HALLO UPDATE

PC 1007 GM FKPPI Bulat Dukung H. Herman Dalam Pilkada Cianjur

HALLO CIANJUR-Cianjur.

Pengurus Cabang 1007 Generasi Muda FKPPI  telah melaksanakan deklarasi dukungan politik terhadap pasangan H. Herman Suherman dan TB Mulyana yang akan maju dalam pemilihan Kepala Daerah Langsung.

Seperti disampaikan Ketua   PC 1007 GM FKPPI Faisal Ginting  yang didampingi  Sekretaris GM FKPPI Iwan Juansyah, bahwa  dilandasi semangat  musyawarah mupakat dan semangat kebersamaan dan jiwa korsa  telah menenrukan dukungan yerhadap H. Herman Suherman.

“Kami generasi muda FKPPI yang hadir serta seluruh anggota generasi muda FKPPI diselurih pelomsok Kab. cianjur dengan dilandasi semangat  musyawarah mupakat dan semangat kebersamaan dan jiwa korsa. Maka kami putra putri purnawirawan  dan putra putri TNI polti yang berhabung dalam generasi muda  FKPPI bersepakat,” ujar  Ketua PC 1007 GM FKPPI Faisal Ginting.

Menurut Faisal Ginting,  Generasi muda FKPPI akan bersinergi dengan pemerintah Kabupaten  Cianjur dibawah kepemimpinan Bapak H herman  selaku PLT Bupati  Cianjur.

Selain itu, lanjut Ketua PC 1007 GM FKPPI Faisal Ginting,  Generasi muda fKPPI  sebagai organisasi kemasyarakatan yang memiliki hak untuk menyalurkan aspirasi politik yang akan disalurkan pada pilkada 9 desember 2020.

“ Oleh karena itu untuk pilkada 9 desember generasi muda  FKPPI Kabupaten  Cianjur secara bulat dan utuh memilih serta akan memenangkan calon bupati Kabupaten Cianjur H. Herman  Suherman untuk terpilih menjadi bupati Kab.Cianjur periode 2020_2025,” tandasnya.

Sikap  dan pernyataan generasi.muda FKPPI  Kab. Cianjur ini akan diteruskan kepada seluruh kader / anggota  GM FKPPI  di wilayah Kab. Cianjur untuk memilih dan memenangkan H herman Suherman.

(Die RR/HALLO Cjr).

Warga Cianjur Selatan Dukung Pembangunan Sekolah Mengemudi

HALLO CIANJUR-Cianjur

Warga Cianjur  khususnya warga Cianjur Selatan  mendukung  upaya  Korlantas Mabes Polri yang  berencana membangun sekolah mengemudi di Cianjur. Dan hal tersebut  sudah ditunjang dengan tersedianya lahan seluas 10 hektar.

“Warga Cianjur  sangat mendukung, dan  lahan sudah tersedia, malah beberapa waktu lalu sudah ditinjau langsung ke lapangan,” ujar H. Toto  Iskandar. Tokoh masyarakat setempat.

Disebutkan pula  Haji Toto Iskandar, yang turut mendampingi bersama Kades Pananggapan dan Camat serta Kapolsek Cibinong,  bahwa pihaknya sangat mengapresiasi adanya rencana pembangunan sekolah mengemudi.  “Kami mengapresiasi dan mendukung adanya program kegiatan pembangunan sekolah mengemudi tersebut, semoga cepat terealisasi,” kata H Toto  saat ditanya oleh sejumlah wartawan.

Sekolah Mengemudi tersebut rencana akan dibangun  di atas lahan seluas 6,5 hektare. Setiap pemohon SIM nantinya diharuskan mempunyai sertifikat dari sekolah mengemudi. Seperti dikatakan  Kaur Standar Cegah Subdit Standar Cegah dan Tindak Ditkamsel Korlantas Polri, AKP Helmiyati Abdulah Ali,  bahwa  pembangunan sekolah mengemudi dibuat untuk menambah keahlian warga yang ditandai dengan kepemilikan sertifikat untuk mengajukan permohonan SIM.

“Hari ini kami melakukan peninjauan ke Gunung Bitung, Kecamatan Cibinong, Cianjur untuk pembangunan sekolah mengemudi,” ujar Helmiyati.

Disebutkannya pula bahwa  sesuai dengan UU No 22 tahun 2009 bahwasanya setiap yang membuat SIM harus belajar mengemudi. Selama ini belum ada lahan, dengan adanya sekolah mengemudi warga yang akan membuat SIM harus punya sertifikat R2 dan R4.

