Ega Kelana Calon Kades Campaka Mulya No Urut 3 Tidak Akan Henti Mengabdi

Hallo Cianjuur.Com. Campaka Mulya

Ega  Kelana   yang  belakangan ini ramai jadi bahan perbincangan  terkait pencalonan dirinya sebagai Kepala Desa yang didukung warga. Tidak membuat  dirinya sombong ,  malah Calon Kepala Desa yang mewakili kalangan milineal tersebut bersyukur bahwa kepercayaan atas dukungan yang diberikan akan  dijalaninya penuh rasa pengabdian, bahkan banyak diambil  pembelajaran agar lebih baik lagi.

“Kami bersyukur  semua kepercayaan telah warga berikan, dan ini   amanah  bagi kami dan Tim. Dimana  saat dipercaya  itu  terjadi benar benar harus dipegang, sehingga kami sangat  berterimakasih  pada seluruh pihak terkait juga warga Desa Campakamulya  yang  mendukung dan mendoakan   kami,” ujar Ega  Kelana  kepada  Hallo  Cianjur.

Disebutkannya pula, bahwa  dengan kepercayaan  tersebut dirinya memberi peringatan kepada tim nya bahwa tidak boleh  menyia nyiakan keperecayaan tersebut. Bahkan  pihaknya sangat mendukung pula untuk mewujudkan Desa Campakamulya  yang  lebih baik, aman, sehat, cerdas, berakhlakmulia dan terkemuka.

Sementara itu Ega  Kelana   yang akrab dipanggil  Ega ,  yang saat ini mencalonkan diri sebagai Calon Kepala Desa Campalamulya,  Kecamatan Campakamulya – Kab. Cianjur- Jawa Barat  periode 2020-2026 dengan nomor urut  3  ( Tiga), kini semakin memantapkan dirinya untuk terus mengabdi demi kesejahteraan masyarakat  Desa  Campakamulya.

Maka tidak heran jika yang bersangkutan  sudah  memiliki program yang  peduli terhadap Bumdes, Koperasi dan para pelaku usaha kecil  serta petani yang ada di Desa  Campakamulya  dengan  harapan kesejahteraan masyarakat bisa  terus  ditingkatkan.  Selain itu ditunjang pola dengan program  mengoptimalkan  kinerja perangkat desa serta mewujudkan pemerintahan  desa yang transfaran.

Kesiapan untuk melakukan pengabdian demi program programnya itu terus disosialisasikannya, seperti sering kali disampaikan dalam visi  dan misinya  sembari menjalani pengajian keliling, diskusi serta silaturakhmi kepada warga secara langsung.

Tentu saja.  Perhatiannya tersebut  sangat di topang oleh kemampuan dirinya selama ini. Baik kemampuan dalam pemikiran  terutama  program program untuk meningkatkan kesejahteraan kemasyarakatan atau pun dalam pengalaman yang didapatkannya selama ini yang telah lama mengabdi di sekolah tempatnya bekerja. Terlebih yang bersangkutan begitu banyak mendapat dukungan dari banyak pihak. Seperti kalangan muda, tokoh masyarakat juga alim ulama yang ada di desa itu.

“Kami ingin bersama  warga ini  ke arah lebih maju, dengan  salah satu layanan  yakni melayani masyarakat  dengan program yang terarah. Serta menghidupkan kembali budaya gotongroyong dalam membangun desa ini,” kata  Ega Kelana    saat berbincang bincang soal  kesejahteraan warga.

( Iwan S).

Dinas Lingkungan Hidup Angkat Bicara Soal Retribusi Kebersihan

HalloCianjur.Com- Karangtengah.
Lama belum ada jawaban dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Cianjur, soal pengelolaan dana retribusi kebersihan seperti ditulis banyak media onlie yang menyoroti hal tersebut, terutama yang sudah berlangsung sejak 2014.


Ketika ditemui Hallo Cianjur. Com, Kepala Subag Keuangan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Cianjur, N. Neneng Rostiantie SH.MH menyebutkan bahwa keberadaan Dinas Lingkungan Hidup kabupaten Cianjur, setelah adanya penyatuan dua kantor di tahun 2017. Dan jadilah Dinas Lingkungan Hidup. Sementara, untuk tahun 2014 pihaknya belum di Kasubag Keuangan DLH Kab.Cianjur.
Sementara disebutkannya pula, masalah wajib retribusi sejak tahun 2017 sampai saat ini selama menjadi Kasubag Keuangan di DLH Kab. Cianjur belum pernah ada temuan. Tidak seperti yang di ramaikan adanya laporan hasil pemeriksaan BPK RI atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Cianjur Tahun Anggaran 2014. “Jadi saya tidak bisa bicara soal tahun 2014,” kata, N. Neneng Rostiantie SH. MH.


