HALLO UPDATE

Program “Sedekah Itu Hebat” Diminta Warga Sampai Ke Sekolah Sekolah Cianjur Selatan

Hallo Cianjur. Cidaun.

Sejak disosialisasikannya  program “Sedekah itu Hebat” kepada siswa sekolah mulai TK hingga SLTA di seluruh Kabupaten Cianjur.  Mendapat respon postif.

Bahkan Kepala Desa Karawangwangi Cidaun, Hasan. S.Pd meminta  program yang dilaksanakan sejak pertengahan Januari lalu oleh  Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Cianjur tersebut bisa sampai ke sekolah yang ada di Pakidulan termasuk Karangwangi yang berbatasan dengan Kabupaten Garut.

Kegiatan yang menggandeng Duta Baznas Cianjur yakni Sang Pengkisah Kak Mal (Muhammad Abdul Latief) itu, bekerjasama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Cianjur, Dinas Pendidikan Jawa Barat, dan Dewan Pendidikan Kabupaten Cianjur.  “Advokasi dan dakwah mengenai sedekah perlu terus dilakukan, terutama kepada para siswa, agar para siswa menjadi terbiasa bersedekah,” kata Wakil Ketua IV Kepala Bagian SDM, Administrasi, Umum dan Humas Baznas Cianjur, H. Hilman Saukan.

Kebiasaan bersedekah, kata Hilman, harus diajarkan sedini mungkin, karena ini akan melatih siswa supaya tulus dan ikhlas saat melakukannya. Jadi bersedekah bukan cuma jadi kewajiban, melainkan datang dari kerinduan dalam hati siswa.

“Mengajari siswa bersedekah sejak kecil juga menjadi kesempatan baik untuk membantu siswa mengatur keuangannya. Sebab saat dewasa, ia harus mengatur sendiri pengeluaran dan pendapatannya,” papar Hilman.

Dengan mengajari bersedekah sejak kecil, lanjut Hilman, siswa pun mengembangkan insting untuk selalu menyisihkan pendapatannya untuk bersedekah, serta memiliki empati terhadap sesamanya yang kurang mampu.

Bahkan lebih dari itu, kata Hilman, para siswa akan menyadari bahwa harta yang dimilikinya bukan sepenuhnya milik mereka, akan tetapi ada harta hak orang lain yang harus disalurkan.

“Itulah kenapa kami memberi tema kegiatan di tiap-tiap sekolah ini adalah  ‘Sedekah itu Hebat’. Alasan objektifnya, sedekah merupakan amalan yang dicontohkan Rasulullah Saw, dan memiliki beberapa manfaat dan keutamaan atau fadhilah. Selain itu, kita juga ingin mengkaji tentang studi sedekah yang dilakukan para siswa dalam setiap minggunya tanpa paksaan,” kata Hilman.

Sedangkan alasan subyektifnya, katanya lagi, sedekah sering kali dianggap selamatan atas hasil sesuatu, karena sebenarnya sedekah itu sangat luas tujuan dan amalannya. “Juga banyak orang yang tidak mengerti tentang keutamaan melakukan sedekah, khususnya di kalangan siswa-siswi,” ujarnya.

(Wawan  Kusmiran).

Kesadaran Warga Akan Kebersihan Terus Ditingkatkan

HalloCianjur. Com. Cianjur

Upaya Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kab. Cianjur untuk terus meningkatkan kesadaran warga akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan terus dilakukan. Bukan saja melalui kegiatan kegiatan sehari hari, namun juga dilakukan dalam  kegiatan kegiatan tertentu.

Seperti belum lama ini dalam kegiatan longmarch dan ott sampah plastik, dan pembagian totebage kepada masyarakat di lingkungan Kab Cianjur. Kegiatan dilaksanakan dalam rangka peringatan Hari Peringatan Sampah Nasional (HPSN) 2020.

“Kami mengapresiasi penuh kehadiran pemuda yang tergabung dalam gerakan peduli sampah, terdiri dari lapisan mahasiswa dan komunitas komunitas peduli lingkungan ini. Karena kesadaran mereka dalam mensosialisasikan gerakan bijak mengelola dan mengurangi sampah dengan barang tepat guna dan reusable,” ujar Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kab. Cianjur, Yudi Pratidi  ketika dihubungi Hallo Cianjur.

Disebutkannya pula bahwa, pemuda adalah penggerak bangsa, pembawa perubahan. Mereka tidak akan dapat bergerak sendiri, perlu perhatian dan kepedulian seluruh pihak, khususnya pemerintah. Inisiatif mereka perlu dijadikan penggerak dan pasukan garis depan dalam memelihara lingkungan. Kedepannya dimohon perhatian dan dukungannya dari stakeholder Pemerintah Kab Cianjur.