“ Di atas lahan seluas 6,5 hektare akan dibangun satu hektare untuk gedung perkantoran, lalu kelas teori atau praktik untuk mengawasi ada parkiran lalu akan dibangun lapangan seluas 5 hekatre menampung pelatihan R2 sampai truk.”  Ujarnya.

Selain itu, Satu hekatre lagi untuk tempat pelatihan, akan ada juga lahan untuk berlatih penanganan bencana alam.

Pada peninjauan ke lokasi, ikut pula Perwira yang turut mendampingi Korlantas ke Cibinong adalah Kabagren Polres Cianjur Kompol Iwan, Kasubag Hukum Iptu Agus, Kasubag Sapras Iptu Heri Januar, Paur Subbag Humas Polres Cianjur Ipda Ade Novi Dwiharyanto, dan Kaurmintulantas Ipda Usep.

(Die RR/HALLOCjr).

Pembuangan Sampah Lembah Koy Resmi Ditutup

HALLO CIANJUR- Cipanas.

Sebagai bentuk penanganan  rumah singgah sampah yang berlokasi di Lembah Koy, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kab. Cianjur dengan sigap segera  memindahkannya ke Desa Palasari. Dan Rumah singgah Cipanas  tersebut , hari ini Rabu (12/8) resmi ditutup  setelah proses cukup panjang dan alot.

‘Alhamdulillah  warga Cipanas mendukung kota Cipanas tidak ada titik tampung sampah yang ketara. Untuk saat ini telah dialihkan ke Desa Palasari,” kata  Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Cianjur, Yudi Pratidi, ST, MAP  ketika dkonfirmasi HALLO CIANJUR.Com di ruang kerjanya, Rabu (12/8).

Menurut Yudi Pratidi, Penutupan secara resmi itu dilakukan   setelah adanya bantuan kepala Desa melalui Camat Cipanas,  selanjutnya seluruh sampah Cipanas dan sekitarnya  akan ditarik oleh kendaraan  operasional desa se kecamatan Cipanas secara bergilir menuju transfer dipo palasati yang nantinya  akan kita angkut ke YPA.

“Segala operasional  kendaraan desa dan petugas tanggungjawab DLH. Dan selanjutnya rumah singgah ini akan dijadikan depot tanaman hias.”ujarnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Pemindahan lokasi rumah singgah sementara yang  tadinya di dekat Talita  Lembah Koy pindah ke Desa Palasari karena sudah tidak layak pakai, rawan longsor dan berada dilokasi bahu jalan nasional.

Menurut  Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Cianjur, Yudi Pratidi, ST, MAP,  Rumah singgah sementara itu tempat transit sampah sementara dari sampah sampah  liar dijalur protokol yang disisir oleh petugas DLH.

“Khusus  Kecamatan Cipanas yang  nantinya setelah terkumpul dipilahm kemudian  sampah organik dan non organik sisanya  yang tidak  bermanfaat nantinya  kita tarik ke TPA pasir sembung,” ujarnya.

Ditandaskan Yudi Pratidi, bahwa manfaatnya supaya sampah liar tidak  berceceran dimana mana   dan oleh pihaknya dikumpulkan setiap hari disatu titik.   (Die RR/HALLO Cjr)

 

Ketua IPSI. Yudi Pratidi : IPSI Kehilangan Tokoh Silat Aliran Cikaret.

HALLO CIANJUR- Cianjur.

Ketua Umum  Ikatan  Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupatren Cianjur, Yudi Pratidi  mengakui IPSI Cianjur  telah kehilangan Tokoh Silat yang selama ini benar benar berdedikasi tinggi terhadap perkembangan silat di Cianjur.

.Hal tersebut terungkap saat  Ketua Umum IPSI Kabupaten Cianjur, pertama kali mengetahui  H. Adang Rediana, Guru besar Paguron Maenpo Cikaret  meninggal dunia.

“Innalillahi waina ilaihi rajiun, atas wafatnya Bapak Haji Adang Rediana, Guru besar Paguron Maenpo Cikaret , semoga almarhum diterima di sisi Alloh  Subhanawataala Aamiin,” ujar Ketua Umum IPSI  H. Yudi Pratidi  ketika dihubungi Hallo Cianjur, di ruang kerjanya.

Menurut  Ketua Umum IPSI Cianjur tersebut,  bahwa pihaknya sangat kehilangan  mendengar kabar, H. Adang Rediana, Guru besar Paguron Maenpo Cikaret  meninggal dunia. Apalagi selama ini yang bersangkutan merupakan tokoh yang gigih dan bersemangat dalam mengembangkan penca silat aliran Cikaret di Kabupaten Cianjur.

