Lepi Ali Firmansyah : Cianjur Merindukan Kemajuan dan Perubahan

HALLO CIANJUR- Cianjur.

Ketua DPC PKB Kabupaten Cianjur Lepi Ali Firmansyah,  menyebutkan bahwa  PKS, PKB, dan Partai Demokrat sepakat untuk berkoalisi.  Dan bagi PKB memenangkan Pilkada menjadi suatu keharusan untuk merubah wajah politik di kabupaten Cianjur demi kemaslahatan dan kesejahteraan warga Kabupaten Cianjur.

“Alhamdulillah  saat ini  PKB, PKS dan Demokat telah melakukan penandatanganan MOU untuk Pilkada 2020, mohon do’a untuk masyarakat Cianjur  mudah mudahan kesepakatan tersebut tidak mengalami perubahan,” Ujar Lepi Ali  Firmansyah  pada HALLO CIANJUR.Com  usai penandatangan koalisi dilakukan  PKS.PKB dan  Demokrat di  Jalan Prof Moch Yamin Kelurahan Sayang Kecamatan Cianjur.

Selain itu, dengan adanya koalisi tiga partai tersebut diharapkan bisa membawa kemajuan dan perubahan bagi Cianjur di waktu yang akan datang.

Dijelaskannya pula, acara tersebut dihadiri   Ketua DPC PKB Kabupaten Cianjur, Ketua DPD PKS Kabupaten Cianjur  dan Ketua DPC Partai Demokrat. “ Penandatanganan nota kesepakatan koalisi  tersebut mudah mudahan atas izin dan ridho Alloh SWT,” kata Lepi  Ali  Firmansyah .

Penandatangan koalisi dilakukan langsung Ketua DPC PKB Kabupaten Cianjur Lepi Ali Firmansyah, Ketua DPD PKS Kabupaten Cianjur Wilman Singawinata dan Ketua DPC Partai Demokrat Yadi Mulyadi.

Tapi  belum ada pasangan calon yang akan diusung  secara resmi, Meski tiga parpol sudah sah berkoalisi, akan tetapi disebutkannya akan ditentukan pada waktu yang tidak akan lama lagi.

(Die RR).

Launching Indonesia Terang PJU TS di Kabupaten Cianjur Dilangsungkan Di Bojongpicung.

HALLO CIANJUR- Bojongpicung.

Pelaksanaan Launching Indonesia Terang PJU TS di Kabupaten Cianjur – Jawa Barat, langsung dilaksanakan di Desa Bojongpicung, Kecamatan  Bojongpicung  dengan dihadiri oleh Tim Indonesia Terang yang di wakili Sekertaris utama Bapak Jerry Julius Lumondung bersama rombongan. Dan acara berjalan lancar.

Rombongan PT Imza Rizki Jaya, mendatangi lokasi Launching Program Indonesia terang di kabupaten Cianjur yang di pusatkan di Desa Bojongpicung, tepatnya di Komplek  SMK Mitra Pasundan. Program ini jadi solusi minimnya lampu penerangan jalan umum yang menjadi keluhan setiap warga khususnya di wilayah kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

“Alhamdulillah  kegiatan telah berlangsung dengan lancar, semoga semua desa yang menerima manfaat dari program ini bisa terus mendukung pada pengerjaan nanti di lapangan,” kata H. Hidayat saat  dihubungi Hallo Ciajnjur  di lokasi launching.

Dijelaskannya pula, rombongan PT Imza Rizki Jaya yang di wakili Oleh Sekertaris utama Bapak Jerry Julius Lumondung di sambut oleh tim pelaksana Cianjur antara lain Cv Abinaya mavendra yang diwakili oleh H Rudy Syahdiar, Dan para tamu undangan yang terdiri dari Muspika Kecamatan dan Pemdes Penerima Mamfaat.

Dalam sambutannya Bapak Jerry Julius Lumondung memaparkan Program Indonesia Terang yang sudah berjalan di beberapa pelosok Indonesia, mengingat pentingnya penerangan terutama untuk jalan umum Jerry meminta kepada pemerintah desa penerima mamfaat untuk sama-sama menjaga dan merawat PJUTS tersebut.

