HALLO UPDATE

Heri Suparjo, Penunggak THR Harus Membayar Lunas Sampai Desember

HALLO CIANJUR- Cianjur.

Ketika ditanya jika ada perusahaan yang nunggak belum bisa membayar Tunjangan Hari Raya (THR) sampai saat ini oleh perusahaan kepada para karyawannya, Kapala Dinas  Tenaga Kerja Kab. Cianjur, Heri Suparjo,  dengan tegas menyebutkan bahwa jika memang ada yang belum bayar harus bayar lunas sampai bulan Desember 2020.

“Pokonya kita minta Desember THR harus sudah terbayarkan, “kata Kadis Tenaga Kerja Kab. Cianjur, Heri Suparjo ketika dihubungi  Hallo Cianjur.Com di ruang kerjanya.

Lebih lanjut disebutkan Kadis Tenaga Kerja bahwa di Cianjur saat ini  industri dengan klasifikasi industri besar ada 111 perusahaan. Dengan total buruh mencapai puluhan ribu orang. Dan saat menjelang lebaran dari hasil  keliling pemantauan petugas ke  perusahaan perusahaan untuk pemantauan nasalah  tersebut   tidak ada satupun industri di Cianjur yang mengajukan penangguhan dalam pembayaran THR para buruhnya.

Dan  menyinggung  pembayaran hak buruh tidak hanya berlaku bagi industri yang masih beroperasi di tengah PSBB, melainkan perusahaan yang libur pun juga baru lalu menjelang lebaran diharuskan membayarkan hak buruhnya.

“Sudah disampaikan ke perusahaan perusahaan bahwa  pembayaran bagi buruh ini berlaku untuk semua,” ujarnya.

Lebih ditegaskan Kadis Tenaga Kerja bahwa, saat ini pihaknya meminta perusahaan segera memberikan THR sekalipun  lebarannya sudah  lewat, bagi perusahaan perusahaan yang  belum bisa membayarnya.  (Die R/Wan Kusmiran/Hallo Cjr).

 

Kabid IKP Dinas Kominfo, Persandian dan Statistik N. Suryana : Nikmatnya Bekerja Dengan Ikhlas

HALLO CIANJUR- Cianjur

Kepala Bidang (Kabid) IKP di Dinas Komunikasi Informatika  Persandian dan Statistik Kab. Cianjur N. Suryana, S.Sos  sekilas pun nampak kalem, tegas namun memiliki disiplin kerja yang luar biasa.  Tapi walau demikian,  dirinya sendiri menganggap  hal seperti  itu biasa biasa  saja  yang merupakan tuntutan dalam pekerjaan.

“Saya  cuma bekerja, ya namanya kerja  seperti biasanya,” ujar N. Suryana merendah kepada Hallo Cianjur. Com  saat bincang bincang  seputar  pekerjaan.

Menyebutkan soal pekerjaannya, Bidang IKP memiliki  pelayanan publik. dokumentasi, informasi berita pemerintahan,  kemitraan dengan  lembaga pemerintahan BUMD/BUMN dan swasta,  masyarakat wilayah se-Cianjur ( KIM…kelompok imformasi masyarakat ) serta media cetak/elktronik dan syber(media online ).

Bahkan  tanpa kenal lelah selalu dengan sigap melayani awak media yang  datang kepadanya untuk keperluan berita.  Sehingga bagi N, Suryana  datang ke kantor paling awal dan pulang paling akhir sudah menjadi rutinitas dalam bekerjanya.

“Pada dasarnya semua pekerjaan sama, bahkan  terasa nikmat bekerja jika dijalani dengan Ikhlas,” kata N. Suryana  yang  akrab  dipanggil Pak Haji ini.

Malah  saat menyebut Kabid IKP, sejumlah awak media yang ada di Cianjur mengaku dekat dengannya, apalagi  saat  bicara soal pekerjaan  Kabid sangat memahami  tugas tugas  wartawan yang cukup berat dan senantiasa  dituntut profesional dalam  penulisan pemberitaan.

