Hallo Cianjur

Dudi Iskandar, Wartawan Mengabdi Tidak Hanya Dengan Tulisan

HALLO CIANJUR- Cianjur.

Dudi Iskandar, wartawan  media Aspirasi Rakyat yang tergabung di Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kab. Cianjur ini, memiliki  jiwa pengabdian  terhadap masyarakat  yang  perlu mendapat apresiasi, karena bukan saja dengan tulisan akan tetapi  juga dengan terjun langsung melayani dengan terpilihnya  sebagai ketua RW 01, Desa Rancaggoong-Cilaku.

“Mengabdi bukan saja harus dengan tulisan, ternyata saya juga memiliki kesempatan untuk mengabdi secara langsung,” ujar Dudi Iskandar yang di PWI Cianjur ini akrab dipanggil  Wa Dudi ketika bincang bincang soal  pengabdian.

Disebutkan Dudi, semula dirinya mengira menjadi ketua RT atau RW tersebut tidak memiliki nilai nilai pengabdian tinggi terhadap masyarakat. Ternyata setelah terpilih jadi ketua RW baru terasakan bahwa  pemimpin paling bawah yang langsung merasakan suka dukanya dalam melayani warga.

“Justru  pimpinan paling bawah yang  gampang kena dampak dari sebuah kebijakan, kami sering kali disalahkan,  dicaci  apalagi sudah menyangkut bantuan sosial,” ujarnya.

Dengan demikian, diakui Dudi Iskandar yang sudah hampir 20 tahun jadi wartawan, merasa bersyukur atas adanya waktu untuk dirinya mengabdi secara langsung ke masyarakat, sehingga bukan saja pandai mengkritik dalam sebuah berita. Tapi bisa juga  langsung  memberikan solusi dalam tindakan nyata di tengah tengah pelayanannya pada warga. ( Wan/HALLOCjr).

 

Polsek Agrabinta Amankan Terduga Pemerkosa

Laporan  Wartawan HalloCianjur: Sar  Dari Agrabinta

Kebijakan dalam bidang pariwisata di pantai Cianjur selatan seharusnya mengedepankan keamanan dan ketertiban. Selain itu, penjual minuman keras dan pil memabukkan di dekat pantai harus dicegahi karena bisa menjadi biang penyakit masyarakat. Oleh sebab itu, jika obyek wisata Cianjur selatan ingin ramai dari pengunjung, kondusif, dan aman harus bebas dari jualan minuman keras maupun pil teler.

Apalagi bentangan pantai selatan Cianjur yang merupakan sebagai tujuan wisata harus tertumpu pada keamanan dan ketertiban.

Terkait pantai dan kejadian yang memalukan, kini terjadi di Cianjur selatan. Pasalnya, sejumlah oknum remaja Agrabinta Cianjur selatan diamankan polisi setelah membawa seorang gadis (Bunga) 15 tahun ke pantai selatan. Di lokasi, para remaja diduga berbuat tak senonoh setelah meminum minuman beralkohol dan pil.

Para oknum remaja ini sudah diamankan Polisi Agrabinta karena diduga telah merusak masa depan Bunga. Para remaja nekad membawa Bunga, disebabkan terbawa arus pergaulan bebas dan pengaruh meminum minuman keras serta pil haram.

Menurut Polisi, semua pelaku ada delapan orang. Tujuh dari delapan pelaku berhasil diamankan Unit Reskrim Polsek Agrabinta. Sementara, satu orang lagi kabur alias masih buron.

Kasus ini sudah diteruskan ke Polres Cianjur. Para terduga pemerkosaan telah dilaporkan pihak keluarga Bunga. Dengan demikian, mereka telah mencoreng moreng nama daerah maupun keluarganya.

Usia tujuh orang terduga pelaku, kata Kapolsek Agrabinta, rata-rata di bawah umur dan hanya satu orang yang usinya sudah dewasa. Bunga, korban pemerkosaan kini mengalami trauma. Untuk lebih jelasnya berikut keterangan Kapolsek Agrabinta, AKP Ipid Saputra!

Jumat pagi, warga Cianjur selatan dikejutkan dengan kabar tak sedap dan malu. Pasalnya, oknum remaja/pemuda Agrabinta tega memperkosa gadis desa dengan cara dicekok minuman keras.

Warga Cisel ikut prihatin atas kabar tersebut lantaran korban mengalami trauma. Masa depan Bunga pun suram setelah peritiwa di kawasan pantai. Korban Bunga sempat menjalani perawatan intensif di Puskesmas Agrabinta.