Sedangkan ditambahkan Kasubag Keuangan DLH Kab. Cianjur tersebut, pihaknya memiliki karcis dan MOU dengan pihak ke tiga, sehingga jelas data administrasinya. Malah, semua retribusi yang diterima pun tidak pernah di endapkan.
“Jika kita terima, maka langsung kami setor ke kas daerah sesuai yang kita terima, malah untuk saat ini wajib retribusi sudah disediakan rekening yang bisa dipakai untuk setor,” kata N. Neneng Rostiantie SH.MH .


Menyinggung yang mengelola sampah saat ini, kenyataan dilapangan ada yang dikelola pihak RT, Organisasi, K 3 juga ada yang dilakukan Karangtaruna, sementara hal tersebut dilapangan secara teknis diakui Kasubag pihaknya tidak sampai ke teknis seperti itu.
Sehingga, Dinas DLH hanya melayani yang resmi, seperti karcis saat ini, disebutkan Neneng terpaksa masih mengacu kepada Perda no 7 tahun 2012, karena sekalipun sudah ada Perbup yang mengatur soal itu belum diterbitkan. [Dian[

Kehadiran Kelompok Tani Agro Horticultur Syariah Di Kecamatan Bojongpicung Disambut Petani

HalloCianjur – Bojongpicung.
Agro Horticultur Syariah sebuah kelompok tani yang bergerak dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat, khusus dibidang pertanian yang dibentuk di Kecamatan Bojongpicung-Kabupaten Cianjur saat ini kehadirannya mendapat respon positif dari warga tani yang ada di Kecamatan Bojongpicung.


Agro Horticultur Syariah yang digagas Ade Basri, memiliki salah satu layanan kepada anggotanya berupa program pembagian bibit pepaya jenis california dan bibit unggul pisang yang berlokasi di jalan Raya Jati- Cikondang, kampung Belendung Desa Jatisari, Kecamatan Bojongpicung.


Agro Horticultur Syariah akan terus memberikan perhatian kepada masyarakat sekitar yang membutuhkannya. Hebatnya lagi, dalam memberikan bantuan tersebut kelompok tani Agro Horticultur Syariah i tidak memilah milah domisili warga. Semua kalangan dilayaninya sekalipun dari kalangan warga tidak mampu dan dari luar Desa Jatisari.


“Yang menjadi kebahagian kami bukan diukur dari sisi materi, akan tetapi saya rasa kebahagian kami itu disaat telah membantunya dan Alloh memberikan kesejahteraan kepada yang ikut program ini, “Ujar Ade Basri yang didampingi ketua kelompok tani Agro Horticultur Syariah , Jihan Ariandika Jordan saat mengawali perbincangannya.
Disebutkan juga oleh Jihan Ariandika Jordan, metode pelayanan yang diberikannya dalam proram pembagian bibit pepaya atau bibit lainnya yang cepat berbuah tersebut, diberikan secara geratis tetapi dianjurkan jika berbuah kelak bisa dijual kembali ke pihak Agro Horticultur Syariah sebagai pengelola program. Sehingga bukan saja hanya memberi bibit tetapi juga pihaknya mampu menampung kembali panen buah dengan harga beli sesuai harga yang berlaku saat penjualan.


“Berhubung kami merupakan salah satu penggagas program dengan cara swadaya, tidak ada kaitannya dengan kampanye atau pun program dari pemerintah, maka pelaksanaannya akan dilakukan secara bertahap tetapi akan berkelanjutan,” ujar Jihan.
Ditambahkanbnya pula, program pemberdayaan ekonomi masyarakat tani yang dilaksanakan Agro Horticultur Syariah akan menjangkau warga yang ada di Kecamatan Bojongpicung, dan sebagai percontohan dua desa dulu. Yakni Desa Jatisari dan Desa Cikondang. Karena umumnya warga yang ada di kedua desa tersebut rata rata warga memiliki lahan untuk bertanam. Sekalipun penananaman hanya dilakukan untuk beberapa pohon saja. Tapi, jika ini berjalan akan menjadi inspirasi untuk program program yang laiannya.


“Insya Allloh dengan kuasa Allloih SWT semua keluhan dari warga untuk ada jalan demi meningkatkan pendapatan keluarga semoga ada jalan,” Tambah Ade Basri.
Ditambahkan Ade Basri, Mudah mudahan keberlangsungan program yang digagasnya di Kampung Belendung bisa membantu masyarakat dari berbagai kalangan. Dan keberhasilan dalam bantuannya bisa terus ditingkatkan melebihi saat ini. “Ya jika ingin merasaakan keberhasilan dari pola program ini datanglah dan bergabung bersama kami,” ujar Ade.
Sementara itu, Kasi Trantib dan Kesra Kecamatan Bojongpicung, Bambang Eko menyebutkan pihak kecamatan sangat mendukung upaya Ade dengan Agro Horticultur Syariah nya dalam mensejahterakan masyarakat. [ Diah RS].