Khususnya pak Plt Bupati Kab Cianjur H. Herman Suherman menggerakan segenap  warga  untuk lebih peduli terhadap lingkungan. Karena masyarakat Cianjur adalah masyarakat yang peduli terhadap lingkungannya.   (Wan)

Warga Desa Ramasari Puas Dengan Hasil Monev

HalloCianjur.Com-  Haurwangi.

Warga Desa Ramasari Kecamatan Haurwangi mengaku puas dengan  semua   hasil pembangunan yang dilaksanakan desa tersebut. Selain telah menunjukan adanya keterbukaan anggaran  juga semua pekerjaan berstandar sesuai juklak dan  juknis yang ditentukan.

Seperti disebutkan Kepala Urusan (Kaur) perencanaan di  Desa Ramasari, Asep Sudrajat atau lebih terkenal  dengan dipanggil  Kaur Alex, bahwa  semua pembangunan yang dilaksanakan  diramasari  telah sesuai dengan memuaskan. Malah para pelaksana di lapangan telah menunjukan kinerjanya dengan baik. Dan hal tersebut dibuktikan dengan hasil  Monev  ( monitoring evaluasi ).D

Disebutkannya pembamgunan  yang dikerjakan di Desa Ramasari, di antareanya  Rabat beton kp, Pasir astana,  TPT (tembol penahan tanah)  kp, Kiarapayung,  TPT kp. Raksabala Rw. 02 & 03  dan  Posyandu Rw. 03.

Sementara itu, Kepala Desa Ramasari, Agus Sumarna  ketika menanggapi pelaksanaan  pembangunan yang dilaksanakan di wilayah kerjanya, disebutkannya,  merupakan hasil musyawarah dari mulai ajuan di tingkat rukun tetangga (RT)  kemudian dilanjukan dengan musdus dan terakhir disepakati dalam musyawarah di tingkat desa.

“Kami bersyukur dengan  hasil monev tersebut, sehingga hasilnya tidak ada cela. Dan hal tersebut  menunjukan bahwa  apa yang dikerjakan dilapangan sudah sesuai dengan ketentuan dalam petunjuk pelaksanaan maupun dalamn petunjuk secara teknis pekerjaan,” ujar Agus Sumarna yang didampingi  Asep Sudrajat.        (Wawan Kusmiran).

Kemenangan Asep Jalaludin Saleh, S.Sy Dalam Pilkades Disambut Warga, Timses Dan Relawan

Hallo Cianjur.Com- Bojongpcung.

Kemenangan Asep Jalaludin Saleh, S.Sy  dengan nomor urut 3 pada  Pilkades Cibarengkok, Kecamatan Bojongpicung, Kab. Cianjur, disambut suka cita para pendukung, relawan dan warga simpatisannya. Sehingga makin memantapkan  niat bersama dalam membangun Desa Cibarengkok lebih maju  setelah menang tersebut.

Warga Desa Cibarengkok  Kecamatan Bojongpicung  banyak yang mengaku cukup  haru  dengan hasil kemenangan calon kades yang didukungnya itu.  Apalagi AJS salah satu calon muda yang maju di Pilkades Cibarengkok.

“ Kami sangat berterimaksih kepada semua pihak yang telah bersama sama berjuang dalam tahapan tahapan Pilkades saat mengusung AJS hingga saat ini bisa menang,” Kata Saepuloh, Ketua Tim Kemenangan  AJS.

Menurut  Ketua Tim Kemenangan AJS, program menuju  Cibarengkok Cekas   merupakan salah satu program yang telah disiapkan dengan program program berbasis lokal. Serta, akan mengutamakan dari hasil hasil musyarawah dari berbagai tingkatan.  Mulai dari Musyawarah tingkat RT hingga musyawarah tingkat Desa.

“Kami  yakinkan, program  Kades terpilih  bukan saja  merupakan program asal asalan, malah tidak akan sehari saja dalam pelaksaanaannya. Tetapi  akan berkesinambungan,”  ujarnya.

Sementara  Asep Jalaludin,Sy, calon Kades No urut 3 tersebut,    menyebutkan bahwa  antusias  warga Desa  Cibarengkok   untuk mendoakan, mendukung dan memilih  sangat luar biasa. Sehingga pada pembukaan ketika diketahui menang warga  langsung  menyambutnya.

“Kami sangat senang dan mengucapkan terimakasih  kepada semua warga, semua tokoh juga tokoh ulama dan para pemuda serta semua yang ikut serta memilih saya ,” kata  Kang AJS.   (Wawan Kusmiran).

Dihernawan Kemenangan Adalah Amanah

Hallo Cianjur- Bojongpicung.

Upaya menjaga  kepercayaan yang memilihnya dirasakan tidaklah ringan, tetapi amanah yang diberikan oleh warga, simpatisan, juga relawan nomor urut  2 pada Pemilihan Kepala Desa Bojongpicung cukup berat untuk dijaga dan dijalaninya.