Kronologis peristiwa:

Peristiwa ini kata polisi, sebenarnya terjadi pada 15 Juli 2020 sore hari saat korban diajak salah seorang tersangka menghabiskan waktu di pinggir pantai selatan.

Tanpa curiga, korban mengiyakan dan pergi menggunakan sepeda motor. Di lokasi pantai, korban dikenalkan kepada beberapa orang remaja yang tengah mabuk minuman. Namun, dia mendapat ancaman dan dipaksa untuk ikut meneguk minuman beralkohol itu, sehingga pelecehan pun terjadi saat korban tidak dalam kondisi sadar.

Keesokan harinya, korban yang tak sadarkan diri ditemukan warga sekitar, lalu dibawa ke rumahnya. Karena korban kesakitan dan pusing lagi muntah darah. Pihak keluarga langsung membawa Bunga ke puskesmas terdekat.

Bunga mulai sadar dan bercerita kepada keluarganya tentang apa yang dialaminya. Akhirnya, pihak orang tua memutuskan untuk melaporkan kasus ini kepada kepolisian (Polsek Agrabinta).

Kapolsek Agrabinta Ipid Saputra menjelaskan, tujuh remaja itu telah diamankan karena sudah membawa gadis yang masih di bawah umur tanpa sepengetahuan orang tuanya dan diduga melakukan pelecehan seksual.

Kepada wartawan, Ipid mengungkapkan, petugas berusaha mendatangi rumah salah satu pelaku, lalu dikembangkan. Dari hasil pemeriksaan pada hari Rabu 15 Juli, pukul 18.00 WIB, korban dijemput oleh temannya SP dengan menggunakan sepeda motor dan setelah bertemu dengan temannya kemudian si korban dibawa ke warung dan dikasih minuman keras.

Petugas mengejar para pelaku dan berhasil diamankan. Kini, tujuh remaja harus berhadapan dengan hukum.  “Setelah ada informasi dimana pelaku, kemudian anggota langsung mendatangi rumah salah satu pelaku. Kemudian dikembangan dan mengamankan pelaku lainnya,” ungkap Kapolsek Agrabinta saat dikonfirmasi, Kamis (23/7/2020).

Kapolsek Agrabinta menyebutkan inisial para pelaku. DD, SP, ABD, DN, KP, YD, dan RN. Menurut Kapolsek, ada satu orang yang masih dicari, WD.  Polisi Agrabinta berjanji akan terus mengembangkan kasus ini, meski penanganannya telah dilimpahkan ke Polres Cianjur. “Penanganan kasus ini sudah dilimpahkan ke Polres Cianjur,” terang Ipid.

Jelasnya bahwa korban (Bunga) tega ditiinggalkan para pelaku di daerah Kampung Simpang Jambe, Desa Sukapura Kecamatan Cidaun, Kabupaten Cianjur.  Menurut keterangan keluarga, anaknya diantarkan warga dalam keadaan tak sadarkan diri dan muntah. Dari situlah kasus ini kebuka, sehingga korban dirawat di Puskesmas Agrabinta dan dilaporkan ke Polsek Agrabinta. Kasus ini sudah ditangani Unit PPA Polres Cianjur. Termasuk tujuh terduga pemerkosaan sudah ditahan di Polres Cianjur. (sar)

Jelang Idul Adha, Gencar Pemeriksaan Kesehatan Hewan Kurban-Penyembelihan

HALLOCIANJUR- Kadupandak.

Hari raya kurban sudah berasa, ditandai dengan dibentuknya tim medis kesehatan hewan kurban dari Dinas Klauatan, Peternakan dan Perikanan (Dislutperikan) Kabupaten Cianjur.

Hewan kurban maupun hewan ternak/ peliharaan warga, terutama yang terjangkau oleh tim medis atau dokter hewan akan diperiksa, sebagai upaya pencegahan penyakit berbahaya pada hewan seperti antraks dan lainnya.

“Hewan-hewan yang diperiksa tidak hanya yang didatangkan pengusaha dari luar Cianjur, tapi juga hewan milik warga,” kata Kasi Kesehatan Hewan Dinas Kelautan dan Peternakan Cianjur, M Agung Ariyanto.

Artinya, lanjut Agung, tim dokter hewan akan melayani ternak milik warga dalam menjelang hari Raya Idul Adha tahun ini. Dinas Peternakan, kata Agung, telah membentuk tim medis di Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) di beberapa kecamatan untuk pemeriksaan kesehatan hewan kurban.