Almarhum disebutkan Yudi Pratidi, bahwa  merupakan sosok tokoh  silat yang baik dan ulet dalam mengurus padepokan silat sehingga mampu berkembang  dan banyak diminati para muridnya untuk terus belajar ke beliau. “Semoga  amal  kebaikan almarhum di balas oleh Alloh SWT,” pungkas  Ketua Umum IPSI Cianjur, Yudi Pratidi.   (Die RR/HALLOCjr).

Hasil pantauan wartawan, bahwa dari  keempat organisasi buruh yang datang antara lain dari Persaudaraan Pekerja Muslim Indonesia (PPMI), Serikat Pekerja Nasional (SPN), Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) dan Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI).

.“Kami sangat berterimakasih kepada pak bupati yang begitu perhatian terhadap nasib kami, semoga pak bupati diberikan kesehatan dan kembali dapat melanjutkan kembali memimpin Cianjur ke arah yang lebih baik dan peduli terhadap buruh,” kata Ketua SPN, Deni Furkon didampingi Koordinator Perjuangan Buruh dan Honorer Cianjur, Bayu Ramadhan Apriana.   (Die RR/HALLOCjr)

Bupati Segera Kucurkan Bansos 7000 Buruh Yang Dirumahkan

HALLO CIANJUR- Cianjur.

Bupati Cianjur H. Herman Suherman (BHS) akan segera menggelontorkan bantuan untuk 7000 buruh PT. POU YUEN INDONESIA yang dirumahkan karena terdampak Covid-19.

.Hal tersebut terungkap saat sejumlah organisasi dan serikat buruh mendatangi Pendopo Pemkab Cianjur dan diterima langsung oleh BHS.

.“Pemkab Cianjur dalam waktu yang tidak lama lagi akan segera mengucurkan bantuan sosial tunai kepada para buruh yang terdampak covid-19. Mudah-mudahan ini dapat meringankan beban para buruh yang terpaksa dirumahkan oleh perusahaan tempatnya bekerja,” kata Bupati disambut haru para pimpinan serikat dan organisasi buruh yang datang.

Hasil pantauan wartawan, bahwa dari  keempat organisasi buruh yang datang antara lain dari Persaudaraan Pekerja Muslim Indonesia (PPMI), Serikat Pekerja Nasional (SPN), Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) dan Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI).

.“Kami sangat berterimakasih kepada pak bupati yang begitu perhatian terhadap nasib kami, semoga pak bupati diberikan kesehatan dan kembali dapat melanjutkan kembali memimpin Cianjur ke arah yang lebih baik dan peduli terhadap buruh,” kata Ketua SPN, Deni Furkon didampingi Koordinator Perjuangan Buruh dan Honorer Cianjur, Bayu Ramadhan Apriana.   (Die RR/HALLOCjr)

 

Kadis Pariwisata Yudi ferdiana : Diperlukan Penataan Penyelenggaraan Wisata Berbasis Kesehatan.

HALLO CIANJUR- Cipanas.

Kepala Dinas Pariwisata Kepemudaan dan Olah Raga Kab,  Cianjur,      Yudi ferdiana  menyebutkan bahwa diperlukan penataan penyelenggaraan berbagai kegiatan dengan prioritas kesehatan masyarakat.

“Dalam rangka persiapan menghadapi adaptasi kebiasaan baru mewujudkan masyarakat produktif yang bersih, sehat dan aman (clean, health and safety) terhadap Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), diperlukan penataan penyelenggaraan berbagai kegiatan dengan prioritas kesehatan masyarakat.” Ujar Kepala Dinas Pariwisata Kepemudaan dan Olah Raga Kab,  Cianjur,      Yudi ferdiana  kepada HALLO CIANJUR  belum lama ini.

Disebutkan Yudi, pelaksanaan penyelenggaraan kepariwisataan, kepemudaan dan olahraga di Kabupaten Cianjur saat ini mengacu pada Surat Edaran Bupati Cianjur Nomor 556/3535/DISPARPORA tentang pedoman penyelenggaraan kepariwisataan, pemuda dan olahraga dengan penerapan protokol kesehatan Covid-19 di Kabupaten Cianjur.

Dalam SE tersebut disebutkan, penyelenggaraan aktifitas masyarakat dan usaha pada sektor wisata, kepemudaan dan olahraga di Kabupaten Cianjur dijinkan/diperbolehkan diselenggarankan dengan mengikuti Protokol Kesehatan Bagi Masyarakat Dalam Rangka Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 yang disesuaikan dengan tingkat risiko wilayah penyebaran Covid-19 / level kewaspadaan daerah serta mengacu pada ketentuan pemberlakuan pembukaan tempat dan fasilitas umum yang ditetapkan oleh pemerintah pusat atau pemerintah Kabupaten Cianjur melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Cianjur sesuai dengan kewenangannya.