Untuk hal tersebut, kegiatan  pemilihan Kepala Desa Di Kabupaten Cianjur yang dilaksanakan secara serentak  sekalipun  telah berlalu namun dianggap Dihernawan terasa belum dimulai, sebab  setelah menjabat kepala desa dua periode  disyukurinya  dukungan dan antusias warga untuk  memilihnya begitu terasa dan tidak sia sia.

Seperti di dalam dua kali jabatannya,  sebagai kepala  Desa Bojongpicung, diakui Dihernawan, kemungkinan banyak kekurangan, tetapi banyak juga keberhasilan. Untuk yang kurang, di amanah pada tahap ke tiga ini dirinya mengaku wajib menyelesaikannya secara bertahap. Baik pembangunan fisik atau pun dalam pelayanan.

“Saya ucapkan terimakasih kepada seluruh warga Bojongpicung yang telah percaya  dan memilih  saya,” ujar Dihernawan.

Sementara itu,  para Timses Dihernawan menyebutkan  bahwa   kepercayaan yang diberikan masyarakat pada saat pemilihan  pilkades serentak tersebut, bukanlah hal mustahil  arah kemenangan  yang diraih Dihernawam akibat warga masih merasa percaya untuk dipimpin kembali Dihernawan untuk 6 tahun ke depan.

Semoga Bojongpicung  ke depan lebih maju, serta pelayanan  lebih baik  sehingga Bojongpicung mampu  jadi desa yang dapat diunggulkan.   (Diah  R Rahayu).

Keberhasilan Ir. Asep Prasida Di Pilkades Sebuah Kado Istimewa Dari Warga Jatisari

Hallo Cianjur-  Bojongpicung

Asep Prasida  calon Kades  yang   ikut dalam pencalonan Kepala Desa Jatisari Kecamatan Bojongpicung, kini dengan  berbekal   dukungan dan  keseriusan  warga untuk mermilihnya di Pilkades Jatisari telah membuahkan hasil dengan memenangkannya sebagai Kepala Desa terpilih untuk tahun 2020-2026.

Tentu saja. Dukungan warga  tersebut  sangat di topang oleh kemampuan dirinya selama ini. Baik kemampuan dalam pemikiran  terutama  program program kemasyarakatan atau pun dalam  bidang pendidikan.

“Kami ingin membawa Jatisari   ke arah lebih maju, dengan  salah satu layanan  yakni melayani masyarakat dibidang kesehatan, kepemudaan dan olahraga  pelayanan publik, pendidikan, keagamaan dan pembangunan,” kata  Asep  Prasida   saat berbincang bincang soal  kemenangannya belum lama ini.

Ditambahkan  Asep Prasida . Sekalipun dirinya  sudah lama tidak bergerak di Pemerintahan Desa namun sudah memahami potensi Sumber Daya Alam (SDA) maupun Sumber Data Manusia (SDM)  Desa Jatisari    yang mesti  terus diberdayakan demi kesejahteraan warga. Apalagi semua potensi cukup unggul.

“Maka kami akan mengutamakan  semua kalangan ikut  untuk menentukan arah kebijakan pembangunan di desa ini. ” Kata  Asep Prasida.

Ditambahkan Ketua KUBUS, Asep Sulaeman maupun Ketua PKBM Al-Hijrah  Wandi  Ubadilah  bahwa kemenangan Asep Prasida  cukup beralasan, sebab di Jatisari kemungkinan warga masih mengenal  Asep Prasida.  Bahkan hasil hasil pembangunan selama yang bersangkutan  menjadi kepala desa masih bisa dirasakan.    (Wawan Kusmiran).

Dadan R Subarna Unggul Di Pilkades Kemang Pemuda dan Relasi Ucapkan Selamat

Hallo Cianjur.Com- Bojongpcung.

Warga Desa Kemang  Kecamatan Bojongpicung  banyak yang mengaku cukup terpuaskan dengan hasil kemenangan calon kades yang didukungnya.  Dadan R Subarna , Calon Kepala  Desa Kemang  no 1 (satu) berhasil unggul sehingga menjadi  Calon Kades terpilih.

“Ada hal yang menarik dari tim  Dadan Subarna  mereka bersatu dan kompak, mensosialisasikan semua program Dadan R Subarna, “ kata  Sandi   pada Hallo Cianjur.

Menurut Sandi, program menuju  Kemang  Menang  merupakan paduan antara pembangunan  bersipat fisik dan paduan dengan pembangunan SDM yang berbasis  keagamaan. Sehingga wajar dan akan terus dipertahankan  Tim Kemang Menang untuk   turun ke kampung kampung guna bersilatuarkhmi dengan warga  desa dan hasilnya cukup memuaskan.