“Menjelang Idul Adha di masa pandemi ini, kami menyiapkan tim medis yang akan ditempatkan di beberapa UPTD,” ujarnya pria lulusan IPB Bogor ini.

Menurut Agung, tim medis yang berada di UPTD kecamatan akan melakukan pemeriksaan kesehatan hewan kurban yang diperjualbelikan atau yang akan dikurbankan milik warga di berbagai wilayah.

Selain itu, Pemkab Cianjur melalui Dislutperikan juga akan memperketat protokol kesehatan, terutama pada saat penyembelihan hewan kurban, tujuannya untuk mewaspadai potensi penyebaran Covid-19.

Salah satu yang menjadi perhatian, yakni pengemasan hewan kurban yang dibagikan ke warga. Apalagi, proses hewan kurban berantingnya cukup panjang, maka pihaknya punya perhatian terhadap pergeseran hewan kurban dari tempat yang satu ke yang lain sehingga lebih terjaga protokol Covid-19.

“Jadi mulai dari pemeriksaan, pemilihan hewan kurban, penyembelihan, hingga pembagian daging kurban,” pungkasnya. (sar)

 

DPKC Monev Kesiapan Sarana Protokol Kesehatan.

HALLOCIANJUR- Cianjur.

Dewan Pendidikan Kabupaten Cianjur (DPKC)  melakukan monitoring dan evaluasi kesiapan sarana Protokol Kesehatan (berupa sarana cuci tangan) menjelang masuk sekolah pada tahun  ajaran baru 2020/2021 di salah satu sekolah di Kecamatan Cianjur.

Menurut Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Cianjur (DPKC),  U. Awaludin S.Ag,MH  kegiatan Monev persiapan masuk sekolah di masa new normal dilakukan di tingkat SMP/SMA/SMK bertujuan untuk  melihat kondisi real kesiapan sekolah menjelang masuk sekolah di tahun ajaran baru 2020/2021. Dan dari hasil monev ini ada sekolah yang sudah siap menjalankan protokol kesehatan ada juga yang masih melengkapi sarana prasarananya dan ada juga yang belum.

“Bagi yang belum dan atau sedang proses persiapan  diharapkan bisa menuntaskan pemenuhan sarana protokol kesehatan sebelum siswa/i masuk sekolah. Bagi yang sudah siap, diharapkan bisa melengkapi prosedur lainnya, diantaranya menyiapkan format persetujuan orang tua , menyiapkan SOP untuk  siswa, guru dan orang tua  agar pada saat pembelajaran dimulai terhindar dari sesuatu yang tidak diharapkan.

“Untuk monev ke tingkat SD akan dilaksanakan di awal agustus 2020. Sedangkan di tingkat TK/RA/TQA/PAUD monev akan dilaksanakan di awal bulan september 2020,” ujarnya.

Disebutkannya pula, hal tersebut  merujuk kepada rencana masuk sekolah yang  dibagi menjadi 3 tahap pada masa transisi menuju new normal, yiatu bahwa pemerintah telah memberi kebijakan bagi daerah yang sudah zona hijau bahwa untuk tingkat SMP/MTs/ SMA/SMK/MA rencana masuk sekolah di mulai tgl 13 Juli 2020, tingkat SD/MI di bulan september 2020 dan di tingkat PAUD/TK/RA/TQA dilaksanakan di bulan november 2020.   (Iskandar HALLO Cjr).

 

BNN: Incar Peredaran Narkoba Lewat Perairan

HALLOCIANJUR- Cianjur.

Selain genderang perang melawan virus Corona, juga perang melawan narkoba. Itulah disuarakan tim asesmen terpadu yang teridri dari penegak hukum, medis dan berbagai elemen masyarakat Cianjur.

Pun dalam penanganan kasus narkoba, seperti menentukan proses rehabilitasi bagi korban kecanduan narkoba.

Apalagi peredaran narkoba yang masuk wilayah Cianjur tak hanya lewat jalur puncak, jongol dan Sukabumi, namun jalur laut pun menjadi incaran BNN dan penegak hukum.

Dalam hal ini, BNN mencurigai peredaran barang haram itu lewat jalur laut selatan. Karena data yang dipegang BNN menunjukkan bahwa jalur air menjadi tren baru peredaran narkoba.

Kepala BNN Kabupaten Cianjurl, Basuki, mengungkapkan indikasi peredaran tersebut merupakan strategi Polri dan BNN.