Gotong Royong DLH, PUPR balai Cidaun & Warga Perkeras Jalan Panglayungan

Hallo Cianjur- Sindangbarang.
Kegiatan perkerasan jalan kpg Panglayungan Desa Saganten Kec. Sindang Barang. Dlm rangka kelancaran aksebilitas ke TPS3R. Gotong Royong DLH, PUPR balai Cidaun, kades dan warga Saganten, Kec Sindangbarang.
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Cianjur, PUPR Balai Cidaun, kepala desa dan warga Saganten, Kecamatan Sindangbarang telah.

melaksanakan perkerasan jalan kampung Panglayungan Desa Saganten, Kecamatan Sidangbarang.
Kegiatan perkerasan jalan Kampung Panglayungan Desa Saganten Kec. Sindang Barang tersebut. Disebutkan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Cianjur, Yudi Pratidi bahwa kegiatan itu dalam rangka kelancaran aksebilitas ke TPS3R.
“ Maka kegiatan gotong Royong yang dilakukan DLH, PUPR balai Cidaun, kades dan warga Saganten, Kec Sindangbarang. dalam rangka kelancaran aksebilitas ke TPS3R,” ujar Kadis DLH Yudi Pratidi pada Hallo Cianjur.Com.
Disebutkannya pula, bahwa kegiatan karya bakti tersebut dalam rangka membantu masyarakat sekaligus sebagai aplikasi lapangan dalam.

pembinaan wilayah, melalui kegiatan karya bakti membantu masyarakat ini pula, diharapkan akan selalu bisa mempererat kebersamaan yang kuat sekaligus sebagai wahana silaturahmi.
Kepala Desa Saganten, Kecamatan Sidangbarang mengucapkan terima kasih kepada DLH, PUPR balai Cidaun dan Warga yang telah bersedia bersama-sama ikut membantu penataan batu di jalan ini yang kemudian akan dilanjutkan pengerasan.

“Kehadiran dinas DLH dan PUPR balai Cidaun merupakan spirit tersendiri bagi masyarakat. Mereka menjadi lebih semangat dalam melaksanakan kerja bakti. Warga sangat senang kepada mereka karena selalu hadir di tengah-tengah masyarakat, contohnya seperti sekarang, walau sampai siang tetap setia bersama kami,” Ujar Kades. (Dian /Wawan Kusmiran)

Pengobatan Lansia Rutin Dilaksanakan di Desa Karangwangi-Cidaun

Hallo Cianjur- Cidaun.
Pemerintahan Desa Karangwangi, Kecamatan Cidaun Kabupaten Cianjur, melalui Pos Kesehatan Desa (Poskesdes) mengadakan pengobatan gratis untuk warga lanjut usia, yang ada di beberapa wilayah di Desa Karangwangi.


Kegiatan yang dilaksanakan di Pos Kesehatan Desa (Poskesdes) Karangwangi tersebut meliputi pemeriksaan, pengecekan tensi darah, serta pengobatan. Semua keluhan penyakit yang dialami warga lanjut usia dilayani dengan baik oleh tenaga medis yang ada di sana.
“Kegiatan pelayanan pengobatan lansia setiap tgl 6 di poskesdes desa karangwangi semoga bermanfaat dan masyarakat karangwangi menjadi lebih sehat,” ujar Kepala Desa Karangwangi, Kecamatan Cidaun, Hasan, S.Pd.
Hasan menjelaskan, kegiatan pengobatan gratis diikuti sekitar 73 orang warga lanjut usia (lansia). Pengobatan dilakukan oleh tim medis yang biasa melayani di Poskesdes Karangwangi yang bekerjasama dengan pemerintah Desa Karangwangi.


“Alhamdulillah warga antusias, terbukti banyak yang berobat dari warga yang lanjut usia ini,” Jelasnya.
Kepala Desa Karangwangi berharap kegiatan tersebut dapat bermanfaat bagi warga lanjut usia yang ada di wilayahny. Agar kedepannya lansia-lansia lebih mendapatkan perhatian kesehatan. “Kegiatan ini dihadiri tim medis, dan kegiatan ini dilaksanakan satu bulan sekali. Insya Allah tiap tanggal 6,” Pungkasnya. (Wawan Kusmiran).

Warga Bantarwaru Desa Karangwangi Kerjabakti Bersihkan TPU

Hallo Cianjur- Cidaun.
Warga Dusun Bantarwaru, Desa Karangwangi- Kecamatan Cidaun Kabupaten Cianjur, melaksanakan kerja bakti, dengan membersihkan jalan menuju ke Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kp.Bantarwaru serta pembersihan area pemakamannya.