Selain itu, Pimpinan Perusahaan/Pengelola wajib membuat surat pernyataan kesanggupan melaksanakan/menyelengarakan protokol kesehatan Covid-19 pada tempat yang dikelola dan wajib dilakukan upaya mitigasi penularan Covid-19 bagi pekerja, pengunjung dan masyarakat pengguna jasa akomodasi ini dan wajib membentuk satuan gugus tugas Covid-19 internal yang bertugas untuk melakukan pengawasan ketat pelaksanaan protokol kesehatan terhadap karyawan dan pengunjung.

“Gugus tugas internal wajib melakukan koordinasi dengan gugus tugas Covid-19 Kabupaten Cianjur dan menyediakan hotline. Pimpinan Perusahaan/Pengelola juga wajib menyelenggarakan Protokol Kesehatan dalam rangka Pencegahan dan Pengendalian Covid-19.” Ujarnya.

Lebih lanjut disebutkannya pula, Disparpora berperan sebagai tim monitoring dan evaluasi penyelenggaraan kepariwisataan, kepemudaan dan olahraga bersama-sama dengan Bagian Ekomoni, Dinas Kesehatan, BPBD, Pol PP dan TNI/Polri dalam Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Cianjur di bawah koordinator Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Cianjur. (Die RR/HALLO Cjr).

 

Rumah Singgah Sampah Di Lembah Koy Dipindahkan Ke Palasari

HALLO CIANJUR- Cipanas.

Sebagai bentuk penanganan  rumah singgah sampah yang berlokasi di Lembah Koy, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kab. Cianjur dengan sigap segera  memindahkannya ke Desa Palasari.

“ Pemindahan lokasi rumah singgah sementara yang  tadinya di dekat Talita  Lembah Koy pindah ke Desa Palasari karena sudah tidak layak pakai, rawan longsor dan berada dilokasi bahu jalan nasional,” kata  Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Cianjur, Yudi Pratidi, ST, MAP  ketika dihubungi HALLO CIANJUR.Com di ruang kerjanya.

Menurut  Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Cianjur, Yudi Pratidi, ST, MAP,  Rumah singgah sementara itu tempat transit sampah sementara dari sampah sampah  liar dijalur protokol yang disisir oleh petugas DLH.

“Khusus  Kecamatan Cipanas yang  nantinya setelah terkumpul dipilahm kemudian  sampah organik dan non organik sisanya  yang tidak  bermanfaat nantinya  kita tarik ke TPA pasir sembung,” ujarnya.

Ditandaskan Yudi Pratidi, bahwa manfaatnya supaya sampah liar tidak  berceceran dimana mana   dan oleh pihaknya dikumpulkan setiap hari disatu titik.   (Die RR/HALLO Cjr)

 

Pembuat Dokumen Kependudukan Di Cianjur Makin Dimanjakan. Kadis Jamin 10 Hari Bisa Kelar.

HALLO CIANJUR-Karangtengah.

Pembuatan  dokumen kependudukan Warga Cianjur yang daftar online paling Lambat 10 hari sampia ke rumah, Dikirim Via Kantor Pos. Pelayanan administrasi kependudukan di Kabupaten Cianjur tersebut sekarang semakin memanjakan masyarakat.

Program tersebut  telah  terlaksana dengan pelepasan petugas Kantor Pos yang mengirimkan dokumen hasil pelayanan online adminduk di Kantor PT Pos Indonesia Cabang Cianjur secara langsung oleh  Plt Bupati Cianjur, Herman Suherman.

Pelayanan administrasi kependudukan di Kabupaten Cianjur sekarang semakin memanjakan masyarakat, selain daftar secara online nanti dokumen kependudukan yang telah selesai akan dihantarkan oleh Petugas PT Pos Indonesia langsung ke rumah.

” Terkait Pandemi Covid-19, aktifitas kantor dibatasi tidak boleh berkerumun. Ini solusinya, setiap yang membuat KTP, akta kelahiran dan sebagainya sekarang online dan pengirimannya kami bekerjasama dengan kantor pos,” kata Plt Bupati Cianjur, Herman Suherman.

Disebutkannya pula masyarakat Cianjur diam di rumah saja, KTP sampai ke rumahnya masing-masing. Ini dalam rangka meningkatkan pelayanan ke masyarakat Cianjur. Sekarang lihat tidak ada berkerumum (Kantor Disdukcapil), tidak ada calo, bisa di rumah online, nanti dikirim.

Sementara itu Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Cianjur, Munajat menjelaskan layanan pengiriman dokumen hasil pelayanan online adminduk sebagai bentuk perhatian sekaligus membahagiakan masyarakat. Yakni memudahkan pelayanan secara digitalisasi (online).