Basuki menyebut ada tiga hal yang akan dilakukan pihaknya (bersama polri). “Satu diantaranya dengan membentuk tim asemen terpadu, anggotanya adalah tim medis dan penegak hukum,” terang Basuki, saat menggelar Hari Anti Narkotika Internasional di Bale Praja, Pemkab Cianjur pada Jumat (26/6/2020).

Dari tim medis, lanjut Basuki, ada dokter yang tersertifikasi. Dokter akan mengetahui orang yang memakai narkoba, indikasi penegdar, bahkan gestur tubuh pemakai narkoba.  “Tim asesmen terpadu ini berkomitmen tak ada damai untuk narkoba,” tegasnya.

Rehabilitasi pecandu narkoba:

Menurut Basuki, ada dua jenis rehabilitasi jika telah melewati tim asesmen, yakni rehabilitasi rawat jalan dan rawat inap.  Seiring masa pandemi saat ini, menurut Basuki, pihaknya bergerak mematuhi protokol kesehatan dan akan memangkas permintaan narkoba di wilayah Cianjur.

“Kami menemukan fakta ada 90 persen peredaran lewat laut,” kata Basuki. (sar-HALLOCjr)

 

Kepala Desa Rancagoong Bangun Kantor Poling Desa Dan Kantor Bumdes

HALLOCIANJUR- Cilaku.

Kepala Desa Rancagoong  Kecamatan Cilaku Kabupaten Cianjur, Dede Farhan  S.Pd.I  yang dilantik pada  Mei  2020 lalu nampaknya  siap mengembangkan  amanah yang dipercayakan  pada dirinyam. Hal tersebut dibuktikan dengan langkah kerjanya yang nyata.

Seperti kini baru selesai membangun Poling Des dan Bumdes dengan ukuran 4 x 8 meter yang anggarannya dari anggaran tahun  2019 dengan biaya Rp 85.876.000. “Alhamdulillah visi dan misi kami mulai bertahap kita laksanakan,” ujar Kades Rancagoong, Dede Farhan pada Hallo Cianjur.Com ketika dihubungi di ruang kerjanya.

Disebutkan Kades Rancagoong, bahwa di dalam memimpin pemerintahan desa hal itu perlu dilakukan,  agar dalam menjalankan tugasnya  terjalin komunikatif yang selaras dengan pihak lain , terutama dengan pihak dinas intansi terkait.

“Kami selalu melakukan koordinasim agar dalam langkah pelaksanaan program benar benar selaras dengan aturan serta arahan Dinas Intansi  terkait,” ujar Kades Rancagoong.

Dijelaskannya pula, untuk kenyamanan dan kemanan dalam menjalankan  tugasnya  Dede farhan membenahi kantor desa, jika  memang sebelumnya sekilas  kantor desa berkesan kumuh, tetapi  kini haL ini  tidak nampak lagi. Lingkungan kerja Pemerintah desa Rancagoong nampak nyaman. Kades Rancagoong, Dede farhan seakan telah menyulap  menjadi lingkungan kerja yang berubah jadi nyaman dan asri.  (Iskandar HALLOCjr)

 

Wisuda TKQ dan TPQ di Madrasah Riadhuhl Huda Dihadiri RT dan RW Bayubud

HALLOCIANJUR- Cilaku.

Pelaksanaan wisuda seluruh murid Taman Kanak Kanak Al-Qur’an (TKQ) dan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) di Madrasah Riadhuhl Huda  belum lama ini, langsung dihadiri RT 01 Kampung Bayubud, Wan Nurjaman dan Ketua RW 01, Dudi Iskandar serta para orang tua murid dan  tamu undangan yang lainnya.

“Bersyukur kegiatan berjalan lancar, dan kegiatan wisuda ini cukup meriah dan jadi ajang silaturakhmi semua pihak dengan pihak TKQ dan TPQ ini,”Kata Dudi  Isakandar.

Dijelaskannya pula, sebagai wujud kepedulian terhadap dunia pendidikan maka Ketua  RT 01  Wan Nurjaman dan Ketua RW  01 Kp. Bayubud Dudi Iskandar  Desa Rancagoong Kecamatan Cilaku. Cianjur sangat respon dan mendukung pada perkembangan pendidikan seperti itu. Maka ketika ada wisuda bagi 30 murid  TKQ  dan TPQ pihaknya langsung hadir.

“Semoga saja pemerintah segera membantu sarana dan prasarana  bagi TKQ dan TPQ untuk meningkatkan keberhasilan di madrasah ini,” jelas Dudi Iskandar.

