Bengkel Politik Cianjur (BPC) : Mari Cegah Bersama Virus CORONA

HALLO CIANJUR- Cianjur

Penyebaran virus corona terus mengalami peningkatan setiap harinya, baik jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP), Pasien Dalam Pengawasan (PDP) serta Pasien Positif.

 

Mewabahnya Covid-19 harus dicegah semaksimal mungkin dengan berbagai upaya KEBIJAKAN PUBLIK dan kesehatan yang baik.

Ditandaskan Bengkel Politik Cianjur (BPC),  bahwa BPC  mengajukan pokok pokok pikiran terkait upaya mempercepat penanganan dan penanggulangan Covid-19 kepada Pemkab dan DPRD Cianjur sebagai berikut.

Seperti dijelaskan Ketua BPC  Iwan Padwi yang didampingi  Plt. Direktur BPC Unang Margana bahwa  Pemkab dan DPRD Cianjur segera membuat kemudian mengekspose Rencana strategis tentang pencegahan dan penanggulangan covid-19

Selain itu, dalam waktu 2-3 bulan, potong semua tunjangan jabatan/kinerja ASN dan DPRD. Dan  membekukan semua jenis anggaran pertemuan teknis, seminar, rapat kerja, rapat koordinasi, lokakarya, bimbingan teknis, sosialisasi dan meeting group hingga Desember 2020. Anggarannya pindahkan ke anggaran berkode: Corona 2020.

Hal lain nya,  lanjut BPC  DPRD segera bekerja, jangan hanya menonton pemerintah saja. Bikin rencana darurat, segera rapat (virtual/online juga boleh). Rombak postur anggaran secara radikal. Dan proyek-proyek fisik ditunda hingga tahun depan. Hanya yang terkait dengan kesehatan, pertanian dan pendidikan yang diprioritaskan. Sektor-sektor lain dipindahkan ke tahun anggaran 2021.

“Lima hal tersebut   yang kiranya bisa dilakukan, dan hal tersebut sangat penting untuk pencegahan penyebaran virus corona di Cianjur,” ujar Plt. Direktur BPC, Unang Margana.  (Dian R-WK/ Hallio CJR)

Abon Ayam “Sumber Rezeki” Enak Gurih Dijual Sampai Luar Negeri

HALLOCIANJUR- Cilaku.

Bicara soal abon, Pasti Abon abon merk Sumber Rezeki yang enak dan gurih, produk  industri rumahan milik Agus Ali Habib, warga  Cilaku-Kab.Cianjur.  Abon ini selain terjamin dirasa, juga daging yang dipakai merupakan daging segar.

“Kita utamakan  di rasa serta kualitas abonnya terjamin,  dengan resep khas abon Cianjur yang manisnya membuat ketagihan,” kata  Agus Ali Habib yang dikenal dengan panggilan Ali Habib, pemilik  Abon merk Sumber Rezeki ketika dihubungi HalloCianjur di rumahnya.

Disebuatkan  Ali Habib, yang  menjadi kebanggan tersendiri bagi dirinya, dimana  selama lima tahun mengelola abon, ternyata  abon miliknya sudah bisa  laku ke luar negeri. Disamping pemesanan dari beberapa kota besar yang ada di dalam negeri.

“Ini Abon dari kampung yang tidak kampungan, sebab enak rasanya terjangkau pula diharganya. Malah  sudah terjual sampai ke Malaysia, juga Arab Saudi,  maka tidak akan gagal untuk membeli abon dari kita” ujar Ali Habib.

Tapi disebutkan  Ali Habib dengan  adanya  wabah corona, pasarnya dari pelanggan yang sudah terbiasa membeli produknya kini tersendat. Sehingga, saat ini pihaknya akan terus mencari peluang pasar dari kota kota sekitar Cianjur.  “Ya saat ini kita harus kerja keras lagi memasarkan abon abon ini,” ujarnya.

Kepala Seksi Bina Perindustrian Logam, Mesin alat  Transportasi, Tektil; El;ektronika dan Telematika  (Ilmatel) Dinas  Koperasi, UKM, Perdagangan Dan Perindustrian Kab. Cianjur,  Teguh Budiono membenarkan bahwa  memang abon abon buatan keluarga Ali Habib sudah memenuhi  syarat makanan yang layak disukai pasar.