“Tapi awas saya besok lagi tulisnya, jangan sekarang,” imbuhnya sambil tersenyum.  (Die R/Wan Kusmiran/Hallo Cjr).

Keluarga Petani Cianjur Terima Bantuan Pangan Dari Dr Ir. Endang S Thohari DESS MSc.

HALLO CIANJUR- Cianjur

Keluarga petani asal semua daerah pemilihan yang ada di Kabupaten Cianjur menerima bantuan pangan dari salah seorang anggota DPR RI dari Fraksi  Partai Gerindra, Dr Ir. Endang S Thohari DESS MSc.

Seperti disebutkan Aru Sopandi, selama musim pendemi Covid 19 Dr Ir. Endang S Thohari DESS MSc, sudah melakukan beberapa kegiatan di antaranya pembagian Hanstaiser, masker, pembagian beras, dan  Pembagian gula dan Makanan tambahan untuk balita.

Selain Pembagian sembako, dijelaskannya pula ada pembagian bibit ikan,  pembagian ikan kaleng dan ikan olahan dan ikan segar. Sehingga, adanya bantuan tersebut cukup membantu keadaan para keluarga petani yang terkena dampak Covid.

“Maksud dan tujuan pada kegiatan pemberian bantuan pangan tersebut, untuk membantu masyarakat yang terkena dampak pendemi Covid 19, seperti petani, nelayan, buruh dan lain lain. Juga bantuan di berikan untuk  semua dapil di Kab. Cianjur,”ujar Aru Sopandi.

Sementara itu, menyebut kegiatan pemberian bantuan pangan tersebut dikatakan Dr Ir. Endang S Thohari DESS MSc bahwa kegiatan tersebut untuk  meningkatkan kedaulatan dan kemandirian pangan, air dan energi untuk  masyarakat.

Sementara itu, Yusup (51) warga Cianjur yang merupakan salah seorang penerima bantuan pada kegiatan pemberian bantuan pangan dari Dr Ir. Endang S Thohari DESS MSc mengaku merasa bersyukur bisa menerima bantuan.

“Saya bersyukur  mendapatkan  bantuan dari Ibu Dr Ir. Endang S Thohari DESS MSc, semoga beliau bisa dibalas atas semua kebaikannya,” ujar Yusup.   (Die R/WK/Hallo Cjr).

 

Pemkab Cianjur Bisa Ajukan H. Herman Suherman Sebagai Bupati Cianjur ?

Hallo Cianjur- Cianjur Kota

Dengan ditolaknya kasasi IRM oleh MA, maka  telah inkrah dan mempunyai kekuatan hukum tetap, seperti baru lalu sehingga banyak disebutkan,  pemerintah Kabupaten Cianjur bisa mengajukan H. Herman Suherman yang saat ini statusnya Plt Bupati bisa diajukan sebagai Bupati Cianjur

Pengamat hukum Cianjur, Dr Yudi Junadi mengatakan, Sesuai UU Otda, Wakil Bupati atau Plt Bupati akan secara otomatis (tidak melalui DPRD) tetapi diangkat oleh Mendagri  melalui Gubernur.Setelah Bupati non aktif dinyatakan bersalah dalam putusan inkracht  pengadilan korupsi.

Jadi tinggal menunggu pemberhentian tetap IRM dari Mendagri, lalu usulan dari Pemda agar wakil Bupati /Plt diangkat jadi Bupati.

“Karena masa jabatan Bupati Cianjur kurang dari 18 bulan maka tidak ada wakil bupati yg pengisian jabatannya melalui DPRD dan jabatan Bupati yg dibawah 18 bulan itu  tdk dihitung satu periode.”ujar Yudi Junadi.

Dijelaskannya pula,  tergantung dari Pemkab Cianjur apakah akan mengajukan kepada Kemendagri atau tidak untuk mendapatkan bupati definitif. “Pak Herman 100 persen sudah mempunyai kewenangan, persoalan kapan diajukan ini bersifat paket dan mempunyai itung-itungannya,” kata pengamat hukum dan  politik tersebut.