“Kami  yakinkan, program  Kades terpilih  bukan saja jangka pendek, malah tidak akan sehari dalam kampanye saja. Tetapi  akan berkesinambungan,”  ujarnya.

Sementara  Dadan Subarna, calon Kades No urut 1 tersebut,    menyebutkan bahwa  antusias  warga Desa  Kemang  untuk mendoakan, mendukung dan memilih  sangat luar biasa. Sehingga pada pembukaan ketika diketahui menang warga  langsung  menyambutnya.

“Kami sangat senang dan mengucapkan terimakasih  kepada semua warga, semua tokoh juga tokoh ulama dan para pemuda serta semua yang ikut serta memilih saya ,” kata  Dadan Subarna.

Tentu saja. Kebersamaan  tersebut  sangat di topang oleh kesiapan dan pengorbanan  semua pihak  selama ini. Baik  pengorbanan  dalam pemikiran  terutama  program program kemasyarakatan,

atau pun dalam pengorbanan materi maupun tenaga.  Untuk dirinya terus melanjutkan mengabdi  di Desa Kemang.    (Wawan Kusmiran).

 

Ega Kelana Terpilih Jadi Kades Campakamulya. Kelompok Mamur Tani Ucapkan Selamat Dan Sukses

Hallo Cianjur.Com- Campaka Mulya

Ega  Kelana   calon Kepala Desa Campakamulya,  kini akhirnya terpilih sebagai  Kepala Desa Campakamulya pada pemilihan serentak  23 Pebruari 2020 di Kabupaten Cianjur. Keberhasilannya tersebut setelah berhasil mandapatkan  kepercayaan dari warga ,  malah Calon Kepala Desa yang mewakili kalangan milineal tersebut bersyukur bahwa kepercayaan atas dukungan yang diberikan akan  dijalaninya penuh dengan ketulusan dalam  pengabdian.

Dengan keberhasilan tersebut, secara langsung banyak pihak yang mengucapkan selamat, diantaranya Kelompok Mamur Tani-Campakamulya. Melalui ketuanya Suhendar,  langsung mengucapkan selamat dan sukses kepada Ega Kelana.

“Kami bersyukur  semua kepercayaan telah warga berikan, dan ini   amanah  bagi kami dan Tim. Dimana  saat dipercaya  itu  terjadi benar benar harus dipegang, sehingga kami sangat  berterimakasih  pada seluruh pihak terkait juga warga Desa Campakamulya  yang  mendukung dan  telah memilih  saya,”  ujar Ega  Kelana  saat menanggapi ucapan selamat dari Kelompok Ma’mur Tani tersebut.

Disebutkannya pula, bahwa  dengan kepercayaan  tersebut dirinya memberi peringatan kepada tim nya bahwa tidak boleh  menyia nyiakan keperecayaan tersebut. Bahkan  pihaknya sangat mendukung pula untuk mewujudkan Desa Campakamulya  yang  lebih baik, aman, sehat, cerdas, berakhlakmulia dan terkemuka.

Sementara itu Ega  Kelana   yang akrab dipanggil  Ega ,  yang saat ini  setelah terpilih akan segera melaksanakan  program yang diantaranya  peduli terhadap Bumdes, Koperasi dan para pelaku usaha kecil  serta petani yang ada di Desa  Campakamulya  dengan  harapan kesejahteraan masyarakat bisa  terus  ditingkatkan.  Selain itu ditunjang pola dengan program  mengoptimalkan  kinerja perangkat desa serta mewujudkan pemerintahan  desa yang transfaran.

Kesiapan untuk melakukan pengabdian demi program programnya itu akan segera  terus dilakukan ,  menjalani pengajian keliling, diskusi serta silaturakhmi kepada warga secara langsung.

Tentu saja.  Perhatiannya tersebut  sangat di topang oleh kemampuan dirinya selama ini. Baik kemampuan dalam pemikiran  terutama  program program untuk meningkatkan kesejahteraan kemasyarakatan atau pun dalam pengalaman yang didapatkannya selama ini yang telah lama mengabdi di sekolah tempatnya bekerja. Terlebih yang bersangkutan begitu banyak mendapat dukungan dari banyak pihak. Seperti kalangan muda, tokoh masyarakat juga alim ulama yang ada di desa itu.

“Kami ingin bersama  warga ini  menuju ke arah lebih maju, dengan  salah satu layanan  yakni melayani masyarakat  dengan program yang terarah. Serta menghidupkan kembali budaya gotongroyong dalam membangun desa ini,” kata  Ega Kelana .     (Wawan Kusmiran).

Warga Puas Dengan Visi Misi Dadan Subarna Calon Nomor Urut 1

HalloCianjur.Com- Bojongpicung.