Selain  telah banyak ragam abon yang dibuat, mulai abon daging sapi  abon daging ayam, abon ikan tuna dan abon ikan tawar  juga  rasanya tidak kalah dengan abon abon merk lain yang sudah lama berproduksi di Kab. Cianjur.

“Yang jadi  keunggulan dalam prosesnya, perpaduan antara pembuatan secara manual juga dipadu dengan menggunakan mesin mesin.  Sehingga produk stoknya banyak. Apalagi Ali Habib saat ini memiliki kelompok binaan dengan 25 anggota,” ujar Teguh Budiono.  (Die RR-HALLO CJR).

 

Warga Sayang RW 10 Lakukan Penyemprotan Disinfektan Cegah Covid-19

HALLO CIANJUR-Cianjur Kota

Warga  Sayang Rukun Warga (RW) 10, Kecamatan Cianjur Kota secara bergotong royong melakukan penyemprotan Disinfektan Cegah Covid-19. Kegiatan tersebut dilakukan warga bersama sama dengan i pihak RW, karangtaruna serta pihak RT.

Menurut Ketua RW 10, Rahmat Solihin, aksi pencegahan penyebaran virus Korona atau Covid-19 dilakukan RW 10 tersebut  dengan menyemprotkan cairan disinfektan ke sejumlah fasilitas umum di wilayah tersebutm disamping melakukan penyemprotan ke rumah rumah warga.

“Penyemprotan disinfektan ini di RW 10 ini bentuk dari  keseriusan warga di sini dalam menyikapi pencegahan Copid-19 ,” kata Ketua  RW 10,  Rahmat Solihin.

Rahmat Solihin mengatakan, pihaknya  juga  memprioritaskan tempat ibadah, majelis taklim dan madrasah karena masyarakat di RW 10  masih sering melakukan kegiatan dan sangat  memerlukan penyemprotan.

Penyemprotan disinfektan tersebut, jelas RT gungun yang didampingi Ketua Karangtaruna Cecen diharapkan dilakukan tidak sekali saja, namun diharapkan  dilakukan sampai masa tanggap darurat Covid-19 di Cianjur berakhir yakni 29 Maret 2020.

Masyarakat  bahu membahu atas kesadaran sendiri dan dukungan pemerintah untuk pencegahan penyebaran virus corona dengan cara  bergotong royong penyemprotan desinfektan ke tiap rumah penduduk.

“Jika masa tanggap darurat diperpanjang, kita akan terus waspada  dan mengajak seluruh warga di RW 10 ini hati hati,” pungkas Gungun.  (Die Hallo Cjr).

Dewan Pendidikan Kabupaten Cianjur Siap Dukung Tingkatkan Kualitas Pendidikan

Hallo Cianjur- Cianjur Kota.

Menanggapi dibatalkannya Ujian Nasional (UN) Berbasis Komputer (UNBK) bagi siswa/i SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA/SMK oleh pemerintah (yang disampaikan langsung presiden RI joko widodo melalui teleconference (24/3/2020) Dewan Pendidikan Kabupaten Cianjur menyatakan setuju dan memberi dukungan atas keputusan tersebut.

Menurut-Ketua Dewan Pendidikan Kab. Cianjur,  U. Awaludin, S.Ag, MH,  Sebagai pengganti Ujian Nasional tersebut (yang rencananya akan dilaksanakan tanggal 30 Maret – 1 April 2020 untuk SMA/Sederajat, 20-23 April 2020 untuk SMP/MTs, 29-30 April 2020 untuk SD/MI) ada 2 opsi, yaitu pertama kumulatif nilai raport selama 3 tahun (untuk SMA/MA/SMK) dan 6 tahun (untuk SD/MI) dan UN daring/online berbasis rumah.

“Namun untuk opsi 2 ini sulit dilaksanakan karena keterbatasan server yang  ada di sekolah.” Kata  Ketua Dewan Pendidikan Kab. Cianjur,  U. Awaludin, S.Ag, MH, pada Hallo Cianjur.