Sementara itu kasus korupsi yang  menjerat Bupati Cianjur non aktif Irfan Rivano Muchtar telah memasuki babak akhir.  Kasasi yang diajukan terdakwa dan Jaksa Penuntut Umum ditolak oleh Mahkamah Agung. Sehingga tertera informasi bahwa perkara dengan nomer register 1505 K/PID.SUS/2020 dengan nomer perkara di pengadilan tingkat pertama 31/Pid.Sus.Tpk/2019/PN.Bdg, status nya sudah putus dengan tanggal putusan 20 Mei 2020 .  (Die R/ Hallo Cjr).

Catatan Kecil Bupati Cianjur H.Herman Suherman Tangani Covid 19

Hallo Cianjur- Cianjur Kota

Sebuah catatan kecil  dalam penanganan Covid 19, terutama yang dilaksanakan Plt.Bupati Cianjur, H. Herman Suherman dari awal hingga  menjelang  pelaksanaan AKB ( Adaptasi Kebiasaan Baru ) atau The New Normal.  Semua  keberhasilan di Cianjur bukanlah hal yang gampang, namun perjuangan serius semua pihak.

 

Terungkap dalam wawancara singkat, Plt. Bupati  Cianjur H. Herman Suherman menyebutkan sebagai manusia biasa, merasakan lelah tapi berusaha untuk  terus semangat  dalam mengabdi demi warga Cianjur. Dan semua lelah  terasa terganti dengan  rasa syukur setelah  melaksanakan Video Conference Musyarawah Pimpinan Daerah dengan Gubernur Jawa Barat, bersama dengan jajaran Forkopimda di Pendopo Kabupaten Cianjur.

Vicon bersama Gubernur Jawa Barat membahas tentang informasi perkembangan selama PSBB dan evaluasi menjelang pelaksanaan AKB ( Adaptasi Kebiasaan Baru ) atau The New Normal.

“Alhamdulillah Cianjur sudah masuk ke Zona yang lebih baik dan PSBB di Cianjur selesai hari ini, dan kita akan memulai hidup baru yaitu AKB atau New Normal.”ujar Bupati.

Tempat wisata, toko, sekolah kita akan buka kembali dengan tetap harus mengikuti protokol kesehatan covid 19. PSBB tahap 2 di Cianjur Alhamdulillah zero positif civid 19, hal ini berkat kerjasama Forkopimda dan seluruh lapisan masyarakat dalam mendukung pelaksanaan PSBB tahap 1 dan tahap 2 di Cianjur.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Forkopimda, Dinas Kesehatan, Organisasi Masyarakat, Alim Ulama dan seluruh lapisan masyarakat Cianjur, dengan kesabaran, ketawakalan, kerjasama dan saling mengingatkan untuk menjalankan semua peraturan PSBB di Cianjur dan selalu mentaati protokol kesehatan covid 19 bagi seluruh lapisan masyarakat Cianjur.” Kata Bupati Cianjur, H. Herman Suherman.  (Die RR/Tim Hallo Cjr).

 

 

Nenden Raspati Rohaniawati : Mengolah Sampah Jadi Bernilai Tinggi

HALLO CIANJUR- Cianjur.

Sampah tidak selamanya menjijikan, ternyata sampah diolah bisa bernilai dan manfaat bagi kehidupan. Hal demikian sudah dibuktikan dengan  alat daur ulang sampah organik 120C, yang  resmi diluncurkan di komplek Gading Asri, -Bojong Kecamatan Karangtengah.

Menurut Koordinator Project 120C, Nenden Raspati R, SH,  target  pengolahan sampah dengan  TTG 12OC ddapat  dilakukan di lingkungan tingkat RT, sehingga dampak positif yang diharapkan mampu mengurangi angka pengangguran.

Disebutan , Nenden Raspati R, SH,  Alat pengolahan atau daur ulang sampah organik dan anorganik 120C, yang menggunakan bahan dasar lokal, dan berfungsi menghasilkan carbon aktif sebagai bahan bakar alternatif (briket), juga bisa untuk perawatan kulit charcoal masker, lulur dan lainnya. Juga sabun batang charcoa.