Acara dimulai pada pagi hingga selesai tersebut dihadiri oleh seluruh warga dari kalangan tua maupun muda, serta sejumlah perangkat , Desa Karangwangi- Kecamatan Cidaun Kabupaten Cianjur –Jawa Barat.
Malah kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Dusun, Ketua RT dan RW, serta Kepala , Desa Karangwangi, Hasan, S.Pd

“Kerjabakti membersihkan tempat pemakaman umum (TPU) di kp Bantarwaru Desa Karangwangi Kecamatan Cidaun semoga rasa ke gotong royongan tetap terjalin di lapisan masyarakat,” ujar Kades Karangwangi, Hasan.S.Pd saat dihubungi Hallo Cianjur.
Sedangkan di lokasi pelaksanaan kerjabakti, warga begitu antusias melaksanakan gotong royong pembersihkan area TPU Bantarwaru. Apalagi kegiatan tersebut sering kali dilaksanakan di sana yang langsung dipimpin Kades Kaeangwangi.
Bahkan disebutkannya pula oleh Kades Karangwangi bahwa jalan menuju TPU yang ada di Kampung Bantarwaru, ini memang perlu diperhatikan agar saat ada warga yang meninggal tidak kesulitan saat membawa jenazah ke TPU. Begitu juga halnya di area pemakamannya.


Jika jalan menuju TPU atau lokasi pemakaman ini senantiasa bersih lebih mudah kalo ke sana, maka kepada masyarakat Kades muda tersebut mengucapkan banyak terima kasih karena peduli dengan lingkungan. Atas nama Pemerintah Desa (Pemdes) dirinya sangat berharap kalau masyarakat bekerjasama membangun Desa Karangwangi tercinta ini,”tutupnya.
Sementara warga berharap dengan kegiatan ini, selain TPU Bantgarwaru tambah nyaman dan enak dilalui, acara tersebut bisa membangun talisilaturahmi yang baik. (wawan Kusmiran)

Dinas Lingkungan Hidup Cianjur Terus Hijaukan Lahan Kritis

Hallo Cianjur- Cianjur Kota
Upaya menjaga keseimbangan alam melalui penghijauan lahan rawan bencana atau rehabilitasi daerah aliran sungai di Kabupaten Cianjur terus dilakukan. Beberapa titik yang telah ditentukan terus ditanami beragam pohon.


Kegiatan pencanangan penanaman pohon yang dilakukan seperti telah dilaksanakan, di Desa Sukamahi Sukaresmi dan juga di beberapa tempat lainnya.
Seperti di lahan kritis Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum kampung Cibadak Desa Sukamahi Kecamatan Sukaresmi Kab. Cianjur, dengan menanam sebanyak 2.500 jenis pohon buah, saat itu, penanaman dihadiri langsung oleh PLT Bupati Cianjur Herman Suherman.
“Saya ucapkan terimaksih telah peduli terhadap lingkungan,” ujar Plt. Bupati Herman Suherman dalam sambutannya.


Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Cianjur, Yudi Pratidi saat dihubungi Hallo Cianjur, menyebutkan bahwa dasar hukun permen lingkungan hidup (LH) dan kehutanan RI no. P. 59/men klhk/setjen/kum.I/2019 tentang penanaman dalam rangka rehabilitasi daerah aliran sungai.
Sedangkan maksud penanaman pohon di daerah penyangga yakni Kecamatan Cugenang, Cipanas, Pacet,Sukaresmi, Cikalong, Mande, Ciranjang, Bojong picung, dan Kecamatan Haurwangi. “Tujuan menjaga konservasi Das citarum,” ujar Yudi Pratidi. (Dian)

Gelorakan Semangat Membangun Cianjur (CNL-BHS) Di Cikanyere –Sukaresmi

Hallo Cianjur – Sukaresmi.


Ada yang menarik pada pelaksanaan CNL baru lalu di Kecamatan Sukaresmi, sebab acara tersebut sekaligus lounching Cianjur Ngawangun Leumbur- Bersama Hadirkan Semangat membangun Cianjur (CNL-BHS). Acara dipusatkan di Lapangan Karang Pakuan, Desa Cikanyere, Kecamatan Sukaresmi.


Dihadapan warga datang dari desa-desa di wilayah Kecamatan Sukaresmi, Plt Bupati Cianjur menyampaikan, CNL -BHS merupakan ajang silaturahmi dengan warga setempat dan mengajak bersama membangun Cianjur.
“Dalam pelaksanaan CNL-BHS, satu kecamatan satu desa. Walaupun belum sempurna, kita akan evaluasi untuk kemajuan Cianjur,” tandas Bupati Herman.


Dalam kegiatan tersebut, paginya Bupati beserta rombongan melaksanakan solat subuh bersama masyarakat di Mesjid Al Fatonah.
Setelah itu melakukan gerak jalan bersama, start dan finish di lapangan Karang Pakuan sekaligus menunggu gelaran acara CNL- BHS di mulai. Dalam acara CNL-BHS diisi juga dengan temu wicara dengan warga yang hadir. Tak lama kemudian Bupati dan rombongan bertolak ke Desa Rawabelut untuk monitoring dan evaluasi BPNT dan PKH sekaligus memberikan kartu Indonesia Sehat, kartu PKH dan beras secara simbolis.
“ Alhamdulillah kita selesai juga melaksanakan peresmian jalan desa Rawabelut,” kata Plt. Bupati Cianjur, Herman Suherman. (Dian)

Iwan Santosa Calon Kades Parakantugu Yang Siap Melayani Warga

Hallo Cianjur- Cijati
Iwan Santosa atau Juga dipanggil Asep Iwan Santosa calon Kades No urut 4 yang ikut dalam pencalonan Kepala Desa Parakantugu Kecamatan Cijati, kini dengan berbekal kesiapan untuk melakukan pengabdian demi desa yang dicintainya akan maju dalam pemilihan Kades di wilayah tersebut.
Tentu saja. Keberaniannya tersebut sangat di topang oleh kemampuan dirinya selama ini. Baik kemampuan dalam pemikiran terutama program program kemasyarakatan atau pun dalam bidang pendidikan.