Disebutkannya juga, adapun bagi siswa/i SMK yang telah melaksanakan UNBK per tanggal 16-19 Maret 2020 di beberapa sekolah di luar Jawa Barat  tetap nilai UNBKnya menjadi salah satu rujukan kelulusan. Kaitan teknis pengisian nilai kumulatif raport dan atau UNBK berbasis rumah tentunya mengacu pada pedoman teknis dari Kemendikbud RI yang mungkin akan segera disampaikan ke sekolah dalam waktu dekat melalui dinas pendidikan setempat.

Catatan berikutnya, ditandaskan Ketua Dewan Pendidikan Kab. Cianjur,  mengenai perlu adanya rumusan bersama (pemerintah dan masyarakat) terkait pembuatan konsep dan petunjuk teknis pengelolaan nilai akumulasi raport.

“Tentunya harus disiapkan sekomprehensif mungkin untuk menghindari kendala-kendala teknis di lapangan jangan sampai terlalu sering bongkar pasang aturan kemendikbud karena ada celah kekurangan dlm rumusan konsep dan teknis pengisian kumulatif raport tersebut dan atau kaitan dengan bahan mentah yang dijadikan bahan untuk pengisian raport (baik berupa format ujian semester,tengah semester dan ujian prakterk serta nilai-nilai ekstrakurikuler dan tugas lainnya).” Ujarnya.

Untuk perumusan hal tersebut diharapkan adanya pelibatan pihak masyarakat yang dalam hal ini di dunia pendidikan diwakili oleh Dewan Pendidikan Tingkat Pusat, Propinsi dan Kabupaten/kota agar hasil rumusannya komprehensif dan holistik di setiap perumusan yang dilaksanakan baik di tingkat pusat, propinsi dan daerah/kabupaten/kota.

“ Dewan Pendidikan Kabupaten Cianjur akan sangat siap untuk memberikan konsep-konsep yang aplikatif kaitan itu agar kualitas pendidikan di cianjur semakin baik. ” Tambahnya.

(Wawan Kusmiran).

Wartawan Dihimbau Kerja Di Rumah Dan Tidak Membuat Kepanikan

HALLO CIANJUR — Cianjur.

Persatuan Wartawan Indonesia (PWI)  Kabupaten Cianjur menghimbau para anggota agar menghindari kontak langsung dengan nara sumber, cukup menghubungi melalui telepon seluler atau chat memanfaatkan aplikasi perpesan.

“Saya sebagai Ketua PWI Cianjur meminta pada anggota dalam menjalankan profesi wartawan jangan terlalu mengambil resiko, tidak ada berita sebanding nyawa,” ujar Ikhsan Ketua PWI Cianjur pada rekan-rekan media.

Ada beberap hal yang harus diperhatikan agar tidak terpapar virus Corona, yakni tidak melakukan kontak atau bersentuhan langsung dengan nara sumber, alangkah baiknya cukup melalui telepon saja.

“Saya yakin perusahan media masing-masihg sudah memberikan kebijakan agar bekerja di rumah saja, PWI hanya memperkuat kebijakan tersebut,” katanya.

Selain kesadaran dari wartawan, juga harus dimengerti pejabat pemerintah maupun swasta agar mengerti dengan cara melayani semua informasi dan data yang diperlukan.

“Kami meminta pejabat pemerintah maupun swasta harus kooperatif terhadap wartawan, jangan alergi saat dihubungi,” tegasnya.

Tidak kalah pentingnya, wartawan dalam mencari, menyusun dan mempublikasikan berita atau karya jurnalistik lainnya seperi gambar maupun suara agar tidak memunculkan kepanikan.

“Kami menghimbau agar menulis berita yang bisa menenangkan dan mengedukasi masyarakat terkait virus Corona. Kami percaya rekan-rekan media punya fanatisme kedaerahan agar mengedapankan kepentingan masyarakat,” ujarnya.

Sesuai surat edaran dari PWI Provinsi Jawa Barat, rekan-rekan jurnalis tetap berpegabg teguh pada kode etik jurnalistik, seperi pada pasal 9 dan pasal 17 huruf (h) UU No 14 tentang Keterbukaan Informasi Publik.