“ Sampah diolah bermanfaat sebagai  engergi  alternatif mengatasi naiknya harga gas untuk  kebutuhan rumah tangga sehari hari, atau untuk  keperluan bahan bakar di pabrik pabrik, seperti di pabrik  tahu atau tempe dan lainnya,” ujar Nenden.

Pengelolaan sampah yang ada di sekitar kita itu menggunakan tekhnologi tinggi. Pihaknya akan mencoba menginisiasi bagaimana caranya agar pengelolaan sampah yang ada di kita bisa di kelola secara langsung oleh masyarakat.

Tentunya dari dasar pemikiran seperti itu berarti kita harus menggunakan tekhnologi tepat guna yang menggunakan manufaktur yang bisa didapat secara mudah, artinya produk lokal, dan alatnya bisa di fungsikan oleh masyarakat secara langsung

“ Aroma briket dapat  dimodifikasi sesuai request, terutama untuk  konsumen yang menginginkan aroma tertentu (daun pandan, suji, sirih),”ujarnya

Dijelaskannya pula,  Charcoal yang  diolah jadi black mask kedepannya bisa mmbuka peluang usaha salon untuk Ibu ibu, bahkan  kalau  produksi charcoal sudah mencapai 5 ton per bulan, ini dapat memenuhi requeast PT Unilever,  Untuk bahan  dasar  pasta gigi dan sabun cuci piring/sendok.

Sementara itu, Kepala Dinas  Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Cianjur, Yudi Pratidi, ST, MM saat dihubungi Hallocianjur.Com  menyambut baik dengan adanya alat 120C, karena dirasa dapat membantu DLH dalam melaksanakan kegiatan pengelolaan sampah.

(Die RR/HALLOCjr).

 

Warga Desa Campaka Mulya Giat Cegah Penyebaran Covid-19

HALLO CIANJUR- Cianjur

Pendirian Posko isolasi lokal  di Kampung Kebon Kawung, Desa Campaka Warna, Kecamatan Campaka Mulya, menunjukan keseriusan warga dalam mencegah penyebaran Covid-19 di lingkungan  Desa Campaka Warna yang bekerjasama dengan pihak Koramil, Polsek, Kecamatan Campaka Mulya dan pihak desa serta sejumlah ormas setempat.

“Dari  beberapa bulan lalu  kita sudah  bergerak, dan sekarangpun masih keliling pemantauan penangana pencegahan covid di tiap wilayah yang  ada di desa ini,” ujar  Ace, salah seorang petugas di Posko yang ada di Kebon Kawung.

Menurut Ace kegiatan pemantauan lebih di fokuskan di Posko, dimana setiap pendatang atau kendaraan yang lewat menuju Campaka Warna atau Kecamatan Campaka Mulya Via Kebon Kawung selalu diperiksa.  Termasuk suhu tubuh yang bersangkutan.

“Selain itu, upaya kita dalam mencegah penyebaran Covid-19 di lingkungan desa ini khususnya, kita  dipersiapkan alat-alat IR Scan untuk mendeteksi tubuh disaat para pendatang masuk ke wilayah ini,” kata  Ace.

Dijelaskan pula Nanang, petugas lainnya saat ditemui ditempat yang sama ,   perihal Pelaksanaan Social Distancing Di Lingkungannya, sebagai salah satu langkah responsive untuk mengatasi dampak covid di tiap wilayah yang  ada di desanya, membantu pula pada sektor    ekonomi dan kelangsungan usaha ditinjau dari aspek kesehatan bagi warga Desa Campakawarna.

“Beberapa desa  lain yang ada di Cianjur pun melakukan hal yang sama, dengan melakukan penyemprotan desinfektan dan mengukur suhu tubuh  para pendatang, “ujar  Nanang.

(Die RR-  HALLO Cjr).

Ketua Baznas Cianjur Berikan Bantuan, Diterima Langsung Plt. Bupati Cianjur. H Herman Suherman

HALLO CIANJUR- Cianjur.

Ketua Baznas Kabupaten Cianjur, H. Yosep Umar  telah menyerahkan beragam bantuan berupa barang yang secara simbolis diserah terimakan di Pendopo. Dan bantuan tersebut langsung diterima Plt. Bupati Cianjur, H. Herman Suherman.