Seperti kita ketahui beberapa desa di kecamatan bojongpicung menjadi desa penerima mamfaat program Indonesia terang diantaranya desa bojong picung, desa jatisari, desa cibarengkok, dan sukajaya, di kabupaten Cianjur ada 1800 titik yang akan di pasang PJUTS yang tersebat di 26 Kecamatan.

Tim Indonesia Terang  tertarik untuk menerangkan wilayah Cianjur, sebab di Cianjur masih banyak wilayah yang harus dibenahi satu di antaranya terkait penerangan jalan raya yang masih gelap.

Program ini memanfaatkan kekayaan alam indonesia yakni tenaga surya yang selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal, program tersebut terus merambah ke peloksok desa di berbagai kabupaten dengan tujuan untuk menerangi semua desa yang saat ini masih rawan kecelakaan, rawan kejahatan dan kurang meningkatnya ekonomi akibat tidak adanya penerangan listrik.

“Atas izin Allah program ini bisa terlaksana dan manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat Indonesia dipedesaan,” seperti yang di ungkapkan  H Rudy Syahdiar.  (WK HALLO Cjr).

 

Penanganan Pengelolan Sampah, Limbah Berbahaya B3 Infeksius Covid 19 Terus Disosialisasikan.

HALLOCIANJUR – Cianjur.

Acara sosialisasi penanganan pengelolan sampah, limbah berbahaya B3 infeksius Covid 19 kerja sama antara kementrian KLHK dan komisi IV DPR RI, DR. Ir. Endang S Thohari DESS MS.c telah dilaksanakan dengan  ditanggapi  antusias oleh para peserta yang ikut pada kegiatan tersebut.

Maksud dan tujuan memberikan pengetahuan dan pemahaman kepada masyarakat tersebut, agar masyarakat dan pihak pihak yang  berkepentingan dapat menangani limbah B3 infeksius Covid 19  dengan  baik dan sesuai standar kesehatan dari  WHO.

Selain itu juga memberi  pemahaman kepada masyarakat agar ketika ada yang  mengisolasi mandiri dapat  menangani limbahnya secara prosedural  seperti yang sudah  di tetapkan oleh Mentri kesehatan.

Sementara itu, penurunan aktivitas manusia saat pandemi COVID-19 memberi dampak positif yakni kualitas udara di berbagai negara menjadi lebih baik. Namun, di sisi lain jumlah  limbah infeksius akibat peningkatan pasien di fasilitas pelayanan kesehatan.Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI memprediksi terdapat peningkatan 30 % limbah infeksius selama pandemi dibandingkan dengan sebelum pandemi.

Limbah infeksius berdampak menularkan penyakit yang dapat mengganggu pelayanan kesehatan ke masyarakat. Oleh karena itu, perlu dilakukan antisipasi dampak negatif dari limbah infeksius. maka dilaksanakan  sosialisasi penanganan pengelolan sampah, limbah berbahaya B3 infeksius Covid 19 kerja sama antara kementrian KLHK dan komisi IV DPR RI, DR. Ir. Endang S Thohari DESS MS.c

Seperti dalam Surat Edaran Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan tentang Pengelolaan Limbah Infeksius (Limbah B3) dan Sampah Rumah Tangga dari Penanganan Corona Virus Disease (COVID-19) mengkategorikan limbah infeksius selain dari fasilitas pelayanan kesehatan. Kategori tersebut adalah limbah infeksius yang berasal dari rumah tangga yang terdapat Orang Dalam Pemantauan (ODP) serta sampah rumah tangga dan sampah sejenis sampah rumah tangga.

Berdasarkan penggolongan tersebut, sampah masker dan sarung tangan sekali pakai tidak hanya mencemari lingkungan namun dapat mengancam 300 ribu petugas persampahan yang bertugas di rumah-rumah warga dan 600 ribu pemulung.

“Perlu sosialisasi pengelolaan dengan standar tertentu agar tidak menimbulkan permasalahan baru  dan penanganan Pengelolan Sampah, Limbah  Berbahaya B3 Infeksius Covid 19  jelas  sangat diperlukan,” kata Aru Sopandi.   (Die RR).

 

Tim SAR Temukan Korban Terseret Banjir Bandang Sungai Cianjur

Hallo Cianjur, Cianjur .