“Dalam pasal 9 kode etik jurnalistik wartawan wajib menghirmati nara sumber ubtik hak pribadinya, kecuali untuk kepentingan publik. Pada pasal 17 UU nomor 14 melarang identitas dan riwayat kesehatan seseoang dibuka ke ranah publik tanoa seijin bersangkutan,” pungkasnya.

(Wawan Kusmiran)

Alat Desinfektan Diserahkan Ke OPD dan Kecamatan Se-Cianjur

HALLO Cianjur,-Cianjur.

Penyerahan peralatan desinfektan  bagi OPD dan Kecamatan se Kabupaten Cianjur  langsung diserahkan oleh Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Cianjur  yang diterima masing masing OPD dan perwakilan dari pihak Kecamatan.

Pada Kegiatan tertsebut, Kepala BPBD Kabupaten Cianjur,  H. Dedi Supriadi menyerahkan  1 paket alat semprot Desinfektan kepada Perangkat Organisasi Daerah (OPD) dan 32 Kecamatan yang berada di Kabupaten Cianjur.

“Semua  paket peralatan yang kami  serahkan tersebut, semoga bisa menunjang pada kegiatan yang dilakukan di OPD atau pun di tingkat  Kecamatan terkait   dalam pencegahan penyebaran virus corona,” ujar H. Dedi Supriadi.

Disebutkannya pula, dalam satu paket  peralatan desinfektan tersebut  antara lain, raincoat 1 stel, boots / sepatu 1 pasang, masker, google/kacamata, handscoon, hansprayer dan cairan desinfektas. Yang semua dikemas dalam satu paket.  (Dian – HalloCjr).

Baznas Cianjur Peduli, Siap Bagikan Hand Sanitizer Ke 5000 Masjid

HALLO Cianjur,-Cianjur.

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Cianjur, akan segera didistribusikan hand sanitizer kepada sekitar 5. 000 masjid yang ada di wilayah Kabupaten Cianjur.

Kegiatan tersebut sebagai bentuk kepedulian dalam mencegah penyebaran virus corona,  sehingga Baznas  Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, memproduksi hand sanitizer  yang diproduksi 10 mustahik  dan nantinya  akan segera didistribusikan kepada sekitar 5. 000 masjid yang ada di wilayah Kabupaten Cianjur.

Ketua Baznas Kabupaten Cianjur, H. Yosef Umar didampingi Wakil Ketua IV, Hilman Saukani, mengatakan   pembuatan hand sanitizer melibatkan 10 orang mustahik yang selama ini memproduksi sabun.

“Apa yang kami lakukan merupakan bentuk kepedulian Baznas dalam pencegahan penyebaran virus corona dan ini merupakan hasil keputusan tapat,” ungkapnya  ketika dihubungi  Hallo Cianjur di ruang kerjanya.

Melalui gerakkan cuci tangan ini diharapkan umat Islam yang akan masuk masjid dalam keadaan bersih. Sehingga terbebas dari penularan wabah corona.

Disamping itu, Baznas mengajak kepada masyarakat untuk menjaga kesehatan diantarnya sering mencuci tangan. Juga mentaati bauaun MUI dan pemerintah daerah dalam pencegahan penyebaran virus ini.   (Wawan  Kusmiran).

Simpelaku Solusi Cepat Disdukcapil Layani Masyarakat

Hallo Cianjur- Cianjur.

Pemerintah Kabupaten Cianjur  saat ini terus meningkatkan  pelayanan adminduk di Kab. Cianjur. Seperti disebutkan Plt. Bupati Herman Suherman bahwa dalam pelayanan masyarakat sudah bisa lebih mudah dengan layanan di Didukcapil saat ini.

Dengan terciptanya Sistem Informasi Pelayanan Administrasi Kependudukan Terpadu (Simpelaku) masyarakat tidak perlu datang  langsung ke Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (disdukcapil) Kab.Cianjur untuk mengurus pembuatan dokumen kependudukan.

“Malah dengan cara demikian pelayanan lebih memudahkan bagi masyarakat, semua tidak perlu ngantri  apalagi  jauh jauh datang ke Cianjur,” ujar Kabid  Pemanfaatan  Data dan Inovasi Pelayanan, Dundi Syahron Fajar, S.Kom  pada Hallo Cianjur.