“Hari ini saya menerima Kepala Baznas Cianjur, H Yosep Umar yang memberikan sejumlah bantuan sebagai bentuk pencegahan penularan Covid 19 di Kabupaten Cianjur, di Pendopo Cianjur.” Ujar Bupati Cuanjurm H. Herman Suherman.

Disebutkan Bupati, bantuan dari Baznas diantaranya adalah, 20 Wastafel Fortable yang akan diletakan di tempat-tempat umum, 1500 masker, 1500 hand sanitizer dan 2500 sajadah yang akan di sebar ke beberapa masjid yang ada di Kabupaten Cianjur, dan memberikan bantuan santunan untuk anak yatim dan bantuan kesehatan bagi penyandang disabilitas.

“Mari Kita sama-sama melawan pandemi ini dengan cara di rumah saja, jaga kesehatan. Jika harus keluar rumah juga terapkan physical distancing, pakai masker dan sering cuci tangan. Kita banyak-banyak berdoa semoga pandemi ini segera berakhir.”ujar Bupati.

Sementara itu, Ketua Baznas Kabupaten Cianjur, H. Yosep Umar melalui Wakil Ketua IV Baznas. H. Hilman Saukani, menjelaskan  bantuan  berupa  barang diantaranya adalah, 20 Wastafel Fortable yang akan diletakan di tempat-tempat umum, 1500 masker, 1500 hand sanitizer dan 2500 sajadah yang akan di sebar ke beberapa masjid yang ada di Kabupaten Cianjur, dan memberikan bantuan santunan untuk anak yatim dan bantuan kesehatan bagi penyandang disabilitas.

“Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabulaten Cianjur, Jawa Barat, memberikan bantuan tersebut  sebagai bentuk pencegahan penularan Covid 19 di Kabupaten Cianjur,” ujar H. Hilam Saukani.  (Wawan Kusmiran/ HALLOCjr).

Pendataan Penerima Bantuan Harus Cermat

HALLO CAINJUR- Cianjur

Plt Bupati Cianjur, H. Herman Suherman, telah  memimpin rapat koordinasi persiapan penyaluran bantuan Gubernur Jawa Barat bagi Rumah Tangga Miskin Terdampak Covid 19 dan persiapan Sambut Bulan Suci Ramadhan 1441 H di Bale Praja.

Mengomentari kegiatan tersebut, Ketua Dewan Kota, Dian Rahadian menyebutkan  untuk penerima bantuan, Dinsos harus cermat dan melakukan kroscek ke lapangan  kembali.  Terutama data dari usulan dari RT Melalui Desa dan kecamatan.

“Karena ditenggarai berbau nepotisme  maka dilapangan  masih banyak  warga tidak  mampu belum  terdata, maka  Dinsos harus melihat  dari pengalaman sebelumnya dari penerima PKH dan BPNT yang tidak  mampu tidak  mendapatkan bantuan tersebut,” Ujar Dian Rahadian.

Sementara itu, dalam rapat tersebut di Hadiri oleh Unsur Forkopimda, Ketua MUI Kab. Cianjur Sekretaris Daerah Cianjur, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, TNI, POLRI, Para OPD, POS DAN GIRO, BULOG, DKP, dan Forum RWRT Cianjur.

Bantuan sebesar Rp. 500.000/ RTM ( Rumah Tangga Miskin ) diberikan setiap bulan antara 2 sampai 4 bulan kedepan, Rp. 350.000 berupa beras, minyak, makanan kaleng, gula, terigu, mie instan, vitamin c dan telor, dan sisanya Rp. 150.000 berupa cash.

Menurut Pemprov Jabar ada enam kriteria RTM yang mendapatkan bantuan ini diantaranya adalah :

  1. Pekerja di bidang perdagangan dan jasa. 2. Pekerja di bidang pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan budidaya, dan tangkap. 3. Pekerja di bidang pariwisata. 4. Pekerja di bidang transportasi.
  2. Pekerja di bidang industri. Dan 6. Penduduk yang bekerja sebagai pemulung.