Setelah terus berupaya melakukan pencarian, akhirnya tim SAR menemukan dua orang korban bapak dan anak yang terseret keganasan sungai Cianjur saat banjir bandang.

Menurut petugas, pertama kali petugas menemukan jenazah  bapaknya Rudi Rusmanna (50) sekitar 5 KM dari tempat kejadian sekira pukul 11.45 WIB, selang tiga jam kemudian petugas juga berhasil menemukan anaknya Daril Alghifari (8) tidak jauh dari lokasi bapaknya ditemukan.

Kedua jenajah korban langsung dievakuasi ke rumah korban dan rencananya jenazah akan dikebumikan di Campaka tempat pemakaman orang tua korban.

Diberitakan sebelumnya, korban Rudi Rusmana yang berptofesi seorang jurnalis di Kabupaten Cianjur hilang terbawa banjir bandang saat sedang memancing di sungai Cianjur tidak jauh dari rumahnya, bersama anaknya yang masih berusia 8 tahun.

Kejadian itu berawal saat korban bersama anak keduanya, Selasa (9/6/2020) petang memancing di aliran Sungai Cianjur, yang tak jauh dari rumahnya di Perumahan Asri Lestari, Kampung Parigi, Desa Munjul, Kecamatan Cilaku, Cianjur.

Ketua Communication and Rescue (Core) Orari Lokal Cianjur, Rudi Syahdiar, mengatakan sebelum hilang terbawa derasnya arus sungai, korban dan anaknya sedang memancing di dasar sungai di antara bebatuan.

Menurut keterangan warga setempat, kedua korban terlihat sedang memancing di sungai. Saat banjir bandang datang, posisi korban memancing menghadap ke hilir sungai, sehingga tidak mengetahui datangnya banjir bandang.

“Korban menghadap ke hilir sehingga tidak melihat saat banjir datang. Keduanya langsung tergulung banjir. Korban sempat berteriak-teriak minta tolong namun tidak ada seorang wargapun yang berani melakukan pertolongan karena derasnya air sungai sudah meluap,” Rudi salah seorang warga.

Sementara istri korban Devi mengaku, tidak mendapat firasat apapun soal kepergian suami dan anaknya. Namun, malam sebelumnya sempat bermimpi banjir. “Entah banjir di mana, semuanya serba gelap,” katanya.

Rudi Rusmana selama ini dikenal sebagai wartawan yang aktif di Cianjur. Dia pernah bekerja di koran Cianjur Ekspres dan Berita Cianjur. Terakhir dia aktif sebagai wartawan media online cianjurupdate.com.  (DJ/WK  HALLO Cjr).

Yudianto Inisiator Pengembangan Pisang Buah Di Desa Jatisari

HALLO CIANJUR- Bojongpicung

Warga asal Jatisari, Yudianto pemilik Cinde Wulung Farm, patut di jadikan isnpirasi bagi warga tani lainnya di Kecamatan Bojongpicung, Kab. Cianjur, saat ini,  dengan menekuni dunia pertanian dia mampu menjadi salah satu pemasok buah pisang ke Bumdes Sukarama atau pun ke pembeli lainnya yang ada di Kabupaten Cianjur, bahkan pengembangan budidaya pisang buah yang makin langka kini mulai diminati lagi para petani setempat.

Tidak butuh berkantor seperti cita – cita warga yang  lain seumuranya, berbekal tanah seluas 10  ha yang ia garap dan berbekal kesabaranya dalam merawat kebun pisang yang dimilikinya dalam waktu dua tahun  Yudianto  merasakan manisnya aneka pisang  yang di budidayakan di lahan miliknya.

Yudianto yang akrab dipanggil A Yudi, mengaku baru dua  tahun ini menggarap tanaman pisang, lahan seluas 5 ha yang sudah ditanami pisang nangka, pisang raja bulu, pisang galek dan jenis lainnya . dan saat ini sudah panen dalam dua minggu sekali.

“Bersyukur kami telah bisa merasakan hasil panen, dan saat ini  menjadi catatan bagi kami untuk terus meningkatkan pemeliharaannya,” ujar Yudianto ketika dihubungi Hallo Cianjur di perkebunan pisangnya di Pasir Cinde-Jatisari.