“Kami ingin membawa Parakantugu ke arah lebih maju, dengan salah satu layanan yakni melayani masyarakat dibidang kesehatan, kepemudaan dan olahraga pelayanan publik, pendidikan, keagamaan dan pembangunan,” kata Asep Iwan Santosa saat berbincang bincang soal pencalonannya.
Ditambahkan Iwan Santosa . Sekalipun dirinya masih harus banyak belajar namun sudah memahami potensi Sumber Daya Alam (SDA) maupun Sumber Data Manusia (SDM) Desa Parakantugu yang mesti terus diberdayakan demi kesejahteraan warga Desa Parakantugu. Apalagi semua potensi cukup unggul.
“Maka kami akan mengutamakan semua kalangan ikut untuk menentukan arah kebijakan pembangunan di desa ini. ” Kata Asep Iwan Santosa.


Disebutnya masalah ambulance desa, sertifikat bagi balita yang dapat imunisasi lengkap, bantuan bagi masyarakat miskin, pembuatan kartu KIS dan pembenahan sarana olahraga serta program yang lainnya akan jadi perhatiannya. Malah masalah kepemudaan, potensi wisata juga tentang pemerataan pembangunan di Desa Paerakantugu sudah menjadi agenda dirinya.
” Desa ini harus dibangun secara bersama. Dan saat inilah membuktikan bahwa warga Parakantugu Bisa bersama sama bergerak di mewujudkan harapan semua.” Ujarnya.
Malah masalah keberadaan para guru ngaji di Desa Parakantugu tidak luput pula dari perhatiannya, serta jika menjadi kepala desa akan terus melanjutkan kegiatan keagamaan yang sudah jalan selama ini.
“Semua akan di dorong untuk bisa memberi masukan. Sehingga terasa bersama sama demi Desa Parakantugu tercinta ini.” Ujar Asep Iwan Santosa (Dian).

Silaturakhmi Dikalapacondong Dadan R Subarna Disambut Warga

Halocianjur- Cianjur.

Calon Kepala Desa Kemang, No Urut 1  Dadan R Subarna, Senin malam melaksanakan  kegiatan silaturakhmi keliling di Kampung Kalapacondong  RT03/01 Desa Kemang, Kecamatan Bojongpicung, Kab. Cianjur- Jawa Barat.

Dalam pertemuan yang dihadiri ratusan warga tersebut Dadan R  Subarna  mengajak warga untuk menjaga kebersamaan di Desa Kemang walaupun saat ini sedang berlangsung tahapan tahapan pilkades.

“Kami mengajak kepada seluruh warga untuk menjaga kebersamaan. Selain itu saya ucapkan terimakasih atas dukungan semua warga.” Ujar Dadan.

Selain itu Dadan, mengajak perjuangan selama ini dalam membangun Kemang  terus dilanjutkan. Apalagi  telah terbukti bahwa  dibawah kepemimpinannya Kemang telah mendapatkan 16 pengghargaan dari beragam bidang.

Saat ini tantangan makin berat, sehingga  perlu terus kerja keras sehingga  Kemang  lebih maju.

Maka  saat ini jika dipercaya. Dadan  R Subarna,  akan menitik beratkan pada pembangunan sumber daya manusia  (SDM)  dan bidang keagamaan. Selain juga tentang  puda dan olah raga.

“Kita akan terus membangun dengan pembangunan yang realistis dan terukur,” Kata Dadan.  (Wawan Kusmiran).

Suhendar Petani Milineal Asal Campakamulya Sukses Dalam Bertani

BN News-Cianjur.

Suhendar  petani asal  warga Kp. Pisitan  Desa Campaka Mulya, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat  merupakan petani muda yang sukses dalam mejalani usahanya di  bidang pertanian hortikultura. Sehingga  namanya  cukup dikenali bukan saja oleh petani yang ada di  Kecamatan  Campakamulya saja, namun bagi petani di beberapa wilayah Kab. Cianjur sudah tahu keberhasilan Suhendar selama ini.

Suhendar yang akrab dipanggil Aa Hendar,  bukan saja sukses dengan hasil panen yang selalu diraih selama ini,  namun juga berhasil dalam inovasi inovasi teknis bertanam yang dilakukannya. Sehingga, tidak heran jika saat ini banyak petani belajar cara bertanam tomat, bertanam cabe dan lainnya dengan cara tanam dan pola perawatan tanaman  yang Aa Hendar lakukan.