“Saya berharap kepada semua unsur yang terlibat dalam pembagian bantuan Pemprov Jabar ini, agar bisa bekerjasama dengan Dinas Sosial Kabupaten Cianjur, selama proses program bantuan rumah tangga miskin ini memantau dengan ketat pemadanan data berdasarkan DKTS 2020, supaya bantuan sosial pangan bisa tepat sasaran, merata, dan tidak ada warga yang menerima bantuan ganda . Serta sesuai dengan arahan Gubernur Jawa Barat, bantuan tidak diberikan bagi penerima Kartu Sembako dan PKH yang selama ini rutin mendapatkan bantuan dari APBN (pemerintah pusat). “Ujar Bupati.

Lanjutnya pula, Saya berdoa semoga kita semua diberikan pertolongan oleh Allah dalam melalui ujian ini, selalu bersyukur, bersabar dan tawakkal serta selalu berharap hanya kepada Allah SWT, dan Allah memudahkan rezeki bagi kita dari jalan yang Allah ridhoi, Amiin.  (Die RR/HALLO CJR).

 

 

Pemkab Cianjur Tentukan Pelaksanaan Kewajiban ZIS

HALLO  CIANJUR- Cianjur.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur,  dengan edaran surat nomor 450/2587/Kesra/2020 perihal pelaksanaan kewajiban Zakat, Infak, Sedekah/ DSKL  dan harga perkulak zakat fitrah tahun 2020  M/1441 H.

Menurut Plt. Bupati Cianjur, H. Herman Suherman bahwa pelaksanaan kewajiban zakat yang ditetapkan dengan uang khususnya utnuk ASN/TNI/POLRI di kabupaten Cianjur, dilaksanakan melalui penghasilan yang diterima pada bulan Ramadhan 1441 H. Dengan ketentuan harga sebesar Rp. 30.000,00 dan Rp 40.000,00 atau dengan beras yang biasa dikonsumsinya sebanyak 1 (satu) kulak.

Zakat fitrah ASN/TNI/POLRI dapat dibayarkan melalui unit pengumpulan zakat (UPZ)Dinas, Badan, Lembaga, Kantor/Instansi, Perangkat Daerah, BUMN/BUMD masing-masing pada saat penerimaan gaji bulan Mei 2020.

Zakat fitrah masyarakat umum dibayarkan melalui Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) di DKM/RW/Madrasah/Sekolah, Pembayaran diharapkan dengan uang sesuai dengan nilai harga beras yang biasa di konsumsinya.

Zakat Mal

Nishab Zakat (ketentuan batas minimal wajib zakat) Mal/Profesi/Penghasilan/Gaji yaitu senilai 85 gram Emas Murni, maka wajib mengeluarkan zakatnya sebesar 2,3% dan dibayarkan melalui UPZ (Unit Pengumpulan Zakat) Dinas, Badan, Lembaga, Kantor/Instansi, Perangkat Daerah, BUMN/BUMD dan kecamatan atau ke BAZNAS Kabupaten baik satu kali setahun atau dapat dilaksanakan setiap menerima penghasilan (gaji, honor, tunjangan,dsb).

Apabila ASN/TNI/POLRI, Pengusaha dan Masyarakat Umum yang memiliki kekayaan sebagaimana tercantum dalam Tabel Zakat yang dikeluarkan oleh peraturan Mentri Agama Republik Indonesia Nomor 52 Tahun 2014 Tentang Syarat Dan Tata Cara Perhitungan Zakat Mal serta Pendayagunaan Zakat Untuk Usaha Produktif, agar menunaikan kewajiban zakatnya melalui BAZNAS / UPZ sesuai ketentuan yang telah ditetapkan.

