HALLO UPDATE

Baznas Kabupaten Cianjur Berikan Bantuan Kepada 47 Penerima Manfaat

HALLO CIANJUR-Cianjur.

Baznas Kabupaten Cianjur pada tanggal 26 Oktober 2002 melaksanakan Penyerahan Bantuan  kepada  47 penerima manfaat,  dan kegiatan tersebut diberikan langsung di Pendopo yang dihadiri langsung oleh PJS Bupati Cianjur H. Dudi Sudradjat Abdurachim.

Menurut Ketua Baznas Kab. Cianjur, H. Yosep Umar  yang didampingi Bidang Humas Baznas  Kab. Cianjurm H, Hilman  Saukani  bahwa dalam kegiatan tersebut, diserahkan berupa  Program Cianjur Cerdas sebanyak 42 penerima manfaat, Cianjur Makmur Modal Usaha (CMMU)  1 penerima manfaat, Cianjur Sehat 2 fasilitas kesehatan (kursi roda), santunan Asatidz 2 penerima  manfaat.

“Alhamdulillah semua bantuan diserahkan langsung oleh PJS Bupati Cianjur Bapak Dudi Sudradjat Abdurachim.” Ujar H.Hilman Saukani.

Ditandaskannya pula, dalam kegiatan penyaluran semua program tersebut berjumlah total sebesar Rp. 26.900.000.

“Terima Kasih kepada Para Aghniya dan Muzaki yang telah menyalurkan Zakat, infaq dan sedekah melalui BAZNAS Kabupaten Cianjur.  Semoga Allah SWT membalas atas harta yang telah dikeluarkan, aamiin. “ ujarnya.

Selain itu, pihak Baznas mengajak pula warga Cianjur untuk  bersama BAZNAS Kabupaten Cianjur agar  membantu mereka yang membutuhkan untuk kebaikan yang lebih luas melalui Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Cianjur.

Juga disampaikan H. Hilman,  pada saat itu juga diberikan secara simbolis penanaman 10.000 bibit pohon sereh wangi untuk ditanam di atas lahan tanah 1 HA  di Kp. Cadasmalang Desa Campakawarna Kecamatan Campakamulya untuk mendukung pabrik minyak sereh wangi dalam  program Zakat Community Development yang telah dicanangkan Baznas Kab.Cianjur sebelumnya.

(Kusmiran).

The Power of Emak-Emak Ajak H. Herman Suherman Selfie

HALLO CIANJUR, Cianjur

Calon Bupati Cianjur, Herman Suherman, melakukan kampanye keliling mengunjungi beberapa kampung di kecamatan Haurwangi , Rabu (21/9/2020).

Kehadiranya di kecamatan Haurwangi mendapat sambutan positif dari masyarakat Haurwangi terutama pendukung pasangan Herman Suherman – TB. Mulyana Syahrudin.

Agenda pertama yang dihadiri oleh Herman Suherman adalah silaturahmi dengan tokoh desa Kertamukti pengusaha kerupuk kulit. Kedatangan Herman Suherman itu disambut meriah oleh para pendukungnya tak terkecuali adalah emak-emak.

Bahkan nyaris sepanjang kegiatan, Herman Suherman selalu diajak berselfie ria oleh emak-emak yang memang sengaja datang memberikan dukungan kapada pasangan BHS-M Nomor 3 itu. Tak lupa mereka juga meneriakkan yel-yel dukungan untuk Herman Suherman.

“BHS-M Manjur, BHS-M Manjur, BHS-M Nomor 3 menang,” teriak para pendukungnya.

Pada kesempatan yang sama, Herman Suherman juga menambahkan bahwa dirinya mengajak kepada seluruh masyarakat Cianjur untuk bisa melakukan kampanye dengan sejuk dan damai Ia juga meminta kepada semua pendukungnya untuk tidak mudah terpecah belah dengan isu dan hoax yang belum tentu benar.