“Jadi memang biaya kita ambil dari DAK Non-fisik langsung pemerintah. Tadinya kita minta COD, namun Pak Plt Bupati keberatan karena dampak Pandemi beliau menyarankan kalau bisa dari anggaran pemerintah. Kalau dari APBD menunggu perubahan, ternyata DAK kita konsultasi ke Dirjen diperbolehkan karena Covid-19. Tahun depan kita upayakan melalui APBD,” ujarnya.

Bagi masyarakat yang ingin mengurus adminduk secara online caranya cukup mudah, tinggal mengakses website simpelaku.cianjurkab.go.id dan bisa langsung mengisi data untuk membuat Kartu Keluarga, KTP Elekronik, Kartu Indentitas Anak, Surat Pindah, SKTT WNA, Akta Kelahiran, Akta Kematian, Akta Perkawinan dan lainnya. (Die RR/HALLOCjr).

Kasi Kir Dishub: Yogi, Pemkab Hapus Retribusi dan Denda Angkot Sampai Desember

HALLO CIANJUR-Cianjur.

Setelah  dilaksanakannya penghapusan tarif retribusi terhadap angkutan umum perkotaan dan pedesaan, serta  angkutan umum ke Cianjur  Selatan,  disaat pandemi covid 19 sampai bulan Desember 2020, disambut lega para pemilik kendaraan.

“Terimakasih Pak Bupati, khusus kepada Pemkab Cianjur yang telah menghapus retribusi kendaraan umum berpenumpang  dan denda sampai Desember 2020,” ujar Asep, salah seorang pemilik kendaraan umum pedesaan saat ditemui Hallo Cianjur di kantor Dinas Perhubungan Kab. Cianjur.

Menurut Asep,  kondisi  terjadinya wabah covid 19 cukup berdampak sekali pada keberlangsungan usaha kendaraan umum berpenumpang di perkotaan atau pun di pedesaan dengan terasanya penurunan pendapatan. “Seperti angkot jurusan  Ciranjang – Cianjur saat ini pendapatan sangat menurun sekali, mungkin jurusan lainnya pun tidaklah  jauh beda” ujarnya.

Sementara ketika dikonfirmasi, Kasi Kir Dinas Perhubungan Kab. Cianjur, Yogi  membenarkan Pemkab Cianjur telah menghapus retribusi kendaraan umum berpenumpang  perkotaan, pedesaan atau ke Cianjur selatan mulai 22 Maret lalu hingga bulan Desember 2020 yang akan datang.

“Pada intinya  Dinas Perhubungan khususnya UPTD terkait adanya pandemi Covid 19 melakukan penghapusan retribusi, terutama kendaraan umum seperti kendaraan angkot angdes serta angkutan ke Cianjur Selatan,” ujar Yogi.

Menurut Kasi KIR tersebut, bahwa penghapusan retribusi dan denda  mengacu  kepada Perbup nomor 33 tahun 2020.  (Di RR/HALLOCjr).

 

Dudung Muchtarum Pelukis Sereba Bisa.

HALLO CIANJUR-Cilaku.

Usia  tidaklah menjadi halangan untuk berkarya, Seniman Lukis Dudung  Muchtarum  makin matang dan berpengalaman.  Apalagi dalam membuat  karya karya lukisnya, terbilang serba bisa.

Dudung Muchtarum yang lahir pada tahun  1947,  merupakan pula Ketua RW,05  di Desa Rancagoong,  sehingga selain cukup dikenal sebagai seorang seniman lukis juga cukup di kenal sebagai seorang ketua RW.

“Untuk melukis kami tidak pernah terganggu dengan kesibukan dalam melayani warga sebagai Ketua RW, justru jadi pelukis ya jadi ketua RW. Kedua  duanya dijalani dengan ikhlas,” ujarnya.

Jadi pelukis diatasi kampas  bagi  Dudung Muchtarum  dihargai mulai dari  harga seratus ribu sampai jutaan rupiah.  Dengan beragam lukisan yang cukup indah. Tapi perjalanan tersebut terbilang cukup panjang.

“Setiap hari tidak ada kegiatan disampimg  jadi ketua Rukun Warga (RW), bahkan suka  duka buat lukisan dari mulai photo pemandangan pengantin dan lainya,” Kara Dudung.

Malah sebelumnya diakui Dudung  bahwa sudah 32 tahun dirinya bekerja,  diperkebunan cengkeh yang beralamat di  Bogor  dengan seluas 20  hektar. Disana sebagi  bagian Admistatur.   (Iskandar/HALLOCjr).

 

Baksos Santunan Bantu 50 Yatim Piatu Di Bayubud

HALLO CIANJUR-Cilaku.