Sementara itu, Kepala Sekolah Ustadz H.Dodo Jakaria menyebutkan baru pertama kali selama berdirinya TK yang berdiri pada   tahun 1999 ini, dan baru menghatamkan  murid. Padahal kegiatan terus terusan  mengalami peningkatan  baik jumlah murid atau pun kualitas pembelajaran.

“ Di tahun 2012 kita ganti nama jadi TKQ dan TPQ sampai sekarang, semoga kita makin baik untuk waktu waktu yang akan datang,” kata Ustadz H. Dodo Jakaria.

Disebutkannya juga, adapun guru gurunya keluaran pesantren  Manonjaya- Tasikmalaya. Seperti juga diantaranya Ustad Koko Jakaria keluaran SMAN Cianjur, IbU Epah lulusan SMAN Cianjur, IBu Latifah MAN Tasik dan  Bu Unih MAN Pacet Cianjur.   (Iskandar  HALLOCjr).

 

Plt. Bupati Cianjur H. Herman Suherman Kunjungan Kerja Ke Cilaku

HALLO CIANJUR-  Cilaku.

Plt. Bupati Cianjur  telah melakukan kunjungan kerja ke sejumlah Kecamatan, hal tersebut terkait dengan program percepatan pencetakan e-KTP dari Suket dan penyerahan SPPT PBB bagi wajib pajak yang mendapatkan pembebasan PBB ketetapan dibawah Rp. 10.000,-

.Sebelum melakukan kunjungan kerja ke Kecamatan Cilaku, H. Herman melakukan kunjungan kebeberapa  kecamatan diantaranya  Kecamatan Cikalongkulon, Kecamatan Sukaresmi, Kecamatan Pacet.  Kecamatan Agrabinta dan lainnya.

Sementara itu, untuk kegiatan saat kunjungan kerjanya  di Kecamatan Cilaku, para kepala desa se kecamatan Cilaku mendapatkan pembinaan dari Plt. Bupati Cianjur H. Herman Suherman,  selain itu juga Plt. Bupati melakukan penyerahan e-KTP secara simbolis pada program percepatan pencetakan e-KTP dari Suket dan penyerahan SPPT PBB bagi wajib pajak yang mendapatkan pembebasan PBB ketetapan dibawah Rp. 10.000,- di Aula Kantor Desa Sukasari Kecamatan Cilaku. Rabu 17/06/2020.

Hadir para kepala OPD terkait, Camat Cilaku, Unsur Muspika Cilaku lainnya,para kepala desa, serta yang lainnya.

Dalam kesempatan itu Bupati dihadapan para kepala desa menyampaikan jelang pemilukada Cianjur untuk senantiasa menjaga kekompakan satu visi dan misi untuk membangun Cianjur yang lebih baik, bisa menciptakan kondusifitas wilayahnya.

Lanjutnya Plt Bupati  bahwa “Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Cianjur cukup berhasil hal ini berkat kerjasama warga dan jajaran pemerintah, TNI, POLRI serta yang lainnya sehingga membuahkan hasil yakni yang tadinya zona kuning sekarang menjadi zona biru”. Ungkapnya.

Sementara itu Dadi Rustandi Camat Cilaku menjelaskan bahwa Jumlah penyerahan SPPT PBB bagi wajib pajak yang mendapatkan pembebasan PBB di Kecamatan Cilaku berjumlah 10.416 lembar sedangkan KTP elektrik yang diserahkan berjumlah 1.004 keping yang kesemuanya itu terdiri dari 10 desa yang berada di wilayah kecamatan Cilaku yakni desa Sukasari, desa Sirnagalih, desa Cibinong Hilir. Desa Ciharashas, desa Munjul, desa Rahong, desa Mulyasari, desa Sindangsari, desa Sukakerta dan desa Rancagoong . (hms/ Die RR HALLO Cjr).

Lapang Sepak Bola Desa Cibarengkok Diperbaiki Swadaya

HALLO CIANJUR- Bojongpicung.

Kegiatan renovasi lapangan Sepak Bola Desa Cibarengkok, Kecamatan  Bojongpicung  berlangsung lancar sekalipun dengan  menggunakan anggaran dari hasil swadaya.  Beberapa titik dilapangan yang jelek sudah diperbaiki pula. Disamping memperbaiki saluran air.

Kegiatan renovasi lapangan Sepak Bola Desa tersebut,  merupakan kegiatan awal  dalam pelaksanaan  swadaya di tahun 2020. Dan renovasi lapangan sepak bola tersebut merupakan kegiatan  swadaya yang sudah diprogramkan sejak awal.