Selain agenda tersebut, masih di Kecamatan Haurwangi Herman Suherman juga menghadiri beberapa agenda lain yakni silitaruhmi dengan tokoh masyarakat desa Kertasari, lalu dilanjutkan dengan tokoh desa Mekarwangi pengrajin textil dan fiber dan dilanjutkan dengan menghadiri acara di desa Ramasari dengan para seniman Kuda Lumping.

Hampir disetiap tempat dan acara, calon Bupati Herman Suherman atau akrab disapa BHS-M selallu diserbu the power of emak-emak yang minta foto selfie. Pak Herman  dengan karakter atau perilaku yang ramah dan karismatik ini nampak selalu tersenyum dan tanpa canggung mempersilahkan saat diminta foto selfie bareng emak-emak.

Walaupun demikian pak Herman tak lupa sampaikan pesan dan berharap emak-emak tetap semangat bekerja keras untuk menuju kemenangan.   “Kita harus bekerja dan bersungguh sungguh untuk menuju kemenangan,” ujarnya saat berikan sambutan di salah satu rumah tokoh masyarakat pengrajin textil di desa Mekarwangi.   (*)

Petani di Kecamatan Tanggeung Kesulitan Pupuk

HALLO CIANJUR-Tanggeung

Para petani di Kecamatan Tanggeung, Kab.Cianjur saat ini kesulitan untuk membeli pupuk bersubsidi. Hal tersebut terjadi karena yang memiliki  kartu tani di Tanggeung sangat sedikit. Padahal mereka petani yang benar benar membutuhkan pupuk.

Seperti halnya terjadi di Desa Sukajaya, Kecamatan  Tanggung kini petani mengeluh  akibat pembelian pupuk yang diperlukan  petani untuk waktu tanam sangat susah . Disamping harus punya kartu Tani  juga kuota pupuk di pedagang terbatas.

“Malah yang  punya kartu hanya 11 persen  dalam satu kecamatan Tanggung ini, sedangkan yg 89 persen yg sangat membutuhkan tidak mempunyai kartu Tani,” kata Haji Parhan, Tokoh masyarakat di Desa Sukajaya.

Disebutkan pula Tokoh Masyarakat tersebut bahwa  membenarkan kebanyakan masyarakat yang punya sawah, namun bisa membeli pupuk terbatas. Satu petak  sampai 5 petak  dulu bisa memebli mpupuk utuh sesuai keperluan. Tapi saat ini yang sangat parah petani tidak bisa apa apa dan  harus kemana warga petani meminta solusi.

“Yang  sudah sudah  pemerintah tidak memperhatikan kebutuhan petani kecil , dan khawatir tahun 2021 banyak petani /buruh tani bisa  penghasilan menurun akibat tumbuh tanaman  padi tidak maksimal.  “Penghasilan pun akan menurun 60 persen,”  ungkap Haji Parhan.

Lanjutnya pula,   tolong kepada pemerintah untuk memperhatikan kehidupan masyarakat pedesaan sangat ini menunggu pemerintah yang adil yang mau mendengar kebutuhan masyarakatnya.  (Iskandar/HALLOCjr).

Bawaslu Cianjur Tegas Tindak Lanjuti Dugaan Money Politik di Agrabinta.

HALLO Cianjur – Agrabinta.

Bawaslu Kabupaten Cianjur makin menunjukan sikap tegas dalam menyikapi dugaan dugaan pelanggaran. Seperti   baru ini  telah  melanjutkan temuan dugaan pelanggaran Money Politik Pilkada 2020 di Kecamatan Agrabinta ke tahap penyidikan.

Dugaan pelanggaran  tersebut , dilakukan oleh tim kampanye tingkat kecamatan untuk salah satu paslon yang ikut dalam Pilkada di Kabupaten Cianjur.

Seperti disebutkan Komisioner Bawaslu Kabupaten Cianjur, Tatang Sumarna kepada wartawan dugaan pelanggaran ini merupakan tindak pidana pemilihan pertama yang ditangani pihaknya.

“Kejadiannya tanggal 7 Oktober 2020 di Kecamatan Agrabinta tepatnya di desa Mekarsari,” tuturnya kepada wartawan Cianjur Today, Senin (19/10/2020).