Warga Desa Kemang  Kecamatan Bojongpicung  banyak yang mengaku cukup terpuaskan dengan sosialisasi terakhir Dadan Subarna , Calon Kepala  Desa Kemang  no 1 (satu), sebab warga menganggap apa yang disosialisasikan Dadan Subarna  sudah memberi gambaran  program  yang akan dilaksanakannya di Kemang  secara gamblang.

‘Ada hal yang menarik dari tim  Dadan Subarna  dimana dia mau turun ke masyarakat  menyebarkan salam penuh hormat, bersilatureakhmi penuh kedamaian,” kata  Sandi   pada Hallo Cianjur.

Menurut Sandi, program menuju  Kemang  Menang  merupakan paduan antara pembangunan  bersipat fisik dan paduan dengan pembangunan SDM yang berbasis  keagamaan. Sehingga wajar dan akan terus dipertahankan  Tim Kemang Menang untuk   turun ke kampung kampung guna bersilatuarkhmi dengan warga  desa.

“Kami  yakinkan, seperti tadi  tidak saja hari ini. Tidak akan sehari dalam kampanye. Tetapi silaturakhmi  menengok warga sakit akan berkelanjutan,  tetapi semoga saja warga Desa Kemang  tetap pada sehat,” ujarnya.

Sementara  Dadan Subarna, calon Kades No urut 1 tersebut,    menyebutkan bahwa  antusias  warga Desa  Kemang  untuk mendoakan, mendukung dan memilih  sangat luar biasa. Sehingga pada kampanye terakhir begitu banyak  warga yang menyambutnya.

“Kami sangat senang dan mengucapkan terimakasih  kepada semua warga, semua tokoh juga tokoh ulama dan para pemuda serta semua yang ikut serta,” kata  Dadan Subarna.

Tentu saja. Kebersamaan  tersebut  sangat di topang oleh kesiapan dan pengorbanan  semua pihak  selama ini. Baik  pengorbanan  dalam pemikiran  terutama  program program kemasyarakatan atau pun dalam pengorbanan materi maupun tenaga.  Untuk dirinya terus melanjutkan mengabdi  di Desa Kemang.

“Kami Tim  nomor urut 1  ingin membawa  Kemang    ke arah lebih maju, dengan  salah satu layanan  yakni melayani masyarakat dibidang kesehatan, kepemudaan dan olahraga  pelayanan publik, pendidikan, keagamaan dan pembangunan,  serta meningkatkan kebersamaan seperti ini,”  ujarnya  saat berbincang bincang usai kampanye  terakhir tadi siang.  (Wan  Kusmiran).

 

 

Warga Dukung Asep Jalaludin Saleh Jadi Kades Penyebar Salam Silaturakhmi

HalloCianjur.Com- Bojongpcung.

Warga Desa Cibarengkok Kecamatan Bojongpicung  banyak yang mengaku cukup terpuaskan dengan sosialisasi terakhir AJS, Calon Kepala  Desa Cibarengkok no 3, sebab warga menganggap apa yang disosialisasikan AJS sudah memberi gambaran  program  yang akan dilaksanakannya di Cibarengkok secara gamblang.

‘Ada hal yang menarik dari tim  AJS dimana dia mau turun ke masyarakat  menyebarkan salam penuh hormat, bersilaturakhmi penuh kedamaian,” kata  Ibo  pada Hallo Cianjur.

Menurut Ibo, program Cibarengkok Cekas merupakan paduan antara pembangunan  bersipat fisik dan paduan dengan pembangunan SDM yang berbasis  keagamaan. Sehingga wajar dan akan terus dipertahankan AJS akan  turun ke kampung kampung untuk bersilatuarkhmi dengan warga Desa Cibarengkok.

“Kami  yakinkan, ini tidak saja hari ini. Tidak akan sehari dalam kampanye. Tetapi silaturakhmi  menengok warga sakit akan berkelanjutan,  tetapi semoga saja warga Cibarengkok tetap pada sehat,” ujarnya.

Sementara  Timses Lainnya, H. Astud  menyebutkan bahwa  antusias  warga Desa Cibarengkok untuk mendoakan, mendukung dan memilih  AJS sangat luar biasa. Sehingga pada kampanye terakhir begitu warga hadir berjubel.

“Kami sangat senang dan mengucapkan terimakasih  kepada semua warga, semua tokoh juga tokoh ulama dan para pemuda serta semua yang ikut serta,” kata H. Asrud.

Tentu saja. Kebersamaan  tersebut  sangat di topang oleh kesiapan dan pengorbanan  semua pihak  selama ini. Baik  pengorbanan  dalam pemikiran  terutama  program program kemasyarakatan atau pun dalam pengorbanan materi maupun tenaga.

“Kami Tim AJS  ingin membawa  Cibarengkok   ke arah lebih maju, dengan  salah satu layanan  yakni melayani masyarakat dibidang kesehatan, kepemudaan dan olahraga  pelayanan publik, pendidikan, keagamaan dan pembangunan,  serta meningkatkan kebersamaan seperti ini,” kata  H. Astud saat berbincang bincang usai kampanye AJS.   (Wan  Kusmiran).