Warga  yatim dan jompo yang ada di kampung Bayubud RT,01/01 Desa Rancagoong Kecamatan  Cilaku,  sangat bersyukur setelah menerima bantuan santunan berupa paket sembako dari konsultan di bidang pembangunan desa yang ada di Kab. Cianjur.

“Kami berterimakasih kepada para donatur yang telah memberikan bantuan untuk para jompo  dan yatim yang ada di kampung Bayubud,” kata  Umi warga jompo kepada wartawan HALLO CIANJUR.Com.

Menurut panitia pelaksana santunan bagi yatim dan jompo tersebut,  Dudi  menyebutkan  kini  ada 26 orang petugas di bidang pembangunan pedesaan se Kab,Cianjur, sehingga kegiatan baksos santunan tidak terlepas dari upaya para petugas  tersebut.

“Memang benar dan alhamdulillah Petugas bidang Infrastuktur telah melaksanakan santuni yatim piatu dan jompo, dan kegiatan  tersebut berjalan dengan lancar.” Ujar Dudi.

Lanjutnya, petugas infrastruktur menggeler baksos santunan yatim piatu di  Kp, Bayubud RT,01/01 Desa Rancagoong  Kecamatan Cilaku  sebagai wujud kepedulian sosial terhadap warga di Bayubud khususnya yatim dan jompo.

Kegiatan tersebut pun diisi dengan penyampaian  tausiyah oleh Ustadz H,Dodo Jakaria mengenai manpatnya menyantuni yatim dan Jompo sangatlah besar paedahnya, ucap ustad Dodo,  masyarakat kp, Bayubud menyambut gembira adanya bantuan dari konsultan di bidang pembangunan desa seperti demikian.  “Semoga menjadikan amal yang baik bagi semua,” ujarnya.   (Iskandar/HALLOCjr).

Panen Padi di Cianjur Selatan: Kualitas Bagus Kuantitas Menurun karena Tikus

HALLO CIANJUR-Leles

Sejumlah petani di Desa Sindangsari Kecamatan Leles, Kab. Cianjur mulai melaksanakan panen padi meski ditengah efek wabah corona (Covid-19). Panen padi kedua (morekat, red) tahun 2020 seperti wilayah Leles memang tidak serentak, sebab bibit yang digunakan (ditanam) dalam hamparan sawah berbeda-beda. Ada bibit bagenit, impari, genep opat, pare lampung, si garut, ciherang jumbo, dan lainnya.

Beberapa petani kampung Cikananga Desa Sindangsari yang berhasil ditanya, yakni Apih Hadi (60), Aki Nurdin (64), dan Wa Mahfud (61). Mereka telah panen gabah menjelang akhir Juli 2020. Menurut mereka, kualitas padi saat ini lebih bagus dari panen awal, tapi jumlahnya menurun karena diserang hama tikus.

“Pare mah sae, beuneur, mung hasilna jadi kurang. Mun lahan sapatok meunang sa-kintal sa-tengah, wah jago. Soalna, panan nu kadua geus diganggu beurit (tikus),” kata Apih Hadi.

Aki Nurdin pun mengatakan hal yang sama. Ia mengaku baru menghasilkan setengah ton dari sejumlah tempat (sawah), di Padangsari dan di Jambe, karena belum semua panen. Menurut Aki, jika dibandingkan sebelumnya maka produksinya menurun.

“Alhamdulillah, nu penting Aki tiasa panen, sanaos ku hama,” ucapnya.

Sementara Wa Mahfud melakukan pemanenan padi dengan cara taridisional, menggunakan arit, melibatkan keluarga dan tetangga/buruh yang turun ke sawah.  “Abdi bangga ka tatanga anu ngiring turun ka sawah, panen pare sesa hama,” ucapnya.

Jadi, demi menjamin pemenuhan ketersediaan stok pangan dan hasil panen, para buruh potong padi bersama pemilik sawah tetap semangat kerja meski diterpa efek wabah Covid-19.

Pantauan di sawah Cikananga, para petani dan buruh agak kesulitan menjalankan instruksi pemerimtah untuk keluar rumah, karena mereka harus tetap mencari nafkah demi memenuhi kebutuhan keluarganya.

Namun mereka tetap mengikuti langkah-langkah dan anjuran tetap hidup sehat dan menjaga jarak fisik. (Sar)

PCNU Kab.Cianjur Gelar Acara Silaturakhmi

HALLO CIANJUR-Cianjur.

Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Cianjur dengan para pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) se-wilayah Cianjur Selatan, melaksanakan kegiatan Silaturahmi dan Koordinasi  bertempat di gedung aula pertemuan H. Dadang Jenggi Tanggeung.