Seperti ditulis Cianjur Today, Ia pun mengungkapkan, dugaan pelanggaran money politik dalam Pilkada Cianjur 2020 ini dilakukan oleh Ketua PAC Partai Gerindra Kecamatan Agrabinta berinisial SS (30).

“Temuan (dilakukan oleh) panwascam, barang bukti yang diperoleh adalah beras an banner salah satu pasangan calon,” katanya.   (DieRR/HALLOCjr).

Masalah Sampah B3 Di Pacet Langsung Ditindak Lanjuti

HALLO  CIANJUR- Pacet.

Ditemukannya sampah B3  medis yang dibuang sembarangan  ke tempat pembuangan sampah liar dekat wisma kompas-Kecamatan Pacet, kini sudah mendapat respon dari pihak pihak terkait, malah sudah ditindaklanjuti.

“Menindaklanjuti hasil temuan limbah medis di Pacet tempo hari , dinas lingkungan hidup mengundang dinas kesehatan, RSUD Cianjur, RSUD Cimacan, RSUD pagelaran,  RSDH dan pihak kepolisian,” kata  Kabid PSL Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kab. Cianjur, N Neneng Rostiantie SH MH.

Disebutkan juga N. Neneng Rostiantie, juga  Bareskrim mewakili pihak kepolisian hadir untuk membahas bersama pihak pihak terkait tentang  regulasi, antisipasi dan solusi supaya terbentuk tim dalam pengawasan pembuangan dan tempat penyimpanan sementara yang nantinya akan dipihak ketigakan untuk pengangkutan dan pemusnahannya.

Sementara itu beberapa waktu lalu warga geger dengan ditemukannya sampah B3  medis yang dibuang sembarangan  ke tempat pembuangan sampah liar dekat wisma kompas. Dengan kejadian tersebut,  banyak pihak meminta agar polisi segera mengusut tuntas pembuang sampah  medis itu.

“Kalau melihat banyaknya sampah medis  yang ditemukan ini bukan sampah dari peroarangan, mungkin ini sampah medis dari salah satu lembaga. Makanya harus diusut tuntas karena membahayakan,” ujar Dasep, warga  setempat.

Sementara itu, dari keterangan yang berhasil  dihimpun, menyebutkan ditemukannya limbah medis yang dibuang sembarangan tersebut,  pada hari Sabtu tanggal 3 Oktober 2020 oleh petugas kebersihan Cipanas  yang saat itu akan mengangkut sampah  liar dekat  Wisma Kompas- Pacet.

Sedangkan sampah medis tersebut, langsung ditemukan petugas kebersihan, Dede ikhsan yang saat itu selagi mau mengangkut sampah liar tepatnya di dekat wisma kompas pacet. Dan begitu kaget ketika  menemukan botol botol  bekas obat dan lain lain  yang masuk katagori limbah B3 medis , pada saat itu juga Dede Ikhsan langsung melaporkan ke kasi penarikan sampah dan langsung  mengindformasikan  ke pihak kepolisian polres Cianjur,  untuk segera ditindak lanjuti karena limbah medis sangat membahayakan yang akan menyebarkan penyakit, sesuai dgn UU nomor 32 tahun 2009.  Dan akhirnya kini  disepakati  akan dilakukan upaya tindakan bersama sama didalam penanganannya.

(Die RR/HALLOCjr)

Pengurus Tanah Wakaf R.Siti Bodedar Kecewa, Pelaksana Proyek Kotaku Tidak Minta Izin

HALLO CIANJUR-Cianjur.

Sejumlah ulama yang  saat ini menjadi pengurus tanah wakaf R.Siti Bodedar di Kelurahan Muka, Kecamatan Cianjur  berang, soalnya tanah wakaf yang ada di seberang jalan Arif  Rahman Hakim tersebut dijadikan lokasi proyek kotaku dengan tidak ada izin dari pihak nadir.

Padahal  pihak Kelurahan Muka  maupun dari pihak Kecamatan Cianjur, sampai berita ini ditulis belum meminta izin dari pihak Mesjid Agung. Sementara lokasi tanah wakaf tersebut sudah dijadikan salah satu bagian lokasi yang dipakai pelaksanaan proyek kotakku untuk di Kab. Cianjur sekalipun izin belum ada.