 

Honor Kader TPD dan PPL Di Lingkungan Dinas PPKBP3A Minim

Hallo Cianjur. Com- Kadupandak.

Melihat  cakupan wilayah kerja para kader PPL dan TPD  yang begitu luas, ditambah dengan  kondisi medan kerjanya  cukup berat. Maka kini banyak tokoh masyarakat yang keseharian banyak  bermitra kerja  dengan  petugas tersebut miminta Pemkab Cianjur meningkatkan honor kerjanya.

“Seorang TPD rata  rata memegang tiga desa dalam kerjanya, sementara untuk di Cianjur Selatan jarak desa ke desa begitu berjauhan. Belum lagi jalannya tidak semua bagus betonisasi, sementara honor mereka hanya 250 ribu per bulan,” kata Ny. Marni  salah seorang  pengurus Posyandu di Kadupandak.

Sementara tugas PPL atau pun TPD cukup berat, salah satu tugasnya memberikan pelayanan di Posyandu yang ada di Kecamatan Kadupandak. Mereka sebagai ujung tombak layanan kesehatan dasar masyarakat hingga ke tingkat Rukun Tetangga (RT). Malah dalam pelayanannya,  tidak hanya untuk para ibu dan balita, tapi juga warga lanjut usia.

UPTD P5A Wil Kadupandak,  Drs. Yedi Supriadi yang didampingi Dodi Sugian dan Asep Gunawan pada Hallo Cianjur di ruang kerjanya membenarkan  bahwa seorang TPD dan PPL tidak hanya memegang satu desa. Akan tetapi sampai tida desa sementara honornya masih minim.

Disebutkan  Drs. Yedi Supriadi,  sementara kinerja PPL atau TPD dalam  peningkatan pelayanan sangat dituntut memiliki pelayanan terbaik, sebab perlu kegiatan yang inovatif sesuai dengan kondisi wilayah Posyandu berada,  sehingga posyandu bisa menjadi posyandu mandiri yang melakukan pelayanan terpadu untuk warga lanjut usia, bina keluarga balita dan pendidikan anak usia dini, gerakan sayang ibu, pelayanan informasi dan konsultasi keluarga, serta upaya peningkatan pendapatan keluarga.

Maka lanjut Yedi, kader semangat bekerja karena  kebijakan Plt Bupati terkait anggaran /Insentif kader di tingkatkan. selain Kader.PPL ada juga TPD perlu diperhatkan  untuk  kesejahteraannya terkait insentifnya . Jadi TPD cuma   .250.000  rupiah.

“Mudah mudahan  bisa meningkat/tambahan  dari .250.000 jadi  total.500.000.” ujar Yedi Supriadi.

Intinya insentif Tenaga Penggerak Desa (TPD) yang  ada di Kabupaten  Cianjur masih perlu ditingkatkan. Karena rata rata  pegang 3 smp 4 desa dengan  rasio cukup jauh.  (Wan Kusmiran)

 

 

Penahanan Kartu BPNT Di Parakantugu Menuai Kekecewaan Pemilik Kartu

Hallo Cianjur.Com- Cijati.

Adanya  penahanan kartu  untuk pengambilan  bantuan program pangan non tunai (BPNT) di Desa Parakan Tugu Kecamatan Cijati tidak terkait petugas PKH,  namun penahanan tersebut langsung dilakukan pengelola E-Warung yang ada di Tugu.

Menurut  Ketua Dewan Kota, Dian Rahadian  dengan adanya penahanan kartu yang dimiliki penerima manfaat BPNT oleh E-Warung ditugu, ulah  tersebut  sama dengan menghambat program pemerintah pusat.

“Program Bantuan Pangan Non Tunai harus bersih dari kepentingan politik apalagi dalam kontenstasi Pemilihan Kepala Desa di Desa Parakantugu,” ujar Dian Rahadian.

Ketua Dewan Kota menghimbau Dinas terkait untuk segera menegur atau mengganti e Warung yang nakal dengan bermain politik praktis. Sejatinya E- Warung  harus profesional melayani penerima manfaat.

Panitia  dan pengawas Pilkades  tidak boleh berdiam diri atas kejadian tersebut, temuan tersebut harus ditindaklanjut sesuai dengan aturan yang berlaku. Apalagi  jika ada salah satu calon yang bermain dengan e-warung untuk  mengarahkan   si penerima untuk memilih pasangan tertentu dalam pilkades tersebut.

Sementara seperti ditulis sebelumnya yang telah terjadi  di Desa Parakantugu, Kecamatan Cijati. Kab. Cianjur, dimana warga Penerima manfaat program Bantuan Pangan Non Tunai  mengeluh sebab kartu yang biasa dipakai untuk mengambil  Bantuan BPNT ditahan.

