumah. Dan pihaknya memastikan kegiatan belajar di rumah  tersebut   tetap berlangsung dengan baik.

Pemberian mie instan bagi anak yatim dan piatu di dua Sekolah Dasar, sebagai bentuk dukungan dirinya pribadi sebagai kordik agar  belajar di rumah tersebut  mampu  menghindari tertular dan menularnya covid 19 di lingkungan sekolah.

Menurut- Kordik Kecamatan Karangtengah, H. Ali  Mustofa hanya saja memang harus dipastikan adanya sinergisitas antara orang tua siswa dengan pihak guru/ wali kelas supaya siswa memang belajar di rumah dengan bimbingan orang tua. Selain  itu  dengan adanya buku penghubung dan atau hubungan/koneksitas daring antara orang tua siswa dengan pihak sekolah.

“ Maka saya sebagai kordik di Kecamatan Karangtengah  dengan lilahitaala segera melaksanakan kegiatan pemberian mie bagi anak anak didik  yang yatim dan piatu di dua SD, semoga mereka bisa belajar di rumah lebih tenang,” ujar Kordik Kecamatan Karangtengah, H. Ali  Mustofa pada Hallo Cianjur. Com.

Ditandaskannya pula, dirinya  dalam pelaksanaan  pemberian sedekah  dilaksanakannya  di Sekolah Dasar Babakan Caringin I dan SD Sukamntri I.

Selain itu, di sebutkan H. Ali, bahwa dengan doa dari anak anak  yatim yang berdoa semoga bisa  memutus mata rantai penyebaran covid 19 di Kabupaten Cianjur  dan umumnya di seluruh wilayah. Sehingga anak anak bisa kembali belajar dengan tenang.

Dengan dilaksanakannya pemberian santunan bagi anak anak yang sedang belajar di rumah, seperti yang dilakukan H. Ali Musdtofa mendapat apresiasi dari Pemkab Cianjur. Apalagi hal tersebut tidak ada perintah atau himbauan langsung untuk seperti demikian.  (Die RR-HALLO Cjr)

BAZNAS Kab. Cianjur Galang Infak, Bantu Tenaga Medis Terkena Dampak Covid-19.

HALLO CIANJUR-Cianjur.

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Cianjur, menggalang infak, dari hasil penyelenggaraan penggalangan infak tersebut, akan disalurkan  khusus membantu  masyarakat dan tenaga medis yang terpapar atau terkena dampak virus corona.

“Melalui program Cianjur Peduli #Bersama Melawan Corona, insya Allah kami akan menyalurkan bantuan untuk masyarakat dan tenaga medis yang terkena dampak Covid-19,” kata Ketua Baznas Kabupaten Cianjur H. Yosep Umar, didampingi Wakil Ketua IV Kepala Bidang SDM, Administrasi, Umum dan Humas Baznas Cianjur, H. Hilman Saukani.

Untuk itu, Yosep mengajak warga Cianjur khususnya umat Islam yang berkemampuan lebih secara ekonomi untuk menyisihkan sebagian hartanya untuk infak. “Setelah terkumpul, kami akan langsung menyalurkannya kepada mereka yang terkena dampak Covid-19,” kata Yosep.

Infak tersebut, katanya lagi, selain bisa disampaikan langsung ke kantor Baznas Kabupaten Cianjur, juga bisa melalui rekening Baznas Cianjur di Bank BJB Syariah nomor rekening 5030102000262, atau di BNI Syariah nomor rekening 7201700005, atau di Bank Mandiri Syariah nomor rekening 7006720727.

Sementara itu, ditambahkan H. Hilman  Saukani, bahwa  bagi warga yang jauh dari kantor Baznas Cianjur, infak bisa diberikan ke kantor kantor UPZ terdekat, atau layanan Baznas Kabupaten Cianjur yang telah ditentukan.

“Mudah-mudahan infak dari masyarakat yang disampaikan melalui Baznas untuk membantu warga yang terkena dampak Covid-19 ini akan sangat bermanfaat bagi mereka, dan mudah-mudahan pula Allah akan membalas kebaikan ini dengan pahala berlipat di ahirat nanti,” kata H. Hilman Saukani.

(Wawan  Kusmiran-HALLO Cjr).

Realisasi Bantuan Hand Sanitizer Dari Baznas Diterima Para DKM

HALLO CIANJUR-Cianjur Kota.

Bantuan Hand Sanitizer dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas)  Kabupaten Cianjur, ke sejumlah  mesjid  sebagai bentuk kepedulian dalam mencegah penyebaran virus corona, ternyata sangat direspon dan  diterima langsung para DKM.

Seperti, ketika penyerahan bantuan Hand Soap  untuk mesjid Almunawwar,Warujajar Rt/Rw 001/011,Kelurahan Solokpandan,  Kecamatan Cianjur. Bantuan tersebut langsung diterima dan dipakai jamaah  DKM tersebut.

Pada kegiatan simulasi Hand Soap, bantuan BAZNAS Kab Cianjur,untuk Jamaah DKM Almunawwar,Warujajar Rt/Rw 001/011,Kelurahan Solokpandan Cianjur,Ahad, tanggal 29/03/2020,pukul 07.50 WlB,disaksikan oleh Ketua Rt 001/011,  Asep Kamaludin.