Kini ia bisa dikatakan sudah sukses, untuk perluasan lahan kebun pisang  sudah bisa ia beli hasil dari berkebun pisang, tujuannya untuk meningkatkan produksi agar jangkauan pemasaran buah – buah pisangnya bisa terus menyebar.

Kini Yudianto  sudah mulai merasakan manisnya bertani pisang, dari pernyataannya yang langsung disampaiakan ke Hallo Cianjur dalam wawancaranya mengatakan bahwa dalam perawatanya ia gunakan cara bertani semi organik.

“Pupuk dasar yang digunakan  saya adalah pupuk kandang hasil  membeli dari kandang kandang peternak yang ada di sekitar sini, sehingga semua bisa saling memberi manfaat,” ujar Yudianto.  (Wk/Hallo Cianjur).

Bupati : 400 Lebih Warga Miskin Di Cianjur Dibebaskan Biaya PBB

HALLO CIANJUR- Cianjur Kota

Mencermati kondisi ekonomi pasca Covid-19 dan dilihat dari hasil survey ke lapangan, masih banyak warga miskin yang tidak mampu membayar pajak. Maka dari itu Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur  membuat kebijakan mengenai pembebasan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) untuk warga miskin.

Seperti disampaikan pada acara gelar Conference Press bersama awak media mengenai terobosan kebijakan pembebasan biaya Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) untuk 400 ribu Nomor Objek Pajak (NOP) bagi warga Miskin Cianjur senilai lebih dari Rp. 2 Milyar Rupiah yang di gratiskan tahun ini

Plt Bupati Cianjur Herman Suherman mengatakan, khusus untuk warga miskin di Kabupaten Cianjur pembayaran PBB-nya akan digratiskan. “Karena dampak pandemi terhadap perekonomian, maka pembayaran PBB kita nol-kan alias gratis selama satu tahun ini,” katanya kepada media, di Pendopo.

Penghapusan dilakukan Pemkab Cianjur melalui Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bappenda) dengan membebaskan biaya PBB untuk 400.434 Nomor Objek Pajak (NOP) warga yang terglong miskin di Cianjur.

“Hal ini saya lakukan karena karena adanya dampak pandemi terhadap perekonomian, maka pembayaran PBB kita nol-kan alias gratis selama satu tahun ini.” Ujar Plt. Bupati, H.Herman Suherman.

Pembebasan PBB tersebut jelas Herman, dilakukan secara bertahap. Di tahap awal, warga miskin yang dibebaskan adalah wajib pajak yang memiliki ketetapan pajak sampai dengan Rp 10.000,- (sepuluh ribu rupiah). PBB terhadap warga tersebut akan diterbitkan dengan nilai Rp 0,- (nol rupiah).

Pembebasan PBB  tersebut, disebutkannya pula merupakan  program selanjutnya dari Pemkab Cianjur untuk warga kurang mampu. Wujud komitmen kami untuk selalu berpihak kepada masyarakat miskin. “beber Herman seraya menegaskan kebijakan ini bertujuan untuk meringankan beban ekonomi masyarakat yang terdampak akibat krisis pandemi covid-19.  (HalloCjr).

 

Hari Lingkungan Hidup Jadikan Momentum Menjaga Kelestarian Lingkungan

HALLO CIANJUR- Cianjur Kota

Hari lingkungan hidup sedunia 2020 mengajak kita untuk berfikir dan bertindak bagaimana kegiatan manusia yang berdampak terhadap  lingkungan. Sehingga, lingkungan bisa terjaga dan sumber daya alam bisa lestari dengan penuh kesinambungan.

Demikian inti wawancara Hallo Cianjur.Com dengan Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Cianjur, Yudi Pratidi mengenai Hari Lingkungan Hidup Sedunia ketika dihubungi di euang kerjanya.

Menurut Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kab. Cianjur, peringatan ini menjadi momentum kita untuk  terus bergerak dalam pemanfaatan sumber daya alam yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.

“ Hari lingkungan hidup sedunia 2020 mengajak kita untuk berfikir dan bertindak bagaimana kegiatan manusia yang berdampak terhadap  lingkungan. Sehingga dalam pemanfaatan sumber daya alam yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.”ujar Yudi Pratidi.