Pada  kegiatan  tersebut  hadir  Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Cianjur, KH. M Choirul Anam MZD, Anggota DPR/MPR R.I. Fraksi Golkar Budhy Setiawan, serta ketua relawan BHS-M atau pengusaha sukses Cianjur selatan H. Dadang Jenggi

Kepada wartawan,  KH. M Choirul Anam MZD mengatakan  telah  dibahas tentang langkah konsolidasi organisasi kepengurusan di tingkat kecamatan dan ranting untuk menyampaikan program dan tindaklanjut dari penandatanganan kerjasama dengan Bank Mandiri.

“Kami sampaikan kepada warga untuk melakukan persiapan terkait program dan bantuan yang akan segera digulirkan,   termasuk  adanya penyeragaman mulai dilakukan dengan penyerahan, pemasangan plangnisasi sekretariat Nahdlatul Ulama tingkat kecamatan se-wilayah Cianjur selatan.” Ujar KH. M Choirul Anam MZD.

Selain tentang program, juga KH. M Choirul Anam MZD menyinggung  bagi   yang sudah ijab kabul tapi belum mempunyai surat nikah untuk mengikuti Isbat nikah. Dijanjikannya, pihaknya akan memfasilitasi warga untuk melaksanakan Isbat nikah di Kecamatan Sindangbarang untuk 200 pasangan.

“Surat nikah akan berguna untuk membuat kartu keluarga dan KTP-elektronik. Jika sudah mempunyai kartu keluarga dan KTP-elektronik warga bisa melakukan usulan bantuan atau warga bisa mudah dalam memperoleh bantuan pemerintah dan mendapat hak lainnya seperti di bidang kesehatan.” Ujarnya.   (Die RR/ HALLOCjr).

 

Polsek Agrabinta Amankan Terduga Pemerkosa

Laporan  Wartawan HalloCianjur: Sar  Dari Agrabinta

Kebijakan dalam bidang pariwisata di pantai Cianjur selatan seharusnya mengedepankan keamanan dan ketertiban. Selain itu, penjual minuman keras dan pil memabukkan di dekat pantai harus dicegahi karena bisa menjadi biang penyakit masyarakat. Oleh sebab itu, jika obyek wisata Cianjur selatan ingin ramai dari pengunjung, kondusif, dan aman harus bebas dari jualan minuman keras maupun pil teler.

Apalagi bentangan pantai selatan Cianjur yang merupakan sebagai tujuan wisata harus tertumpu pada keamanan dan ketertiban.

Terkait pantai dan kejadian yang memalukan, kini terjadi di Cianjur selatan. Pasalnya, sejumlah oknum remaja Agrabinta Cianjur selatan diamankan polisi setelah membawa seorang gadis (Bunga) 15 tahun ke pantai selatan. Di lokasi, para remaja diduga berbuat tak senonoh setelah meminum minuman beralkohol dan pil.

Para oknum remaja ini sudah diamankan Polisi Agrabinta karena diduga telah merusak masa depan Bunga. Para remaja nekad membawa Bunga, disebabkan terbawa arus pergaulan bebas dan pengaruh meminum minuman keras serta pil haram.

Menurut Polisi, semua pelaku ada delapan orang. Tujuh dari delapan pelaku berhasil diamankan Unit Reskrim Polsek Agrabinta. Sementara, satu orang lagi kabur alias masih buron.

Kasus ini sudah diteruskan ke Polres Cianjur. Para terduga pemerkosaan telah dilaporkan pihak keluarga Bunga. Dengan demikian, mereka telah mencoreng moreng nama daerah maupun keluarganya.

Usia tujuh orang terduga pelaku, kata Kapolsek Agrabinta, rata-rata di bawah umur dan hanya satu orang yang usinya sudah dewasa. Bunga, korban pemerkosaan kini mengalami trauma. Untuk lebih jelasnya berikut keterangan Kapolsek Agrabinta, AKP Ipid Saputra!

Jumat pagi, warga Cianjur selatan dikejutkan dengan kabar tak sedap dan malu. Pasalnya, oknum remaja/pemuda Agrabinta tega memperkosa gadis desa dengan cara dicekok minuman keras.

Warga Cisel ikut prihatin atas kabar tersebut lantaran korban mengalami trauma. Masa depan Bunga pun suram setelah peritiwa di kawasan pantai. Korban Bunga sempat menjalani perawatan intensif di Puskesmas Agrabinta.

Kronologis peristiwa:

Peristiwa ini kata polisi, sebenarnya terjadi pada 15 Juli 2020 sore hari saat korban diajak salah seorang tersangka menghabiskan waktu di pinggir pantai selatan.