“Sebenarnya saya melakukan hal biasa, umumnya petani lainnya, yang  hanya berpikir tentang bagaimana  pertanian  bisa membawa kesejahteraan,” ujar Aa Hendar merendah.

Padahal, dengan  kerja kerasnya selama ini, Hendar  yang lahir  8 Agustus 1980 ini, telah berhasil meyakinkan kepada  kalangan muda  bahwa  bertani bisa membawa keberhasilan dan penambahan ilmu serta wawasan.

“Kenapa kita harus malu bertani, semua saat ini menjanjikan  tinggal kita berani  untuk jadi petani yang serius,” kata  Hendar.

Terbukti,  ayah dari 5 anak ini,  bisa terkenal juga sampai di Kementrian Pertanian RI, dengan dibuktikan datangnya sejumlah pejabat kementrian pertanian ke kebun miliknya. Selain itu, sering juga datang pejabat pertanian tingkat Kabupaten Cianjur atau pun dari Provinsi Jawa Barat.  Malah penghargaan  dari kementrian  pertanian  champions  cabe Indonesia  pernah di raihnya.

Gerakan untuk mencintai pertanian yang Aa Hendar galakan, ternyata membawa efek cukup besar, pemuda pemuda Campakamulya kini tidak malu untuk bertani. Apalagi yang tidak sekolah atau kuliah, semua  melakukan usaha pertanian. Atau jadi pekerja dibidang  pertanian.

“ Alhamdulilah saat ini saya mengelola   10 hektar, diantaranya  kopi  3 hektar,  jeruk limo   4 hektaran  dan hektaran lainnya dijadikan  aneka cabe,” sebut Hendar.

Lanjutnya, kaum milineal yang ada di Kabupaten Cianjur  saatnya bisa  kembali dan memajukan pertanian, caranya  memulai dari hal  terkecil, sekalipun harus bertani di pekarangan rumah. Malah dicita citakannya, ingin desanya  menjadi desa maju yang terdepan dan menjadikan kawasan desa ekonomi nomor 1 di Kecamatan Campakamulya.

Hal lain untuk menambah ilmu wawasan dan berbagi pengalaman,  Hendar  cukup terkenal ke seluruh peloksok Indonesia dengan aktif  di grup Fb yang beranggotakan sekitar 400.000 petani  yang bergabung di komunitas petani cabe Indonesia (KPCI).  ” Aku ingin berguna bagi orang karena sebaik baik Nya  manusia itu berguna bagi orang lain,” ujarnya.          (Dar/Wawan Kusmiran).

Agus Ramlan, S.Pd Nomor Urut 1 Calon Kepala Desa Sukabungah Yang Berprestasi

BN News- Cianjur.

Agus  Ramlan, S.Pd   calon Kepala Desa Sukabungah , Kecamatan  Campakamulya-Kab. Cianjur  periode 2020-2026  memiliki  nomor urut 1  (satu),  saat  penentuan nomor  yang  dilaksanakan panitia Pilkades  setempat.

Dalam kegiatan penentuan nomor urut tersebut, bagi calon Kades berusia 32 tahun tersebut tidaklah menjadi  masalah  sebab bagi dirinya nomor urut berapapun baginya sama saja, Namun  dianggapnya menjadi suatu kehormatan dengan mendapatkan nomor urut 1 tersebut.  Apalagi pada pelaksanaan penentuan nomor tersebut  selain dihadiri pihak pihak dari  Desa  Sukabungah, juga hadir dari  pihak Kecamatan  Campakamulya juga hadir  dari polsek Campaka,  serta Koramil  setempat.

Agus  Ramlan, S.Pd   yang merupakan pula suami dari   Nurul Makiah, Amd.keb  (Bidan)  meyakini   secara jelas selain no 1 (satu) dalam urutannya,  tetapi juga No 1  dalam  visi dan misi yang berpihak  sekali kepada masyarakat Desa Sukabungah. Demikian diungkapkannya saat  mengawali bincang bincang dengan BN News baru lalu.

Ayah dari  dua anak ini,  Keysha almahera septiani ramlan  dan  Arsyila romeesa farzana ramlan. Sudah berpengalaman dalam pengelolaan pemerintahan, malah disebutkannya, dengan  niat  menciptakan keadilan, kemakmuran serta untuk mendorong  warga bisa sejahtera  membuatnya terpanggil untuk mencalonkan  kembali  jadi Kepala Desa Sukabungah. Walaupun  memerlukan  upaya kerja keras dan harus  dilakukan secara bersama-sama.  Namun ruang seperti itu akan dibukanya malah sudah dirangkum dengan MEMBARA  (Membangun Bersama Agus Ramlan).

“Sekalipun  tidak mudah  tetapi saya yakin, justru dengan kebersamaan  Desa    ini akan lebih baik dan akan lebih maju,” kata Agus  Ramlan, S.Pd. Malah disebutkannya pula, Visinya  yakni terwujudnya Desa Sukabungah   menjadi lebih maju, produktif, Mandiri dan Agamis.