“Bagi ASN/TNI/POLRI yang belum mencapai nishab atau memperoleh penghasilankurang dari 85 gram Emas Murni, dianjurkan untuk mengeluarkan infak bulanan melalui BAZNAS/UPZ masing – masing dengan ketentuan sebagai berikut :  Golongan I    Rp   10.000,-/bulan,  Golongan II Rp                               20.000,-/bulan,  Golongan III      Rp   30.000,-/bulan dan  Golongan IV      Rp                               60.000,-/bulan,” ujarnya.   (Wawan Kusmiran)

 

UPZ Terima Bantuan Dari Baznas Cianjur Untuk Disalurkan Ke Warga

HALLO CIANJUR-Karangtengah

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Cianjur  telah mengalokasikan dana sebesar 800 juta yang  disalurkan dalam bentuk bantuan melalui Unit Pelayanan Zakat (UPZ) di tiap Kecamatan se-Kabupaten Cianjur.

Ketua Baznas Kabupaten Cianjur, Yosep Umar melalui Wakil Ketua IV Baznas. H. Hilman Saukani, menjelaskan  babntuan  berupa   tebar sembako sebanyak 7.000 paket, disamping itu pula Baznas menyalurkan bantuan dalam bentuk Hand soap dan hand sanitizer.  1500 masker dan    20 buah wastafel. Dengan pendistribusian nya disalurkan  melalui UPZ Kecamatan

“Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabulaten Cianjur, Jawa Barat, menebarkan 7.000 paket sembako untuk warga yang terdampak Covid – 19 atau Corona.”ujar H. Hilam Saukani.

Dikemukakannya pula , penebaran sembako sebagai  bentuk  kepedulian  terhadap  masyatakat Kabupaten Cianjur yang sedang dalam kondisi pandemic Covid 19.  Untuk itu,  Baznas  mengalokasikan dana sebesar Rp. 00 juta yang akan disalurkan dalam bentuk bantuan berupa  : Tebar sembako sebanyak 7.000 paket.

“Disammping itu, Baznas menyalurkan bantuan dalam bentuk  hand soap dan hand sanitizer, 1500 masker, .20 buah wastafel,”ujar H. Hilman Saukani.   (Wawan Kusmiran-HALLO Cjr).

 

Pemkab Cianjur Terus Lindungi Buruh

HALLO  CIANJUR- Cianjur.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur, melalui Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Cianjur, terus memberikan  perlindungan  terhadap para buruh.  Dengan beragam upaya yang salah satunya pemantauan langsung ke pabrik pabrik yang ada di Cianjur.

“Dari Pebruari kita sudah  bergerak, dan sekarangpun masih keliling monev perusahaan perusahaan untuk pemantauan penangana pencegahan covid di perusahaan perusahaan,” ujar Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Cianjur, Heri Suparjo.

Menurut Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Cianjur, Heri Suparjo  bahwa permohonan agar Bupati menerbitkan surat kepada dunia usaha untuk meliburkan  pekerja/buruh dengan langkah menghentikan seluruh kegiatan / aktivitas produksi dan  menutup fasilitas operasional (Penghentian Total) belum dapat dilakukan sepanjang wilayahnya  tidak ditetapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) oleh Menteri Kesehatan.

“Selain itu, upaya Disnaker dalam mencegah penyebaran Covid-19 di lingkungan pabrik yakni menginstruksikan perusahaan menjalankan SOP pencegahan yang benar. Di Pou Yuen dipersiapkan alat-alat IR Scan untuk mendeteksi tubuh disaat para karyawan akan masuk ke pabrik,” katanya.

Dijelaskannya pula,  permohonan agar Bupati menerbitkan surat kepada dunia usaha guna mengurangi kegiatan sampai batas minimal (jumlah karyawan/waktu kegiatan) pada dasarnya telah dipenuhi melalui Surat Edaran Bupati Cianjur Nomor 443.1/2291/Disnakertrans/2020 Tanggal 2  April 2020 Perihal Pelaksanaan Social Distancing Di Lingkungan Perusahaan, sebagai salah satu langkah responsive untuk mengatasi dampak ekonomi dan kelangsungan usaha ditinjau dari aspek kesehatan, keuangan perusahaan dan pekerja itu sendiri, dan pengimplementasian social distancing di perusahaan dilakukan berdasarkan hasil kesepakatan antara pekerja dan pihak  pengusahan.