“Itu mah gasab,  tanah wakaf tidak bisa sembarangan diambil atau dipakai, dan itu ada nadirnya, peruntukannya bukan untuk itu,” ujar salah seorang pengurus mesjid Agung Cianjur yang enggan disebut namanya  ketika dikonfirmasi HALLO CIANJUR.Com, Senin (5/10).

Pihak Mesjid Agung meminta, agar  pihak pihak terkait dalam pengerjaan  proyek di atas lahan  wakaf  tersebut segera dihentikan sampai izin izin nya ada. Atau ada kesepakatan soal kegiatan diatas lahan wakaf tersebut.

Sementara Lurah Muka,  Sopyan Saori, SIP  ketika dikonfirmasi membenarkan di lahan wakaf R.Siti Bodedar tersebut ada pekerjaan program pembuatan jalan paving block  dan pembuatan drainase dalam program kotaku atas permintaan warga di RW 17.

“Itu memang kehilapan kami,  tadinya  kita pikir  yang memilikinya lembaga yayasan mesjid agung, saya tidak menyalahkan siapa pun dengan adanya ini, Kami kami lah yang Pede, dengan musyawarah, usulan dari warga warga,  dan  saking polosnya membangun jalan dengan paving block serta membuat drainase di tanah wakaf tersebut tidak akan apa apa, ini kehilapan,” ujar Lurah Muka, Sopyan Saori.

Tetapi pihaknya berjanji akan segera menyelesaikan masalah tersebut, meskipun apa pun nanti keputusannya.   (Die RR/HALLOCjr).

Usut Tuntas Pembuang Sampah B3 Medis Sembarangan Di Pacet.

HALLO CIANJUR- Cipanas.

Warga geger dengan ditemukannya sampah  medis yang dibuang sembarangan  ke tempat pembuangan sampah liar dekat wisma kompas. Dengan kejadian tersebut,  banyak pihak meminta agar polisi segera mengusut tuntas pembuang sampah  medis itu.

“Kalau melihat banyaknya sampah medis  yang ditemukan ini bukan sampah dari peroarangan, mungkin ini sampah medis dari salah satu lembaga. Makanya harus diusut tuntas karena membahayakan,” ujar Dasep, warga  setempat.

Sementara itu, dari keterangan yang berhasil  dihimpun  Hallo Cianjur, menyebutkan ditemukannya limbah medis yang dibuang sembarangan tersebut,  pada hari Sabtu tanggal 3 Oktober 2020 oleh petugas kebersihan Cipanas  yang saat itu akan mengangkut sampah  liar dekat  Wisma Kompas- Pacet.

Sedangkan sampah medis tersebut, langsung ditemukan petugas kebersihan, Dede ikhsan yang saat itu selagi mau mengangkut sampah liar tepatnya di dekat wisma kompas pacet. Dan begitu kaget ketika  menemukan botol botol  bekas obat dan lain lain  yang masuk katagori limbah B3 medis , pada saat itu juga Dede Ikhsan langsung melaporkan ke kasi penarikan sampah dan langsung  mengindformasikan  ke pihak kepolisian polres Cianjur,  untuk segera ditindak lanjuti karena limbah medis sangat membahayakan yang akan menyebarkan penyakit, sesuai dgn UU nomor 32 tahun 2009.

Ketika dikofirmasi Kabid PSL Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kab. Cianjur, N Neneng Rostiantie SH MH PLT,  membenarkan adanya penemuan  limbah medis tersebut, dan dikatakannya yang menemukan petugas kebersihan Cipanas di dekat kompas, semantara ini disinyalir sampah limbah B3 medis, yang belum  tahu dari mana asal buangnya.

Tetapi, disebutkan Neneng,  yang penting kalau itu sudah terbukti dengan  hasil laporan ke pihak kepolisian bahwa itu limbah B3 medis maka yang membuang sudah melanggar undang2 no, 32 tahun 2009 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup ( UUPLH)  pasal 60  setiap orang yang melakukan dumping (pembuangan) limbah dan/atau bahan ke media lingkungan hidup tanpa izin dipidana dengan pidana penjara paling lama 3 tahun dan denda paling banyak 3 m.  (Die RR-HALLOCjr).