Disebutkan  Kabid  Pemanfaatan  Data dan Inovasi Pelayananm bahwa  penutupan pelayanan adminduk secara tatap muka memang harus dilakukan sesuai dengan anjuran pemerintah, mengingat kondisi kedarurratan berkaitan dengan penyebaran Virus Covid-19. Karena kerumunan massa menjadi potensi terjadinya penularan virus Covid-19

Dengan adanya wabah virus korona, peminat di hari ke-1 sd ke-2  sejak penutupan tidak berkurang, pagi-pagi masih  banyak yang belum mengetahui bahwa pelayanan tatap muka ditutup

“Semua pelayanan adminduk dilaihkan ke pelayanan secara online di alamat simpelaku.cianjurkab.go.id,” kata  Dundi Syahron Fajar, S.Kom .   (WK-Hallo CJR).

Satpol PP Kab. Cianjur Terus Pantau dan Razia Siswa Yang Berkeliaran

Hallo Cianjur- Cianjur.

Menginjak  hari ke  7 aktifitas belajar siswa yang dilaksanakan di rumah. sejak Senin (16/3) lalu terus dipantau Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Cianjur.  Dimana kegiatan tersebut atas kerjasama  dengan  Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Cianjur.

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Cianjur,  tidak  berhenti terus  merazia pelajar yang berkeliaran pada jam sekolah. Pasalnya saat ini Pemkab Cianjur sudah menginstruksikan berbagai sekolah untuk melakukan pembelajaran di rumah masing-masing.

Kasatpol PP dan Damkar Kabupaten Cianjur, H. Hendri Prasetyadhi, Ap.MM  mengatakan setelah ditetapkan libur untuk siswa maka pihaknya akan terus melakukan pemantauan dan razia bagi siswa yang berkeliaran. Malah  sejumlah tempat keramaian jadi  target pemantauan yang dilakukan selama ini.

” Dalam melaksanakan pemantauan, Jika ada pelajar yang memakai seragam dan berkeliaran segera kami peringatkan, serta  kita mohon agar anak-anak belajar di rumah,” kata Hendri.

Menurut Hendri, saat ini tidak sekolah bukan berarti siswa bisa semena mena main di jam belajar, akan tetapi tetap harus  melakukan proses belajar mengajar sesuai dengan surat edaran dari Bupati Cianjur untuk melakukan belajar di rumah.

“Saya harus memastikan aktifitas siswa dalam kegiatan belajar di rumahnya masing-masing itu tetap dilaksanakan,” ujarnya.

Metode penyampaian mata pelajaran dilakukan melalui telepon selular, aplikasi daring (online), dan dilakukan oleh masing-masing guru, maka pihaknya   juga memastikan tak ada anak usia sekolah yang berkeliaran pada jam-jam belajar di rumah ini.

“Jika ada  siswa yang berkeliaran di jam sekolah  segera laporkan kepada kami,” ujar Kasat Pol PP dan Damkar Kab. Cianjur tersebut.  (Wawan Kusmiran).

DPKC Kunjungi Sekolah Dan Rumah Murid Guna Memastikan Belajar Tetap Berlangsung

Hallo Cianjur- Cianjur Kota.

Belajar di rumah sebagai ikhtiar untuk menghindari terular dan menularnya covid 19. Untuk saat ini adalah langkah yang benar. Dewan Pendidikan Kabupaten Cianjur (DPKC) mendukung keputusan pemerintah tersebut.

Menurut-Ketua Dewan Pendidikan Kab. Cianjur,  U. Awaludin, S.Ag, MH, hanya saja memang harus dipastikan adanya sinergisitas antara orang tua siswa dengan pihak guru/ wali kelas supaya siswa memang belajar di rumah dengan bimbingan orang tua. Selain  itu  dengan adanya buku penghubung dan atau hubungan/koneksitas daring antara orang tua siswa dengan pihak sekolah.

“Ketika ini (buku penghubung dan koneksitas orang tua siswa dengan guru) tidak ada maka akan sulit mendeteksi terlaksananya  belajar siswa di rumah dengan baik dan benar sesuai harapan.”ujar  U. Awaludin, S.Ag, MH.