“Terimakasih BAZNAS. Syukran.  Semoga kepedulian dan kepekaan  pihak Baznas ini selalu dilancarkan.  Dan kegiatan kegiatan serupa ini terus berlanjut,” kata  Ketua Rt 001/011, Asep Kamaludin.

Ketua Baznas Kabupaten Cianjur, H. Yosef Umar  yang diwakili  Wakil Ketua IV, Hilman Saukani,  menyebutkan bahwa Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Cianjur, akan segera mendistribusikan hand sanitizer kepada sekitar 5. 000 masjid yang ada di wilayah Kabupaten Cianjur.

Kegiatan tersebut sebagai bentuk kepedulian dalam mencegah penyebaran virus corona,  sehingga Baznas  Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, memproduksi sendiri hand sanitizer  yang diproduksi 10 mustahik  dan telah didistribusikan  kepada  sejumlah masjid yang ada di wilayah Kabupaten Cianjur.

“Apa yang kami lakukan merupakan bentuk kepedulian Baznas dalam pencegahan penyebaran virus corona dan kita harapkan bermanfaat,” ungkap    Wakil Ketua IV, Hilman Saukani,    ketika dihubungi  Hallo Cianjur di ruang kerjanya.

Melalui gerakkan cuci tangan ini diharapkan umat Islam yang akan masuk masjid dalam keadaan bersih. Sehingga terbebas dari penularan wabah corona.

Disamping itu, Baznas mengajak kepada masyarakat untuk menjaga kesehatan diantarnya sering mencuci tangan. Juga mentaati  imbauan  MUI dan pemerintah daerah dalam pencegahan penyebaran virus ini.   (Wawan  Kusmiran/ HALLO Cjr).

 

 

Harapan Guru dan Orang Tua Murid Di Respon Dewan Pendidikan Kab. Cianjur

HALLO CIANJUR-Cianjur.

Beberapa usulan dan harapan dari guru, orang tua murid dan pihak terkait  tentang proses belajar mengajar (PBM), baru lalu telah disampaikan  langsung ke Dewan Pendidikan Kab. Cianjur.

Seperti disampaikan Ketua Dewan Pendidikan  Kabupaten Cianjur, U. Awaludin, S. Ag, MH,  maka pihaknya  telah  merespon beberapa usulan dan harapan dari guru, orang tua murid dan pihak terkait.

“Walaupun Kab. Cianjur dikategorikan zona hijau, tapi kami telah bersikap sesuai usulan dari guru, orang tua dan pihak terkait  terhadap upaya pencegahan penyebaran Covid 19, khusus terkait  peserta didik, guru dan tenaga kependidikan di wilayah Kab. Cianjur ,” ujar Ketua Dewan Pendidikan  Kabupaten Cianjur, U. Awaludin, S. Ag, MH.

Ditandaskannya, untuk upaya prepentif terhadap penyebaran Covid 19 maka perlu dipertimbangkan untuk  melaksanakan belajar di rumah untuk para pelajar PAUD/TK/RA/ SD/MI/SMP/MTs/SMA/MA/SMK/ SLB mulai tanggal 30 Maret -13  April 2020

Kemudian,  Kepala Sekolah/guru/Tenaga kependidikan lainnya melaksanakan proses mengajar dan pengolahan penilaian kelulusan peserta didik (melalui sistem akumulasi raport dari 5 semester terakhir dan atau sesuai juknis kemendikbud RI) dan kenaikan kelas dilaksanakan di rumah dengan menggunakan media online/daring atau media lainnya sesuai juknis kemendikbud RI.

“ Pola kegiatan belajar di rumah dan pengisian nilai kelulusan dan kenaikan kelas mengacu pada Surat Dinas Pendidikan Propinsi Jawa Barat Nomor : 143/3718-Set. Disdik tanggal 27 Maret 2020 tentang penyelenggaraan pendidikan dalam rangka pencegahan penyebaran Covid 19 di Propinsi Jawa Barat,” kata U.Awaludin.

Lebih lanjut dikatakan Ketua Dewan Pendidikan  Kabupaten Cianjur, U. Awaludin, S. Ag, MH , untuk persiapan keberjalanan belajar di rumah pasca tanggal 13 April 2020 harus dipastikan bahwa Sekolah sudah mensteerilisasi lingkungan sekolah dengan penyemprotan disinsfektan di seluruh lingkungan sekolah.  Sekolah berkerjasama dengan puskesmas terdekat utk melaksanakan tes kondisi kesehatan peserta didik dan civitas pendidikan di sekolah dan  diibudayakan gerakan PHBS (Pola Hidup Bersih dan Sehat) di lingkungan sekolah dengan salah satunya melalui penyuluhan kesehatan (khususnya pencegahan penyebaran Covid 19) dan atau penyediaan sabun cuci/hand sanitizer serta sarana pendukung lainnya.

“Jika kebijakan Pemerintah Kabupaten Cianjur menyatakan bahwa proses kegiatan belajar mengajar dilaksanakan di lingkungan sekolah  nanti,  maka harus dipastikan pihak sekolah bekerjasama dengan puskesmas setempat/pihak terkait untuk memastikan bahwa lingkungan sekolah dan warga sekolah steeril/ terbebas dari Covid 19.”ujarnya    (Wawan Kusmiran/Hallo CJR)