Disebutkannya pula, di tengah pandemi covid 19 banyak  segala aktivitas hidup yang diberhentikan sementara, demi memutus mata rantai penyebarannya,  sehingga akibatnya emisi gas buang semakin berkurang, sehingga momen hari lingkungan hidup sedunia tahun 2020 secara tidak langsung  ada hubungannya  antara wabah covid dengan  pengurangan emisi gas buang dan pemanfaatan energi yang  tak terbaharukan.

“Tentunya kita berharap pandemi segera selesai dan kita bisa beraktifitas kembali dengan upaya tetap menjaga kelestatian lingkungan hidup,  menjaga bumi tanah air untuk tetap menopang kehidupan kita.”ujarnya.  (Die RR/HALLO Cjr).

 

Lapang Sepak Bola Desa Cibarengkok Diperbaiki Swadaya

HALLO CIANJUR- Bojongpicung.

Kegiatan renovasi lapangan Sepak Bola Desa Cibarengkok, Kecamatan  Bojongpicung  berlangsung lancar sekalipun dengan  menggunakan anggaran dari hasil swadaya.  Beberapa titik dilapangan yang jelek sudah diperbaiki pula. Disamping memperbaiki saluran air.

Kegiatan renovasi lapangan Sepak Bola Desa tersebut,  merupakan kegiatan awal  dalam pelaksanaan  swadaya di tahun 2020. Dan renovasi lapangan sepak bola tersebut merupakan kegiatan  swadaya yang sudah diprogramkan sejak awal.

“Memang kami sudah berencana sejak awal, kami akan programkam secara swadaya  merenovasi lapang sepok bola ini,” ujar Kepala Desa Cibarengkok, Asep Jalaludin  Saleh, S.Sy  ketika dihubungi di lokasi.

Renovasi lapangan Sepak Bola Desa Cibarengkok  atau sering disebut dengan nama lapangan  Karamat  berlokasi di belakang kantor desa. Letaknya sangat strategis untuk kegiatan olah raga karena berada tidak jauh pula dari  pemukiman warga. Dan seringkali dipakai olah raga bagi murid murid  SD, TK, TPQ .Dengan renovasi lapangan olah raga diharapkan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat akan prasarana olah raga yang memadai di desa sendiri.

Disamping itu juga agar dapat mendorong anak-anak dan remaja untuk lebih giat berlatih sepak bola guna menjaga regenerasi pemain sepak bola di Desa Cibarengkok  yang merupakan club sepak bola kebanggaan warga setempat.

“Kita melaksanakan kegiatan pembangunan di desa ini mungkin tidak akan bisa sekaligus, tetapi akan bertahap,” ujar Kades. (WK HALLOCjr).

Kunjungan Plt. Bupati Cianjur Serap Masukan Dari Warga

Hallo Cianjur- Campaka.

Kegiatan kunjungan kerja Plt, Bupati  Cianjur  H. Herman Suherman ke 5 kecamatan yang ada di Cianjur Selatan  cukup berhasil menyerap masukan masukan dari bawah guna meningkatkan pelayanan di Kabupaten Cianjur lebih baik lagi.

“Kegiatan kunjungan kerja ke Cianjur selatan, saya mengunjungi lima kecamatan diantaranya  Kecamatan Campaka, Campaka Mulya, Sukanagara,  Pagelaran dan pasir kuda  serta  bertemu juga dengan para kepala desa di lima kecataman tersebut.” Kata  H. Herman Suherman.

Dalam acara tepang sono dengan para camat, Kades RT/RW di Cianjur Selatan tersebut, dijelaskan Bupati  pihaknya  melakukan sharing tentang bagaimana mengelola pemerintahan di tempatnya masing  masing.

“Alhamdulillah  sangat antusias ,” ujar Bupati.

Dilakukan  juga penyerahan secara simbolis KTP El- pada program percepatan pencetakan KTP-el dari suket  dan penyerahan DPPT PBB bagi wajib pajak yang mendapatkan pembebasan PBB ketetapan dibawah Rp 10.000 di 5 kecamatan yang  dikunjungi.  (HC Cjr).