Ditambahkan Kepala Dinas Tenaga Kerja Kab. Cianjur,  aturan mengenai pengupahan bagi pekerja yang terdampak Covid 19 telah diuraikan  dalam Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Nomor M/3/HK.04/III/2020  Tentang Perlindungan Pekerja/Buruh dan Kelangsungan Usaha dalam Rangka Pencegahan dan  Penanggulangan Covid-19.

“Beberapa pabrik besar lain yang ada di Cianjur pun melakukan hal yang sama, dengan melakukan penyemprotan desinfektan dan mengukur suhu tubuh karyawan.  Di Pabrik kan ada aturan sendiri jadi memang tidak libur, tapi tetap kita pantau, “ujar Heri  Suparjo.  (Di  R-  HALLO Cjr).

 

Dewan Kota Minta Bank BJB Tangguhkan Angsuran ASN dan Pensiunan

HALLO  CIANJUR- Cianjur.

Ketua Dewan Kota,  Dian Rahadian berharap Gubernur Jabar segera  meminta dilakukannya  penangguhan kredit  Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pensiunan di Bank  BJB. Hal tersebut setelah banyak keluhan dan kekecewaan ASN dan Pensiunan  di Kabupaten Cianjur atas tidak adanya penangungan angsuran kredit.

“Pada dasarnya ASN+ pensiunan saat ini terkena  juga dampak covid 19, maka  Bank Jabar harus  ada kebijakan dan rasa empati  kepada  mereka  dalam  situasi wabah covid corona. Maka BJB jangan terus  mengejar provite, tapi BJB harus toleran,” ujar Dian Rahadian.

Disebutkannya,  ASN dan pensiunan costumer BJB  yang  paling setia, serta peminjaman kredit mereka larinya ke BJB, hampir 90% ASN dan pensiunan SK Ada di Bank Jabar, maka Bank BJB kepemilikan provinsi jabar, sehingga cukup beralasan  melalui Gubernur Jabar, Ridwan Kamil  untuk meminta segera kepada BJB segera  melakukan penangguhan kredit tersebut.

“ Mereka tiap bulan gajih dipotong oleh  BJB, kalo  ada penundaan minimal 3 bulan gajih dikembalikan kepada  ASN dan pensiunan sebagai  bekal hidup sehari hari selama ada penyebaran  corona,” ujarnya.

Dian  mengatakan, penundaan tagihan kredit ini diminta karena mengingatkan saat ini masyarakat banyak yang tidak bisa bekerja guna dalam rangka memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19. Selain itu, kata Dian , masyarakat juga sedang dihadapkan dengan tingginya harga kebutuhan pangan. Karena itu diharapkan pihak perbankan dan lembaga keuangan lainnya di  Cianjur  mempertimbangkan dan mengambil langkah cepat.

“Saya juga akan memohon  ke Gubernur  untuk segera menyurati bank, duduk bersama mencari solusi terkait penundaan pembayaran kredit bagi ASN dan Pensiunan” ujarnya.

Dian  menuturkan, permintaan dirinya juga memiliki dasar kuat, yaitu adanya instruksi dari Presiden Jokowi bahwa pemerintah telah meminta lembaga perbankan dan non perbankan melalui Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk menunda tagihan kredit kepada debitur selama setahun. Khususnya yang punya nilai kredit dibawah Rp 10 miliar.

“Jadi sudah seharusnya perbankan mengambil langkah cepat menjalankan instruksi presiden dan mengeluarkan peraturan penundaan pembayaran kredit tersebut,”  Kata  Dian,

(Die RR HALLO Cjr).

Para Kepala Desa Dilantik Bupati, Warga Ucapkan Selamat

Ucapan selamat dari Dewan Kota.

 

Ucapan selamat dari BMT IM

 

 

Ucapan selamat dari  Gilar Budi Raharja

 

 

Ucapan selamat dari Pemdes Kemang

 

 

Ucapan selamat dari Pemdes Karangwangi

 

 

.Ucapan selamat dari Tim sukses dan Relawan AJS

 

 

Ucapan selamat dari RW 06

Ucapan Selamat Dari Kelompok Makmur Tani