Dedi Gumilar : Ada Pohon Bolong Tegakan Kanan Kiri Jalan Segera Laporkan Ke Dinas LH

HALLO CIANJUR- Cianjur.

Adanya  pohon yang bolong atau mati apalagi mengganggu  kenyamanan pengguna jalan, Disebutkan Kepala  Seksi Pemeliharaan Lingkungan, Dinas Lingkungan Hidup Kab.Cianjur,  Dedi Gumilar bahwa dimohon masyarakat untuk segera menginformasikannya ke Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Cianjur.

“Informasi kepada teman teman atau masyarakat yang ada di wilayah  Kab. Cianjur terkait tanaman tegakan yang ada di kiri kanan jalan. Dimohon ke masyarakat Kabupaten Cianjur  yang memang peduli terhadap  lingkungan, maka dengan hal tersebut apabila  ada tanaman tegakan yang terganggu, bolong, atau mati kering   untuk  segera melaporkannya ke Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Cianjur,” kata Kepala Seksi Pemeliharaan Lingkungan, Dinas Lingkungan Hidup,  Dedi Gumilar.

Ditandaskanya pula, masyarakat yang merasa  terganggu dengan tegakan yang berada di depan rumah di kanan kiri jalan yang memang lahannya akan diperlukan maka bisa dieksekusi dengan catatan harus  memenuhi  ketentuan yang ada sesuai Perbup no 71 tahun 2018. Yang diantaranya mau mengganti bibit, biaya operasional serta ketentuan yang lainnya.

“Bisa dimohon sesuai dengan ketentuan  dimana harus mengajukan  permohonan dulu, dan apabila akan dieksekusi  di mohon segera  dengan membuat permohonan lalu akan ditindak lanjuti dengan disurvey kelayakannya. “ ujar Dedi Gumilar.

Kejelasan Kepala Seksi Pemeliharaan Lingkungan, Dinas Lingkungan Hidup,  Dedi Gumilar tersebut. Sebagai tanggapan adanya  pohon kayu besar pinggir jalan raya yang sudah bolong  atau pun  kondisinya lapuk. Seperti dikeluhkan banyak warga Cianjur.

“Pohon sudah bolong dan  kelihatannya sudah rapuh,  di jalan Siliwangi di seberang kantor Kodim Cianjur.  Sebaiknya ditebang sebelum ada musibah. Coba cek sama dinas  yang terkait,” kata  Edi Santoso, warga  Cianjur.     (Die RR/HALLOCjr).

Dekot Sambut Paslon Unggulannya

HALLO CIANJUR- Cianjur.

Setelah Empat pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati pada Pilkada Kabupaten Cianjur 2020 telah mendapatkan nomor urut peserta hasil dari pengundian dan penetapan yang dilakukan KPU, Kamis (24/9/2020).

Maka  usai   mendapatkannya nomor urut bagi pasangan calon yang diunggulkannya,  Dewan Kota (Dekot) langsung menyambut gembira. Hal tersebut  seperti  yang disampaikan Ketua Dewan Kota (Dekot)  Dian Rahadian.

“Kami  bersyukur dan ikut gembira dengan  berlangsungnya  secara lancar pengundian dan  penetapan nomor urut bagi paslon, termasuk Paslon unggulan kami,” ujar Diah Rahadian pada Hallo Cianjur.

Seperti dalam rapat pleno terbuka KPU Kabupaten Cianjur di Hotel Yasmin, Cipanas, pasangan Toha-Ade Sobari (Hade) dari jalur perseorangan mendapatkan nomor urut satu.

Selanjutnya, pasangan H. Oting Zaenal-Wawan Setiawan (OTW) mendapatkan nomor urut dua. Pasangan ini diusung Partai Gerindra 11 kursi dan Partai Demokrat 5 kursi atau total 16 kursi DPRD.