Menurut warga, sekalipun  penahanan kartu dengan alasan untuk memudahkan turunnya kembali bantuan yang belum diterima. Tapi  dikhawtirkan adanya keterkaitan pada pemanfaatan salah satu calon pada Pilkades di Desa Parakan Tugu.  Apalagi  penahanan dilakukan  pada warga yang ada di Tugu saja.

“Kami  warga Tugu merasa heran, kenapa kartu harus ditahan.  Jangan jangan untuk dikaitkan pada  politik  saat menjelang  Pilkades,” ujar warga Tugu   yang meminta tidak ditulis namananya.

Sementara ketika dihubungi, PJS Kepala Desa Parakantugu sedang tidak ada di tempat, namun disebutkan  Kasi Pemerintahan  Desa Parakantugu, Hamdan yang didampingi dua rekannya menyebutkan  bahwa pihak desa belum tahu pihak mana yang menahan kartu tersebut. Akan tetapi sekalipun ada penahanan kemungkinan besar untuk melakukan cek  agar pencairan tidak ada yang double (ganda).   “Kemungkinan itu untuk pengecekan saja,” ujarnya.     (Wan  Kusmiran)

Minat Datang Ke Layanan Posyandu Di Kecamatan Kadupandak Meningkat.

Hallo Cianjur. Com- Kadupandak.

Pelayanan Posyandu yang ada di Kecamatan Kadupandak  kini kian meningkat.  Sebagai ujung tombak layanan kesehatan dasar masyarakat hingga ke tingkat Rukun Tetangga (RT) makin terjangkau, hal ini upaya kerja keras dari TPD, PPL dan  para kader Pos Pelayanan Terpadu (posyandu) di Kecamatan Kadupandak dalam  meningkatkan kegiatan pelayanannya.

Dalam pelayanannya,  tidak hanya untuk para ibu dan balita, tapi juga warga lanjut usia. Hal tersebut disampaikan  Drs. Yedi Supriadi yang didampingi Dodi Sugian dan Asep Gunawan pada Hallo Cianjur di ruang kerjanya.

Disebutkan  Drs. Yedi Supriadi,  bahwa peningkatan pelayanan  didorong untuk diimbangi dengan kegiatan yang inovatif sesuai dengan kondisi wilayah Posyandu berada,  sehingga posyandu bisa menjadi posyandu mandiri yang melakukan pelayanan terpadu untuk warga lanjut usia, bina keluarga balita dan pendidikan anak usia dini, gerakan sayang ibu, pelayanan informasi dan konsultasi keluarga, serta upaya peningkatan pendapatan keluarga.

“Semua kader posyandu aktif menggerakkan para ibu agar bisa mendapat pelayanan gizi dan kesehatan serta penyuluhan mengenai upaya pencegahan kematian ibu hamil, melahirkan dan nifas dan kegiatan lainnya,”ujar Yedi Supriadi.

Lebih lanjut dia menjelaskan, berbagai kegiatan posyandu yang pelaksanaannya diselenggarakan oleh masyarakat untuk masyarakat itu akan mempercepat pencapaian target dari upaya penurunan angka kematian ibu dan bayi.  Peningkatan gizi balita dan kainnya.

Petugas TPD, Dodi Sugian yang didampingi Asep Gunawan menambahkan , jumlah posyandu di Kecamatan Kadupandak kini telah mengalami peningkatan bermakna dalam beberapa tahun terakhir. Saat ini jumlah Posyandu meningkat dari sebelumnya 70  kini sudah ada 84 Posyandu yang tersebar di  14 desa yang ada di Kecamatan Kadupandak.

“Jumlah balita yang ditimbang di posyandu pun  meningkat dari sebelumnya kurang dari 90 persen saat ini minat layanan di Postandi sudah 95 persen,” Tambah Dodi.

Kegiatan posyandu selama ini telah mendukung upaya untuk mempercepat pencapaian target penurunan angka kematian ibu dan bayi serta penurunan angka kekurangan gizi pada balita yang  ada di Kecamatan Kadupandak. Sehingga terjalinya kerjasama yang baik  dengan  semua pihak di Kadupandak optimis pelayanan akan meningkat.      (Wan Kusmiran).

 

Penahanan Kartu BPNT Di Parakantugu Dicurigai Terkait Kepentingan Pilkades

Hallo Cianjur.Com- Cijati.

Hasil temuan olah lapangan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Yayasan Lembaga Perlindungan Konsumen Nusantara (YLPKN) yang  menemukan banyak kartu Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) ditahan oleh koordinator pendamping. Meskipun  secara aturan hal itu tidak dibenarkan.