Banyak hal  yang akan menjadi  programnya,  salah satunya layanan publik akan ditingkatkan, pembangunan fisik maupun non fisik akan terus  dilaksanakan, pembenahan tufoksi juga akan  menjadi program kerjanya.

Bagi Calon Kades yang pernah menjadi  guru honor,  jadi BPD Desa sukabungah. Serta dengan jenjang pendidikan lulus  dari SD Warnasari tahun 1999. SMPN 2 Campaka tahun 2003. SMKN 3 Cianjur tahun 2005 dan  STKIP siliwangi bandung tahun 2010.

Selama menjadi Kepala Desa pada priode kemarin,  Agus Ramlan telah menunjukan kesuksesannya, seperti telah membangun  Jembatan,   Jalan kp pogor jami bunut.  Jln kp jerukhonje kp kereman kp ciparay ginaya. Jalan gang di setiap kampung, Jln bojongkopo tiparkupa pogor walagar pasirkaliki  dan sejumlah  penghargan  telah diterimannya  seperti penghargaan  dari  kementrian desa, terus dari  dinas kesehatan Kabupaten Cianjur ,  dan dari  pemda Cianjur.   (Koresponden BN News- Hendar Suhendar)

Penasaran Akan Indahnya Wisata Alam Terbuka, Dandim Wonogiri Kunjungi Soko Langit.

BN NEWS. – Wonogiri.

Tempat wisata yang berada di Kabupaten Wonogiri sangat beranekaragam dan sangat indah untuk dinikmati karena menyuguhkan pemandangan yang begitu mempesona, melihat potensi wilayah yang begitu indah dalam kunjungan kerja Dandim 0728/Wonogiri yakni di Koramil 21/Bulukerto, Dandim 0728/Wonogiri Letkol Inf Imron Masyhadi, SE., yang di dampingi Ketua Perait Kartika Cabdra Kirana Cab. XLIX Dim Wonogiri Ny. Pramudyo Imron Masyhadi menyempatkan mengunjungi Wisata Soko Langit yang berada di Desa Conto Kecamatan Bulukerto Kab. Wonogiri, Jumat (31/1).

Kedatangan Dandim beserta Ketua Persit KCK Cabang XLIX Dim Wonogiri disambut oleh pemilik tempat wisata Warsito yang berdomisili di Dusun Ngelo Rt 6/5 Desa Conto (Pegawai Kecamatan) dengan didampingi Danramil 21/Bulukerto Kapten Arm Agus Setyono berkeliling menikmati pesona alam yang berada di sekeliling Soko Langit.

Di kutip dari pemilik tempat wiasata alam terbuka Warsito bahwa, area wisata di bangun dilahan kurang lebih seluas 3 Ha,dan dengan dana pribadi dibuat wisata Soko Langit (Dari Langit), pada awalnya diarea ini sebagai wisata perkebunan buah, namun dengan banyaknya pengunjung yang mengabadikan moment dengan latar belakang gunung dan dinungah di berbagai medsos, akhirnya tempat ini lebih populer dengan nama wisata Soko Langit.

Karena dengan adanya wisata yang booming dengan itu di sini selain dibuat penanaman buah juga disediakan berbagai macam bentuk permainan termasuk kolam renang dan lain sebagainya untuk lebih menarik wisatawan lokal maupun wisatawan luar kota, “Tandas Warsito”.

Dandim 0728/Wonogiri Letkol Inf Imron Masyhadi, SE., menyampaikan bahwa masih banyak potensi daerah yang berada di Kabupaten Wonogiri ini yang belum maksimal dimanfaatkan atau dieksploitasi untuk dibuat menjadi tempat wisata, dengan adanya wisata Soko Langit ini bisa menjadi acuan atau contoh untuk daerah lain bisa mengoptimalkan potensi yang ada. (Pendim 0728/Wng)

 

Panglima TNI Tanda Tangani MOU Dengan BMKG

BN NEWS. – Jakarta.

Dalam rangka mendukung tugas-tugas Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), TNI dan BMKG menjalin kerja sama  dalam bidang Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika.

Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) tersebut dilakukan oleh Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. bersama Kepala BMKG Prof. DR. Dwikorita Karnawati di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat (31/1/2020).

Nota Kesepahaman yang ditandatangani antara TNI dan BMKG dimaksudkan untuk memberi dukungan legalitas formal, dengan ruang lingkup meliputi pemanfaatan data dan informasi, pemanfaatan sarana dan prasarana, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, penelitian dan pengembangan bersama serta pengamanan peralatan operasional.

Dengan adanya kerja sama antara TNI dan BMKG diharapkan dapat saling mendukung tugas dan fungsi masing-masing dalam upaya  meningkatkan keselamatan serta keamanan di wilayah yurisdiksi Indonesia oleh TNI melalui penyediaan informasi BMKG. (Puspen TNI)

 

Polsek warung Kondang Polres Cianjur, Ungkap Sindikat Curat R 4 .

BN NEWS. – Cianjur.