Kemudian, pasangan Herman Suherman-TB. Mulyana Syahrudin (BHS-M) mendapatkan nomor urut tiga. Herman-Mulyana diusung Partai Golkar 8 kursi, Partai Nasional Demokrat (Nasdem) 5 kursi, Partai Demokrasi Indonesia-Perjuangan (PDl-P) 5 kursi, Partai Amanat Nasiona (PAN) 3 kursi, dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) 2 kursi Total 23 kursi DPRD.

Sementara pasangan Lepi Ali Firmansah-Gilar Sugilar (Pilar) mendapat nomor urut 4. Pasangan ini diusung 2 partai yaitu Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) total 10 kursi DPRD.

Ketua KPU Kabupaten Cianjur, Selly Nurdinah mengatakan, pengundian dan penetapan nomor urut pasangan calon sudah sesuai dengan Peraturan KPU.

“Sesuai dengan PKPU 5/2020 tentang tahapan program dan jadwal Pilkada KPU Kabupaten Cianjut, kita semua bisa hadir pada acara rapat pleno terbuka pengundian nomor urut pasangan calon bupati dan wakil bupati Cianjur 2020,” ucapnya.

Selly pun pada kesempatan itu turut menyerahkan salinan Surat Keputusan (SK) penetapan paslon dan SK penetapan nomor urut paslon.

Setelah pengundian berlangsung, para paslon Pilkada Kabupaten Cianjur 2020 membacakan dilanjutkan dengan penandatanganan deklarasi pemilu damai dan pakta integritas.  (HALLOCjr).

Guru Honorer Dapat Perhatian H. Herman Suherman

HALLO CIANJUR- Cianjur.

Belum lama ini para guru honorer di Kabupaten  Cianjur,  mendapatkan perhatian dari Plt. Bupati Cianjur,H. Herman Suherman dengan  diserahkannya surat tugas honorer. Yang menandai Pemkab Cianjur begitu peduli guru honorer.

Disebutkan sejumlah sumber, H. Herman Suherman menyerahkan surat tugas kepada 50 Guru honorer yang ada di Kabupaten Cianjur di Ruang Garuda Pendopo Kabupaten Cianjur.

Sementara itu kepada HALLO CIANJUR, H. Herman Suherman menyebutkan bahwa  sangat serius dalam mensejahterakan para guru honorer di lingkungan pendidikan Kabupaten Cianjur dengan mengajukan program Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) yang berasal dari guru-guru kategori K2.

“Saya berharap kedepannya akan lebih banyak lagi guru honorer yang mendapatkan program P3K dan saya harapkan dapat berdampak terhadap peningkatan IPM dalam bidang pendidikan di Kabupaten Cianjur ini.” Ujar  H. Herman Suherman.

Ditandaskannya  pula, semoga Allah SWT memudahkan rezeki dari para guru-guru honorer yang ada di Cianjur, dengan tanpa mengurangi nilai keikhlasan mereka dalam mendidik dan mengajar generasi muda Cianjur, sehingga akan lahir dari Cianjur orang-orang terbaik yang akan membangun Cianjur kedepan, sehingga akan terwujud cita-cita kita bersama Cianjur yang lebih maju dan agamis.

(HALLOCjr).

Keluarga Adi Butuh Bantuan Rutilahu, Kini Terpaksa Tinggal Disaung Tempat Dagang Bensin

HALLO CIANJUR- Bojongpicung

Keluarga Adi  Zakariya  terpaksa tinggal  menempati saung pom mini, yang hanya berukuran 2 x 2 meter, dimana tempat tersebut sekaligus  tempat keluarga Adi berdagang bensin, di dr. Mangku-, Desa Neglasari- Kecamatan Bojongpicung.

Memang Adi Zakariya saat ini  memiliki  rumah pemberian, namun kondisinya sudah tidak layak huni.  Sehingga tidak pantas ditempati. Maka demi keselamatan  terpaksa Adi beserta  6 orang keluarganya tinggal di saung Pom Mini yang berlokasi di dokter Mangku.  Sambil menunggu bantuan Rutilahu  diterimananya.