Ketua DPD YLPKN Jawa Barat (Jabar), Hendra Malik pada media mengatakan temuan ini merupakan hasil survei independen dari lembaganya di beberapa kecamatan di Kabupaten Cianjur. Hasilnya mencengangkan, hampir 90 persen kartu atm KPM PKH ditahan oleh koordinator atau pendamping.

“Beberapa pelanggaran yang dilakukan oleh pendamping PKH terhadap KPM sudah tidak bisa ditolerir lagi. Ini jelas pelanggaran kode etik pendamping dan perlu tindakan tegas,” katanya saat ditemui  awak media di kantornya.

Sementara saat ini, kejadian serupa terjadi pula di Desa Parakantugu, Kecamatan Cijati. Kab. Cianjur, dimana warga Penerima manfaat program Bantuan Pangan Non Tunai  mengeluh sebab kartu yang biasa dipakai untuk mengambil  Bantuan BPNT ditahan.

Menurut warga, sekalipun  penahanan kartu dengan alasan untuk memudahkan turunnya kembali bantuan yang belum diterima. Tapi  dikhawtirkan adanya keterkaitan pada pemanfaatan salah satu calon pada Pilkades di Desa Parakan Tugu.  Apalagi  penahanan dilakukan  pada warga yang ada di Tugu saja.

“Kami  warga Tugu merasa heran, kenapa kartu harus ditahan.  Jangan jangan untuk dikaitkan pada  politik  saat menjelang  Pilkades,” ujar warga Tugu   yang meminta tidak ditulis namananya.

Sementara ketika dihubungi, PJS Kepala Desa Parakantugu sedang tidak ada di tempat, namun disebutkan  Kasi Pemerintahan  Desa Parakantugu, Hamdan yang didampingi dua rekannya menyebutkan  bahwa pihak desa belum tahu pihak mana yang menahan kartu tersebut. Akan tetapi sekalipun ada penahanan kemungkinan besar untuk melakukan cek  agar pencairan tidak ada yang double (ganda).   “Kemungkinan itu untuk pengecekan saja,” ujarnya.     (Wan  Kusmiran)

Kelompok Ma’mur Tani Campakamulya Terus Dampingi Santri Bertani

Hallo Cianjur – Campaka Mulya

Kelompok Ma’mur Tani  yang diketuai Suhendar  petani asal  warga Kp. Pisitan  Desa Campaka Mulya, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat  kini  terus tidak berhenti melakukan pendampingan kepada para petani. Kini  Kelompok  Ma’mur tani memiliki layanan pendampingan kepada para petani dari kalangan santri  disejumlah Pondok pesantren.

Kelompok Ma’mur Tani yang diketuai Suhendar, Sekertaris  Suhada dan Bendahara Firman tersebut,   bukan saja bersemangat mendampingi para petani yang ada di Kecamatan Campaka Mulya saja, tetapi para petani dari Kecamatan Kadupandak, Naringgul, Sukanagara dan Kecamatan Takokak pun didampinginya juga.

“Kita mendapingi  para petani dengan pendampingan dari hulu sampai hilir, dalam artian didampingi semenjak pra tanam, saat tanam sampai penanganan pasca panen. Sehingga mereka tidak bingung lagi memasarkan hasil panennya karena sudah kita dampingi pula,” kata Suhendar  yang didampingi Ahmad Gojali serta Herman  dari Kelompok Ma’mur Tani  kepada  Hallo Cianjur saat meninjau lokasi kebun cabe.

Disebutkan Suhendar, bahwa pondok pesantren Sadar Manah berlokasi di Kampung Noled –Sukakerta Kecamatan Cilaku, kini mengembangkan pertanian dengan menenam cabe. Dan hal tersebut didampingi dari sejak awal. Hasilnya disyukuri tanaman cabe tumbuh sehat dan para santri begitu telaten merawatnya.

Sehingga, lanjut Suhendar  tidak heran jika saat ini banyak santri makin bersemangat  belajar cara bertanam tomat, bertanam  sayuran lainya dan  khusunya bertanam cabe.

“Sebenarnya saya dari kelopom Ma’mur Tani  makin bersemangat melakukan pendampingan ini, dan  semoga pemerintah terus mendorong pemberdayaan di lingkungan pondok dengan mengembangkan pesantren berbasis pertanian, dengan jenis tananaman yang dikembangkan berupa cabe varietas unggul,” ujar Suhendar.

Ditambahkan  pula oleh Herman, bahwa selain dengan pondok pesantren Sadar Manah, akan dikembangkan serta dijalin kerjasama pula dengan pontren lainnya di Kab. Cianjur dengan Ma’mur Tani sebagai pendampingnya.  Dan diharapkan pontren pontren bisa berdaya dengan  pengembangan pertaniannya, dan hal ini diharap pula mendapat dukungan penuh dari pusat khususnya Kementrian Pertanian.   (Suhendar).