Dinas Lingkungan Hidup Dan Kebersihan Kab, Cianjur Laksanakan Penanganan Kakija

HALLO CIANJUR- Cianjur Kota

Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Cianjur,  saat ini sedang melaksanakan kegiatan pemeliharaan lingkungan dengan bentuk penanganan kakija (kanan kiri jalan) melalui penanaman dan pemeliharaan tegakkan/tanaman.

Menurut Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kab. Cianjur, Yudi Pratidi yang didampingi Humas dinas tersebut, bahwa  kegiatan dilaksanakan dimulai dari hari Rabu 3 juni 2020, bertempat di sepanjang jalan Hos Cokroaminoto dan Sepanjang Jl Ariwinda.

“Kegiatan penanaman sebagai bentuk pelestarian lingkungan, menjaga kualitas udara dan kebisingan serta menanggulangi segala kemungkinan erosi termasuk banjir, juga sebagai daya serap terhadap air permukaan.” Ujar Kadis DLH, Yudi Pratidi.

Dijelaskannya, rencananya dilaksanakan di beberapa titik di wilayah Kabupaten Cianjur, sampai saat ini baru dua titik. Untuk jenis tanaman yang di tanam, adalah tanaman kayu keras seperti Pohon Tanjung di sepanjang jalan Hos Cokroaminoto ataupun Pohon Mahoni/Uganda di sepanjang jl Arwinda-Tugu Pencak silat. Jenis pohon berbeda sesuai dengan lokasi.   (HALLO CjR).

 

Pengosongan Kios Bekas Pasar Sasak Dinilai Warga Tergesa Gesa

Hallo Cianjur- Cianjur Kota

Pengosongan sejumlah kios yang berlokasi di bekas pasar sasak,  Sayang Kulon dinilai warga terlalu tergesa gesa. Buktinya, sekalipun sudah kosong tidak kunjung juga dibangun pihak pemerintah. Akibatnya disayangkan kios tersebut tidak dimanfaatkan.

Hal demikian seperti diungkapkan  Ketua Dewan Kota, Dian Rahadian  bahwa  selain warga rugi yang tadinya  dagang saat ini malah tidak berjualan.  Sekalipun kemarin  tidak tergesa gesa pengosongan lahan  kemungkinan warga masih bisa berdagang di sana,  dan bisa menghasilkan untuk keperluan keluarganya.

Tetapi, dengan kondisi tersebut bukan berarti pihaknya tidak setuju, sebab disebutkan Dian pihaknya sangat mendukung untuk pembangunan dilokasi tersebut asal sesuai peruntukan  dan untuk kepentingan masyarakat Cianjur.

“ Pendapat saya sebagai  ketua Dewan Kota sekaligus warga penduduk setempat di  Kampung Sayang Kulon  bekas  pasar sasak,  intinya kami menyambut baik atas akan dibangunnna gedung kreatif center asal dengan  berbagai persaratan, “ ujar Dian.

Disebutkannya, proses lelang  harus  terbuka  sesuai aturan yang berlaku dan mengedepankan kwalitas fisik yang dibangun, Selain itu melibatkan masyarakat  setempat untuk diperkerjakan oleh pengusaha pemenang tender. Dan juga sisakan tanah untuk kegiatan ke RT, RW  misalnya kantor  RW, pos yandu dll.

“ Masyarakat  menilai selama ini pasar sasak kumuh sudah  30 tahunan  dari pada ditelantarkan lebih baik  dimanpaatin untuk kepentingan masyarakat,” kata Dian.

Sementara  itu, Ketua Komisi A, Muhammad Isnaeni SH ketika dihubungi di ruang kerjanya mengakui pihaknya belum tahu tentang hal tertsebut, dan sekalipun akan dibangun harus mandapat persetujuan Dewan.  Dan hal lainnya jika tanah tersebut akan digunakan pemerintah,  pengelola yang selama ini menggunakan lahan tersebut tidak bisa meminta ganti rugi sebab itu tanah negara. (Die RR)

 

 

Heri Suparjo, Penunggak THR Harus Membayar Lunas Sampai Desember

HALLO CIANJUR- Cianjur.