Tapi disesalkan keluarga tersebut,  untuk yang dapat rutilahu di Desa  Neglasari, namanya tidak terdaftar sebagai penerima rutilahu. Padahal sangat  dibutuhkan. “Memang sampai saat ini belum ada panggilan atau  pemberitahuan bahwa Adi menrima bantuan,” ujar Ajengan Irfan  teman dekat Adi pada Hallo Cianjur.Com.

Sekalipun tidak menerima  rutilahu, keluarga Adi  tetap berharap  ada kepedulian pemerintah  supaya rumahnya bisa segera dibangun. Apakagi, ke empat anaknya sudah besar. Sementara kondisi tempat tinggal sangat memprihatinkan.

Ketika dihubungi  Kepala Desa Neglasari, Enci membenarkan bahwa Adi Zakariya belum mendapatkan bantuan rutilahu,  sebab  sewaktu pengajuan keluarga Adi belum memiliki rumah. Sementara syarat pengajuan rutilahu salah satunya memiliki sudah memiliki  rumah dengan dibuktikan memiliki SPPT.

“Dari 30 rumah yang diajukan hanya 20 rumah yang mendapatkan bantuan Rutilahu, sementara sewaktu pengajuan dulu Adi belum memiliki rumah. Dan untuk saat ini pun jika diajukan bingung sebab Adi memiliki tempat tinggal di tanah pengairan,” ujar Kepala Desa Neglasari, Enci.   (HaLLOCjr).

 

Pohon Bolong Pinggir Jalan Resahkan Warga, DLH Langsung Sigap Usulkan Penebangan

HALLO CIANJUR- Cianjur.

Adanya  pohon kayu besar pinggir jalan raya yang sudah bolong  atau pun  kondisinya lapuk, kini menuai keresahan warga. Apalagi  kondisi saat ini  yang mulai memasuki musim penghujan yang sering dibarengi angin kencang.

“Pohon sudah bolong dan  kelihatannya sudah rapuh,  di jalan Siliwangi di seberang kantor Kodim Cianjur.  Sebaiknya ditebang sebelum ada musibah. Coba cek sama dinas  yang terkait,” kata  Edi Santoso, warga  Cianjur.

Hal serupa di keluhkan warga lainnya,  menurutnya di jalur Cipanas banyak pohon sidah besar besar, sehingga jika terjadi hujan dan angin  dikhawatirkan  menimpa kendaraan, sehingga dimintanya pihak pihak terkait cepat tanggap.

Menyikapi keluhan tersebut, ketika dikonfirmasi ke Dinas Lingkungan Hidup Kab. Cianjur, disebutkan nya bahwa DLH sudah kirim surat tentang  data data  pohon yang sudah kropos rawan tumbang berikut titik koordinatnya. Dan hal tersebut sudah  lama disikapi.

“Untuk  tindak lanjut penebangan oleh PUPR, serat ada arsip komplit ada di  bidang  TL,” ujar Kepala Dinas DLH, Yudi Pratidi singkat.      (Die RR/HALLOCjr).

 

Plt. Bupati Cianjur H. Herman Suherman Hadiri Pembagikan Santunan Di Tanggeung

HALLO CIANJUR-  Tenggeung.

Plt. Bupati Cianjur, H. Herman Suherman telah menghadiri acara pembagian santunan anak yatim piatu dan jompo dari keluarga besar H Dadang Efendi yang rutin di laksanakan tiap tahunnya, santunan kali ini di laksanakan di gedung AlfaMart Tanggeung.

“Alhamdulillah  dan kami bangga dengan  banyaknya  para pelaku usaha di Cianjur yang peduli pada yatim piatu serta jompo dengan rutin memberi santunan,” ujar  H. Herman Suherman di sela sela acara pembagian santunan tersebut.

Disebutkan Plt. Bupati  Cianjur, memberikan santunan bagi anak yatim dan memberi makan kepada mereka adalah perbuatan mulia yang di sukai oleh Rasulullah SAW. Sebagaimana janji Rasulullah SAW bahwa orang yang menyantuni anak yatim akan bersamanya di Surga.