Ditandaskannya pula, Dewan Pendidikan Kabupaten Cianjur mulai hari selasa-sabtu, 17-28 Maret 2020 melaksanakan pemantauan langsung  dengan menugaskan anggota dan staf sekretariat Dewan Pendidikan Kabupaten Cianjur dengan mendatangi beberapa sekolah baik SD, SMP, SMA/ SMK di wilayah kab Cianjur dan atau mewawancarai anak didik atau orang tua siswa terkait keberjalanan program belajar di rumah tersebut.

Dan hal tersebut merupakan  bentuk dukungan  Dewan pendidikan Kabupaten Cianjur  (DPKC)  yang  telah   mengusulkan belajar di rumah bagi seluruh siswa PAUD, TK, SD, SMP, SMA/SMK/ sederajat sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran covid 19 (virus corona) kepada bupati cianjur dan dinas pendidikan jabar melalui Kepala Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Wilayah VI Prop Jabar.

“Menganai Surat Edaran  tentang  belajar di rumah untuk  siswa di tandatangi  dan diedarkan melalui disdikbud Cianjur. Respon Bupati perlu diapresiasi karena  berani mengambil sikap/kebijakan terkait perlindungan terhadap  keselamatan “nyawa” warga cianjur dari terjangkitnya virus corona (covid 19). Maka kami memastikan dengan kunjungan ke sekolah dan rumah murid,” Ujar U. Awaludin, S.Ag, MH -Ketua Dewan Pendidikan Kab. Cianjur  ketika dihubungi  di ruang kerjanya.  (Wawan Kusmiran).

Cegah Covid-19, Pemda Cianjur bersama Polres Cianjur Semprotkan Disinfektan di Jalan Raya

Hallo Cianjur. – Cianjur Kota

Merebaknya penyebaran Covid-19 (Corona Virus) di beberapa daerah di indonesia, Pemda Cianjur dan Instansi lainnya melaksanakan penyemprotan disinfektan di sejumlah ruas jalan di kabupaten cianjur.
Dalam ranga pencegahan menyebarnya Virus Corona di Kabupaten Cianjur, penyemprotan ini di laksanakan bersama Polres Cianjur dan dibantu oleh beberapa instansi seperti BPPD dan PMI, Senin, (23/03/2020).

Bupati Cianjur H. Herman Suherman dan Kapolres Cianjur AKBP Juang Andi Priyanto bersama memimpin pelaksanaan penyemprotan pertokoan di sepanjang jalan Raya Mangunsarkoro, jalan Hos Cokroaminoto dan jalan Dr. Muwardi.
.

“Kami membagi dalam 5 titik rawan yang pertama adalah tempat keramaian, kedua tempat-tempat peribadatan baik itu masjid, gereja, pura tempat-tempat ibadah lainnya yang ketiga kami juga menyemprot di tempat-tempat umum baik itu ATM tempat tempat parkiran perbankan itu kita semprot, yang keempat di pasar-pasar daerah pasar-pasar lokal, besok rencana kami memulai dari Cipanas menuju ke puncak, yang terakhir yang kami semprot adalah ke tempat-tempat wisata yang mana yang sangat rawan adalah wisata yang ada di Puncak.” Pungkas Plt. Bupati Cianjur. Herman Suherman. [dian/wk]

Cerita Akhir Pekan: BHS Dalam Sudut Pandang Dewan Kota (Dekot)

Hallo  Cianjur.Com –  Cianjur.

Menanggapi program program yang dilaksanakan Plt. Bupati Cianjur, Herman Suherman (BHS)  terutama  dalam pelayanan  masyarakat makin menujukan peningkatan, demikian disebutkan dalam sudut pandang  Ketua Dewan Kota (Dekot) Dian Rahadian ketika  bincang bincang akhir pekan saat menyinggung pelayanan publik di Cianjur.

“Saat  ini pelayanan  makin baik, saya lihat baik pelayanan yang langsung dilakukan  oleh dinas intansi atau pun pelayanan langsung  ketika di adakan kegiatan  Cianjur  Ngawangun  Lembur  (CNL),” ujar Dian Rahadian

Disebutkan pula Ketua Dewan Kota  bahwa  keberhasilan dalam peningkatan tiap program tersebut, tidak terlepas dengan adanya program dan pelaksanaan secara nyata Bupati Herman Suherman yang benar benar bertekad meningkatkan pelayanan  pada  masyarakat Cianjur.