Ketika ditanya jika ada perusahaan yang nunggak belum bisa membayar Tunjangan Hari Raya (THR) sampai saat ini oleh perusahaan kepada para karyawannya, Kapala Dinas  Tenaga Kerja Kab. Cianjur, Heri Suparjo,  dengan tegas menyebutkan bahwa jika memang ada yang belum bayar harus bayar lunas sampai bulan Desember 2020.

“Pokonya kita minta Desember THR harus sudah terbayarkan, “kata Kadis Tenaga Kerja Kab. Cianjur, Heri Suparjo ketika dihubungi  Hallo Cianjur.Com di ruang kerjanya.

Lebih lanjut disebutkan Kadis Tenaga Kerja bahwa di Cianjur saat ini  industri dengan klasifikasi industri besar ada 111 perusahaan. Dengan total buruh mencapai puluhan ribu orang. Dan saat menjelang lebaran dari hasil  keliling pemantauan petugas ke  perusahaan perusahaan untuk pemantauan nasalah  tersebut   tidak ada satupun industri di Cianjur yang mengajukan penangguhan dalam pembayaran THR para buruhnya.

Dan  menyinggung  pembayaran hak buruh tidak hanya berlaku bagi industri yang masih beroperasi di tengah PSBB, melainkan perusahaan yang libur pun juga baru lalu menjelang lebaran diharuskan membayarkan hak buruhnya.

“Sudah disampaikan ke perusahaan perusahaan bahwa  pembayaran bagi buruh ini berlaku untuk semua,” ujarnya.

Lebih ditegaskan Kadis Tenaga Kerja bahwa, saat ini pihaknya meminta perusahaan segera memberikan THR sekalipun  lebarannya sudah  lewat, bagi perusahaan perusahaan yang  belum bisa membayarnya.  (Die R/Wan Kusmiran/Hallo Cjr).

 

Kabid IKP Dinas Kominfo, Persandian dan Statistik N. Suryana : Nikmatnya Bekerja Dengan Ikhlas

HALLO CIANJUR- Cianjur

Kepala Bidang (Kabid) IKP di Dinas Komunikasi Informatika  Persandian dan Statistik Kab. Cianjur N. Suryana, S.Sos  sekilas pun nampak kalem, tegas namun memiliki disiplin kerja yang luar biasa.  Tapi walau demikian,  dirinya sendiri menganggap  hal seperti  itu biasa biasa  saja  yang merupakan tuntutan dalam pekerjaan.

“Saya  cuma bekerja, ya namanya kerja  seperti biasanya,” ujar N. Suryana merendah kepada Hallo Cianjur. Com  saat bincang bincang  seputar  pekerjaan.

Menyebutkan soal pekerjaannya, Bidang IKP memiliki  pelayanan publik. dokumentasi, informasi berita pemerintahan,  kemitraan dengan  lembaga pemerintahan BUMD/BUMN dan swasta,  masyarakat wilayah se-Cianjur ( KIM…kelompok imformasi masyarakat ) serta media cetak/elktronik dan syber(media online ).

Bahkan  tanpa kenal lelah selalu dengan sigap melayani awak media yang  datang kepadanya untuk keperluan berita.  Sehingga bagi N, Suryana  datang ke kantor paling awal dan pulang paling akhir sudah menjadi rutinitas dalam bekerjanya.

“Pada dasarnya semua pekerjaan sama, bahkan  terasa nikmat bekerja jika dijalani dengan Ikhlas,” kata N. Suryana  yang  akrab  dipanggil Pak Haji ini.

Malah  saat menyebut Kabid IKP, sejumlah awak media yang ada di Cianjur mengaku dekat dengannya, apalagi  saat  bicara soal pekerjaan  Kabid sangat memahami  tugas tugas  wartawan yang cukup berat dan senantiasa  dituntut profesional dalam  penulisan pemberitaan.

“Tapi awas saya besok lagi tulisnya, jangan sekarang,” imbuhnya sambil tersenyum.  (Die R/Wan Kusmiran/Hallo Cjr).

Keluarga Petani Cianjur Terima Bantuan Pangan Dari Dr Ir. Endang S Thohari DESS MSc.

HALLO CIANJUR- Cianjur

Keluarga petani asal semua daerah pemilihan yang ada di Kabupaten Cianjur menerima bantuan pangan dari salah seorang anggota DPR RI dari Fraksi  Partai Gerindra, Dr Ir. Endang S Thohari DESS MSc.