“Aku dan orang yang menanggung anak yatim (kedudukannya) di surga seperti ini”, kemudian Beliau mengisyaratkan jari telunjuk dan jari tengah dan merenggangkan keduanya.” (HR Bukhari).” Ujar H. Herman Suherman.       (Die RR/HALLOCjr).

 

H. Herman Suherman Silaturahmi ke Pondok Pesantren Al-Ikhya

HALLO CIANJUR- Cianjur.

Dalam upaya untuk mendapatkan masukan tentang proses kegiatan belajar mengajar di sejumlah Pondok pesantren  (Pontren) yang ada di Kab.Cianjur, H. Herman Suherman silaturahmi ke Pondok Pesantren Al-Ikhya Cibadak Ds Pasir Jambu Kecamatan Tanggeung.

“Bersyukur  Pak  Plt. Bupati Cianjur  sudah  mau berkunjung ke pontren Al-Ikhya Cibadak Ds Pasir Jambu ini, semoga apa yang  disampaikan jadi bahan bagi beliau dalam menyikapi permasalahan permasalahan di Pontren,” ujar H. Asep, salah seorang tokoh masyarakat setempat.

Sementara itu, dalam silaturahmi tersebut H. Herman sangat antusias untuk lebih tahu kondisi pontren tersebut. Maka dalam kunjungan silaturakhmi itu tidak heran diterima dalam suasana penuh kekeluargaan.

“Saya mendapatkan berbagai masukan tentang proses kegiatan belajar mengajar di Pondok Pesantren tersebut di tengah pandemi ini,” ujar H. Herman Suherman.

Dalam kesempatan tersebut disarankan pula semua pihak senantiasa harus  tetap mengikuti protokol kesehatan, dari mulai menjaga jarak aman dan juga mencuci tangan sehabis beraktifitas, serta menggunakan masker.  (Die RR/HALLOCjr).

Warga RT,05 RW,01 Desa Rancagoong Swadaya Bangun Jembatan

HALLO CIANJUR- Cilaku.

Warga  RT,05 RW,01Desa Rancagoong Kecamatan  Cilaku- Kab. Cianjur- Jabar secara swadaya membangun jembatan yang menghubungkan wilayah RT 05 ke jalan utama Desa Rancagoong.  Sebelum dibangun jembatan tersebut cukup memprihatinkan.

Menurut Ketua RT,05 RW,01 Sobur Solehudin  bahwa  warga masyarakat pada hari Minggu 20 /9 mengadakan gorol kerjabakti merenovasi jembatan dan jalan satapak sepanjang 12 meter  dan lebar 120 Cm . Dalam pembangunan jembatan tersebut  telah selesai menghabiskan biaya 3 juta rupiah yang didapat darii para donatur seperti  P.Maman,  P.,Hendi, P,Joyo , P,Ajengan Misbah,Al,Mujahidin, Abah Judin  dan bagian dokumentasi (photo) Abdul Hanan.

“Warga masyarakat sangat peduli terhadap jembatan dan jalan sepanjang 12 meter lebar 120 centi meter dan  jalan tersebut sangat d butuhkan warga setiap hari apalagi setiap hari Kamis ibu ibu minggonan yang ke  majlis ta’lim. Al,Mujahidin tidak kurang dari 100 Orang  maksimal yang melintasi jalan tersebut,” Kata  Ketua RT,05 RW,01 Sobur Solehudin.

Ditambahkannya pula,  warga masyarakat sangat bersyukur karena jembatan yang suka dilewati sudah lapuk dikhawatirkan ada yang jatuh. Maka dengan selesainya dibangun dengan swadaya dan pengerjaannya dilakukan secara gotongroyong.

Ketua RW,01 Desa Rancagoong, Dudi Iskandar  mengucapkan terimakasih kepada donatur dan warga RT,05  “ Kami sangat berterimakasih pada ketua RT. Tokoh masyarakat serta warga dan semua pihak yang telah ikut berpartisipasi dalam pembangunan jembatan tersebut,” ujar Dudi Iskandar kepada Hallo Cianjur,Minggu (20/9).   (WA ISK/HALLOCjr).