Kapolres Cianjur, AKBP Juang Andi Priyanto, S.I.K, M.Hum. memberikan keterangan pada Konferensi pers di Mako Polsek Warung Kondang, jalan raya Sukabumi. Pada hari Jum’at tanggal 31 Februari 2020

Kronologis dari terungkapnya sindakat  Curat R 4 dari informasi  mengenai adanya rumah yang di kontrak oleh SH ( DPO ) terletak di Kp. Tugu Selatan RT 001/006 Ds. Tugu Selatan Kec. Cisarua Kab. Bogor, ke Kapolsek Warung Kondang  Kpl. Gito, S.H.

Yang di duga sebagai tempat menyembunyikan dan menyimpan hasil curian. Setelah mendapatkan informasi tersebut, Kapolsek dan anggota langsung melakukan penangkapan dan penggeledahan terhadap rumah tersebut.

“Dengan maraknya pencurian kendaraan bermotor di wilayah hukum Polsek Warungkondang, team gabungan fungsi Polsek Warungkondang telah melakukan pengungkapan Perkara Curanmor R.4 yang terjadi di wilayah Polsek Warungkondang dan wilayah lain termasuk Cugenang dan Pacet. Dan dilakukan penangkapan terhadap satu orang pelaku.” Ungkap KOMPOL GITO, SH

” Tersangka sebanyak 1 (Satu) Orang, kini sudah diamanakan, dan 1 tersangka dalam Pencarian ” ujar KOMPOL GITO, SH

” Dan Tiga orang tersangka sudah P21 dan di limpahkan ke JPU an” tambah KOMPOL GITO, SH

Sementara barang bukti yang berhasil diamankan berupa , 1 Unit Mobil Granmax Nopol D 1387 PO warna Silver, 1 Buah Box Mobil L300 warna silver, 24 Buah Ban Mobil ( 2 Buah tanpa velg ), 1 Buah Pintu kanan depan Mobil Pick up T120SS, 1 Buah bagian belakang mobil Luxio Nopol D 1387 PC dan puluhan barang berharga lainnya.

Modus pencurian tersebut tersangka mengambil kendaraan R.4 dan R.6 dengan menggunakan kunci palsu/kunciastag (leter T) ketika kendaran sedang diparkir di dalam garasi serta yang berada di pinggir jalan. Kendaraan hasil curian di bawa kepenampungan atau gudang oleh Pelaku.

Didalam tempat penampungan / gudang kendaraan hasil curian di potong-potong hingga beberapa bagian utama oleh Tsk SH ALS HO, 1( Satu) tempat penampungan/gudang Kp. Tugu Selatan Rt. 01/06 Desa tugu selatan Kec. Cisarua Kab. Bogor.

Dari hasil pemeriksaan sementara Tersangka dalam satu minggu minimal melakukan 2 (dua) kali pencurian kendaraan bermotor jenis R.4 rata-rata apabila diecer harga satu mesin yaitu sekitar 4-5 juta apabila dalam satu bulan tersangka minimal melakukan 8 kali pencurian dikali 5 juta = 40 juta dikalikan 12bulan = 480 juta dikalikan 10 tahun = 4.8 m.

Selain para tersangka melakukan kejahatan, sambung KOMPOL GITO, SH,  di wilayah hukum Polsek Warungkondang juga melakukan beberapa TKP di wilayah Cugenang dan pacet, dilihat dari barang bukti yang diamankan, bahwa para tersangka melakukan kejahatan curanmor sudah bertahun-tahun tidak tertangkap.

Penangkapan pelaku ranmor roda empat (R4) dan penggeledahan gudang penyimpanan hasil kejahatan, berdasarkan LP/B/219/XII/2019 / JABAR / RES CJR / SEK WARKON, tanggal 20 Desember 2019, LP/B/195/XI/2019/ JABAR / RES CJR / SEK WARKON, tanggal 12 November 2019, LP/B/133/VII/2019/ JABAR/RES CJR / SEK WARKON, tanggal 28 Juli 2019, LP/B/51/III/2019/ JABAR / RES CJR / SEK WARKON, tanggal 26 Maret 2019 4 (Empat) LP untuk Wilayah Warungkondang, LP/B/05/1/2020 / JABAR / RES CJR / SEK WARKON, tanggal 22 Januari 2020, LP/B/06/1/2020 / JABAR / RES CJR / SEK WARKON, tanggal 22 Januari 2020 2 (dua) LP untuk Wilayah Cugenang dan  2 (dua) LP di Wilayah Pacet nyaitu LP/B/191/V/2019/JABAR /RES CJR / SEK WARKON, tanggal 21 Mei 2019 dan LP/B/159/IV/2019 / JABAR/RES CJR/SEK WARKON, tanggal 23 April 2019.

“Dijerat Pasal 363 KUHP (Curat) ancaman hukuman maximal 7 tahun penjara Pasal 480 KUHP (Penadahan) ancaman hukuman 4 tahun penjara,” jelas Kapolsek Warungkondang KOMPOL GITO, SH. (Sen-Mul).