Tanpa curiga, korban mengiyakan dan pergi menggunakan sepeda motor. Di lokasi pantai, korban dikenalkan kepada beberapa orang remaja yang tengah mabuk minuman. Namun, dia mendapat ancaman dan dipaksa untuk ikut meneguk minuman beralkohol itu, sehingga pelecehan pun terjadi saat korban tidak dalam kondisi sadar.

Keesokan harinya, korban yang tak sadarkan diri ditemukan warga sekitar, lalu dibawa ke rumahnya. Karena korban kesakitan dan pusing lagi muntah darah. Pihak keluarga langsung membawa Bunga ke puskesmas terdekat.

Bunga mulai sadar dan bercerita kepada keluarganya tentang apa yang dialaminya. Akhirnya, pihak orang tua memutuskan untuk melaporkan kasus ini kepada kepolisian (Polsek Agrabinta).

Kapolsek Agrabinta Ipid Saputra menjelaskan, tujuh remaja itu telah diamankan karena sudah membawa gadis yang masih di bawah umur tanpa sepengetahuan orang tuanya dan diduga melakukan pelecehan seksual.

Kepada wartawan, Ipid mengungkapkan, petugas berusaha mendatangi rumah salah satu pelaku, lalu dikembangkan. Dari hasil pemeriksaan pada hari Rabu 15 Juli, pukul 18.00 WIB, korban dijemput oleh temannya SP dengan menggunakan sepeda motor dan setelah bertemu dengan temannya kemudian si korban dibawa ke warung dan dikasih minuman keras.

Petugas mengejar para pelaku dan berhasil diamankan. Kini, tujuh remaja harus berhadapan dengan hukum.  “Setelah ada informasi dimana pelaku, kemudian anggota langsung mendatangi rumah salah satu pelaku. Kemudian dikembangan dan mengamankan pelaku lainnya,” ungkap Kapolsek Agrabinta saat dikonfirmasi, Kamis (23/7/2020).

Kapolsek Agrabinta menyebutkan inisial para pelaku. DD, SP, ABD, DN, KP, YD, dan RN. Menurut Kapolsek, ada satu orang yang masih dicari, WD.  Polisi Agrabinta berjanji akan terus mengembangkan kasus ini, meski penanganannya telah dilimpahkan ke Polres Cianjur. “Penanganan kasus ini sudah dilimpahkan ke Polres Cianjur,” terang Ipid.

Jelasnya bahwa korban (Bunga) tega ditiinggalkan para pelaku di daerah Kampung Simpang Jambe, Desa Sukapura Kecamatan Cidaun, Kabupaten Cianjur.  Menurut keterangan keluarga, anaknya diantarkan warga dalam keadaan tak sadarkan diri dan muntah. Dari situlah kasus ini kebuka, sehingga korban dirawat di Puskesmas Agrabinta dan dilaporkan ke Polsek Agrabinta. Kasus ini sudah ditangani Unit PPA Polres Cianjur. Termasuk tujuh terduga pemerkosaan sudah ditahan di Polres Cianjur. (sar)

Dinas Lingkungan Hidup Terus Tangani Pembuangan Sampah Liar

HALLO CIANJUR- Cianjur.

Munculnya beberapa lokasi tempat pembuangan sampah liar di sejumlah kecamatan, khusunya pinggir pinggir jalan raya. Saat ini satu persatu terus ditangani Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Cianjur.

Hal tersebut diuangkapkan Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan  Kabupaten Cianjur,  Yudi Pratidi. ST, MM  ketika dikonfirmasi  soal penanganan pembuangan sampah liar yang membuang bukan  di tempat pembuangan sampah sementara yang telah ditentukan, atau di bak bak sampah yang telah disediakan.

Dijelaskan Kadis LHK, dalam upaya penanganan sampah yang  liar dan tidak  tepat waktu dalam membuangnya,  menjadi hal serius didalam penanganannya. Sehingga dilakukan penutupan  dan sosialisasi.

“Karena itu bukan TPST jadi kita tutup sebagian supaya tidak  berserakan, kita kerucutkan di tempat yg ada baknya dan kita sosialisasikan masalah waktu buang sampah supaya teratur,. hingga tidak  ada penumpukan sampah yang  akan menimbulkan komplain pada masyarakat  yang  dekat di tempat itu,” ujar   Yudi Pratidi. ST, MM.

Sementara itu ketika ditanya waktu pembuangan sampah disebutkannya dari Jam  8,30  sampai dengan jam 10,30, kemudian dilanjut setelah  Dzuhur.

“ Alhamdulillah adanya kerjasama terpadu antara pihak Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Forkopimcam, Desa dan Warga sekitar tempat pembuangan sampah ilegal,   Saat ini tidak ada yang membuang sampah ke tenpat tersebut, semoga hal itu bisa terus berlanjut,” ujarnya.

(Die RR/HALLOCjr)