“Langkah nyata Pak Bupati saat ini, bukan sekedar wacana. Lihat saja arahan beliau untuk meningkatkan pelayanan di tingkat desa, di tingkat kecamatan atau di tingkat dinas dan intansi,” semua ada peningkatan.”ujarnya.

Disebutkan pula  Dian Rahadian,   giat peningkatan pelayanan di semua lini, memang bukan saja keberhasilannya ditentukan oleh  Bupati saja  melainkan keberhasilan  bisa dicapai atas upaya secara bersama, bahkan  baik langsung atau pun tidak langsung  memerlukan dukungan dari  semua kalangan, termasuk lapisan masyarakat hingga paling bawah.

“ Makanya keberhasilan dalam pelayanan  akan dicapai  lebih baik apabila semua bergerak dan mendukung, jika saat ini kita dukung Bupati,  ya tadi alasannya karena emang beliau telah  berhasil ,” kata Dian Rahadian.

Selain hal tersebut, lanjut Ketua Dewan Kota perhatian dan gerak nyata dalam membangun Cianjur BHS sudah terbukti,  walau memang  diakuinya masih ada beberapa hal  yang masih kurang dan perlu kerja keras lagi untuk meningkatkannya.

“Itulah kenapa kami memberi  dukungan penuh kepada  Bupati, biar ada kesempatan untuk membangun yang kurang, mebenahi  yang perlu dibenahi  dan  meningkatkan hasil hasil pembangunan  secara nyata,” kata  Dian Rahadian.   ( Die RR-Hallo Cjr)

Lawan Corona, Pemda Kabupaten Cianjur Semprot Cairan Disinfektan

Hallo Cianjur. – Cianjur Kota

Perang melawan corona terus berlangsung. Untuk menghentikan penyebarannya, Pemerintah Kabupaten Cianjur melakukan penyemprotan cairan disinfektan massal pada lokasi-lokasi yang seringkali dikerumuni oleh publik pada Jumat(20/03/2020).

Dipimpin oleh Sekda Kabupaten Cianjur H. ABAN SUBANDI, beberapa lokasi ini meliputi halte bus, area perkantoran, tempat ibadah hingga tempat wisata dan tempat public lainnya

Adapun penyemprotan masal ini dilakukan oleh sembilan tim gabungan yang masing-masing beranggotakan 2 orang dari jajaran pemerintahan setempat. Di antaranya adalah Dinas Kesehatan, BPBD dan PMI dan instansi terkait lainnya

Selain menghentikan penyebaran virus corona, langkah antisipasi ini dilakukan untuk mengatasi kepanikan warga di media sosial khususnya dengan bertambahnya kasus positif terpapar menjadi 309 orang.

“Semua merasa punya informasi dan bersuara sehingga hasilnya adalah kepanikan. Maka, kita tidak perlu menjawab dengan kata-kata, tetapi dengan bekerja,’’ ajak Aban
Aban pun menambahkan, pihaknya akan memastikan pelayanan publik berlangsung maksimal terlepas dari virus corona. [DN-HalloCjr]

 

Dinkes Kab. Cianjur Sigap Telesuri Saudara Keluarga Yang Meninggal Positif Virus Corona

Hallo Cianjur – Cianjur Kota.

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kab. Cianjur mendapat tanggapan  positif  setelah tanggap  menangani  pasien yang meninggal positif virus corona (Covid-19) di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat,  selain itu, Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur sudah melakukan penelusuran kepada saudara yang pernah disinggahinya.

“Setelah ada kasus kami mengisolasi 30 karyawan baik dokter, karyawan dan satker lainnya, yang ada di Rumah Sakit Dokter Hafidz, kemudian kita koordinasi dengan tim dari Balai Teknis Kesehatan Lingkungan (BTKL), Balitbangkes untuk mengambil sampel dari tiga puluh orang tersebut termasuk keluarga yang di Cianjur, dan Alhamdulillah semuanya negatif,” kata Juru Bicara Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Kabupaten Cianjur, dr  Yusman Faisal.