“Memang kami sudah berencana sejak awal, kami akan programkam secara swadaya  merenovasi lapang sepok bola ini,” ujar Kepala Desa Cibarengkok, Asep Jalaludin  Saleh, S.Sy  ketika dihubungi di lokasi.

Renovasi lapangan Sepak Bola Desa Cibarengkok  atau sering disebut dengan nama lapangan  Karamat  berlokasi di belakang kantor desa. Letaknya sangat strategis untuk kegiatan olah raga karena berada tidak jauh pula dari  pemukiman warga. Dan seringkali dipakai olah raga bagi murid murid  SD, TK, TPQ .Dengan renovasi lapangan olah raga diharapkan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat akan prasarana olah raga yang memadai di desa sendiri.

Disamping itu juga agar dapat mendorong anak-anak dan remaja untuk lebih giat berlatih sepak bola guna menjaga regenerasi pemain sepak bola di Desa Cibarengkok  yang merupakan club sepak bola kebanggaan warga setempat.

“Kita melaksanakan kegiatan pembangunan di desa ini mungkin tidak akan bisa sekaligus, tetapi akan bertahap,” ujar Kades. (WK HALLOCjr).

Dinas Lingkungan Hidup Dan Kebersihan Kab, Cianjur Laksanakan Penanganan Kakija

HALLO CIANJUR- Cianjur Kota

Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Cianjur,  saat ini sedang melaksanakan kegiatan pemeliharaan lingkungan dengan bentuk penanganan kakija (kanan kiri jalan) melalui penanaman dan pemeliharaan tegakkan/tanaman.

Menurut Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kab. Cianjur, Yudi Pratidi yang didampingi Humas dinas tersebut, bahwa  kegiatan dilaksanakan dimulai dari hari Rabu 3 juni 2020, bertempat di sepanjang jalan Hos Cokroaminoto dan Sepanjang Jl Ariwinda.

“Kegiatan penanaman sebagai bentuk pelestarian lingkungan, menjaga kualitas udara dan kebisingan serta menanggulangi segala kemungkinan erosi termasuk banjir, juga sebagai daya serap terhadap air permukaan.” Ujar Kadis DLH, Yudi Pratidi.

Dijelaskannya, rencananya dilaksanakan di beberapa titik di wilayah Kabupaten Cianjur, sampai saat ini baru dua titik. Untuk jenis tanaman yang di tanam, adalah tanaman kayu keras seperti Pohon Tanjung di sepanjang jalan Hos Cokroaminoto ataupun Pohon Mahoni/Uganda di sepanjang jl Arwinda-Tugu Pencak silat. Jenis pohon berbeda sesuai dengan lokasi.   (HALLO CjR).

 

Kabid IKP Dinas Kominfo, Persandian dan Statistik N. Suryana : Nikmatnya Bekerja Dengan Ikhlas

HALLO CIANJUR- Cianjur

Kepala Bidang (Kabid) IKP di Dinas Komunikasi Informatika  Persandian dan Statistik Kab. Cianjur N. Suryana, S.Sos  sekilas pun nampak kalem, tegas namun memiliki disiplin kerja yang luar biasa.  Tapi walau demikian,  dirinya sendiri menganggap  hal seperti  itu biasa biasa  saja  yang merupakan tuntutan dalam pekerjaan.

“Saya  cuma bekerja, ya namanya kerja  seperti biasanya,” ujar N. Suryana merendah kepada Hallo Cianjur. Com  saat bincang bincang  seputar  pekerjaan.

Menyebutkan soal pekerjaannya, Bidang IKP memiliki  pelayanan publik. dokumentasi, informasi berita pemerintahan,  kemitraan dengan  lembaga pemerintahan BUMD/BUMN dan swasta,  masyarakat wilayah se-Cianjur ( KIM…kelompok imformasi masyarakat ) serta media cetak/elktronik dan syber(media online ).

Bahkan  tanpa kenal lelah selalu dengan sigap melayani awak media yang  datang kepadanya untuk keperluan berita.  Sehingga bagi N, Suryana  datang ke kantor paling awal dan pulang paling akhir sudah menjadi rutinitas dalam bekerjanya.

“Pada dasarnya semua pekerjaan sama, bahkan  terasa nikmat bekerja jika dijalani dengan Ikhlas,” kata N. Suryana  yang  akrab  dipanggil Pak Haji ini.

Malah  saat menyebut Kabid IKP, sejumlah awak media yang ada di Cianjur mengaku dekat dengannya, apalagi  saat  bicara soal pekerjaan  Kabid sangat memahami  tugas tugas  wartawan yang cukup berat dan senantiasa  dituntut profesional dalam  penulisan pemberitaan.