Seperti disebutkan Aru Sopandi, selama musim pendemi Covid 19 Dr Ir. Endang S Thohari DESS MSc, sudah melakukan beberapa kegiatan di antaranya pembagian Hanstaiser, masker, pembagian beras, dan  Pembagian gula dan Makanan tambahan untuk balita.

Selain Pembagian sembako, dijelaskannya pula ada pembagian bibit ikan,  pembagian ikan kaleng dan ikan olahan dan ikan segar. Sehingga, adanya bantuan tersebut cukup membantu keadaan para keluarga petani yang terkena dampak Covid.

“Maksud dan tujuan pada kegiatan pemberian bantuan pangan tersebut, untuk membantu masyarakat yang terkena dampak pendemi Covid 19, seperti petani, nelayan, buruh dan lain lain. Juga bantuan di berikan untuk  semua dapil di Kab. Cianjur,”ujar Aru Sopandi.

Sementara itu, menyebut kegiatan pemberian bantuan pangan tersebut dikatakan Dr Ir. Endang S Thohari DESS MSc bahwa kegiatan tersebut untuk  meningkatkan kedaulatan dan kemandirian pangan, air dan energi untuk  masyarakat.

Sementara itu, Yusup (51) warga Cianjur yang merupakan salah seorang penerima bantuan pada kegiatan pemberian bantuan pangan dari Dr Ir. Endang S Thohari DESS MSc mengaku merasa bersyukur bisa menerima bantuan.

“Saya bersyukur  mendapatkan  bantuan dari Ibu Dr Ir. Endang S Thohari DESS MSc, semoga beliau bisa dibalas atas semua kebaikannya,” ujar Yusup.   (Die R/WK/Hallo Cjr).

 

Pemkab Cianjur Bisa Ajukan H. Herman Suherman Sebagai Bupati Cianjur ?

Hallo Cianjur- Cianjur Kota

Dengan ditolaknya kasasi IRM oleh MA, maka  telah inkrah dan mempunyai kekuatan hukum tetap, seperti baru lalu sehingga banyak disebutkan,  pemerintah Kabupaten Cianjur bisa mengajukan H. Herman Suherman yang saat ini statusnya Plt Bupati bisa diajukan sebagai Bupati Cianjur

Pengamat hukum Cianjur, Dr Yudi Junadi mengatakan, Sesuai UU Otda, Wakil Bupati atau Plt Bupati akan secara otomatis (tidak melalui DPRD) tetapi diangkat oleh Mendagri  melalui Gubernur.Setelah Bupati non aktif dinyatakan bersalah dalam putusan inkracht  pengadilan korupsi.

Jadi tinggal menunggu pemberhentian tetap IRM dari Mendagri, lalu usulan dari Pemda agar wakil Bupati /Plt diangkat jadi Bupati.

“Karena masa jabatan Bupati Cianjur kurang dari 18 bulan maka tidak ada wakil bupati yg pengisian jabatannya melalui DPRD dan jabatan Bupati yg dibawah 18 bulan itu  tdk dihitung satu periode.”ujar Yudi Junadi.

Dijelaskannya pula,  tergantung dari Pemkab Cianjur apakah akan mengajukan kepada Kemendagri atau tidak untuk mendapatkan bupati definitif. “Pak Herman 100 persen sudah mempunyai kewenangan, persoalan kapan diajukan ini bersifat paket dan mempunyai itung-itungannya,” kata pengamat hukum dan  politik tersebut.

Sementara itu kasus korupsi yang  menjerat Bupati Cianjur non aktif Irfan Rivano Muchtar telah memasuki babak akhir.  Kasasi yang diajukan terdakwa dan Jaksa Penuntut Umum ditolak oleh Mahkamah Agung. Sehingga tertera informasi bahwa perkara dengan nomer register 1505 K/PID.SUS/2020 dengan nomer perkara di pengadilan tingkat pertama 31/Pid.Sus.Tpk/2019/PN.Bdg, status nya sudah putus dengan tanggal putusan 20 Mei 2020 .  (Die R/ Hallo Cjr).