Anak dan istri dari pasien bukan warga Cianjur, sehingga Kabupaten Cianjur masih bisa dikatakan aman.  Dan rumah Sakit Dokter Hafidz saat ini masih tetap dibuka karena sudah ada hasil negatif. sebelumnya Dinas Kesehatan Cianjur juga melakukan Isolasi Rumah. “Alhamdulillah samplenya negatif dan kondisi para karyawan pun dalam kondisi sehat,” kata dr Yusman.

Disebutkannya juga,  saat ini di Kabupaten Cianjur ada 44 orang dalam pengawasan. “Yang 44 orang itu termasuk yang 30 orang tadi yang diambil sampel darahnya,” tutur dr Yusman. Dijelaskan bahwa 44 orang dalam pengawasan tersebut akan kembali dikoordinasikan apakah akan dicek kembali atau tidak.

Ditambahkannya pula, saat ini di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang Cianjur tidak ada yang diisolasi baik terhadap pasien Suspect ataupun pasien lainnya. “Sebelumnya ada yang diisolasi tapi kita pulangkan karena tidak memenuhi kriteria, yang menjadi pedoman kami suspect itu sesuai dengan peraturan yang ada di Kemenkes, dan ada yang dirujuk juga,” kata dr Yusman.

Sebelumnya ada pasien yang dirujuk yakni satu orang dari RSUD Sayang ke Rumah Sakit Rotinsulu dan yang satu nya di rujuk ke Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung dari Rumah Sakit Cimacan. “Dua orang pasien tersebut sudah dipulangkan,” kata dr Yusman.

Pemkab Cianjur siaga terhadap pasien corona dengan menyiapkan lima ruang isolasi di RSUD Cianjur dan dua lainnya di RSDH. Dr Yusman memastikan bahwa sampai saat ini Kabupaten Cianjur aman dari penyebaran Covid-19.   (WK – Hallo Cjr)

Warga Harus Waspada, Tebing Di Sorogol Longsor Lagi

Hallo Cianjur – Cibeber.

Warga diminta waspada  bahaya  tebing longsor, setelah hujan deras yang mengguyur Cianjur terutama  di sepanjang jalur Cibeber- Sindangbarang. Seperti  terjadi di  Cibeber tadi sore  longsor menimpa jalan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, longsor kembali diKampung Sarogol, Desa Salagedang, Kecamatan Cibeber, sekitar pukul 17:30 Wib. Dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa atau pun menimpa kendaraan yang melintas. Bahkan beberapa warga yang sempat melihat longsor dari jarak dekat kembali berlarian karena longsor susulan terjadi.

Sekretaris BPBD Cianjur, Irfan Sopyan, membenarkan bahwa longsor diKampung Sarogol, Desa Salagedang, Kecamatan Cibeber, kembali terjadi. Selain itu, hingga saat ini kendaraan masih tidak bisa melintas dari kedua arah baik dari Cianjur utara maupun dari arah Cianjur Selatan.

“Longsor menutupi jalan sepanjang 12 meter dan lebar empat meter. Saat ini tim BPBD, Retana, PUPR Cianjur, dibantu PU Provinsi Jawa Barat (Jabar) masih melakukan penanganan material longsor,” kata dia saat dihubungi melalui telepon selular, Kamis (19/3/2020).

Irfan menjelaskan, dua alat berat diturunkan untuk mrmbersihkan material longsor dan dua unit dumtruck untuk mengangkut material tanah. “Satu Unit Ekskavator dan satu Lauder sudah dilokasi longsor agar jalur bisa cepat dilalui. Namun, kami juga mengantisipasi adanya longsor susulan karena intensitas hujan saat ini masih tinggi. Karena lokasi saat ini sudah beberapa kali mengalami longsor, sebelumnya terjadi pada Rabu (4/3/2020) lalu,”ujarnya.

Irfan mengungkapkan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dinas PUPR (Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat) Propinsi Jawa Barat, agar segera memasang tembok penahan tanah dan jaringan penahan tanah dilokasi sepanjang tebing.  (Die-Hallo Cjr).