“Tapi awas saya besok lagi tulisnya, jangan sekarang,” imbuhnya sambil tersenyum.  (Die R/Wan Kusmiran/Hallo Cjr).

Retana Kecamatan Bojongpicung Siaga Hadapi Wabah Covid 19

HALLO CIANJUR-   Bojongpicung.

Relawan Tangguh Bencana (Retana) Kecamatan Bojongpicung kini terus melaksanakan beragam upaya bersama  pihak pihak terkait di Kecamatan Bojongpicung, dan kegiatan difokuskan  dalam  menghadapi bencana wabah virus Corona.

Menurut  Ketua Retana Kecamatan Bojongpicung Ido Sutarman S.Pd   bahwa  kebersamaan Retana dengan pihak Polsek Bojongpicung, Koramil Bojongpicung serta pihak kecamatan dan pihak desa beserta pihak pihak terkait, sampai saat ini terus berjibaku  bersama dalam menghadapi wabah Covid 19 tersebut.

Selain itu, dukungan dari para tokoh masyarakat serta dari pemerintahan desa yang ada di  Kecamatan Bojongpicung, dalam penanganan dan ke siap  siagaan  dalam menghadapi wabah covid 19 dinilai Ido Sutarman, semua pihak cukup solid dan bekerja langsung secara bersama sama. Sehingga  semua kejadian atau data terkait Covid 19 dengan cepat tertanggulangi.

“Saya sebagai Korcam retana (relawan tangguh bencana) Kecamatan Bojongpicung, siap siaga dalam menghadapi wabah covid 19, bahkan akan selalu membantu warga masarakat khusus nya yg berada di Kecamatan Bojongpicung   untuk mencegah pandemik covid 19,” ujar Ketua Retana Kecamatan Bojongpicung Ido Sutarman S.Pd.

Selain itu disebutkannya pula, bahwa  pihaknya akan selalu  mendukung program pemerintah pusat maupun daerah, saya mengucapkan terimksih kepada BHS dan Camat Bojongpicung yang  telah memberikan kepercayaan kepada Retana menjadi i satgas covid 19 bersama pemerintah desa.

“Sekalipun Bojongpicung aman, namun kami semua yang ada di Bojongpicung terus waspada dan terus menjalankan  langkah langkah seperti yang diterapkan pemerintah saat ini,” ujar Ido Sutarman pada Hallo Cianjur.   (Die R-HALLO Cjr).

Drs. Asep Budiawan M.Pd Terus Kawal Jurnal Apresiasi Guru Agar Bisa Terbit

HALLO CIANJUR-Cianjur.

Bercerita tentang Jurnal Apresiasi Guru, yang diterbitkan PGRI Kab. Cianjur memiliki ragam cerita dan pengalaman menarik bagi para pengelolanya. Terutama saat saat menjelang proses pra cetak sampai jadi sebuah Jurnal yang bisa dibaca oleh semua guru.

Drs. Asep  Budiawan M.Pd   salah seorang Tim  Editor yang  selam ini  berjibaku untuk mempertahankan Jurnal Apresiasi Guru tetap bisa terbit. Memiliki pengalaman menarik dan sampai saat ini terus  mempertahankan jurnal.

“Dulu saat  PGRI Kabupaten Cianjur ingin memiliki jurnal sendiri sangatlah susah, malah perjuangannya pun sangat berat,” ujar  Drs. Asep  Budiawan M.Pd, salah seorang Tim editor senior ketika di hubungi Hallocianjur.Com di rumahnya.

Menurut Drs. Asep  Budiawan M.Pd , soal Jurnal Apresiasi  Guru yang dikelolanya, ada sebuah amanat yang diterimanya dari salah seorang editor yang telah almarhum,  sehingga  berat untuk di lepas,  Namun tidak kalah beratnya juga disaat pengelolaan agar tetap bisa bertahan, dan supaya  bisa terbit. Apalagi dengan kesibukannya dalam pekerjaannya  saat ini.

“Ya Jurnal saat ini ibarat mati tidak hidup pun segan,” ujarnya.

Lanjut  Asep, padahal  dengan adanya jurnal tersebut sangat terasa manfaatnya,  dimana para guru yang  ada di Kabupaten Cianjur bisa gampang menulis dan menuangkan ide serta pemikirannya dalam jurnal yang telah di miliki oleh PGRI.

Disebutkannya juga  sekalipun jumlah guru saat ini di Kabupaten  Cianjur begitu banyak, namun minat menulis dikalangan guru untuk saat ini perlu disosialisasikan dan didukung, terutama  agar  minat menulis terus menerus bisa ditingkatkan. Dan jumlah guru yang sering menulis makin banyak.

“Kita harapkan, ayolah menulis. Dan semoga muncul penulis penulis untuk di jurnal ini, dan  ini peluang  yang harus dimanfaatkan,” kata Asep Budiawan.   (Wawan Kusmiran-HALLO Cjr).

 

Kepala Sekolah Dasar Babakan Caringin I Bangun Fasilitas Bagi Murid

HALLO CIANJUR- Karangtengah

Kepala Sekolah Dasar (SD) Babakan Caringin I-Karangtengah, Dian Wahyuni, S.Pd,MM  terus membangun, dan membenahi fasilitas bagi  keperluan murid di sekolah yang dipimpinnya.

Baik untuk kepentingan peningkatan keberhasilan kegiatan belajar mengajar, pelaksanakan ekstrakurikuler di sekolah dan penunjang kesehatan anak didik. Semua hal tersebut terus menjadi program programnya.

Paling kelihatan terbaru dilaksanakan di sekolah tersebut, beberapa hari lalu SDN Babakan Caringin I, Kecamatan Karangtengah telah memindahkan sejumlah wastafel cuci tangan ke depan kelas sehingga lebih memudahkan anak anak di sekolah tersebut  sebelum masuk kelas bisa mencuci tangan terlebih dahulu.

Menurut Kepala Sekolah Dasar (SD) Babakan Caringin I-Karangtengah, Dian Wahyuni, S.Pd,MM, untuk di SDN Babakan Caringin I, pembuatan wastafel cuci tangan bukan saja akibat adanya penyebaran covid 19.  Namun hal tertsebut sudah sejak lama disediakan di SDN Babakan Caringin I. Maka, apalagi saat ini hal tersebut makin di benahi.

“Penempatan wastafel cuci tangan tersebut  saat ini lebih kami benahi, semoga dengan hal yang dilakukan seperti itu oleh sekolah anak anak bisa menjaga kesehatannya dan bisa terbiasa hidup sehat dengan mencuci tangan,” ujar Dian Wahyuni, S.Pd,MM,

Disebutkan Dian, yang menjadi fokus perhatiannya bukan saja  masalah wastafel, namun juga telah diajukan pembuatan dan pembenahan kantor sekolah, pembuatan dan pembenahan WC sekolah dan penambahan ruangan  baru. Yang kebetulan saat ini lahan untuk membuatan ruang belajar baru masih tersedia.

“Sayang untuk pembangunan ruang belajar baru, dan pembuatan serta  pembenahan kantor belum terwujud, hal itu  baru sebatas janji janji pihak Dinas Pendidikan. Namun mudah mudahan tahun tahun ini bisa terlaksana,” ujarnya.    (Wawan Kusmiran-HALLO Cjr).

Baznas Cianjur Peduli, Siap Bagikan Hand Sanitizer Ke 5000 Masjid

HALLO Cianjur,-Cianjur.

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Cianjur, akan segera didistribusikan hand sanitizer kepada sekitar 5. 000 masjid yang ada di wilayah Kabupaten Cianjur.

Kegiatan tersebut sebagai bentuk kepedulian dalam mencegah penyebaran virus corona,  sehingga Baznas  Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, memproduksi hand sanitizer  yang diproduksi 10 mustahik  dan nantinya  akan segera didistribusikan kepada sekitar 5. 000 masjid yang ada di wilayah Kabupaten Cianjur.

Ketua Baznas Kabupaten Cianjur, H. Yosef Umar didampingi Wakil Ketua IV, Hilman Saukani, mengatakan   pembuatan hand sanitizer melibatkan 10 orang mustahik yang selama ini memproduksi sabun.

“Apa yang kami lakukan merupakan bentuk kepedulian Baznas dalam pencegahan penyebaran virus corona dan ini merupakan hasil keputusan tapat,” ungkapnya  ketika dihubungi  Hallo Cianjur di ruang kerjanya.

Melalui gerakkan cuci tangan ini diharapkan umat Islam yang akan masuk masjid dalam keadaan bersih. Sehingga terbebas dari penularan wabah corona.

Disamping itu, Baznas mengajak kepada masyarakat untuk menjaga kesehatan diantarnya sering mencuci tangan. Juga mentaati bauaun MUI dan pemerintah daerah dalam pencegahan penyebaran virus ini.   (Wawan  Kusmiran).